DAY DREAMIN

DAY DREAMIN
DAYDREMIN bab 1. aku akan membantumu



bab 1. aku akan membantumu


saat ini jam menunjukan pukul 01.00 dan aku sudah terlelap dalam mimpiku . namun tiba - tiba handphoneku berbunyi . aku yang masih mengantuk mencoba mengangkatnya .


'' halo?'' aku menjawab dengan suara yang serak . dan dengan mata yang masih mengantuk.


''halo .anda nona Rachel ?''


'' hem''


''ini rumah sakit cloud yang menelpon. tolong segera datang ke rumah sakit cloud , bagian obstetri dan ginekologi . taxi sudah tiba dibawah , di depan rumah anda.''


aku tanpa menjawabnya kembali tertidur . namun tiba-tiba aku tersadar satu hal hingga menyadarkan mataku.


''ada sesuatu yang tidak benar , ini Seoul ayah dan ibu ada dikampung halamanku .siapa sebenarnya yang ada dirumah sakit? ( aku sambil bangkit dari tempat tidur ku ) departemen obstetri dan ginekologi...siapa itu? ''' aku berjalan keruang tamu mengambil jaket dan tasku . lalu turun ke bawah menghampiri mobil taksi yang sedang menunggu ku.


'' apa anda rachel?'' ucap supir taksi


''iya betul'' ucapku sambil masuk kedalam mobil.


'' baiklah , duduk yang benar .''


'' tidak '' ucapku dengan panik


'' bukankah anda rachel? '' ucap supir itu sekali lagi dengan kondisi mobil yang sudah berjalan.


''bukan..ya. itu aku.ehh pak tolong jangan hiraukan aku , aku sedang mengatur pikiranku .''


tanpa berkata apa- apa supir itu terus membawaku menuju rumah sakit yang dituju . 15 menit perjalanan akhirnya aku sampai didepan pintu masuk. sebelum aku keluar dari mobil. seorang pria menghampiriku.


'' apa anda nona rachel?''


''eem''


'' silahkan ikuti saya . '' laki - laki itu sambil membukakan pintu .


aku yang masih belum tahu apa-apa hanya bisa mengikuti dari belakang.


hingga laki - laki itu membawa ku kehadapan seorang wanita paruh baya yang sedang terlihat khawatir.


'' nona Rachel sudah tiba ''laki-laki itu sambil menyeret ku kehadapan wanita itu


mendengar kehadiran ku wanita paruh baya itu segera menghampiriku dengan wajah yang berlinang air mata.


'' nona Rachel,,nona Rachel,, anda harus menyelamatkan keponakan ku. andalah satu - satunya orang yang dapat menyelamatkan dia hari ini .tolong nona Rachel.'' ucap wanita itu sambil memegang lengan ku dengan erat hingga aku kesakitan.


'' kamu... menyakitiku '' aku berbicara dengan suara kesakitan. namun tanpa mendengar kan ku wanita itu tetap memegang tanganku hingga seorang pria datang dan mengatakan .


'' bibi , lepaskan tangannya.''


wanita itu kemudian melepaskan tangannya dariku .


'' nona tolong'' sambil menangis.


pria tadi kemudian mendekatiku dan membuatku sangat terkejut karena ketampanan nya .


'' nona Rachel '' dia memanggil namaku dengan suara yang lembut.


'' ya'' aku menatap nya dengan tertegun


''golongan darah AB , RH negatif ? (mendengar hal itu aku hanya menjawab dengan anggukan) adikku memiliki golongan darah yang langkah seperti kamu.dia baru saja masuk keruang operasi.tapi persediaan darah di bank darah dirumah sakit tidak cukup.aku harap kamu bisa tetap disini untuk berjaga, kalau kami butuh darahmu."


aku yang masih tertegun seketika tersadar .


" aku sangat bersedia mendonorkan darahku .tapi bisakah aku bertanya?''


'' ya silahkan ''


'' bagaimana kamu tahu kalau aku AB negatif ? juga .. siapa kamu ?''


dia yang tidak menjawab pertanyaan ku ,, tiba-tiba seorang pria datang memotong pembicaraan .


'' Rachel,, kamu adalah karyawan di perusahaan face, bukan? jangan katakan padaku kalau dalam waktu pelatihanmu , kamu tidak mempelajari tentang sejarah formasi perusahaan.dan kamu belum pernah melihat website perusahaan kita? ( aku yang mendengar perkataan itu hanya menunduk diam.karena memang aku belum melakukan semua itu ) kalau begitu biar aku kenalkan padamu , orang ini adalah wakil Presdir grup face.""


