DAY DREAMIN

DAY DREAMIN
DAY DREMIN BAB 10. APA YANG KAU INGAT



'' karena dia tidak pernah melakukan hal itu,dia menyembunyikan aku dan tidak mengenalkanku pada siapapun..'''


''dengan begitu dia bisa dengan mudah selingkuh.aku sudah tahu dari awal melihatnya kalau dia itu tukang seling....'' sehun langsung menutup mulutnya .


'' benar ,, aku pikir itu juga mencurigakan .kau selalu punya tatapan tidak menyenangkan padaku dan menertawakanku dengan tidak menyenangkan.hey kau . Dari bagaian mana kau mengingatnya ? Huh?( aku berdiri sambil memukul meja sedangkan sehun menatapku dengan wajah tidak enak ) cepat katakan padaku . Dari point mana yang kau ingat?''


'' semuanya''


'' semuanya? Hey! Dari bagian mana kau mengingatnya ?''


Sehun yang tak menjawabku malah melihat kearah buah dadaku . Yang basah karena soju . Mengetahui arah pandangan sehun aku segera menutupnya dengan boneka namun sehun hanya memandangku dengan senyuman.


'' apa yang kau sembunyikan ? Tidak ada yang bisa dilihat . ''


'' ihhhhh .... (aku sambil menunjuk kearahnya ) BRUKKK...( aku terjatuh saat akn duduk) AHH..."aku segera bangun dan merapikan tempat dudukku .


"" hahahahah" sehun hanya menertawakanku tanpa berniat membantuku.


"hey,,, kalau begitu kenapa kau bertingkah seolah -olah tidak tahu ?hah? "


" tidak ada untungnya aku mengatakannya padamu .sekali aku lakukan itu hanya buang-buang waktu."


"kau seharusnya merahasiakannya sampai akhir "


"kenapa aku harus?"


"itu aku tidak tahu , tapi... Hapus ingatan itu.""


" aku harap aku bisa ."


"apa artinya? Apa itu artinya ingatan tentang itu sangat mengerikan?"


"berhenti bersikap berlebihan , tante."


"tante apa?"


"kau pasti sudah makan sesuatu yang busuk ayo pergi.( sehun berdiri dari tempat duduknya dengan muka yang sebal ) permisi nyonya , berapa semuanya ?"


"hey!tuan! Kenapa kau yang bayar ? Nyonya , berapa semuanya ?" aku sambil berlari sempoyongan .


"$78 ribu won''


'' hah! Ah nyonya , apa kau sedang memerasku karena aku mabuk?"


"kenapa kau jadi kekanak-kanakan .apa karena ada pria cantik disini . Apa aku harus menjumlah semuanya untukmu? 5 botol soju , 1 udon , 1 sushi roll, 1 belut, 1 dadar gulung, 1 kaki ayam , 1 tulang babi, dan 1 kerang."ucap nyonya itj sambil menatapku lalu menatap sehun .


"kenapa aku memakan begitu banyak ?ashhh .. Sial aku cuma punya 20 ribu won.tunggu , aku perlu mengambil uang di atm .ahh ...ambil ini untuk jaminan(aku menyerahkan boneka babi ku)"


"minta saja pada pacarmu untuk membayarnya."


" ahh ,, nyonya , kau tidak seharusnya hidup seperti itu , bagaimana bisa kau mengacuhkannya ?nyonya , tunggu sebentar , aku akan mengambil uang.''aku sambil pergi meninggalkan sehun dan pemilik kedai sendirian.


Sehun dan wanita itu saling pandang. Karena merasa tidak enak sehun membayar semuanya dan langsung pergi mengejarku.


''tempat tinggalmu ada di ham dong kan?'' ucap sehun sambil berjalan dibelakangku .


''aku akan mengambil uang , kau tunggu disini ahjussi .'' aku sambil berjalan sempoyongan. Ditengah jalan tiba-tiba


'TINNNNNNN' bunyi klakson mobil . Melihat hal itu sehun segera menarikku kearah pelukannya.


'' ahhh'' ucapku terkejut


'' kau mau mati apa?''


''ahh,, brengsek , mati itu tidak mudah tahu!'' aku sambil memukul dadanya .


''itu mudah! Sangat mudah , jadi berhati-hatilah! Selalu waspada , dan buka kedua matamu !'' ucap sehun sambil meninggikan suaranya .


'' ohhh. Apa benar begitu ? Kau sekhawatir itu kepada noon-nim ini?( aku sambil mencubit kedua pipi sehun) plak....(aku memukul kepalanya )brengsek, kau berteriak kearah mana?Jangan kelewatan ,tunggu saja .aku akan mengambil uang ahjussi." aku berjalan meninggalkan dia sendirian yang masih terdiam tanpa bisa berkata-kata .


Diruang atm ..aku mencoba menarik beberapa uangku . Dengan mengumpulkan kesadaranku . Aku mencoba menekan sqndi atmku .


