
Saat aku bangkit dengan wajah yang kebingungan . Seorang laki - laki paruh baya menyodorkan beberapa berkas kehadapanku.
'' ini kontraknya " pria itu sambil menyodorkan filenya . Aku yang tak bisa berkata-kata hanya mengambil dokumen itu dalam diam.
" cepat pergilah.....lari " ucap manajer yoo
Aku yang mendengar hal itu segera berlari dengan kecepatan penuh.
tak berselang lama akhirnya aku sampai diruangan seketaris lay .
" pak lay tidak pernah memintaku untuk menyimpan kartu,bagaimana kalau kamu pakai kartuku dan cari seketaris manager senior kim.'' ucap seketaris lay sambil menyodorkan nametagnya .
Akupun menerimanya sambil kembali berlari mencari seketaris manager senior kim.
'' lia baru saja memberitahuku , dia bilang manager senior kim pergi rapat dengan lay.'' ucapku , tapi belum selesai aku bicara seketari itu sudah memberikan nametagnya kepadaku.
"direktur tahu tentang ini pergilah."
Sementara itu diruang rapat sudah berkumpul pemilik perusahan software hourse dan presdir sehun. Mereka sudah mulai menandatangani kontraknya.
Sementara aku disini hanya berputar - putar sambil menggenggam banyak nametag ditanganku.
" sepertinya memang benar bahwa aku adalah wanita yang bodoh benar- benar bodoh hingga hanya keberuntungan bodoh yang menempel kepadaku.aku hanya berharap ketika waktunya tiba , seluruh dunia akan menolongku ." ucapku dalam hati sambil terus berlari .hingga akhirnya aku sampai diruang rapat . Saat aku masuk kedalam betapa terkejutnya aku . Hanya ada presdir diruangan itu.
''presdir.(''mati aku , aku akan berubah dari penyelamat keluarga face menjadi si pendosa bagi face .'') itu...itu...itu.. Kontraknya belum ditandatangani ? Hah ... Anda jelas tidak boleh menandatanganinya ! Kontraknya kekurangan angka nol.ini adalah kontrak yang benar . Maaf,maaf , maaf ! Maaf ,maaf!" aku sambil berkali-kali membungkuk.
" perjanjian itu sudah ditandatangani." sehun berbicara dengan menunjukan wajah dinginnya.
"(" berakhir sudah ..,berakhir , benar-benar berakhir") ahhhh...maaf,,maaf,,maaf ! Ini semua salahku .aku telah membuat malapetaka.maaf,,maaf,,maaf!hahh maaf presdir ini semuah salahku"aku sambil kembali membungkukan badanku dan menangis . namun tiba-tiba presdir mendatangiku dan mengangkat kepalaku.
"kamu...kamu tidak menyebabkan malapetaka besar pada perusahaan." ucap sehun
" apa maksud perkataan presdir barusan? Kalau aku tahu sebelumnya akan jadi seperti ini , aku akan mendonorkan 1000cc darah." ucapku dalam hati sambil memandangi presdir tanpa berkata apa-apa.
tiba-tiba lay dan seketaris presdir masuk keruang rapat . Mengetahui lay sudah datang sehun segera keluar sambil merebut semua nametag nama yang kubawa tadi.setelah kepergian sehun seluruh kakiku lemas dan tanpa sadar aku menjatuhkan tubuhku kelantai sambil menangis . Namun dengan sigap lay menangkapku .
"" eee " ucap lay sambil menangkap tubuhku.
" mati aku....aku bakal binasa. Aku akan segera dipecat ." ucapku sambil menangis
Mendengar ucapanku laypun tertawa .
"haha ... Jangan khawatir uangnya tidak apa-apa." ucap lay sambil menatapku
"ah? Tidak ..ini...aku sedang membawa kontrak yang benar"aku sambil menunjukkan dokumen yang kubawa.
"kamu pikir siapa presdir kita, matanya sangat tajam.dia melihatnya dan merubah nilainya sebelum ditandatangani.oleh karena itu jumlahnya benar ."ucap lay sambil ter senyum kepadaku.
"" ahh ,,, itu bagus."aku menunjukan perasaan lega.
Sementara itu dikoridor sehun dan seketarisnya melda .
"beritahu semua manager didepartemen penelitian dan pengembangan , departemen keuangan dan departemen pelayanan umun,dan semua seketarisnya untuk segera berkumpul"ucap sehun kepada melda sambil menyodorkan semua nametag yang ia bawa.
"baik "ucap melda
meskipun aku terlambat dalam penandatanganan kontrak,setidaknya kami tidak perlu membayar seumur hidup kami.tidak, seharusnya 2 kali hidup kami,tiga kali lipat penghasilan.tetapi semua orang diposisi general manajer diharuskan untuk bercemin diri.akankah manager menyalahkanku karena tidak memenuhi tugasku .
