
Apa sih yang Akirra tonton? Sebenarnya itu adalah adegan dimana Eiji dengan muka datar dan serius mencoba memakan lobak dengan gaya yang serius juga dan itu membuat para penonton yang awalnya heran dengan kelakuannya menjadi tertawa karena ekspresi yang ditunjukkan Eiji saat memakan lobak tersebut sangat lucu. Dimana sikap dingin dan seriusnya itu sangatlah tidak cocok dengan apa yang dilakukannya tersebut.
“Matikan!! Cepat matikan!! Kanaye!!” teriak Eiji putus asa.
“Bwahahaha Yokoyama-san kau hahaha kau benar-benar lucu hahaha” Akirra masih saja tertawa melihat rekaman tersebut.
“Berhenti tertawa!!!” teriak Eiji pada Akirra.
“Ahahaha.... ha.... ha.... aku capek tertawa” kini Akirra mulai lelah untuk tertawa.
Kanaye hanya tersenyum bangga karena ulahnya tadi, sedangkan Eiji mukanya sangat suram karena aibnya telah diketahui oleh Akirra. Ia mengutuk Kanaye dalam hati, suatu hari nanti ia pasti akan membalas perlakuan Kanaye yang mempermalukannya di depan member barunya ini.
Karena hari sudah malam mereka pun makan malam seperti biasa dengan Akirra yang menjadi chef mereka. Setelah makan malam mereka bersantai sejenak di ruang tengah sebelum beranjak tidur. Saat dirasa makanan telah turun di dalam perut mereka maka mereka mulai pergi ke kamar masing-masing.
Pagi yang cerah di hari yang indah dan berharga bagi seseorang, ya hari ini adalah hari pertama debut sekaligus rilisnya MV pertama Akirra. Maka ia tak mensia-siakan waktunya untuk berada di kamarnya, kini ia telah rapi dengan setelan baju dengan atasan yang kasual dan celana jeans. Hari ini ia harus menghadiri konferensi pers perilisan MV pertamanya.
Karena terlalu semangat ia lebih dulu bangun daripada yang lain, yah walau memang itu sudah kebiasaannya untuk menutupi identitasnya agar nggak ketahuan, tapi kali ini ia bangun lebih awal dari biasanya. Tak lupa kebiasaannya yang lain yaitu menyiapkan sarapan untuknya dan yang lain, dengan bersenandung ia memasak makanan spesial karena hatinya yang sedang berbunga-bunga karena hari yang spesial ini.
“Kau senang sekali hari ini” kata Hiro yang baru muncul di dapur mengambil air.
“Iya hari ini kan singgelku bakal di rilis dan nanti ada konferensi pers untuk membahas singgel pertamaku, jadi aku sangat bahagia” jawab Akirra semangat.
“Ouhhh karena itu?” tanggapan Hiro.
“Iya hehe” tawanya riang.
“Ah dan hari ini kita akan makan masakan spesial yang ku buat” kata Akirra memberitahu.
“Hmm pastikan rasanya juga spesial ya...” ucap Hiro.
“Tentu” jawabnya yakin.
Ternyata member lain juga sudah bangun dan rapi, mereka menuju ruang makan karena makanan telah tersedia diatas meja makan.
“Waw kelihatannya ini enak sekali” kagum Kanaye.
“Katanya ini menu spesial karena hari spesialnya Akirra” jelas Hiro.
“Ya sudah mari kita makan” kata Akirra mempersilahkan.
“Itadakimasu” seru mereka bersamaan.
Mereka pun makan dengan lahap, saking lahapnya mereka sampai tak ada yang berbicara disela-sela makan pagi mereka ini. Ya makanan yang dibuat Akirra hari ini benar-benar nikmat dan sesuai dengan sebutannya yaitu makanan spesial hari ini. Semua menikmati dengan hati senang karena mereka serasa makan di rumah sendiri. Ya, berkat Akirra mereka semua serasa di rumah sendiri dan makanannya mengingatkan pada masakan ibu mereka masing-masing.
“Aaaaahhhhh kita beruntung memiliki Akirra yang pandai masak, jadi bisa ngerasain masakan rumah setiap hari” Kano berkomentar.
“Iya kita benar-benar beruntung, dari yang biasanya harus delivery terus dan kalau ada yang masak juga nggak sampai segini enaknya, jadi kita bersyukur karena Akirra datang di kehidupan kita” kini Satoru ikut setuju dengan Kano.
“Haha kau memang hebat Akirra” Kanaye menepuk pundak Akirra dengan senang.