Tuk...tuk..tuk suara langkah kaki masuk kedalam ruang atm . Yang ternyata dia sehun.


'" aku sudah membayarnya"


"siapa uang memintamu membayarnya ? Babiku bong bong ( aku sambil mengambil boneka ditangan sehun) tunggu sebentar , aku keluarkan uangnya dan membayarnya.jangan lihat! 9789"


""shi .. hahahaha" mendengar ucapanku sehun hanya tersenyum .


"emn.. Apa yang kau tertawakan? Hehe , itu sudah keluar .( aku berbalik sambil memegang beberapa lembar uang . Dan sehun masih memandangku dengan senyuman yang mencurigakan) kenapa kau tertawa ? Apa kau mengejekku karena hanya mengeluarkan uang seratus ribu won.? Huegg (aku sambil bersendawa dihadapanya dan sehun langsung memalingkan wajah .) brengsek, mengapa kau mengalihkan kepalamu? Hey! Bukankah kau juga makan? Lakukan juga, kalau kau berpikir itu tidak adil."


Aku pun berjalan keluar sambil sempoyongan . Dan sehun berada disampingku dengan acuhnya .


" kenapa seperti ini? Kenapa di antara semua wanita aku yang harus menderita? Shhh ahhh" aku sambil menoleh kekana dan kekiri sambil menggeliat seperti cacing kepanasan .


" kamu kenapa?" ucap sehun


" ahjussi , apa yang harus kulakukan? " ucapku sambil menatap wajahnya .


"apa?"sehun sambil memegang lenganku .


"aku ingin pipis "


" hahh..tahan saja sebentar"


Karena tidak tahan aku berlari ke lorong yang sepi sementara itu sehun mengikutiku dan berjaga-jaga jika ada orang datang .


'' ah leganya''


" hahah...syukurlah jika kamu lega ''


''tetaplah berjaga -jaga lah''


'' emm'' sehun menjawabnya sambil tersenyum . Dia masih tidak habis pikir dengan situasinya saat ini.


'' ahh leganya ... Ayoo kita pergi '' ucapku sambil berlari.


keesokan paginya...


'' emmm ...(aku mengeliat dan melihat boneka babi didepanku) karena babi sialan ini , semua mimpiku hancur berantakan." ucapku sambil berusaha menyadarkan diriku . Namun betapa terkejutnya saat aku mulai sadar . Penampakan rumahku sangat berbeda apalagi saat ini aku mendengar kemericik air dikamar mandi.untuk menyadarkan diriku lagi aku mulai menampar mukaku berkali - kali. Sadar kalu ini bukan mimpi aku mulai bangun dari tempat tidur dan berjalan kearah kamr mandi memastikan siapa didalam .


'' cklekk... ''dan saat aku membuka pintu kamar mandi betapa terkejutnya aku .laki -laki tanpa busana hanya berbalut handuk diikatkan dibawah pusar.berdiri didepanku.


'' hahhh..... Kenapa kau ada disini?'' ucapku dengan nada terkejut .


'' karena ini rumahku.''


' huh''


''mandilah karena kau bau. Petugas dry cleaning akan membawa bajumu segera .'' ucap sehun sambil mengambil pakeannya disampingku.


Mendengar ucapan sehun aku baru menyadari bahwa aku hanya memakai pakean dalam saja.


'' ahhh ... Brengsek ,, sialan !kau sialan! Kau brengsek , memang siapa kau melakukan ini kepadaku?( aku sambil memukunya dengan bantal . Namun sehun segera menangkisnya dan menjatuhkanku ketempat tidur ) apa kau memukulku ? Brengsek! Kau memukulku? Baik ! Pukul aku! Pukul aku '' aku sambil menyodorkan kepalaku .


'' mandi dulu sana. Kau tidak merasa bau apa?'' ucap sehun sambil mendorong kepalaku.


'' hei! Kau!apa kau tahu apa hal yang paling buruk dilakukan laki - laki terhadap seorang gadis? Huh! Kekerasan pada wanita yang mabuk. Dan bertingkah seperti tidak ada yang terjadi ..akan kuberi kau pelajaran !( aku sambil berusaha memukulnya namun kedua tanganku segera ditangkapnya . Membuatku tak bisa bergerak sama sekali .) lepaskan aku btengsek! ''


'' siapa yang bertindak kekerasan pada seorang gadis yang pipis dihadapan seorang pria ? Kau, seperti kata -katamu , kau itu benar-benar jorok.'' ucap sehun dengan wajah dingin lalu melepaskan tanganku .


''lucu , jangan bohong! Aku tidak punya kebiasaan bohong .'' ucapku sambil merapikan rambutku .


Mendengar hal itu sehun menatapku dengan tatapan dingin.yang membuatku menjadi gugup.


''aku ini semacam ... ''


''-