Fake Friend

Fake Friend
CHAPTER 10



Siapa lagi kalau bukan mantan teman Callista


Diana:"oh ternyata Lo ninggalin kita hanya karena ingin berteman dengan si lacur "


Bella:"Wah hebat banget Lo yah "


Diana dan Bella memaki Callista sampai membuat kehebohan di kantin,mereka sudah tidak peduli lagi apa yang mereka lakukan malu?tentu saja tidak mereka tidak mempunyai malu kalau sahabatnya meninggalkan mereka tanpa sepertujuan mereka


Callista dulunya sebelum bertemu dengan Alexa dia mempunyai Teman tapi yang di maksud Teman itu adalah dia orang yang selalu menginjak injak orang lemah,


Karena itu Callista sudah muak berteman dengan mereka lebih baik dia tidak memiliki teman sama sekali.


Tapi keberuntungan berpihak kepada Callista dia menemukan Alexa di toilet dengan begitu dia akan berteman dengan Alexa .


Sebenarnya Callista ingin berteman dengan Alexa mempunyai tujuan khusus.


Bugh


Alexa memukul perut Diana, sekarang lah saatnya dia menunjukkan dia tidak ingin bergantung pada orang lain, sekarang saatnya menunjukkan apa yang bisa kita lakukan.


Berhentilah jadi orang lemah karena kau tidak ada gunanya menjadi lemah .


Callista sempat kaget karena tiba tiba Alexa memukul perut Diana tanpa pikir panjang


Alexa:"aarghh makan siang ku terganggu lagi" Alexa menatap Diana dan Bella dengan Tajam sambil memainkan garpu yang dua pedang di tangan sebelah


Diana :"Si-sialan Lo"tanpa basa basi Diana juga langsung memukul Alexa satu serangan mengenai pipi Alexa tapi 3 kali serangan Alexa turunkan kepada Diana


Jika kalian bertanya siapa Diana dan Bella maka jawabannya adalah Diana dan Bell temann Callista dulu mereka adalah berandal sekolah yang suka memalak dan menginjak injak adek kelas


Dan jika kalian bertanya kenapa Alexa jadi bar bar ? sebenarnya dia bisa bela diri karena alasan yang buat buat oleh Lia dan Yoland Alexa berhenti mengikuti bela diri Lia dan Yoland memilih Alexa bergantung kepada mereka jadi tidak perlu mempelajari bela diri


Alexa dan Diana saling adu pukulan Callista dan Bella ? Mereka diam saja karena Bella ingin lihat kenapa Callista memilih gadis lacur ini .


Callista?dia juga seperti itu dia ingin menunjukkan kalau Alexa lebih baik dari Bella dan Diana


Isi kantin sekarang menjadi pusat tontonan sampai Lia dan Yoland ikut gabung.


Lia dan Yoland tampak kaget karena yang menjadi pusat perhatian adalah mantan sahabat nya,dia tidak percaya kenapa sahabatnya bisa bela diri setau dia ,dia sudah melarang untuk ikut beladiri


Tidak ada seorangpun yang berani memisah mereka karena mereka takut terkena masalah,tanpa pikir panjang seorang siswi pun memanggil ketua OSIS untuk menghentikan mereka


Beberapa saat kemudian anggota OSIS Berlari menuju Kantin sekolah dilihatnya 2 gadis yang sudah tidak berdaya tapi masih memiliki energi yang cukup


Revan:"Hei kalian berdua hentikan"


Revan berlari ke tengah tengah berdebatan mereka sampai Revan yang menjadi sasaran mereka


Bugh Bugh


Satu pukulan di pipi Revan dan satu pukulan lagi di perut Revan.


Semua murid ikut kebingungan karena pasti bahaya jika mereka sudah melukai Ketua OSIS pasti mereka akan dapat hukuman yang mengerikan


Revan:"KALIAN BERDUA HENTIKAN SEKARANG JUGA "


Diana:"Cih sampah"


Alexa: "Pengganggu"


Revan:"Apa kalian bilang ?gua sampah ? penggangu?"


Revan :"Hahaha kalau gua sampah dan penggangu lantas kalian apa ?"


Revan:"Kalian yang sampah membuat onar di kantin hanya karena perdebatan kecil


Pengganggu?hahaha kalian yang penggangu, Kalian mengganggu ketenangan di kantin "


Alexa :"apa ?kata Lo perdebatan kecil?"


(Alexa tersenyum miring)


Alexa :"Setelah Lo dikatain lacur Lo bilang perdebatan kecil? "


Alexa :"Coba aja Lo 3 hari ini di katain lacur sama sahabat Lo sendiri mama Lo dikatain lacur dan Lo masih di katain lacur sampai sekarang ini hahaha Lo bilang perdebatan kecil ?Ngotak dong *****"


Tanpa basa basi Alexa langsung menarik tangan Callista untuk pergi ke luar sekolah


Revan sempat diam mematung baru kali ini dia di kata katain oleh seorang gadis apalagi gadis yang baru dia hukum tadi.


Alexa mengajak Callista ke parkiran mobil untuk ke caffe menenangkan pikiran


Callista:"hmm Lo yakin mau bolos ?"


Alexa mengangguk menandakan jika "Iya"


Kemudian Alexa mengambil rokok yang ada di mobilnya


Callista:"Lo ngerokok?"


Alexa : "Sebenernya gua udh berandal sejak SMP tapi gara gara 2 iblis itu hati gua jadi hello Kitty gini "


Alexa:"Cih kalau gua tau masa SMA gua kaya gini gua ogah di jadiin teman sama 2 badut itu Arrggh sial "


Callista:"Jadi Lo g usah gua rubah dong ?buat jadi kuat ?


