DAY DREAMIN

DAY DREAMIN
DAY DREMIN BAB12. BERKENCANLAH DENGANKU !



Aku mencampurkan kuah kimci kedalam supku . Dan mulai mengaduknya ,, namun sepertinya sehun tidak menyukainya . Itu semua terlihat jelas diwajahnya bahkan dia sempat mual melihat caraku makan.


''apa kau sudah makan? Ini yang terbaik setelah minum-minum.shuuu....(aku meniup makananku dan mulai memakannya dengan lahap meski makanannya masih panas) oh ! Segarnya."


"kau bayar ini, karena kemarin aku sudah bayar ." ucap sehun sambil meminum minumannya.


'' tidak apa-apa ,kau boleh menguranginya dari kompensasi pengunduran diriku.''


''kau begitu kolot untuk ukuran kondisi perekonomian seperti ini!''


'' ahhh panas!( aku sambil terus melahap makananku) tidak ada hidup yang mudah . Aku hanya akan hidup dengan kolot. Owww panas " ucapku sambil mengusap bibirku.


"hidup memang tidak mudah, tapi menjadi kolot tidak akan memiliki gaji bulanan." ucap sehun sambil memandang wajahku.


"yah ,tidak bisa membandingkan pekerjaan ini dengan apapun karena mereka menggajiku cukup tinggi.dan aku perlu menabung untuk mendapatkan pinjaman dan membuka toko atau apapun.atau aku akan setengah terbunuh kalau saja ibuku tahu aku berhenti.haruskah aku menutup mataku sekali saja dan melupakan seperti tidak ada yang terjadi ? Ahhh dia benar-benar tampan.bagaimana dia bisa menjadi keponakaan nyonya ikan kembung? Apakah orang tuanya juga seperti bibi jiho? Bukankah setiap karakter pangeran seperti didrama terkenal selalu punya rahasia tentang keluarga mereka."aku berbicara sendori dalam hati sambil sekali-kali memandang sehun .


"hhemm...baiklah ,kalau seketaris keuangan terus saja ganti dan stock darah panda berkurang ada kemungkinan menanggung kerugian selama mengelolah perusahaan .aku memilih tidak bertanggung jawab , jadi aku akan bersabar okay ? Kalau begitu, mulai bulan ini aku akan diterima sebagai karyawan penuh?(aku berbicara sambil tersenyum kearah sehun . Namun sehun tidak berkata apa -apa hanya memandang wajahku penuh makna. yang membuatku menjadi gugup) emmm ... Kalau berlebihan , bagaimana mulai bulan depan?(sehun tidak juga menjawab namun hanya memandang wajahku) hemm... Kalau seberat itu, bagaimana kalau menaikan gajiku 15%?(sehun kembali tak menjawab dan hanya memandangi wajahku) 10 %..tidak?" akupun mulai putus asa . Jadi aku memilih untuk menghentikan pembicaraan dan kembali memakan makananku.


" tidakkah melelahkan selalu pergi kencan buta ?" ucap sehun


"omo...sepertinya kau tidak seharusnya mengkhawatirkan tentang orang lain."


"apa kau sedang pacaran dengan seseorang?"


"heeh..apa kau menertawakan aku ? Huh ? Maksudku kalau aku punya pacar ,kenapa aku mau menghabiskan hari libur emasku untyk kencan buta? Kau punya keahlian khusus untuk menertawakan orang lain" ucapku dengan nada yang kesal.


"nona rachel..."


" ya?"


" haruskah kita mencoba pacaran?"" ucap sehun secara tiba-tiba.


Aku yang terkejut dengan pernyataannya tanpa sengaja menyemburkan mie didalam mulutku dan mengenai wajahnya.


Sementara itu pagi ini dirumah anna sedang bersiap membuat sarapan.


"pada saat natal , dia mengobrak - abrik hariku ya tuhanku ini pertama kalinya dia tidur diluar rumah .siapa laki-laki itu?! Yang mampu membuat rachel tidak pulang kerumah . Apa anak ini pura-pura bersikap tidak punya pacar dan menyembunyikan hubungannya selama ini? Hahahahah.. Yah, siapapun pria itu, selama musim gugur aku berani taruhan mereka pasti sudah putus.tunggu sebentar !!! Dia tidak boleh punya perut gendut sebelum dia menikah.eh-siapa peduli .. Kita toh bisa menuntutnya dipengadilan. Hahaha " ucap anna sambil memotong tahu.


Dan saat ini aku dan sehun berjalan berdampingan dengan canggung.sehun yang melihat taxi segera berlari dan menghentikannya .


"masuklah " ucapnya kepadaku.


