Dream High

Dream High
Chapter 12



Hari dimana Akirra akan rekaman dan membuat MV pun tiba, kini ia sudah berada di studio rekaman dan sudah bersiap untuk menyanyikan singgel barunya. Headphone sudah terpasang, dan tombol-tombol untuk merekam telah disesuaikan, sekarang saatnya Akirra menyanyikan lagu tersebut.


「“わたしは”今 どこに在るの」と 


“Watashi wa ima doko ni iru no” to


Ku bertanya pada diriku 'dimanakah aku kini'


踏みしめた足跡を 何度も見つめ返す


Fumishimeta ashiato wo nandomo mitsume kaesu


Dan kupandangi langkah yang telah berlalu


枯葉を抱き 秋めく窓辺に 


Kareha wo daki akimeku madobe ni


Kuraup daun kering yang berguguran di jendela


かじかんだ指先で 夢を描いた


Kajikanda yubisaki de yume wo egaita


Dan melukiskan semua mimpi dengan ujung jariku


翼はあるのに 飛べずにいるんだ


Tsubasa wa aru no ni, tobezu ni irunda


Meski ku miliki sayap namun tak dapat menerbangkannya


ひとりになるのが 恐くて つらくて


Hitori ni naru no ga kowakute tsurakute


Aku takut sendiri dan rasakan kepahitan


優しいひだまりに 片寄せる日々を


Yasashii hidamari ni kata yoseru hibi wo


Hari yang telah kita lewati di temani sinar mentari


越えて 僕ら 孤独な夢へと歩く


Koete bokura kodoku na yume e to aruku


Dan kini kuterus melangkah tuk raih mimpiku


サヨナラは悲しい言葉じゃない


Sayonara wa kanashii kotoba janai


Selamat tinggal bukanlah kata-kata menyedihkan


それぞれの夢へと僕らを繋ぐ YELL


Sorezore no yume e to bokura o tsunagu YELL


Tapi teriakan merupakan penghubung kita dengan mimpi-mimpi


ともに過ごした日々を胸に抱いて


Tomo ni sugoshita hibi o mune ni daite


Hari-hari yang telah berlalu kudekap dalam hati


飛び立つよ 独りで 未来(つぎ)の 空へ


Tobitatsu yo hitori de tsugi no sora e


Dan kini ku kan terbang menuju langitku sendiri


僕らはなぜ 答えを焦って 


Bokura wa naze kotae wo asette


Mengapa tak sabar menanti sebuah jawaban


宛ての無い暗がりに自己(じぶん)を探すのだろう


Ate no nai kuragari ni jibun o sagasu no darou


Mencari jati diri sendiri dalam gelap tanpa tujuan


誰かをただ 想う涙も


Dareka wo tada omou namida mo


Mengapa semua hanya memikirkan tangisan


真っ直ぐな 笑顔も ここに在るのに


Massugu na egao mo koko ni aru no ni


Padahal senyuman sejati masih ada disini


“ほんとうの自分”を 誰かの台詞で 


Hontou no jibun wo dareka no kotoba de


Sebenarnya kita hanya menghindar dan ragu-ragu


繕うことに 逃れて 迷って


Tsukurou koto ni nogarete mayotte


Hanya karena ucapan orang lain


ありのままの弱さと 向き合う強さを 


Arinomama no yowasa to mukiau tsuyosa wo


Tapi dengan genggam kelemahan dan kekuatan yang sesungguhnya


つかみ 僕ら 初めて 明日へと 駆ける


Tsukami bokura hajimete asu e to kakeru


Kita mampu menghadapi dan memulai hari esok di depan


サヨナラを誰かに告げるたびに 


Sayonara o dareka ni tsugeru tabi ni


Bila ucapkan selamat tinggal pada seseorang


僕らまた変われる 強くなれるかな


Apa kita bisa berubah dan menjadi lebih kuat


たとえ違う空へ飛び立とうとも 


Tatoe chigau sora e tobitatou to mo


Walau kita terbang menuju langit yang berbeda


途絶えはしない想いよ 今も胸に


Todae wa shinai omoi yo ima mo mune ni


Rasa ini tak akan terhenti kan tetap di hati


永遠など無いと 気づいた時から


Eien nado nai to kizuita toki kara


Sejak aku menyadari tak ada yang abadi


笑い合ったあの日も 歌い合ったあの日も


Waraiatta ano hi mo utaiatta ano hi mo


Saat tertawa bersama saat bernyanyi bersama


強く 深く 胸に 刻まれていく


Tsuyoku fukaku mune ni kisamarete iku


Membekas terukir semua dalam hatiku


だからこそあなたは だからこそ僕らは


Dakara koso anata wa, dakara koso bokura wa


Itulah mengapa dirimu, itulah mengapa kita


他の誰でもない 誰にも負けない


Hoka no dare de mo nai, dare ni mo makenai


Bukan orang lain, aku tak kan kalah dari siapapun


声を 挙げて “わたし”を 生きていくよと約束したんだ


Koe o agete watashi o ikiteiku yo to yakusoku shitanda


Lantangkan suara dan berjanjilah pada diriku “Kau kan terus berjuang”


