DAY DREAMIN

DAY DREAMIN
DAY DREMIN BAB 13 . SURAT PENGUNDURAN DIRI



''' kemarin aku sudah mengatakannya padamu aku ini tidak sepertimu yang punya begitu banyak uang dan waktu . Yang tidak seperti kau bisa leluasa naik kapal ferry menyebrangi lautan pasifik. Dan itu sebabnya aku ingin saat umur 23 , 24 aku bertemu dengan belahan jiwaku dan menyebrangi lautan pasifik bersamanya .itu artinya aku tidak punya waktu untuk menciptakan kisah cinta rekaan.dengan seseorang yang bahkan tidak tahu seperti apa perahu perahu yang kecil itu . Apa kamu mengerti ?. Dengan itu aku akan pergi kerja . Kau boleh masuk lima menit setelahnya untuk menghindari salah paham tentang kita.'' ucapku sambil pergi meninggalkan sehun sendirian.


jam menunjukan pukul 10 malam dan aku sedang mengerjakan pekerjaanku dikamar.


sambil menghela nafas panjang aku menoleh ke kanan melihat foto orang tuaku yang terpajang didekat kamar tidurku.


akupun mulai mengingat perkataan orang tuaku sebelum aku berangkat ke seoul untuk bekerja.


'' rachel,,ada banyak mobil dan orang dikota besar.kamu harus hati-hati ketika kamu pergi dan pulang kerja.jangan buru-buru dqn kikuk asal-asalan .'' ucap ibuku sambil menjahit kantong namaku.


'' jangan mengambil apa yang bukan milikmu.dan jangan merendahkan diri kepada orang yang berbeda.'' ucap ayah


''apa maksudmu jangan merendahkan diri kepada orang yang berbeda? Diperusahaan besar seperti itu , dia kurang lebih harus menimbang kata-kata orang lain dan membaca wajah orang lain.rachel bukan gadis yang kompetitif .kamu tidak mengijinkan dia untuk memiliki ambisi tinggi dan terus mengajarkan ide-ide kuno.apa yang akan kita lakukan jika putri kita dimanfaatkan?'' ucap ibu sambil mengomel kearah ayah.


'' aku hanya mengharapkan stabilitas dan karir yang bagus , itu cukup.ibu tidak perlu khawatir.'' ucapku dengan nada yang manja . Membuat ayah tersenyum.


'' dari kamu kecil, aku sudah tahu kamu akan memiliki masa depan yang menjajikan .jika aku bilang kamu akan berhasil , kamu pasti akan berhasil.'' ucap ibu sambil tersenyum membuatku ikut tersenyum.


''putriku, tentu saja akan sangat berhasil! '' ucap ayah dengan penuh penekanan.


Mengingat kata - kata ayahku membuatku merasa lega dan kadang memberiku banyak tenaga . Namun saat ini aku sedang tidak baik-baik saja .


'' ayah ... Ibu..ternyata ,perusahaan tidak benar-benar merekrutku karena kemampuanku .aku telah mengecewakan kalian.'' ucapku dalam hati ..


Sedangkan anna yang melihatku melamun segera mengejutkanku dari belakang .


''rachel,,apa yang sedang kamu lakukan?(aku yang terkejut segera menghapus air mataku dan menutup nootbookku . Anna yang mengetahui itu segera menghampiriku dengan panik) kamu kenapa? Sini, sini .biar aku lihat. Pengunduran diri? Kamu mau mengundurkan diri?" ucap anna meninggikan suaranya kearahku.


"apa yang kamu katakan?" teriak yoona dari belakang sambil memegang spatula.


Dan saat ini diruang makan


" rachel, tidakkah kamu terlalu berlebihan tentang masalah ini, bukankah kamu nanti membuatnya terlihat sangat rumit? Pikirkan tentang itu dengan pengaruh keluarga lee , mencari sumber darang untuk adiknya bukanlah hal yang sulit.kenapa harus pergi jauh-jauh untuk mempekerjakanmu diperusahaan?selain itu,berapa banyak darah yang kamu berikan waktu itu? Jelas tidak cukup untuk menebus biaya mempekerjakanmu.( ucap yoona mencoba meyakinkanku sambil menatap anna . namun anna menyuruh yoona tetap berbicara . Agar aku mau mengerti dan menggagalkan keputusanku) rachel,jadi ,pertama-tama, aku merasa bahwa kamu pasti memenuhi kriteria pekerjaan perusahaan .itu hanya kebetulan saja kamu juga memiliki golongan darah AB-RH negatif.jadi mereka dengan nyaman meminta bantuanmu.itu sangat masuk akal." ucap anna sambil menatapku.


