Can I Love You Sir?

Can I Love You Sir?
episode 3.



setelah selesai membeli gaun, malam nya Celestia segera berangkat kekediaman Marquess Squirrel dengan didampingi oleh ayah dan kakak nya menggunakan kereta kuda dengan lambang kebanggaan mereka.


sesampainya di sana Celestia keluar dengan dituntun oleh kedua pria tampan miliknya itu.


" kau terlihat cantik dengan gaun itu. " ucap William masih dengan wajah datarnya.


" Hem, putriku tentu saja sangat cantik bahkan dengan gaun apapun. setelah Isabel meninggal tak ada seorang pun yang mampu menyaingi kecantikan nya.. " ucap Aska memuji sembari tersenyum lembut.


mendengar itu Celestia hanya tersenyum, lalu mereka bertiga pun masuk kedalam kediaman keluarga Marquess Squirrel. kedatangan mereka disiarkan keseluruh ruangan pesta dansa oleh penjaga pintu masuk kediaman keluarga tersebut.


semua orang yang mendengar nama marga yang sudah mendunia itu langsung menoleh dan kini keluarga Wolf Knight menjadi pusat perhatian para tamu undangan yang ada disana.


di setiap langkah mereka menuju ke dalam ruang pesta dansa, banyak sekali para bangsawan yang berbisik tentang mereka mau itu yang buruk atau pun yang baik bahkan ada yang membicarakan kecantikan Celestia yang lebih menonjol dengan gaun biru panjang mermaid nya yang bersinar. namun, seperti biasa mereka semua sama sekali tidak menghiraukan ucapan para bangsawan tersebut dan terus melangkah menuju pemilik pesta untuk memberi salam.


" Marquess Squirrel. " sapa Aska.


" oh! Grand Duke Wolf Knight! selamat datang di pesta saya. terimakasih karena sudah mau memenuhi undangan saya. " ucap Marquess Squirrel sambil mengulurkan tangannya yang langsung disambut oleh Aska.


" kau tak perlu berterimakasih karena jika putri ku tidak ingin datang ke sini maka aku juga tidak akan datang kemari. jadi santai saja. " ucap Aska sambil tersenyum.


semua orang yang mendengar itu langsung merasa canggung termasuk Celestia sendiri. setelah suasana canggung itu William mengajak Celestia untuk berdansa dan meninggalkan ayahnya mengobrol dengan para bangsawan yang lain.


" dasar William.. dia pasti sengaja mengajak Celestia berdansa karena, tidak mau berurusan dengan para serangga ini.. " batin Aska sangat kesal.


William dan Celestia pun mulai berdansa dengan di iringi musik. mereka berdansa dengan sangat anggun hingga membuat para bangsawan yang melihat nya merasa kagum. melihat Celestia cukup kesulitan untuk bergerak karena gaunnya yang sangat pas ditubuhnya William beberapa kali mengangkat tubuh Celestia dan memutar nya bak burung yang sedang menari diatas langit.


awalnya Celestia merasa takut, namun setelah beberapa kali ia mulai menikmatinya dan itu membuat William untuk pertama kalinya memasang senyum lembut padanya di pesta tempat semua orang menyaksikan. seperti yang kalian duga semua orang yang ada di sana sangat tercengang karena pangeran Es dari keluarga Wolf Knight memasang senyum lembut yang begitu memikat di hadapan mereka, walau sebenarnya senyum itu ditujukan untuk Celestia.


musik pun selesai dan mereka berdua mengakhiri dansanya, Celestia merasa sangat berterimakasih kepada William karena sudah mengajaknya untuk berdansa dengan cara yang menyenangkan.


" terimakasih banyak kak, karena sudah mengajak ku berdansa. aku sangat menikmati nya tadi itu sungguh menyenangkan.. " ucap Celestia sembari tersenyum senang.


" Hem, jika kau mau kita bisa berdansa bersama seperti tadi setiap hari nya. aku akan selalu menunggu saat dimana kita bisa berdansa lagi. " ucap William sambil tersenyum dan mengelus pucuk kepala Celestia dengan lembut.


mendengar itu senyum manis Celestia langsung mengembang, ia sangat bersyukur karena memiliki kakak laki-laki yang sebaik William. setelah selesai berdansa mereka berdua kembali menghampiri Aska yang sedang berbincang dengan beberapa bangsawan.


" ayah. " panggil mereka berdua.


" hm? apakah kalian sudah selesai berdansa? " tanya Aska sembari menoleh kearah mereka.


" ya, ayah. tadi itu sungguh dansa yang sangat menyenangkan. " ucap Celestia sembari tersenyum.


melihat senyum putri kesayangan nya Celestia, hati Aska merasa damai. disaat suasana keluarga Wolf Knight sedang hangat-hangatnya, tiba-tiba ada seorang pria yang sudah cukup umur berdehem kecil menandakan bahwa ada yang ingin ia sampaikan. mendengar deheman itu raut wajah Aska langsung berubah datar dan segera melakukan apa yang dimaksud pria tadi.


" Celestia. perkenalkan dia adalah Liana Putri dari Marquess Squirrel. berteman baiklah dengan nya. " ucap Aska sambil tersenyum tipis seolah tak ikhlas mengenalkan Liana pada Celestia.


" ayah.. anda tidak perlu memaksa kan diri.. " batin Celestia.


