DAY DREAMIN

DAY DREAMIN
day dremin bab. 15 dia kembali



"Bagaimana kabar ibumu? "


" dia baik - baik saja .kadang - kadang dia kangen dengan kue beras buatan keluargamu.ngomong - ngomong sejak kapan kau bekerja di tempat ini ? Aku kenal dengan presdir oppa disini dengan baik , tapi aku belum pernah melihatmu sebelumnya."  Ucap jang su ri dengan angkuhnya.


" presdir oppa ? " aku sambil mengerutkan dahiku .


" kami sudah mengenal dan tinggal di lingkungan yang sama sejak kecil, jadi kami seperti adik kakak."


" oh benarkah ? " aku sambil manggut - manggut dan tersenyum.


" tunggu dulu, apa kau yang akan bertanggung jawab untuk pesta  pernikahanku ?"


" pesta pernikahan ?  Omo ,, kau akan melangsungkan pernikahan disini ?   ( su ri hanya menjawab dengan anggukan )  hey ! Selamat jang su ri  akhirnya pesaing yang lain sudah berkurang . Kau benar - benar membuat keputusan yang baik . Tapi bagaimana ini ? Aku bukan penanggung jawab untuk pesta pernikahanmu . Aku disini hanya sebagai asisten keuangan . Tapi meskipun begitu aku akan pastikan kau mendapatkan pesta pernikahan yang terbaik di seluruh dunia , ok .  Ngomong - ngomong apa pekerjaan calon suamimu ? "


" kenapa kau ingin tahu ? " su ri sambil tersenyum menyebalkan.


" huh ,,,, ahjussi ( sebutan untuk laki - laki lebih tua ) hhehehe " su ri berteriak sambil melambaikan tangan . Seketika aku menoleh kebelakang . Dan betapa terkejutnya aku saat tau dia orangnya. Sedangkan laki - laki itu juga sama terkejutnya denganku saat mengetahui aku ada disana .


" unni ,, ini adalah calonku " su ri  tersenyum bahagia sambil menggandeng lengan ahjussinya . Dan bayangkan seberapa hancur perasaanku saat itu . Mengetahui dia sudah akan menikah apalagi dengan temanku sendiri .


Meskipun aku sempat terpaku dalam diam aku segera menyapanya  Seperti  kami baru saling kenal.


" siapa ? " ucap laki - laki itu kepada su ri . Membuatku yang mendengarnya semakin terkejut 


" kau tidak perlu tahu , dia cuma putri pembuat kue beras yang mana  nenekku menjadi pelanggannya . Hahah , ayo kita masuk ." Su ri sambil tersenyum , lalu menarik tangan laki - laki itu sambil berlalu meninggalkan aku sendirian.


Sementara itu diruangan presdir .


"  hallo , senang bertemu denganmu  . Aku lee sehun ."


" aku min namjon . Tolong kerja samanya " ucapnya sambil tersenyum . Dan di balas senyuman oleh sehun.


Sedangkan dikantorku ..


" rachel apa yang sedang kamu lakukan ? " yuri dengan panik manarik tubuhku .


" huh... oh my god " aku dengan wajah terkejut melihat ke layar komputerku . Aku ternyata sedang  menekan banyak angka didalam kontrak .


Rapatpun selesai min namjon dan su ri berjalan keluar .


" ahjussi ,, bisakah kau menunggu dimobil sebentar  ? Aku  ada sedikit urusan sebentar saja "


" baiklah jangan lama - lama . "


" emmn "


" bagaimana pendapatmu tentang ahjussiku oppa ? "  ucap su ri yang tiba - tiba masuk keruangan sehun.


" kau tidak datang kesini untuk mendapatkan persetujuanku . " ucap sehun dengan wajah dingin.


" apa kau tidak cemburu ?"


" cemburu "  sehun sambil tersenyum kearah su ri .


" benarkah ? ! "  mendengar hal itu su ri lamgsung berlari ke pangkuan sehun sambil tersenyum.


" kau tidak akan pergi sampai aku mengatakan itu kepadamu .( su ri langsung berdecak sambil cemberut )sepertinya aku pernah melihatnya sebelumnya ."


" benarkah ? Mungkin salah satu kenalan keluarga kita ? Ahjussiku adalah putra kedua bibi construction ."


