DAY DREAMIN

DAY DREAMIN
day dremin bab 16 . ada hubungan apa kamu dengan bos ?



Jay adalah rekan kerja pertama yang aku ajak untuk makan di luar setelah kerja . Aku sebenarnya sangat senang tentang itu. Setidaknya , dia tidak seperti rekan kerja wanitaku yang suka bergosip itu. Tapi sekali lagi , aku orang yang tidak melalui kursus pelatihan jadi aku bahkan tidak punya teman yang bisa aku dapatkan dari kelompok pelatihan yang sama. Jadi aku berencana untuk memulai jaringan kerjaku dengan jay.mulai dengan target yang mudah. ''menarik batu untuk menaruk giok .'' kemudian , selangkah demi srlangkah , menyusup ke grub jaringan kerja face . Semangat , rachel ! keberuntunganmu akan datang selangkah demi selangkah .


Keesokan harinya di tempat kerja ... Akhirnya Aku telah menyelesaikan semua pekerjaanku .


'' wuahhh... waktunya makan siang '' aku sambil merenggangkan ototku.saat aku hendak bangkit dari kursiku. semua rekan kerjaku menghampiriku.


'' ahh..rachel , aku tiba - tiba menyadari kita tidak makan siang denganmu cukup lama.'' ucap sodam sambil tersenyum.


'' itu benar! '' yuri ikut menimpali sambil memeluk tanganku.


'' rachel ! Rachel !aku tahu tempat suhsi yang sangat enak didekat sini . (mendengar itu aku hanya dia melihat wajahnya .sedangkan minji yang tau ekspresiku saat ini sangat terkejut) Sungguh.... Apa kamu tidak suka suhsi ? Ayo pergi makan suhsi sama - sama . '' ucap minji sambil tersenyum kearahku ..


'' ya ! Ya !'' semua orang bersi keras agar aku ikut dengan mereka .


sedangkan aku yang ditawari seperti itu hanya garuk - garuk kepala meski tidak gatal.


'' bisakah kamu tidak melompat antrian? Kami menanyakan dia duluan '' ucap sodam kearah minji sambil meninggikan suaranya.


''siapa yang melompat antrian? '' minji tidak kalah meninggikan suaranya ..


Aku yang mendengar hal itu hanya bisa diam seperti orang bodoh.


tapi untungnya sebelum situasi memanas ada dewi penyelamat datang .


'' nona rachel ! (seketika semua orang berhenti berbicara dan menoleh kesumber suara ) nona rachel, apa kabar ? Saya asisten seketaris bos , klara.ini makan siang hari ini dari bos "sambil menyodorkan kotak makan siangnya .


" masih ada lagi? " aku sambil berbicara dengan nada yang memelas .


klara mencoba membaca keadaan didepannya saat ini.


" sepertinya makan siang dibawakan terlalu terlambat .nona rachel, anda sudah membuat rencana?" klara sambil berbicara dengan senyuman diwajahnya.


" tidak...tidak.. Tidak kami hanya lewat . - ya , hanya lewat." ucap mereka secara bersamaan sambil melambaikan tangan mereka .orang - orang yang tadi berebut ingin makan bersamaku , segera pergi meninggalkanku sendiri. Aku yang terkejut hanya bisa mematung sambil memandang kepergian mereka.


rachel , ini .(klara menyodorkan kembali korak makannya sambil tersenyum . Akupun dengan berat hati dan tanpa bisa mengatakan apapun mengambil kotak yang disodorkan klara kearahku ) selamat menikmati makan siangmu! Dah..dah !" klara sambil tersenyum meninggalkanku sendiri.


" kotak makan siang hati babi lagi diikuti satu persatu ( aku berbicara dalam hatiku...aku berjalan terhuyung-huyung karena masih shock dengan kejadian hari ini) selama 3 hari berikutnya ., setiap hari , sebuah kotak makan siang muncul disiang hari, dan setiap kali , kotak makan siang akan diantarkan oleh seketaris yang berbeda .dan isi didalam kotak makan siang setiap kali , disiapkan tidak jauh berbeda berbeda...hati babi , hati babi.,dan hati babi lagi. Dan benar - benar aneh ....departemen keuangan kami yang menyedihkan dan tak pernah kedatangan pengunjung.namun sekarang banyak orang dari berbagai departemen dan tak jarang seketaris - seketaris bos. Datang berkunjung....seperti mengantarkan tanda terima , memeriksa rekening , membuat permintaan ..bahkan kantor kecil kami , disiang hari , menjadi ramai sampai - sampai seperti akan meledak! . Bahkan manajer yoo sampai melihat data diriku kembali untuk memastikan aku siapa.


