Dream About Us

Dream About Us
Dream About You



~ Pernahkan kalian bermimpi tentang seseorang dan merasakan perasaan rindu akan orang tersebut.


~Anehnya perasaan itu datang tanpa kita mengenal siapa orang tersebut.Ingin rasanya bertemu sekali lagi dengannya tetapi tidak bisa ,bahkan nama nya saja kita lupa.


~Kita sudah lupa semua hal tentang seseorang tersebut ,tetapi kenangan tentang perasaan mimpi itu tidak akan pernah terlupakan .


...----------------...


Aku terbangun dari mimpi dengan perasaan yang sangat bahagia .Ku rasa itu kali pertamanya aku merasakan perasaan dicintai oleh seseorang .Merasakan perhatian yang selama ini tidak pernah ku rasakan .


Ku coba kembali tidur agar bisa masuk kedalam mimpi itu lagi tapi sayang nya aku gagal. Aku melihat ke sekitar kamar tidur ku,tetapi tidak ada yang berubah,keheningan yang nyata di tengah keramaian kota menjadi suatu hal yang sudah biasa.


Ku regangkan tubuh ini untuk bersiap memulai hari. Aku hidupkan keran air tetapi airnya tidak keluar,Oh aku baru ingat kalau listrikku sudah mati .Terpaksa aku harus mengeluarkan sebagian uang penghasilan untuk membayar tagihan listrik.


...----------------...


Aku sudah siap untuk berangkat sekolah.Tak lupa aku berpamitan dengan ibu di kamar.Ya, walau ku tahu itu bukan ibu melainkan hanya pajangannya tetapi ku rasa saat itu ibu menjawab salamku.


Aku biasanya berangkat dengan berjalan kaki,tetapi entah mengapa rasanya sangat lelah hari ini.Karena itu ku ambil sebagian uangku untuk membayar biaya bus ke sekolah.


Aku sangat membenci hari ini, pelajaran yang ku benci entah kenapa yaitu olahraga.


Aku tidak tau mengapa tetapi diriku sangat baik dalam pelajaran yang membutuhkan hapalan dan perhitungan tetapi tidak dengan praktek jasmani.Ku rasa itulah kelemahan yang ada dalam diriku yaitu daya tahan tubuh yang sangat lemah.


Terpaksa aku berjalan ke lapangan olahraga dengan perasaan yang kacau.Kulihat dari kejauhan ada sosok yang terlihat familiar.semua murid perempuan di kelas sontak langsung membicarakannya.


Bagaimana tidak dari kejauhan sudah tampak wajahnya yang sangat tampan,dengan kulit yang kuning langsat,bibir yang merah,mata yang tajam tampak seperti serigala,dan tubuh yang semampai ku kira tingginya mencapai 182 cm.


Senyum manis ia berikan seolah menyambut kedatangan kami.Aku termenung di barisan paling belakang,bagaimana bisa wajah tampan itu tampak sangat familiar bagiku.Aku memperhatikan wajahnya dengan sangat fokus,sampai akhirnya fokus ku pecah karena guru kami memulai pembicaraan dengan suara yang lantang.Pak guru mengatakan bahwa dia adalah murid pindahan ,tidak dijelaskan alasan dia pindah tetapi pak guru berharap kami bisa akrab dengannya.Kurasa kata akrab akan terdengar aneh apabila tidak ada yang akrab dengannya dengan rupanya yang seperti itu.


Seperti biasa pak guru memberikan contoh permainan bola basket,dan seperti biasanya juga ia langsung izin ke WC yang katanya 5 menit menjadi 2 jam pelajaran .


Terpaksa kami berlatih sendiri permainan bola basket.Semua murid tampak senang dengan hal itu kecuali aku,aku hanya memperhatikan teman - teman ku yang sedang bermain bahkan melihatnya saja sudah melelahkan bagi ku. Tanpa aku sadari hanya tersisa aku dan anak baru di pinggir lapangan.Entah kenapa suasananya tiba - tiba menjadi canggung. Aku mencoba memecahkan suasana dengan bertanya nama anak baru tersebut.


...----------------...