"" face... wakil Presdir,,kamu suho?..haaaa (kemudian dengan kesadaran penuh aku langsung membungkuk ) halo ..halo wakil Presdir .""


"" aku adalah lay dari departemen H&M apa kamu pernah dengar tentang itu?''


'' lay (aku yang mencoba mengingat namanya dan tak berselang lama aku segera mengingat nya. dia adalah laki-laki paling populer di perusahaan ) pangeran lay ?'' aku mengatakan mamanya sambil tersenyum.


''ijinkan aku memperkenalkan satu lagi, orang ini adalah bibi dari Presdir kita . nyonya jiho.''


'' nona Rachel, tolong bantu kami'' wanita itu sambil membungkuk.


aku yang masih bingung dengan situasiku sekarang hanya bisa tersenyum canggung.


kemudian seorang suster berjalan kearah kami memecahkan keheningan.


''siapa yang akan donor darah ? ''


'' aku ! aku! ''


'' kalau begitu silahkan ikuti aku .''


'' baiklah '' aku berjalan mengikuti suster sambil tersenyum kearah mereka.


'' nona rachel , terimakasih ''


''jangan kuatir! jangan kuatir !''


saat ini aku sedang berada diruang VIP. para suster sibuk mengambil darahku . setelah menunggu beberapa jam akhirnya proses pengambilan darah selesai.dan aku masih terbaring lemas di atas tempat tidur .


'' pertama - Tama , anda harus istirahat sekitar 2 jam , kalau tidak ada gejala yang tidak normal maka anda bisa pulang.''ucap salah satu suster kepadaku.


'' baik, terimakasih.'''


saat suster berjalan keluar,, lay berjalan masuk.


'' nona Rachel . dibanguni ditengah malam begini , aku rasa kamu belum sepenuhnya sadar.bagaimana ? apa kamu lelah ?'' lay mengajakku berbicara sambil tersenyum . yang membuat secara tidak langsung energiku kembali.


'' tidak,aku tidak lelah. aku baik - baik saja .''


'' besok kamu bisa mengambil libur. perusahaan akan memberimu libur sehari.malam ini , jika anda lelah, Anda dapat tinggal disini.''


''tapi tempat ini sangat mahal.''


'' untuk urusan biaya , kamu tidak harus mengkhawatirkan tentang itu. kamu mendonorkan sejumlah besar darah.bagaimana mungkin keluarga Lee memperlakukan penolong mereka dengan tidak baik? ( aku yang mendengar hal itu hanya mengangguk dan tersenyum ) kalau begitu istirahatlah , aku pergi dulu. apa kamu ingin aku membantumu menaikan suhu AC ? ""


""ahh. tidak perlu. terimakasih "" aku sambil tersenyum kearah lay


" kalau begitu aku akan pergi dulu."" sebelum pergi lay tersenyum kearah ku..


lay berjalan keluar menyusuri koridor dengan wajah tersenyum .kemudian langkah kakinya berhenti disebuah ruangan VVIP.


"" bibi , bagaimana keadaannya ?""


wanita itu langsung memeluk lay .


" akhirnya dia bisa melewati masa kritisnya , sekarang dia akan baik- baik saja. ''


'' sungguh?'' ucap lay dengan nada yang bersyukur.


'' iya''


'' nyonya ,, syukurlah Presdir sudah baik - baik saja '' ucapku sambil berlari kearahnya.


'' nona Rachel.. terima kasih banyak ! terima kasih !'' ucap ibu Presdir dengan wajah yang tersenyum bahagia.


'' terima kasih kembali. bisa menolong, itu kehormatanku.''


'' tanpa anda, aku benar-benar tidak tahu apa yang harus dilakukan hari ini.''


'' benar ! aku ingin memberikan Presdir ini .(aku sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam tasku) orang Dengan grup darah AB seperti kami selalu paling takut pada kecelakaan.sejak aku masih kecil , aku harus lebih hati-hati saat aku menyebrangi jalanan. jika ada kecelakaan mobil akan sangat merepotkan.ini dibuat oleh ibuku.lihat ini(aku mengeluarkan kantong yang didalamnya berisi nomor telepon keluarga ) ada kertas di dalamnya dengan golongan darah keponakan anda tertulis diatasnya.juga ada detail kontak Anda .ini akan baik jika selalu dibawa dengan anda."" aku mencoba menerangkan kegunaannya.


"" anda sangat perhatian.,....(aku yang mencoba memberikan kantong itu ,,namun tiba-tiba )....