Saat ini jam menunjukan jam 12 siang waktunya makan siang ... Semua rekan kerjaku akhirnya mendekatiku setelah beberapa hari mereka diam tanpa sepatah katapun.


" rachel , apa sebenarnya hubunganmu dengan bos ? "minji mencoba memulai pembicaraan .


Aku yang terkejut segera memandang mereka satu persatu.sambil berkata dalam hati.kalian semua akhirnya membuka mulut kalian dan bertanya!


" hummm..tidak ada hubungan apa - apa! Hanya kebetulan saja aku sedikit menolong bos .itu hanya ....jenis pertolongan yang aku bersedia melakukan untuk siapapun." aku berbicara sambil tersenyum mencoba meyakinkan mereka semua.


" jika itu pertolongan kecil , lalu kenapa kamu tidak bisa membicarakan tentang itu?" celetuk yuri.


" benar sekali " sodam ikut menimpali .


Akupun terkejut dengan tatapan yuri ., saat akan menjelaskanya ucapaku dipotong oleh sodam .


" kenapa kau ragu membicarakannya ..." ucap sodam sambil melihat kearah yuri .


" kamu pikir kamu sedang syuting film motivasi tahun 90an ?"yuri berbicara kearahku .


"itu benar . Dan lagi , mengapa bos tidak memberimu kotak hadiah ? Sebaliknya dia mengirimu kotak makan siang .. Kenapa itu ? " ucap sodam sambil memberikan penekanan disetiap kata - katanya .


" itu benar!" yuri ikut menimpali.


mendengar perkataan sodam untuk beberapa saat aku dibyat bingung karena tidak tahu apa yang harus aku katakan.


" ya , cepat beritahu kami kenapa ? " minji ikut menimpali juga . Diikuti oleh beberapa dari mereka . "-ya ,ya! beritahu kami , rachel !"


"rachel , foto copi dokumen ini ." manajer yoo sambil menyerah beberapa dokumen .


" baik...!baik....!baik....!" aku segera bangkit dari mejaku sambil tersenyum. Untuk saat ini aku berterimaksih kepada tuhan...dewa . Telah mendatangkan manager yoo fiwaktu yang tepat.


"" tunggu sebentar.. ""- "rachel"- "kamu belum menjawabnya !"-" kenapa kamu pergi tanpa mengatakan apapun ?" semuanya bergantian berbicara untuk memanggilku .


namun aku tak menghiraukannya dan kembali mengerjakan tugasku.


" bergosip sepanjang hari , tidak fokus pada pekerjaan! " ucap manajer yoo dengan penuh kemarahan .


Semua orang yang mendengar hal itu segera kembali bekerja . Mereka lupa kalau saat ini jam makan siang .


"kalian terlalu banyak waktu bebas , bukan ?" manajer yoo kembali mengomel dengan kurun waktu yang cukup lama. Untuk mendisplinkan pegawainnya.


hanya setelah satu minggu makan siang hati babi ,aku tiba -tiba punyak banyak rekan kerja yang mengajakku keluar makan malam setelah bekerja.


" rachel , rachel , aku punya lipstick ini , warnanya sangat bagus .akan cocok sekali untukmu.ini , cobalah . Itu dari hongkong ambil cepat dan pakailah ." minji sambil menyodorkan lipstik kearahku .. Aku yang terlihat kebingungan hanya mengambil lipstik itu dengan senyuman .


"tentu saja , kulit rachel sangat putih , pasti kelihatan bagus untuknya . Tidak seperti kamu gelap sekali seperti mak lampir." ucap yuri . Aku yang mendengar pujian yuri segera memegang pipiku sambil tersipu malu.


"aku ? Kulit gelap apa?" ucap minji neninggikan suaranya kearah yuri.


"haruskah aku menggambar tahi lalat mak lampir padamu?" ucap yuri tak mau kalah .


"tidak!.." ucap minji


Aku yang tak mau situasinya memanas segera memotong pembicaraan minji.


"terimakasih , sungguh !" ucapku sambil tersenyum kearahnya.


"lihat suasana hari ini cerah dan indah! Bahkan minuman kita sangat berwarna.hanya melihatnya saja membuatku bahagia.tentu saja , tidak peduli kemanapun kamu pergi semua berwarna dan penuh kebahagiaan.hahahahah" ucap minji sambil tertawa.yang membuatku malu atas setiap pujiaannya untukku.