
Sepulang sekolah aku langsung keluar dari kelas dan menuju gerbang.Jie mengejar ku dan mengajak aku pulang bersama dengannya.Aku meng iya kan ajakan jie,bagaimana bisa aku melewatkan kesempatan emas ini.Aku akan naik motor berdua dengan jie ,di selimuti angin sepoi - sepoi,bahkan membayangkannya sudah sangat menyenangkan.
Tetapi nasip berkata lain jie malah mengajakku ke gerbang sekolah ,oh ku kira dia akan mengajakku ke halte bus .Aku langsung membayangkan menaiki bus bersama jie ,menggunakan headset yang sama sambil mendengar kan musik ,Lalu bercium....Belum selesai aku berangan - angan jie menggenggam tangan ku mengarahkan ku ke 1 mobil mewah.
Ya benar itu mobil nya terlihat ada supirnya di kursi pengemudi.Ia buka kan pintu untuk ku,aku hanya masuk sambil terbengong.Seumur hidup belum pernah aku menaiki mobil mewah.Jangankan mobil mewah, mobil biasa saja aku belum pernah. Jie menanyakan dimana alamat ku .Aku menjawab dengan cepat karena gugup,lalu jie tertawa ringan sambil berkata imut.
Tak terasa kami sudah sampai di depan rumah ku,segera aku turun dari mobil.Mengucapkan terima kasih lalu pergi meninggalkan mereka.
...----------------...
Terdengar pengumuman di sekolah berbunyi bahwa akan diadakan festival kesenian.Aku menyukai festival tersebut karena ada saat dimana aku dapat menikmati karya lukis dan memilih karya mana yang terbaik.Apalagi tahun ini ada jie yang menemaniku di festival .Jie selalu mengikuti kemana pun aku pergi,lucu bukan aku merasa seperti ada pengawal pribadi dan merasa terlindungi bersama jie.
Sekarang aku tidak bisa fokus menikmati karya seni yang ditampilkan di festival ,pandangan ku teralihkan dengan adanya jie.Aku tersadar kembali akan ketampanannya,melihatnya memandang lukisan membuatku berpikir seakan - akan dia adalah bagian dari lukisan tersebut Sangat Indah.
Melihat itu jie mengambil helm yang ada di pegangan ku lalu memakaikannya ke padaku.Aku rasa kami seperti sedang syuting drama sekarang,bagaimana ini bisa menjadi sangat romantis bagiku. Jie terlihat sangat keren sekarang ,setelah membantu ku mengenakan helm dia mendekatkan wajahnya ke arahku lalu tersenyum sambil berkata Manja Ya Ternyata. Aku langsung mengalihkan pandangan ke arah lain,lalu jie memasang helmnya dan memundurkan motor.
Setelah itu ,jie meminta ku untuk naik.Aku hanya nurut dan duduk di motornya dengan canggung.Jie mengambil tangan ku sambil mengatakan maaf ya nyonya tangannya di pegang. Ia meletakkan tangan ku di pinggangnya sambil mengatakan demi keamanan.
Aku tidak bisa berkutik,hanya menuruti apa yang dia katakan. Aku tidak tau kemana arah kami pergi,itu sangat jauh dan melelahkan.Tak lama kemudian kami sampai di danau yang sangat indah.Danau tersebut benar - benar indah sampai tak sadar aku melamun melihatnya.
Jie menarik tangan ku dan mengajak ku duduk di tepi danau,Disana sudah terdapat alas dan makanan.Jie mengatakan bahwa dia telah menyiapkan ini untuk ku.Aku sangat tersanjung,tetapi aku tidak bisa menangis di hari indah ini.Dia menepuk tempat duduk di sampingnya mengisyaratkan ajakan untuk duduk.
Jie hanya terdiam setelah itu,aku pun sama .Kami hanya terdiam memandang langit yang indah .
...----------------...