" salam, nona Celestia. perkenalkan saya Liana Squirrel senang bertemu dengan anda. " ucapnya memberi salam.


saat Celestia dan Liana sedang berbincang-bincang, tiba-tiba Celestia merasa pusing dan segera berpamitan dengan Liana untuk pergi mencari angin sebentar di taman milik keluarga marquess. Liana pun mengizinkan nya, setelah memperintahkan dua orang pengawalnya untuk mendampingi Celestia jalan-jalan di taman milik keluarga nya.


" hati-hati ya nona. jika ada seseorang yang mencurigakan segera berteriak karena saya sudah memasangkan sihir pendengaran jarak jauh pada anda jadi, suara anda akan langsung terdengar oleh saya begitu anda berteriak. " ucap Liana khawatir.


" Hem, terimakasih atas perhatiannya.. kalau begitu, saya pergi jalan-jalan dulu. " ucap Celestia sembari tersenyum dan berjalan pergi.


Celestia pun merasa lega setelah menghirup angin malam di taman milik keluarga Marquess Squirrel yang terbilang cukup besar. saat berjalan mengelilingi taman bersama dua pengawal nya, Celestia tidak sengaja melihat punggung pria yang sangat ia kenali dibawah sinar rembulan yang bersinar, dan karena ia tidak ingin berurusan dengan pria itu Celestia mencoba untuk pergi secara diam-diam dari taman tersebut.


" mengapa kau lari? " tanya pria berparas tinggi itu.


" !! aku.. ketahuan ya? " batinnya terkejut dan langsung berkeringat dingin.


" Celestia. " ucap pria tersebut sambil membalikkan badannya kearah Celestia.


sambil berdehem kecil Celestia pun kembali berdiri tegap dan menatap dingin pria dihadapan nya. melihat Celestia, pria bertubuh tinggi, bermata kuning, dan berambut hitam itu langsung mendekati nya.


" apa kau tidak lelah? " tanya nya.


" tidak mungkin dia sedang mengawatirkan aku kan? " batin Celestia curiga.


" Ehem, mohon maaf sebelumnya, seperti nya sekarang anda sedang salah paham. oleh karena itu dengar, jika maksud pertanyaan anda itu adalah apakah saya tidak lelah membuntuti anda maka saya akan menjawab nya dengan jujur. sebenarnya, saya sedang berjalan-jalan untuk mencari udara segar setelah berbincang-bincang dengan lady Liana dan saat saya sedang berkeliling menikmati keindahan taman ini tanpa sengaja saya melihat anda ber__ " ucap Celestia panjang lebar namun perkataan nya dipotong begitu saja oleh pria itu.


" apakah menurut mu aku akan percaya? " ucapnya dingin.


" baj1ngan satu ini.. setidaknya dengarkan perkataan ku sampai habis.. " batin Celestia naik darah begitu mendengar perkataan pria yang ada dihadapannya barusan.


saat Celestia sedang lengah tiba-tiba pria itu langsung memegang kedua pipi Celestia dengan kasar sambil berkata.


" dengar, saya tidak tahu apakah anda itu bodoh ataukah anda ini memang tidak memiliki akal. namun, sudah saya katakan sebelumnya bahwa saya tidak mencintai anda dan saya juga tidak Sudi menjadi salah satu dari selir anda yang menjijikkan itu dan asalkan kau tahu lady, gelar Eagle ku itu bukan sekedar gelar biasa. yang mulia raja sengaja memberikan ku gelar itu karena mata dan kemampuan ku saat bertarung amat sangat mirip dengan elang. jadi, jika lady tidak ingin mati dicabik-cabik oleh elang maka segeralah menyingkir dari saya. " ucap dingin pria itu sembari menatap tajam Celestia.


setelah mengatakan hal itu pria tersebut segera melepaskan nya dengan kasar dan segera menyingkir dari Celestia. mendapatkan perlakuan seperti itu bukannya merasa takut namun, Celestia malah mengukir senyum dibibir nya seolah ia baru saja mendapatkan mainan baru.


" Hei. " panggil Celestia.


laki-laki itupun berhenti lantas berbalik.


" tuan, entah apakah kau sudah lupa ataukah kau memang pikun. namun, asal Anda tahu selain elang ada hewan lain yang berburu dengan cara mencabik-cabik tubuh lawannya. apakah anda ingin tahu hewan apa itu? " ucap Celestia sembari tersenyum.


pria itu hanya diam saja, melihat tiada respon darinya Celestia berjalan mendekat kearah nya setelah sampai di hadapan nya ia segera tersenyum dan mengatakan..


" jika elang adalah pemburu yang ada di langit maka aku adalah pemburu yang memburunya dengan cakar dan gigi taring ku dibawah cahaya rembulan. tuan, kau memang tampan dan cukup menarik, tapi kau sudah meremehkan ku dan mengatakan hal yang tidak sopan padaku. maka dengan segala hormat bertarung lah denganku lalu setelah nya kita tentukan siapakah orang yang paling menjijikan disini. " ucap Celestia masih dengan senyuman nya.


lelaki itu hanya terdiam mendengar kan, tanpa menjawab perkataan Celestia. sekarang apa yang akan terjadi? akankah Celestia benar-benar bertarung dengan pria itu ataukah malah sebaliknya? ini adalah pertarungan antara sang burung elang dan sang serigala.


bersambung..