DAY DREAMIN

DAY DREAMIN
DAY DREMIN BAB 6.HANYA SEBUAH SAPI PERAH



Aku berjalan keluar ruangan untuk mencari udara segar .sepanjang perjalanan pikiranku dipenuhi banyak pertanyaan . Seperti kenapa sumber daya manusia mengeluarkan orang yang dipilih maneger yoo.dan memasukanku diposisi ini.dan apa yang dikatakan sodam dan lisa '' bagaimana aku bisa tahu,lagipula dengan kualifikasinya yang biasa-biasa saja apa hak yang dia miliki untuk bekerja diface.''. Dan yang menjadi pertanyaanku , jadi pendatang baru harus ikut kursus pelatihan 3 hari.sedangkan aku sama sekali tidak melakukan pelatihan.semua yang aku dapatkan adalah pemberitahuan melalui telepon dan kemudian membahas tanggal mulai.kenapa? Aku terus menghibur diriku sendiri bahwa sumber daya manusia sedang memilih mutiara lumpur agar permata mereka bisa bersinar.sekarang jelas kelihatannya..


1 BULAN YANG LALU dirumah sakit cloud


'' nona Rachel '' dia memanggil namaku dengan suara yang lembut.


'' ya'' aku menatap nya dengan tertegun


''golongan darah AB , RH negatif ? (mendengar hal itu aku hanya menjawab dengan anggukan) adikku memiliki golongan darah yang langkah seperti kamu.dia baru saja masuk keruang operasi.tapi persediaan darah di bank darah dirumah sakit tidak cukup.aku harap kamu bisa tetap disini untuk berjaga, kalau kami butuh darahmu."


aku yang masih tertegun seketika tersadar .


" aku sangat bersedia mendonorkan darahku .tapi bisakah aku bertanya?''


'' ya silahkan ''


'' bagaimana kamu tahu kalau aku AB negatif ? juga .. siapa kamu ?''


Jadi sehun tidak menginginkanku menjadi asisten keuangan.dia hanya menginganku menjadi sapi perahnya.tapi darah panda seharusnya tidak sulit ditemukan.kenapa menyimpan ''bank darah '' hidup diperusahaan? Heeem ..perasaanku suram sekali.sepertinya aku menjual darahku.bukan otakku untuk bekerja. Karena terlalu asyik mengomel dengan diriku sendiri aku tidak menyadari kalau kakiku sudah membawaku sampai di lantai paling atas . Dan betapa terkejutnya aku kalau digedung kerjaku ada tempat sebagus ini . Dan Aku bisa melihat pemandangan kota dari atas sini. Aku menoleh kebelakangku yang terdapat kaca besar yang sama sekali tidak terlihat didalamnya ada apa.aku mencoba menengoknya berkali - kali tapi tetap tidak terlihat apa-apa.


Dan akhirnya aku berfikir kalau tidak ada siapa-siapa disini selain aku . Jadi aku memutuskan untuk bersantai disini sejenak sambil melihat pemandangan kota . namun pikiranku kembali mengngingat alasan kenapa face memilihku.


''jadi .. Ini kesalahan besar.aku bukan karyawan milik face. Bukan milik seoul.rachel,,,kamu jelas sapi perah .hak apa yang kamu miliki untuk mencapai kesuksesan tinggi.sukses hanya sebuah impian ,(saat aku sedang menangis tiba-tiba turun salju) bersalju.ini salju pertama kali yang kulihat diseoul"" aku seketika menghentikan tangisanku dan menikmati setiap butiran salju yang jatuh dari langit.


seperti sedang menghiburku saat ini.


Sementara itu dibalik kaca hitam itu ada dua orang laki-laki yang sedang berbincang dan salah satunya sedang menatap kecendela.


''dateline dalam waktu 4 jam semua orang benar-benar berusaha keras.bicara sejujurnya ,aku yang harus bertanggung jawab .jangan salahkan mereka.mereka benar-benar tidak bisa disalahkan.''ucap suho


''hanya saja...mereka hanya mau mencari kambing hitam.itulah yang paling membuatku marah.''ucap sehun dengan wajah dinginnya sambil berjalan keluar membawa mantelnya.


Saat aku sedang menikmati salju betapa terkejutnya aku ada yang memasangkan mantel kepadaku . Dan saat aku menoleh kebelakang alangkah terkejutnya lagi yang memberiku mantel adalah presdir sehun.


''presdir.'' ucapku dengan gugup.


ptesdir tanpa mengatakan apa-apa hanya menatapku dan aku juga membalas tatapannya.''disaat ini...aku tiba-tiba merasa....seperti aku pemeran wanita utama dalam film korea .''batinku sambil senyum-senyum.


