DAY DREAMIN

DAY DREAMIN
DAY DREMIN BAB 9.NAMA YANG TAK PERNAH KUDENGAR.



'' konon manusia punya bau badan aneh sekali karena mereka tinggal sendirian , bahkan wanita juga demikian.'' ucap seketaris melda dengan wajah datar .


Mendengar ucapan seketarisnya itu bibi presdir langsung mencium tubuhnya.


'' pesankan untukku satu.'' ucap bibi presdir sambil tersenyum.


''apa aku harus membelinya untuk presdir dan wakil presdir juga?''


''mereka tidak akan mau benda seperti ini , dan juga apa menurutmu mereka memerlukannya?''


'' anda benar ,, mereka pasti akan langsung membuangnya.''


Mendengar ucapan asistennya bibi segera pergi namun langkahnya terhenti saat .


'' ("tring....tring " suara telpon masuk ) hallo ? Disini kantor grand hotel ? Ya , tunggu sebentar. (sambil menjauhkan telpon dari telinganya ) itu mrs . Kim."


" pasti tentang kencan buta putrinya ( sambil mengambil telpon dari tangan seketaris melda ) mrs kim? Ya ini presdir jiho .ya ,ya , maaf? Itu nama yang belum pernah aku dengar .bisakah kau tunggu sebentar , mrs. Kim ? . ( bibi menjauhkan telponnya dan mulai bertanya kepada seketarisnya) apa kau pernah dengar tentang rachel dari sehun?"


"tidak "


"atau petunjuk kalau dia sedang memacari seseorang ?"


"tidak"


"mrs .kim ini pertama kalinya aku mendengar nama itu. Bagaimana mungkin aku memaksanya kencan buta kalau dia sudah punya pacar.dan aku tidak mau berpikir bahwa pernikahan dan pacaran adalah dua hal yang berbeda.apa katamu ?" aku Tidak tahu apa yang dikatakan mrs.kim kepada bibi. Tapi yang pasti perkataannya membuat bibi terkejut.


Sementara itu sehun masih tetap mengikutiku kemanapun aku pergi.


"kau belum membatalkan apa yang kau katakan sebelumnya." ucap sehun.


"aku tidak akan pernah melakukan hal semacam itu jadi menyerahlah (ucapku sambil terpincang -pincang . Karena terlalu lama aku mengenakan sepatu tinggi membuat tumitku lecet ) tambah lagi , jangan bermimpi bisa dimaafkan dengan memakai kereta kabel sebagai alasan .aku tidak akan berpikir dua kali tentang bekerja dibawah laki-laki yang mana menganggap dirinya seorang pangeran dan menginjak -injak orang lain sebagai hobinya .ya?'' ucapku sambil menoleh sekilas kearah sehun . Di pertangahan jalan aku bertemu mesin capit boneka . Aku melipir sebentar disana untuk mencoba permainan itu , meskipun sebenarnya aku tidak pernah beruntung.


''seorang pangeran?'' ucap sehun sambil menatapku dari kejahuan.


Aku menghabiskan hari ini dengan bersenang -senang . Bermain di time zone , bernyanyi ditampat karoke , dan terakhir bermain menembak. dan betapa beruntungnya aku hari ini untuk pertama kalinya aku mendapatkan hadiah dan hadianya adalah boneka babi yang cukup besar . Tentu saja tak lupa sehun ikut bersamaku .dia benar-benar menempel seperti lem .


Dan saat ini dikedai minuman . aku memesan 1 botol soju dan ceker pedas .


'' ahhh..nyonya , ambilkan aku sebotol soju ,dadar gulung dan kaki ayam." ucapku kepada pemilik kedai . Saat aku hendak meminum minumanku aku melihat didepanku sudah ada sehun yang menatapku dengan pandangan yang jijik.


" hey , bukankah itu pangeran kita ? Apa yang kau lihat ?" ucapku kepada sehun.


"jangan khawatirkan aku , noon-nim(panggilan untuk kakak perempuan atau wanita lebih tua)"


"apanya noon-nim? Tuan , apa kau baru saja memanggilku noon-nim?"


"jika kau tidak mau di panggil noon-nim , kenapa memanggilku ahjussi? (panggilan untuk laki - laki tua ) mengganggu sekali .'' ucap sehun sambil cemberut .