"" jika benar-benar karena itu ,terus kenapa aku tidak seperti karyawan baru yang lain . Yang mengikuti pelatihan 3 hari?" ucapku sambil cemberut .


"bruk... " suara tangan memukul meja.


"oh,, aku sangat marah sekarang,rachel , dengar aku baik-baik.tukar tempat denganku !biarkan saja aku mendonorkan darahku,aku akan bersedia mendonorkan separuh hidupku untuk mendapatkan pekerjaan itu." ucap anna sambil membentakku.


"anna" ucapku belum sempat aku melanjutkan anna sudah memotong pembicaraanku sambil memukul meja .


" aku katakan padamu ,apa yang dikatakan anna itu benar."tidak penting daribmana pahlawan berasal " rachel , kamu terlalu meremehkan dirimu sendiri ." ucap yoona ikut menimpali.


Kamipun untuk beberapa saat tenggelam dalam diam dan sesekali menarik nafas panjang.


" ayo makan " ucap anna .


yoonapun meraih sumpitnya .sedangkan aku untuk beberapa saat mencoba menata otakku. Seberapa keras aku mencoba aku tidak mendapat jawabannya . Dan pada akhirnya aku memilih menyerah dan mencoba melahap makanan didepanku.anna dan yoona terkejut saat aku memakan makananku dengan lahapnya seperti tidak sedang ada masalah. Karena beberapa waktu lalu aku mengatakan sedang tidak nafsu makan . Aku yang menyadari mereka sedang tertegun melihatku ...


"aku harus makan,jika aku tidak makan ,bagaimana aku harus menambah darahku?aku masih harus mengalahkan bosku.hem.."


"itu benar " ucap anna dengan kikuk karena masih tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


"makan lah..." ucapku dengan mulut yang penuh.


"" makan...makan.makan " ucap anna sambil mengambil sumpitnya yang tergeletak.sedangkan yoona masih saja tertegun sambil menoleh kearah anna dan aku.


Pagi harinya saat aku terbangun aku melihat salju menutupi cendela rumahku.


" bersalju ! Hehehhe . Anna dan yoona ada benarnya .lagipula,takdir memberiku kesempatan untuk datang ke seoul .aku tidak punya alasan apapun untuk meremehkan diriku sendiri. Aku hanya bisa bekerja secara proaktif untuk memperbaiki diriku dan berjuang maju. Ayah dan ibu mengirimku keluar dari kota kecil kami dengan sikap yang besar seperti itu.aku tidak bisa begitu saja pulang ke rumah karena aku emosional tentang masalah sepele ini .aku tidak akan membuat malu ayah dan ibuku." ucapku pada diriku sendiri.


Sedangkan saat ini dirumah sehun.


Sehun sedang menginap dirumah bibinya .


"tuan , selamat pagi " ucap supir pribadi bibi jiho


" selamat pagi , paman kim" ucap sehun sambil menuruni tangga.


" mobil sudah siap"


"baiklah"


" nak , makan siangmu" ucap bibi sambil membawakan dua bungkus bekal makanan.


" kenapa ada dua?"


" ini untukmu , dan yang satunya untuk rachel . Dia mendonorkan begitu banyak darah untukmu. Dan dia sendirian di seoul tanpa ada yang memperhatikan dia. Jadi aku meminta orang dapur untuk menyiapkan satu kotak lagi.tolonglah aku , bawalah ini denganmu ke perusahan , dan minta seketarismu untuk mengantarkanya padanya .... Ehhh permintaan sekecil ini kamu tidak bersedia menolong ? Kalau begitu pak kim, aku harus merepotkanmu untuk pergi kesana" ucap bibi sambil tersenyum