Manager yoo akhirnya masuk setelah berjam-jam diruang rapat .
"presdir mengatakan jika ini terjadi lagi ,aku harus mencari pelari cepat untuk menjadi asisten keuangan." ucap manager yoo sambil menatapku.
"maaf" ucapku dengan perasaan bersalah.
"manager ...apa yang kamu katakan?" ucapku dengan wajah yang tidak percaya , dengan apa yang barusan aku dengar.
"aku berbicara tentang kamu! Universitas kelas 3 , kemampuan kelas 3,kamu kelihatan seperti orang tak berguna , dan kamu memang tak berguna.obat apa yang selama ini kamu minum untuk otakmu .kamu lebih baik memikirkan tentang bagaimana kamu akan lulus masa percobaan ini ."ucap manager yoo sambil berjalan pergi .
Mendengar hal itu aku hanya bisa diam tanpa bisa berkata apa-apa.
sementara itu didapur sodam dan lisa sedang membicarakanku.
"lisa ,sebenarnya latar belakang macam apa yang dimiliki oleh rachel ? Apakah dia teman lay ?" ucap sodam
"bagaimana aku tahu , tapi terlepas dari itu , latar belakangnya pasti cukup kuat.kalau tidak ,dengan kualifikasinya yang lebih dari biasa,hak apa yang dia miliki sehingga face mempekerjakannya "ucap lisa dengan wajah yang terlihat jelas tak menyukaiku.
"benarkah begitu ?lalu kenapa manager tidak memperlakukan dia dengan pura - pura?"
"apa kamu tidak tahu keperibadian manager?dia melihat kemampuan dan pekerjaan adalah pekerjaan.dia tidak suka mereka yang menggantungkan pada hubungan .itulah sebabnya sudah 15 tahun dan dia tetap manager" ucap lisa .
"tapi kata-katanya terlalu kasar .rachel bertindak atas perintahnya dimenit terakhir , itu tidak mudah.tidak apa... Orang seperti dia , mereka selalu ditutupi dengan nasib buruk , jika kamu berhubungan kamu tidak akan bisa membersihkannya bahkan setelah 3 bulan.dia akan segera dipecat juga.aku tidak mau punya nasib buruk dengan dia ."ucap sodam dengan menggebu -gebu.
"minji.." panggil yonggi
"yonggi" sapa balik minji .
Mendengar hal itu lisa dan sodam segera menoleh kebelakang . Mereka terkejut aku berada dibelakang mereka dengan minji. Aku sudah berdiri sejak tadi dibelakang mereka awalnya aku berniat untuk membuat kopi tapi malah berujung mendengarkan pembicaraan mereka yang sedang membicarakanku.
"apa kamu lihat drama korea semalam " ucap sodam sambil berjalan melewatiku diikuti oleh lisa .
"ya , aku melihatnya .itu bagus"ucap lisa
"yonggi ,apakah kamu sudah dapat tempat tinggal ?" ucap minji
"aku sudah menemukannya ,tapi agak jauh dari kantor,meskipun begitu masih nyaman untuk ditinggali" ucap yonggi yang masih sibuk membetulkan dispenser .
"baguslah"ucap minji sambil manggut -manggut.
"ahhhh" yonggi melempar obengnya . Tanganya tersengat aliran listrik.
"apa kamu tidak apa-apa?" minji berbicara dengan wajah yang khawatir .
"aku tidak apa- apa .hanya terbakar sedikit "ucap yonggi sambil memegang jarinya.
"apa itu sakit?" ucapku sambil mendekati yonggi.
"ahhh ... Aku tidak apa-apa."
"kalian sudah saling kenal satu sama lain?" ucapku penasaran
"kami bertemu dalam pelatihan 3 hari .dia bekerja sebagai asisten direktur didepartemen pelayanan umum.dia lulusan dari universitas bisnis ******. dan aku dari ****."ucap minji menjelaskan panjang lebar .
"tidak seperti dia, dia sudah kuliah di seoul dan menjadi orang seoul juga." yonggi sambil tertawa
"pelatihan 3 hari?"ucapku bingung karena aku tidak pernah menghadirinya.
"iya, akhir agustus,kita ada pelatihan 3 hari.rachel seharusnya digrup yang sama dengan kita.bagaimana aku tidak ingat ada kamu.?apa nomermu ?aku nomer 2." minji melempari ku dengan banyak sekali pertanyaan seperti bom atom .
"ahh....ya aku pergi duluan."ucapku , karena aku bingung harus menjawab apa .
"pergi...? Pergi kemana ?"ucap minji
Saat aku pergi meningalkan mereka berdua sendiri .aku terpikirkan satu hal ..kenapa?