'' tuan, sekali laki-laki itu tadi sudah lulus sma mereka semua dipanggil 'mister'.kau bahkan bukan bossku.'' ucapku sambil meneguk minumanku.


'' memangnya siapa yang memutuskan itu? Kau boleh datang bebas tapi kau tidak bisa kembali sekali kau pergi .''


''apa kau punya semacam masalah keluarga ?huh?''


Mendengar ucapanku sehun hanya buang muka kearahku. tanpa sepatah katapun.


''nona,mau berapa lama kau tinggal seperti ini? berbagilah meja dengan pria itu! " ucap wanita pemilik kedai sambil membawakan pesananku.


"apa?" ucapku terkejut


"nyonya ,siapa bilang aku mau berbagi meja?'' ucapku dengan wajah yang kesal .


'' kau punya kepribadian yang aneh.sepertinya dia kelihatan ingin minta maaf.menyerah sajalah, apa yang akan kau lakukan tentang pria itu?''


''aku benar-benar jadi gila . Nyonya! dia bukan pacarku.'' aku sambil menunjuk kearah sehun.


''apa bukan'' ucap wanita itu kepada sehun.


'' tidak, bukan.kami bahkan tidak saling bicara sebelumnya'' ucap sehun sambil tersenyum.


''berhenti bercanda.jika aku memiliki pacar yang tampan seperti itu, aku akan menggendongnya dipunggungku.jangan bertengkar dan baik-baiklah satu sama lain.musim semi yang mekar tidak akan selalu ada .'' ucap wanita itu kepadaku . Selesai bicara wanita itu langsung meninggalkan kami sendirian. sehun yang mendengarnya hanya tersenyum penuh kemenangan .sedangkan aku dengan wajah yang sebal menatap dalam kearah sehun.


''lihat apa yang kau lakukan. Dia salah mengira aku perempuan yang jahat.'' ucapku sambil menuangkan soju kegelasku.


Sementara itu didalam mobil.


'' dia masih belum juga mengangkat telponnya?'' ucap bibi jiho kepada seketaris melda


''ya,sepertinya masih dimatikan.''


''brengsek, aku bisa dengan jelas mengetahui niatnya melalui actingnya.''


''mungkin saja dia tidak beracting''


'' kalau itu bukan acting...?'''


'' seandainya bukan ackting sekalipun, jenis nama seperti itu sama sekali bukan nama yang umum dikorea . Rachel bukan nama yang biasa digunakan.''


'' kalau begitu kau bilang , dia pasti pacaran dengan gadis bernama rachel ?''


''apapun selalu mungkin . Kita seharusnya berpikiran terbuka.nama dengan huruf R mungkin susah dilafalkan. Rachel ''


''ahh .. Kepalaku!'' ucap bibi sambil geleng - geleng kepala.


dan saat ini di kedai aku masoh menikmati makanan dan minumanku dan tentu saja sehun ada didepanku sambil menemaniku minum.


'' jadi yang kukatakan , dunia mungkin berputar disekitar kalangan elit ,tapi orang sepertiku bisa diartikan sebagai semut yang tidak bisa diinjak ! Tapi! Kau menginjakku tanpa ragu- ragu .'' ucapku sambil setengah mabuk.


'' karena itu, katakan bagaimana tipe idealmu? Aku akan memperkenalkanmu dengan orang yang kukenal disekitarku.'' ucap sehun dengan penuh penekanan.


''tipe ideal apa? Aku tidak akan terjebak lagi . Tapi, karena kau ingi tahu , aku akan katakan.tipe idealku seorang laki-laki yang punya pekerjaan stabil dan akan memberikan gaji bulanannya padaku.''ucapku sambil tersenyum.


''itu terlalu luas , cobalah lebih spesifik.''


'' seorang laki - laki yang pintar berciuman.''


'' huhh'' sehun tertawa mendengar ucapanku .


'' huhuhhu'' akipun tertawa malu mendengar ucapanku sendiri.


'' kau benar-benar wanita rubah...! Dan apa lagi?''


'' kau bodoh. Dan, seseorang yang bisa dengan bangga aku kenalkan pada orang tuaku dan temanku bahwa dia pacarku.dan mengenalkan aku pada orang tua dan kawannya dengan bangga aku pacarnya..'''


''itu mudah.''


'' apanya yang mudah ? Kau brengsek , kau tahu seberapa susahnya itu? Itu sangat susah . Kau tahu kenapa ?'''