" huh .. Ada apa dengan taxi ini?" ucapku menggerutu . Aku hanya melihat kearah sehun lalu pergi menjauh.


Sehun yang tahu akan hal itu segera minta maaf kesopir taxi dan berlari mengejarku.


"ah...kau mau kemana?" ucap sehun sambil membuntutiku dari belakang .


"apa kau tidak lihat aku mau bekerja?"


"aku tidak bisa naik bus , kita naik taxi saja "


"apa maksudmu tidak bisa naik bis? Apa kakimu terbuat dari mas ?"


"kita naik taxi saja?" ucap sehun sambil menarik tanganku.


"tidak,aku bilang tidak mau! Aku bahkan tidak tahu akan dipecat aku perlu menghemat uangku." aku sambil melepaskan genggamannya .


"aku yang akan bayar"


"aku tidak mau jadi serakah , murahan atau kotor.kau mungkin akan bicara tentang kita pacaran setelah membayar taxinya iya kan? Chi-oh-lihat , busnya'' aku sambil berlari kearah pemberhentian bus.


dan sehunpun mau tidak mau ikut naik bersamaku.


''dan seperti aku tanyakan , kenapa kau tidak mau?''


''apa menurutmu masuk akal bertingkah seolah-olah kita pacaran didepan ibumu?aku tidak bisa ambil bagian dalan kebohongan semacam itu . Dan juga bukankah lebih baik kau coba membujuk bibimu? Aku sangat membenxi kencan buta sampai -sampai aku merasa perlu untuk menciptakan kebohongan tentang hubungan pura-pura.''


''' setelah kau bertemu denganya sekilas kau masih bisa mengatakan itu ?''


'' yak ampun ...kau bahkan tidak bisa membujuk bibimu sendiri tapi kau berani menjalankan bisnis?''


''bangkitlah''


'''perjalanan ini masih panjang''


'' aku minta kau bagi tempat duduk''


'' apa? Huh...omo '' ucapku dengan wajah terkejut.karena sehun tiba-tiba menarikku untuk bangkit dan mengambil tempat dudukku.


'' mulai sekarang ,selagi kita berkencan aku menolak naik bus atau subway.''


'' benar-benar brengsek''


'' kau akan menjadi karyawan resmi mulai bulan ini.''


''apa?'' ucapku sambil mendekatkan wajahku kearahnya .


'' karyawan resmi '' ucap sehun balik menatapku.


Akupun yang mendengar hal itu hanya tersenyum antara malu dan senang menjadi satu.


Dan saat ini bus yang kami tumpangi berhenti ditempat tujuan dan untuk sampai ke perusahaan aku masih harus berjalan kaki 5 menit . Tentu saja sehun masih mengikuti dibelakangku.


'' aku tanya kau satu hal ,, kenapa aku? Kenapa kau memilihku ambil bagian dalam hubungan pura-pura seperti ini? '' ucapku sambil berbalik badan menghadap sehun.


'' karena kita memang tidak pernah saling menyukai satu sama lain''


'' apa?''


'' kita berdua sama-sama menganggap satu sama lain adalah brengsek .''


'' lihat, aku berpikir bahwa kau brengsek itu memang benar .''


'' pemabuk,pemukul,pengompol itu sama sekali bukan tipeku , kau tahu?''


''apa kau mau terus menerus mengejekjy tentang sesuatu yang bahkan belum pernah terbukti?''


'' apapun itu, kau kelihatan seperti orang yang memahami posisimu dengan baik .tahu bagaimana mengatur dirimu sendiri dalam situasi apapun , pria macam apa yang membuatmu ingin bersamanya.mengetahui ini , aku tahu nantinya kau tidak akan mengejar laki-laki sepertiku kan ?'' ucap sehun sambil tersenyum menggoda


'' tunggu, jadi kau bilang aku akan menyukaimu nantinya ?''


Sehunpun menjawabnya dengan anggukan .


' wahh kau benar-benar raja miji''


'' apa pula itu raja miji?'''


''' kalau kau begitu penasaran lihat saja keatas.'' ucapku sambil balik arah namun tiba- tiba sehun menarik tanganku.


'' aku akan membayarmu .berapa yang kau minta?'' ucap sehun dengan angkuhnya .


'' kau harusnya tidak hidup seperti itu .. ohhh karena kau sepertinya menyelesaikan semua masalahmu dengan uang . Aku akan mengatakannya kalau kau mau memberikan seluruh perusahaanmu aku akan mempertimbangkan'' ucapku sambil melepaskan genggaman tangannya .


'' kenapa kau terus mengatakan tidak?dariapada hanya sekedar mengatakan tidak,,,,berikan aku alasan . Alasan yang masuk akal.''