Fake Friend

Fake Friend
3. Kode dipostingan Instagram



Kemarin Juan bener-bener jemput gue padahal rapat selesai pukul 17:15


Dan hari ini sepulang sekolah gue mampir ke kafe deket sekolah menikmati sepiring makanan manis kesukaan gue, sendiri tanpa ditemani siapapun. Juan sudah pulang duluan karena harus mengantar Hani.


Gue iseng memotret menu manis sebelum gue makan dan mengunggahnya di instagram.


**Instagram


@Aurorafasya**



Semoga kesendirian ini cepat berlalu~


1800 likes 200 coment


@Rendyyy Minta ditemenin gak nih...?? Hehhehe @Aurorafasya


@Aurorafasya boleh banget tuh wkwkkw @Rendyyyy


@Aisyahput jahat lo gak ajak-ajak


@Aurorafasya gamau ah ngajak elo tar gue yang bayar semua @Aisyahput


@JuanArt taken yukss... Wkwkkwkw @Aurorafasya


Aurora hanya membaca komen dari Juan tanpa membalasnya. Karena jujur ia tak ingin kecewa saat diingatkan fakta mereka hanya bersahabat tak lebih.


Aurora memakan makanannya dengan penuh kelembutan dan kenikmatan. Jika ditanya cita-cita, ia akan menjawab dengan tegas ia ingin menjadi chef pastry yang hebat.


Aurora pulang dengan naik taksi. Tadi pagi ia berangkat diantar abangnya.


Saat dirumah, Rora melihat Juan tengah bermain Ps dengan abangnya.


"eh dah pulang lo dek? Ditunggu juan dari tadi lo" ucap bang satria.


Juan hanya menatap kemudian berdiri menghampiri Rora.


"cepet mandi gue tunggu. Kita pergi" ucap Juan


"pergi kemana? Kita gak ada janji ya"


"udahlah ngikut aja. Cepet gue udah lumutan nungguin lo gapulang-pulang" kesal juan.


Aurora segera kekamar untuk mandi dan bersiap. Dia mengenakan pakaian casual dengan atasan ripped jeans jacket dan bawahan celana jeans hitam serta sepatu putih.


Aurora ini adalah gadis yang sangat memerhatikan penampilan.


Aurora segera berangkat dengan Juan setelah memdapat ijin dari orangtuanya.


Juan hendak mengajak Rora untuk nonton bioskop dan jalan-jalan karna kebetulan ini malam minggu.


Diatas motor yang melaju sedang, rora bertanya pada Juan.


"ini kan malem minggu kok lo gak kencan? " tanyanya dengan sedikit berteriak.


"hah? Kencan? ini gue lagi kencan" jawab juan sambil nyengir.


Mendengar jawaban Juan, Rora reflek menggetok keras helm Juan hingga sang empunya merintih kesakitan.


Mereka tiba disebuah mall dan mengantri untuk membeli tiket nonton bioskop.


Mereka menonton film action.


Juan memotret Rora dan mengunggahnya diakun instagram pribadinya.


**Instagram


@JuanArt**



Kasian ya mbaknya.. Kelamaan jomblo sampe meluk tiang😂😂 @AuroraFasya


2000 likes 500coment


@AuroraFasya caption bego😑


@Haniiiiiii kamu keluar sama dia? @JuanArt


Aurora langsung menoleh pada Juan yang tengah lahap memakan jagung bakarnya.


"lo gak bilang hani kita keluar? "


" gak, ngapain bilang orang dia sendiri yang ngomong mau nganterin mamanya malem ini. Jadi gue keluar aja ajak elu" jawabnya santai sambil terus menggerogoti jagung bakarnya.


"bego lo... Kalo hani marah gimana? Lo bisa batal jadian bego" geram rora.


"bagus dong kalo gue gak jadi jadian ama hani kan bisa jadian ama Aurora" ucap Juan ngasal.


"ishhh lo tuh gapernah bisa serius"


"kita masih kelas 3 btw, kalo mau diseriusin nunggu lulus kuliah dulu ya ra"


"ihh kesel gue mau pulang"


"ih gitu doang ngambek, yodah yuk deh pulang dah malem" ucap Juan sambil menarik tangan Aurora mendekat ke motor, kemudian memasangkan helm rora.


Aurora merasa jantungnya berdetak lebih cepat dari biasanya. Ia merasa waktu berhenti saat tangan besar milik juan mengunci helm disekitar lehernya.


"napas ra" ucap juan pelan dan mulai menaiki motornya.


Aurora membuang napas cepat dan menyadari ia menahan napas selama beberapa detik. Lalu ia segera menaiki motor Juan dan berpegangan.


Juan melajukan motornya kembali kerumah Aurora diiringi debaran jantung yang sama kerasnya kala menatap manik mata terang milik Auora.



Didalam kamarnya Aurora tidak bisa tidur dengan tenang. Ia terbayang-bayang adegan tatap-tatapan mata dengan juan. Ia yakin bahwa mereka pernah melakukan lebih dari sekedar menatap seperti berpelukan dan lainnya. Tapi entah kenapa malam ini terasa berbeda.


Aurora merasa mata mereka berbicara sesuatu.


"sadar ra sadarrr... Ini cuman tatapan mata doan gak lebih. Lo harus mulai menahan perasaan lo kalo lagi bersama juan" racaunya pada diri sendiri.


Tak lama kemudian Aurora terlelap dengan posisi tangan memegang dadanya yang terus berdetak cepat.


Sedangkan ditempat yang berbeda.


Cowok bernama juan itupun tak bisa tidur malah senyum-senyum sendiri menatap hasil jepretan hpnya yang menampilkan senyum manis seorang gadis yaitu sahabatnya Aurora.


"sadar jun sadarrr.. Lo gak boleh suka sama Aurora, lo itu cuman sahabatnya gak lebih. Sekarang lo udah ada hani. Dan sebentar lagi kalian akan jadian" racau juan pada dirinya sendiri dan segera menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.



Welcome backkk...