Dream About Us

Dream About Us
Memulai Pembicaraan



Sontak aku memulai pembicaraan dengan menanyakan namanya .Tetapi entah mengapa dia hanya tertawa,lalu menjawab pertanyaan ku dengan mengatakan kemana saja aku dari tadi ,padahal dia sudah memperkenalkan diri ketika kami baris tadi.


Aku pun menjadi malu dan memalingkan muka .Apakah aku sudah gila dengan wajahnya sampai tidak memperhatikan dia memperkenalkan diri tadi, hanya itu perasaan yang muncul di benakku.


JIE ia menyuruhku memanggilnya jie .Aku dapat merasakan perasaan familiar ketika dia berbicara tadi.Seakan Akan aku mengenali suaranya ,tetapi aku yakin baru pertama kali bertemu dengannya.


Ia mengajak ku berbincang,aku yang baru pertama kali berbicara dengan laki - laki ini menjadi kikuk. Dan hanya menjawab pembicaraannya sebatas iya dan heem .


...----------------...


Tak terasa pelajaran olahraga selesai,semua orang bergegas untuk mengganti pakaian tak terkecuali dengan aku.Aku harus segera ke kantin sekolah karena sudah sangat lapar.


Selepas mengganti seragam ,aku segera berjalan ke kantin.Dilorong sekolah aku dapat mendengar pembicaraan semua orang yang berpusat pada jie si anak baru.Semua perbincangan tak lebih hanya membicarakan ketampanan dari jie.Banyak juga yang membuat taruhan untuk memacari jie.


Di kantin aku melihat jie yang sedang duduk dengan teman kelas lainnya,ku sadari bahwa dia sangat populer dikalangan siswa.Banyak yang mengajaknya berbicara bahkan sampai ada yang mencoba menggombalinya.


Mata kami saling bertemu,dan dia melontarkan senyuman padaku.Aku tak membalas senyumnya karena salah tingkah melihat dia tersenyum.


Selesai belanja aku segera masuk ke kelas dan menghabiskan makanan ku.Tak lama kemudian bel berbunyi menandakan jam istirahat telah berakhir.Ku lihat jie bersama dengan teman lainnya masuk ke kelas,kulihat juga banyak perempuan yang terkenal yang berdiri di samping jie.Mereka melambaikan tangan ke pada jie menandakan perpisahan.


Semua murid sudah mengambil undiannya.Ibu guru pun meminta masing - masing murid untuk duduk di bangku barunya.Tiba - tiba datang jie ke arah ku ,apakah dia akan sebangku denganku ? . Jantung ku tiba tiba berdegup kencang.


Tetapi ada seorang murid yang berbadan kecil mengatakan hai padaku dan duduk di sebelah ku .Entah kenapa aku merasakan kecewa,ternyata jie malah duduk di bangku barisan depan.Tepat di depan bangku teman di sampingku.


Ibu guru melihat ke arah kami dan tiba - tiba mengatakan kepada jie untuk pindah ke sampingku karena temanku yang kecil ini tidak tampak di belakang.Dengan nurutnya jie pun pindah ke sampingku.Entah mengapa aku merasakan jantung ini akan lepas,tak pernah aku merasakan perasaan seperti ini,perasaan ini adalah hal baru bagiku.


*J*ie menyapa ku dan mengatakan Mohon Bantuannya .Aku hanya tersenyum membalasnya. Tak lama kemudian pelajaran pun dimulai ,ini adalah pelajaran kimia .


Bu Nunik sebagai walikelas dan guru kimia menjelaskan tentang materi di papan tulis.Setelah itu ia langsung memberikan pertanyaan dan yang sudah mengerjakan di minta mengumpulkan buku ke depan.


Pertanyaan tersebut sangat kecil bagiku,dengan cepat aku langsung mengumpulkan jawaban yang sudah aku tulis ke meja Bu Nunik.Bu Nunik pun memintaku untuk menghapus papan tulis selagi dia mengoreksi.Dan tak ku kira bahwa jie juga sudah menyelesaikan soal, ia sedang berjalan menuju ke arahku.


Aku dengan cepat menghapus tulisan di papan tulis, tetapi tubuhku tidak cukup tinggi untuk menghapus bagian paling atas papan tulis.Tiba tiba sebuah tangan menggapai tanganku.Seseorang mengatakan kepadaku apakah aku butuh bantuan,dan ternyata itu adalah jie.Karena aku memang sudah tidak bisa aku mengiyakan tawarannya,dan segera menuju bangku.Aku kira wajahku memerah saat ini,karena tadi kami sangat dekat bahkan aku bisa mencium aroma parfum nya yang menyegarkan.


Setelah menghapus papan tulis jie kembali ke bangku yang mana di samping ku dan mengatakan kalau perlu bantuan seperti tadi aku harus segera memanggilnya.Ya tuhan bagaimana dia bisa mengatakan hal tersebut dengan santai sementara perasaanku campur aduk dibuatnya.


...----------------...