''kamu..kamu seharusnya tidak berada disini.''ucap sehun sambil tersenyum tipis


''apa?''


''aku bilang kamu tidak boleh datang kesini.selama masa pelatihan ,apakah kamu tidak dengar? Tempat ini milik kantor presdir.''


''saya...saya tidak hadir di pelatihan staf.'' ucapku dengan berwajah sedih .


''bagaimana bisa?'' tanya sehun dengan wajah penasaran.


'' saya sendiri tidak tahu kenapa.saya tidak melewati pelatihan staf tetapi mengapa saya dilantik dalam perusahaan face?'' ucapku sambi menatap wajahnya.


''terakhir kali dirumah sakit , bagaimana kakak anda tahu kalau saya mempunyai golongan darah yang sama dengan anda ?''


''kami berhak untuk mengakses semua informasi karyawan diperusahaan ini.apakah kamu punya pertanyaan lain?'' ucap sehun dengan wajah dingin.


Mendengar hal itu aku hanya bisa menggelengkan kepala.dan untuk beberapa saat kami hanya saling diam . Menyadari kalau aku disuruh segera meninggalkan tempat aku segera pergi meninggalkannya sendiri tak lupa aku mengembalikan mantel yang ia berikan kepadaku.


''terimakasih '' aku sambil memberikan mantelnya .


Tanpa menjawab sepatah katapun sehun hanya menerima mantelnya kembali.dan menatap kepergianku dengan penuh makna.


sore harinya dilapangan basket .


''lay ... nona rachel yang mendonorkan darah,apa posisinya di departemen keuangan?'' ucap sehun ingin tahu .


''rachel.asisten keuangan..apa kamu lihat bagaimana gugupnya dia hari ini. Sepertinya dia berpikir langit akan jatuh.dia cukup sederhana.'' ucap lay sambil tersenyum.


''selain menolong ,, seperti apa perfoma kerjanya?''


''itu aku tidak tahu.siapa menurutmu yang akan menginformasikan kita tentang seorang seketaris?ada apa?''


''tidak ada apa-apa.bagaimanapun juga ,dia hanya darah bagi kita.tidak ada lainnya.''


''aku pernah dengar ini.''kredensial memperkejakan khusus'' ini yang sudah ditetapkan oleh presdir sebelumnya.''


''kamu tahu tentang ini?''


''ini rahasia umum,,,, kepala SDM memberitahuku.bukan karena mereka tidak memiliki setandar apa-apa,hanya saja antara dua individu dengan kredensial yang relatif sama,mereka pasti akan memilih orang dengan ''darah panda '' (AB positif).aku rasa tidak ada yang salah dengan ini.kita tidak memaksa karyawan untuk memberikan darahnya."


"tetapi meminta seorang karyawan untuk mendonorkan darah kepada putra presdir,permintaan seperti itu permintaan yang tidak bisa ditolak."


"tapi seorang ayah menjaga anaknya itu benar-benar bisa dimengerti.dan dalam hal ini ,rachel senang untuk menolong.aku rasa kamu tidak perlu memikirkan tentang ini.jika kamu singkirkan peraturan ''mempekerjakan'' sekarang.aku rasa itu tidak akan adil untuk semua calon karyawan berdarah panda.pikirkan tentang itu.departemen SDM mungkin akan sengaja menghindari orang-orang itu .itu bahkan mungkin berakibat wawancara darah panda berkualitas tinggi tidak akan terpilih dan rachel mungkin akan dipecat .bukankah kamu ikut campur akan menjadi sia-sia?''


mendengar apa yang dibicarakan lay ,, sehun hanya mengambil nafas dalam dan berdiri dari duduknya.


''kalau begitu jangan bicarakan tentang itu.ini akhir dari cerita ini.'' ucap sehun sambil mentap lay.


Sedangkan lay hanya membalas dengan anggukan.


Sementara itu ditempat lain aku sedang berjalan menuju kafe dekat rumahku .


''anda mau pesan apa ?'' ucap pelayan


Aku pun berdiri didepan papan menu sambil melihat daftar menunya.


''(baiklah ! Aku akan berhenti minum latte terlebih dahulu .berhenti terpaku dengan pria lama ,kurangi berat badan dan bertemu lagi dengan wajah baru !"ucapku dalam hati aku berusaha menyemangati diriku sendiri untuk berubah menjadi lebih baik namun kenyataannya) bisakah aku memesan latte ,,dengan banyak sirup.""


Dan saat ini dirumah.......