
Tak lama kemudian Bu UKS memasuki ruangan sambil membawa obat dan teh di kedua tangannya.Ia menanyakan apakah aku sudah makan atau belum,dan melihat bahwa aku sedang makan nasi uduk yang dibawakan oleh jie.
...----------------...
Setelah memakan nasi aku meminum obat yang diberikan Bu UKS ditemani oleh jie.Entah kenapa raut wajahnya tidak berhenti khawatir sedari tadi.Aku menanyakan kenapa dia begitu,dia tidak menjawab dan hanya menanyakan apa yang kulakukan kemaren.Aku menjawab bahwa kemaren tidak melakukan apa pun,tetapi dia menyela dengan berkata "kamu pulang dengan siapa kemaren? ".
Aku hanya menjawab sesuai kenyataan yaitu sendirian dengan berjalan kaki,dia tampak kesal dan kecewa atas jawaban ku.Lalu jie langsung keluar dari UKS dan meninggalkan ku sendirian.
Tak terasa sudah 2 jam aku di UKS ,setelah minum obat kantuk pun datang dan aku tertidur.Saat terbangun kulihat jie sudah ada di samping ku ,sambil bertanya dengan lembut "sudah bangun?" ,terlihat raut senyum di wajahnya.Aku sangat malu saat itu,bagaimana jika dia melihat kebiasaan tidur ku.Bahkan aku sangat jelek saat tertidur.
Kurasa tubuh ku sudah sembuh,berjalan keluar UKS meninggalkan jie,tampak jie bergegas menyusul ku.Dikelas kulihat bangku ku sudah di duduki orang lain,ya dia adalah Lily .Begitu aku dan jie masuk dia langsung menyambut jie,kulihat juga tas ku sudah berpindah ke bangku paling belakang.
Aku menanyakan hal tersebut ,tetapi Lily hanya menjawab perpindahan bangku hanya untuk sementara. Aku menatap jie dengan tajam,ingin bertanya kenapa bangku ku pindah tiba - tiba.Tetapi Lily malah menyela dan mengatakan bahwa Bu Nunik yang meminta kami berganti posisi.
Aku kesal bagaimana posisi ku dipindahkan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.Jika aku duduk di kursi belakang aku tidak akan bisa fokus dengan pelajaran,dan nilaiku akan hancur.
Aku hanya terdiam mendengar pernyataan tersebut ,lalu pergi meninggalkan ruang guru.Dilorong sekolah aku berjalan dengan penuh emosi,tiba - tiba ada tangan yang menggapai tangan ku.Kulihat ternyata itu jie,dia mengatakan bahwa jika dia akan pindah di bangku belakang juga.Aku mendengar pernyataan tersebut antara senang dan tidak senang,aku bahagia jie perhatian terhadapku,tetapi bagaimana bisa dia diam saja saat seseorang ingin memindahkan ku.
Akhirnya aku tersadar bahwa aku sudah terlalu emosi dan terbawa suasana hanya karena Persoalan Sepeleh.Aku mencoba menenangkan diri dan pergi ke toilet,dengan jie berjalan di sebelah ku.
Di toilet ku dengar beberapa siswa sedang mengobrol,suaranya terdengar seperti Lily,mereka membicarakan tentang kejadian tadi sambil terkekeh.Ingin rasanya ku hampiri mereka,tetapi perut sudah sangat sakit.Kuputuskan untuk diam sambil berusaha mengeluarkan hajat ini.
Selepas dari toilet,kulihat jie masih menunggu ku ,bertanya dia kepada ku apakah aku sudah lega.Aku hanya menjawab iya dengan tersipu malu dan langsung meninggalkan jie di belakangku.
Sesampainya di kelas jie mengambil tasnya dan langsung menaruh di samping kursi ku,di pindahkannya tas seseorang di sampingku ke depan.Lily yang melihat itu terlihat kaget dan menghampiri jie ,ditanyainya mengapa jie pindah tempat duduk.Jie hanya tersenyum dan menjawab bahwa dia hanya ingin duduk dengan Kesayangannya . Aku hanya memalingkan wajah sambil tersipu malu.Jie terkekeh melihat raut wajah ku,ya ampun apakah dia menikmati saat dia mengusili ku.
...----------------...