ひとり ひとり ひとつ ひとつ 道を 選んだ


Hitori hitori hitotsu hitotsu michi o eranda


Dan kita masing-masing memilih jalan kita


サヨナラは悲しい言葉じゃない


Sayonara wa kanashii kotoba janai


Selamat tinggal bukanlah kata-kata menyedihkan


それぞれの夢へと僕らを繋ぐ YELL


Sorezore no yume e to bokura o tsunagu YELL


Tapi teriakan merupakan penghubung kita dengan mimpi-mimpi


いつかまためぐり逢うそのときまで


Itsuka mata meguriau sono toki made


Hingga suatu hari nanti kita bertemu kembali


忘れはしない誇りよ 友よ 空へ


Wasure wa shinai hokori yo tomo yo sora e


Takkan kulupakan kebanggaanku, temanku menuju angkasa


僕らが分かち合う言葉がある


Bokura ga wakachiau kotoba ga aru


Kita miliki kata-kata yang kita bagi bersama


こころからこころへ 言葉を繋ぐ YELL


Kokoro kara kokoro e koe wo tsunagu YELL


Teriakan yang menghubungkan suara hati ke hati


ともに過ごした日々を胸に抱いて


Tomo ni sugoshita hibi wo mune ni daite


Kan kugenggam hari yang telah kita lalui bersama


飛び立つよ 独りで 未来(つぎ)の 空へ


Tobitatsu yo hitori de tsugi no sora e


Dan bersiap terbang menuju langitku sendiri


Saat menyanyikan lagu tersebut tiba-tiba ia mengingat kenangan masa kecilnya yang samar, ia ingat kalau dulu ia memiliki teman masa kecil yang juga memiliki impian yang sama dengannya, yaitu menjadi idol terkenal. Tanpa ia sadari setetes air mata meluncur jatuh dari matanya, ia ingat dulu pernah berjanji untuk bersama-sama meraih mimpi agar bisa menjadi idol bersama. Namun sebelum menginjak remaja mereka berpisah karena temannya itu harus pindah rumah.


‘Kenapa liriknya mengingatkanku pada kenangan lama?’ batinnya.


‘Tak mungkin kan jika Yokoyama Eiji adalah orang yang sama yang aku kenal saat aku kecil?’ batinnya bertanya.


‘Ini tidak benar kan? Tidak mungkin teman masa kecilku dulu adalah Eiji, mereka sangat berbeda, tidak tidak ini tidak mungkin’ Akirra tak bisa menahan perasaan terkejutnya dan juga tangisan kerinduannya pada teman masa kecilnya maka ia pun terburu-buru melepas headphone dan berlari keluar. Eiji yang sedari tadi mengikuti proses rekaman Akirra karena itu adalah lagu ciptaannya heran dengan tingkah Akirra yang tiba-tiba berlari keluar dengan ekspresi terkejut dan sedih.


Perasaan Akirra begitu kacau, ia tak tau harus bersikap seperti apa saat ini. Yang ia tau ia hanya harus melarikan diri dari studio agar tidak ada yang melihatnya menangis. Semua orang yang disana dibuat bingung denngan tingkah Akirra yang tiba-tiba pergi dari studio dengan tergesa-gesa. Juro sang manager sekaligus paman Akirra juga terkejut dibuatnya.


'Kenapa denganmu Ayaka-chan?' batin Juro.


Juro pun mengecek lembaran kertas yang berisikan lirik lagu yang dinyanyikan Akirra. setelah membacanya Juro mulai mengerti.


'Ah... karena ini ya..?' batin Juro.


Ya, Juro dulu juga sering menemani Ayaka bermain bersama teman masa kecilnya. Jadi ia tau permasalahan yang menyebabkan Akirra shock saat menyanyikan lirik lagu tersebut. Karena lirik lagu tersebut memiliki cerita dimana ada dua orang yang bersama-sama telah membuat janji.


Juro sangat mengerti perasaan Ayaka saat ini, semenjak ia ditinggal pergi oleh teman masa kecilnya itu. Ayaka selalu bertekat untuk jadi seorang idol meski harus menentang Tou-channya. Dan tak ia sangka, Ayaka akan bertemu dengan teman masa kecilnya dalam keadaan seperti ini. Dimana ia harus menyamar menjadi laki-laki agar bisa menghindari Tou-channya.


Dan kemungkinan besar, Ayaka akan senang jika Eiji memang benar-benar teman masa kecilnya. Tapi juga akan sedih karena tidak bisa mengakui hal tersebut bahwa dirinya adalah teman masa kecilnya yang terus memegang janjinya sampai saat ini.