Acara konferensi pers sebentar lagi akan dimulai dan Akirra telah siap disana untuk menjadi bintang utamanya. Sedangkan yang lain kecuali Eiji menunggu di apartemen mereka, ya Eiji akan ikut konferensi pers tersebut karena ialah yang menciptakan lagu tersebut. Jadi media pun ingin tahu tentang pengalaman apa yang tercantum di lirik lagu tersebut.
Setelah kru selesai menata semua alat yang dibutuhkan saat konferensi pers berlangsung, kini Juro sebagai agensi sekaligus manajer Akirra dan Eiji sebagai member FB mulai berbicara di depan semua wartawan dan penonton disana.
Juro sebagai paman dan manajer Akirra sangat bangga dengan pencapaian Akirra yang merupakan idola baru tapi sudah sangat terkenal karena bakatnya. Juro berpidato sebentar di depan para wartawan untuk menunjukkan bakat terpendam member baru FB ini yang sangat memukau. Ia pun memujinya dengan tulus dan itu membuat Akirra yang berada di sebelahnya hanya bisa menunduk tersipu.
Eiji yang melihat Akirra tersipu layaknya perempuan pun heran, dan berpikir tentang semua sikap Akirra yang selalu seperti sikap seorang perempuan. Eiji belum pernah melihat Akirra menunjukkan sikapnya yang selayaknya seperti laki-laki, dan hal ini pun membuat Eiji semakin curiga.Tapi ia singkirkan dulu pemikiran tersebut, mungkin lain kali ia akan menyelidikinya.
Kini para wartawan mulai menanyakan banyak pertanyaan pada Akirra, satu persatu dari mereka mengemukakan pemikirannya masing-masing. Di samping pertanyaan demi pertanyaan di lontarkan para wartawan, satu dua kali mereka juga tak lupa memuji Akirra. Setelah di kiranya pertanyaan cukup untuk memuat berita, kini para wartawan beralih pada Eiji. Eiji pun disuguhi berbagai pertanyaan salah satunya tentang apa maksud dari lirik lagu tersebut.
“Tuan Fuyu Ichi, apakah di balik lirik ini tersimpan berbagai rahasia anda?” salah satu wartawan menanyakan tentang makna lirik tersebut.
“Iya Tuan Fuyu Ichi apa ini adalah pengalaman anda sendiri?” tanya wartawan yang lain.
“Apakah ada kisah di balik lirik lagi ini Tuan?” wartawan yang lain ikut bertanya.
Eiji pun menghela nafas sebelum akhirnya menjawab “Iya ada, dahulu aku memiliki teman masa kecil yang telah berjanji untuk menggapai mimpi menjadi idol bersama namun karena aku harus pindah saat itu dan meninggalkannya, kami tetap berjanji akan mewujudkan impian tersebut. Walau kami terpisah oleh jarak tapi mimpi kami tetap sama dan janji adalah janji dan kini aku telah menepati janjiku dan menjadi idol, namun aku tak pernah mendengar kabarnya lagi sejak saat itu sampai sekarang, entah ia ada di mana dan apakah ia ingat janji yang kita buat, aku tidak tau. Tapi aku percaya bahwa ia pasti juga sedang menepati janji tersebut” ungkap panjang lebar Eiji yang membuat Akirra menatapnya terharu.
Akirra aka Ayaka tak menyangka teman masa kecilnya ini benar-benar memegang janjinya. Dan ia telah menepati janji tersebut dan kini menjadi idol terkenal, dan tanpa ia sadari ia telah menepati janji itu karena orang yang dimaksud Eiji kini juga telah menjadi idol bersamanya. Ayaka tanpa sadar menitikkan air matanya, segera ia hapus sebelum ada mata yang melihat.
Namun semua itu ternyata di perhatikan oleh Eiji dan Eiji telah melihat Ayaka menangis karena penuturannya. Eiji pun berpikir apakah dia ada hubungannya dengan kisah yang Eiji sebutkan tadi? Dan sebenarnya ada hubungan apakah ia dengan teman masa kecilnya ini? Apa ia tau sesuatu tentang teman masa kecilnya? Karena yang Eiji ingat teman masa kecilnya itu adalah seorang perempuan.
Tunggu perempuan? Akirra? Ya Akirra selalu saja bersikap layaknya perempuan, apakah jangan jangan ia sebenarnya perempuan? Hmm selama ini ia tak pernah melihat Akirra melepas pakaiannya di depan mereka member FB dan saat ke toilet pun ia sering berada di bilik dari pada ia tempat kencing pria. Dan juga dia tidak pernah mau ikut dengan kami untuk berganti baju bersama setelah latihan. Pasti semua ini berkaitan, ia benar-benar harus menyelidiki ini.