
'' aku sudah katakan sebelumya yang bukan karyawan tidak boleh muncul dikantor terlalu sering . Masukan itu kedalam mobil .( ucap sehun sambil berjalan pergi namun tiba - tiba langkahnya terhenti dan berbalik arah menuju ke arah bibinya) presdir lee ... Apa kau tidak asing dengan nama rachel ? Minggu ini aku akan membawanya kemari jadi tunggulah ..." ucap sehun sambil berjalan keluar.
Bibi yang masih mencerna perkataan sehun . Segera berteriak karena terkejut . Dia baru saja menyadari jika wanita yang ada dirumah sehun itu adalah rachel . Rachel penolong keluarganya .
Sampai dikantor aku bertemu dengan jay teman sekantorku .
" hay jay , pagi"
" pagi"
" eh ... Jay , kamu juga mau ke departemen keuangan?"
" ya , aku pergi ke lantai tiga untuk mengganti bohlam."
" ohh" ucapku sambil manggut - manggut .
"rachel , "
" hem "
" lihat aku , membawa semua peralatan berantakan ini sepanjang hari pergi keseluruh gedung sementara semua orang di perusahaan mengabaikanku . Kamulah satu - satunya yang antusias menyalamiku.''
'' hhaha...ini bukan apa-apa! Meski jika kamu selalu membawa tangga ini dan memegang bohlam , aku akan tetap bicara padamu.itu tidak berarti kamu tidak akan memenuhi ambisimu yang lebih tinggi .jika kamu bekerja keras, tangga ini akan mewakilimu naik keatas dalam karirmu di masa depan. Kamu lihat? Sangat kuat dan handal ! Hehehe'' ucapku sambil tersenyum kearah jay.
'' tentu saja '' jay membalas senyumanku.
'' huh .. Meskipun aku bukan seseorang yang lulus dari uneversitas bergengsi ,aku rachel! Hehe .. Kamu juga semangat selama kamu bekerja keras, di masa depan kamu pasti bisa membuat semua orang dikantor ini mengenalmu.mereka semua akan tahu namamu jay. Oke ? ''
'' baiklah ''
'' semangat ! Da -dah'' ucapku saambil meninggalkan jay sendirian
'' semangat ! '' ucap jay sambil terus tersenyum kearahku hingga dia lupa jika dia harus segera pergi .
Seperti biasa dikantor semua orang mulai sibuk mengerjakan pekerjaan mereka masing - masing . Dan tentu saja aku juga demikian.
'' itu benar ,, aku rachel lee .tidak ada latar belakang keluarga terkemuka, tidak ada pendidikan terkemuka , atau bahkan koneksi yang kuat. Selain dari golongan darah yang tidak biasa ,aku juga punya motivasi tak terpatahkan dan semangat yang super kuat .tidak peduli dari mana asalku ,aku akan seperti rumput yang tumbuh cepat dan gigih.aku ingin bertahan di seoul .selama aku berusaha sekuat mungkin , bahkan '' sapi perah'' bisa menembus dan naik keatas! Rachel lee , semangat! '' ucapku kepada diriku sendiri .
Sementara itu seketarais sehun berjalan menuju ke kantorku sambil membawa bekal makanan.
'' mengapa kamu selalu menggunakan angkar - angkar yang salah seakan - akan itu benar ?jika kamu tidak yakin , kamu harus menelpon dan bertanya .jangan memikirkan itu sendirian . Jangan menebak .apa kamu pikir perusahaan ini milikmu? Bagaimana sebaliknya kamu yang yang jadi bos?'' ucap manajer yoo sambil melempar dokumen itu kearahku .
'' manajer yoo, saya mengerti kesalahan saya sekarang. Manajer , saya akan segera merevisinya .saya akan hubungi mereka sekarang.manajer jangan marah.terimakasih , manager , telah menunjukan kesalahan saya .'' ucapku sambil mangambil dokumen yang tadi dilempar . Dan membungkuk berkali - kali ke arah manager.
'' huh ... Semangat '' ucapku sambil berjalan kearah mejaku seperti tidak terjadi apa-apa.
''apa yang rachel makan akhir - akhir ini? Bagaimana dia tetap antusias bahkan setelah di marahi oleh manager yoo ?'' ucap sodam kepada lisa .