" aku belum pernah mendengarnya  "


" ini foto - foto untuk pesta pertunangan putri presdir lee.lihatlah dan pesan apapun yang kau inginkan. " sehun sambil memberikan dokumen kearah suri . Namun suri segera menagkisnya . Dan malah memeluk sehun dengan erat .


" kau tauhu kau adalah cinta pertamaku kan ?  "


" tunanganmu ada di luar. "


" aku akan menjadi milik orang lain sebentar lagi , tidak bisakah kau memelukku sekali saja ? Terakhir ? Hemm " su ri berbicara dengan manjanya .


Sehun yang mendengar hal itu segera melepaskan pelukan suri sambil menatap kearahnya.


" oppa "


" suri "  ucap sehun dengan nada lembut lalu mendekati wajah suri .


" yeah "  su ri menjawabnya sambil tersenyum.


" warna lensa kontak yang kau pakai hari ini benar - benar tidak bagus . "


" apa ini ? " suri langsung mendorong sehun sambil cemberut karena kesal.melihat suri kesal sehun hanya tersenyum penuh kemenangan .


Malam harinya aku berjalan - jalan bersama anna dan yoona .


'' sepertinya aku salah menilai presdir.kenyataannya , dia cukup baik.lagipula , tidak seorangpun ingin berada dalam situasi dimana mereka harus meminta orang lain untuk mendonorkan darah.tapi itu membuatku merasa senang karena bisa menolong orang lain .'' aku berbicara dengan semangat sambil tersenyum kegirangan yoona yang mendengarkanku hanya ikut tersenyum .


'' kamu benar - benar tak tahu malu ,, satu makanan dan kamu ada dalam tas mereka! Lalu nanti , bagaimana jika presdir sehun membutuhkan donor darah lagi ?'' goda anna sambil tersenyum padaku .


" ambil lebih kalau begitu! ( aku sambil mengangkat lenganku) aku punya banyak darah !"


" ambil banyak darah ?!" anna menarik lenganku sambil tertawa terbahak - bahak .


" kemarin , kamu masih khawatir akan menjadi " sapi perah" hari ini kamu di suap oleh kotak makan siang . Kamu begitu mudah . " yoona sambil memeluk pundakku.


" memang ! " ucapku sambil tersenyum kearah yoona dan anna .


Setelah berjalan 20 menit kami sampai di sebuah cafe . Dan ternyata jay sudah datang terlebih dulu . Hari ini aku berjanji untuk mentraktirnya minum kopi dan juga akan memperkenalkannya dengan teman - temanku .


'' apa itu disini ? '' ucap anna .


'' ya , ya , ya ! Ohh ... Dia sudah disini . Itu dia .'' aku sambil menunjuk ke arah cendela kaca tempat jay duduk.


" situasi baru macam apa ini ?" anna mencoba menggodaku .


" situasi baru apa? Berhentilah . Namanya jay . Dia baru bergabung di perusahaan.sebelum pulang kerja , aku mengundangnya makan malam. dan aku juga memberitahunya akan memperkenalkan kalian berdua kepadanya . Dia juga baru pinda ke seoul , tidak ada teman bicara . Mari kita nikmati makan bersama! Tidak masalah , kan ?" aku memeluk mereka berdua sambil tersenyum .


"dia seperti pria berpendidikan dan baik . asisten manajer di hubungan umum , kamu bilang ? Jadi dia mengatur orang - orang tertentu .jadi itu alasanya kamu mengundangnya ?" yoona kembali menggodaku sambil senyum - senyum .


" jadi itu sebabnya " anna ikut menimpali .


" jangan bicara omong kosonf . Siapa mengatur siapa ? Kalian berdua wanita sakit jiwa ! Bisakah kalian sedikit tunjukan kontrol diri . Kontrol diri! " aku sambil mendorong pelan tubuh mereka dengan wajah malu .


" baiklah , baiklah , baiklah ! " anna menimpali .


" ketika kita masuk ke dalam , jangan bicara omong kosong . Ayo hindari kesalapahaman apapun . Apa kalian dengar aku ?" aku sambil menatap wajah mereka dengan tatapan memohon.


"mengerti ,. Kalau begitu aku akan masuk duluan dan memeriksa situasi ." anna tersenyum penuh arti sambil berlari meninggalkan aku dan yoona diluar .


aku yang terkejut anna berlari kedalam duluan . Segera menyusulnya sambil berteriak


" ya... Ayo pergi bersama ! Jangan katakan sesuatu yang konyol!"