Jadi Lo cuma pura pura polos gitu ?iya?"


Alexa:"Sorry "


Kemudian mobil mereka melaju ke arah Caffe,tapi Caffe yang ingin mereka tuju tidak buka .


Callista":Kita kemana nih?tanya Callista"


Alexa:"Kita apartemen ku saja "ajak Alexa jalan satu satunya merilekskan pikiran


Alexa ponsel Alexa berdering tapi dia tidak memperdulikannya karena yang terpenting adalah sekarang dia bisa istirahat dengan tenang tanpa memikirkan kata kata *LACUR* yang terngiang di kepalanya sungguh dia ingin mendongkel mata dan memotong lidah seseorang yang berkata lacur


Callista:"Lex ponsemu berdering Apakah sebaiknya kau angkat ?"


Alexa:"Tidak usah "


sesampainya di apartemen ,Alexa langsung memarkirkan mobilnya di parkiran dan langsung menuju ke ke atas untuk istirahat


Alexa membanting pintu karena perasaan kesalnya tetapi Callista tidak memperdulikan apa yang di lakukan Alexa dia tetap fokus bermain ponsel


Callista:"Tadi makasih Lo udah wakilin emosi gua ke mereka"


Alexa :"Ok Sans ,mereka juga udah ngatain gua lacur yah wajar aja gua juga emosi "


Callista: "Sekarang coba Lo ceritain diri Lo yang sebenarnya"


Akhirnya Alexa hanya menurut dan pasrah Alexa menyuruh Callista untuk duduk dulu dengan tenang kemudia dia menceritakan masa saat SMP dia dlu


flash back on


Pagi hari di SMP SEIKA seorang siswi sedang membuly adek kelasnya dia menyiram seember air ke atas kepala siswi yang di buly itu ya siswi yang membuly itu adala Aghata Alexander dia terkenal kenakalannya dan suka membuly tidak ada yang berani mengganggu dia karena siapapun yang mengganggu dia maka akan bernasib sama seperti siswi itu


Agahta:"Hei kau bawakan aku tepung" ucap Alexa penuh penekanan


siswi yang di tunjuk Alexa pun langsung mengikuti perintah yang dia berikan kemudian siswa itupun membawa tepung.


Jika kalian bertanya darimana dapat tepungnya siswi itu beli di toko depan sekolah tentu saja dengan berbagai alasan agar satpam sekolah mengijinkan siswi itu membeli tepung dan itu pun dengan uang siswa itu .


Nia:"ini tepung nya "


Alexa :"Bagus "


Kemudian Alexa menumpahkan semua tepungnya ke arah tubuh siswi itu dan datanglah Lia dan Yoland Mereka tidak tega ketika ada seseorang yang membuly siswa Lia langsung menghentikan Aksi Alexa


Lia:"Hei kau hentikan"


Alexa:"Cih penggangu''Ucapnya


Lia:"Apa untungmu berbuat seperti ini ?"


Alexa :"Hah Untung? tentu saja aku puas karena ini menyenangkan"


Lia:"Lakukan apa yang ingin kau lakukan tapi ingat suatu saat mereka tidak akan patuh dengan semua ucapan dan perilaku mu ingat itu". Lia dan Yoland kemudian pergi meninggalkan Alexa yang diam mematung.


Alexa mencoba mengingat kembali apa yang di ucapkan Lia tadi" bagaimana kalau tidak ada yang mau di perlakukan seperti ini ?"


tentu saja semua orang tidak suka di bully .


"bagiamana kalau aku tidak ada teman ?"


mana ada seseorang yang suka memiliki teman pembuly (itulah yang ada di pikiran Alexa saat ini)


keesokan harinya di kelas


Alexa :"Hei Yui aku pinjam buku Matematika mu"


Yui:"Kalau kau pinjam aku pakai apa?,aku tidak mau di hukum lebih baik kau cari yang lain saja"


Yui pun pergi tanpa memperdulikan Alexa yang diam tak bergeming


hari hari pun berlalu dan benar saja ucapan Lia terbukti bahwa tidak ada seorangpun yang ingin di perlakukan seperti budak dan semua siswa pun mulai menjauhi Alexa


Di toilet


Kirin: "Hei cepat kalian ambil tepung "


Alexa :"Apa yang ingin kalian Lakukan?"


Kirin:"Pegang tangan dia "


2 teman Kirin pun memegang tangan Alexa agar tidak bisa bergerak kemudian Kirim menyiram tepung air dan telur busuk ke Alexa setelah mereka puas Mereka meninggalkan Alexa dengan tangisan yang tersedu sedu tapi mereka tidak perduli.


Dan datanglah Lia dan Yoland yang menolong Alexa karena dia tidak tega melihat Alexa yang seperti ini


Lia:"Bangunlah"


Alexa :"Hiks hiks aku hiks tidak hiks lemah "


Yoland :"Diamlah jangan cengeng "


Alexa:"Pergi kalian aku tidak membutuhkan kalian"


Lia dan Yoland pun langsung memeluk Alexa dengan erat dan tangisan Alexa semakin memecah .


Sejak kejadian itu Alexa berubah menjadi Imut sabar ramah dan percaya dengan ucapan semua orang


flash back Of


Callista:"Hmm jadi seperti itu, tapi kenapa kau menceritakan padaku ?"


tanya Callista dengan penuh kebingungan


Alexa:"Ntahlah karena hati kecilku ntah kenapa menyuruh ku untuk percaya padamu"


Alexa:"Jadi aku mohon kau juga harus percaya kepadaku"


akhirnya mereka saling menenangkan


Gua minta maaf atas cerita nya yang ga masuk akal:) dan banyak typo


tapi mohon dukungannya (. ❛ ᴗ ❛.)