'' dia mungkin menyadari kalau dia tidak disukai manager yoo jadi dia harus pura- puara bekerja keras untuk memperbaikinya.(semua orang yang ada disana terkerjut dengan apa yang diucapkan lisa) tampaknya pendukungnya tidak begitu kuat ." ucap lisa
"bisakah ini menjadi upayah terakhirnya sebelum kematian?" ucap sodam sambil tertawa .
"hahaha" lisa ikut tertawa.
Seketaris sehun akhirnya sampai ke kantorku. Manager yoo segera berlari untuk menyambutnya.
" seketaris , apa ada sesuatu yang penting?"
" permisi , yang mana salah satu diantara kalian nona rachel lee?" ucap seketaris sehun sambil tersenyum.
" uh .. Rachel" manager yoo memanggilku .
Aku yang merasa namaku di panggi segera berdiri dari dudukku.
" uh ... Saya rachel lee." ucapku dengan gugup .
"tidak mungkin... Aku hanya membuat kesalahan dalam data biaya perjalanan. Bahkan para eksekutif sudah diberitahu!sekarang dia telah datang dan mendapatkanku .. Apakah itu kotak makan siang ? Dia membawa makan siangnya karena karena tidak punya waktu untuk makan!" ucapku dalam hati .
" ini makan siangmu yang dikirim oleh presdir." klara sambil memberikan bekal makanannya ke arahku .
Semua karyawan diruangan itu segere berdiri karena terkejut .
"makan siang ? Untukku? " ucapku dengan gugup
" hum " klara mengangguk sambil tersenyum . Lalu pergi meninggalkan ruangan.
"eh.. Terimakasih "
Akupun duduk kembali sambil mencoba membuka bekal makan siang itu . Tapi saat aku berusaha membukanya aku menyadari semua orang disana sedang melihat kearahku. Akupun segera melihat kearah mereka . Dan mereka segera berpura-pura tidak melihat dan kembali kemeja mereka masing - masing.
" presdir ? "
"Makan siang?"
" apakah hari ini , hari april moop?"
"aku cukup yakin itu beracun"
"dikirim sebagai perintah dari presdir untuknya untuk melakukan bunuh diri"
semua karyawan disana salang berasumsi sendiri-sendiri . Sambil menertawakan kesialan yang akan dialami olehku.sedangkan aku yang tidak ambil pusing dengan mereka ...
" waoww...makanan ini adalah makanan penambah darah." ucapku dalam hati sambil tersenyum . Dan mulai menikmati makanannya ..
kesokan harinya di perusahaan kedatangan seorang selebritis besar yang akan menjadi model cover majalah kami tahun ini .
Dia akan segera menikah tahun ini . Dan perusahaan menghadiahkan dia baju pengantin bahkan pernikahannya akan di sponsori oleh face.
" halo , selamat datang . "
" halo , aku datang untuk membicarakan tempat pernikahan . Presdir sudah mengatakannya kepadamu kan?"
" ah ya , namamu jang suri ?"
" ya , benar"
" kalau begitu lewat sini " ucap salah satu staf . Dan mengantar janf suri ke ruangan presdir .
Sedangkan aku saat ini barusan keluar dari ruangan wakil presdir dan tidak sengaja bertemu jang suri teman masa kecilku.
"huh? hey apa kau ini suri? " ucapku dengan nada terkejut.
" huh rachel lee unnie ( teriak jang suri sambil tersenyum .) rachel unnie , kau bekerja disini? !''
semua yang ada disana memandangiku seolah tak percaya jika aku punya koneksi yang kuat.
aku yang merasa tak myaman dengan tatapan mereka . Segera menarik jang suri untuk berbicara empat mata.
'' ada apa dengan mereka?''
''' apa mereka dekat ?''
Mereka mulai saling bergunjing .
Saat ini kami berhenti didekat kamar mandi ..aku yang menyadari sudah tidak ada siapapun segera mwlepaskan tangan jang suri.
''' rachel unni ada apa? Benar - benar apa yang kamu lakukan disini?''
'' hey , lama tidak bertemu.ini pertama kalinya sejak aku datang dari busan , jadi sudah 6 tahun ya ?woh kau sudah tumbuh besar ! Waktu itu kau masih smp.aku pikir begitu , ternyata itu karena kau memakai hak tinggi jadi kau terlihat tinggi.hahah'' aku sambil melihat dari atas sampai bawah.