Can I Love You Sir?

Can I Love You Sir?
episode 2.



" Master.. " panggil seorang pria yang sedang duduk bersipu di depan Celestia dengan tatapan penuh harap.


" hah.. pada akhirnya aku membawanya masuk. sungguh aku sangat kaget karena begitu aku membuka pintu dia langsung menubruk ku hingga kami terjatuh di ranjang dan tidak hanya itu, dia bahkan mencium ku tanpa seizin ku. benar-benar mengesalkan. " batin nya sembari menatap sengit pria itu.


" Henry. apa-apaan sikapmu tadi? apa kau tahu kalau tadi itu sangat berbahaya? bagaimana jika aku terbentur dan tidak sadarkan diri hah. " ucap celestia dingin.


" ...maaf. "


" lain kali jangan lakukan lagi, atau aku akan menghapus nama mu dari daftar selir ku. " ucap celestia mengancam.


deg!!


betapa terkejutnya Henry ketika orang yang ia layani dengan sepenuh hati kini mengucapkan kata yang begitu menyeramkan bagi nya.


" ma-maaf.. maafkan saya Master.. tolong jangan hapus nama saya dari daftar selir anda.. saya mohon.. " ucapnya lirih seakan dunianya sedang hancur.


melihat reaksi nya Celestia hanya bisa menghela nafas, ia benar-benar tidak mengerti kenapa selirnya yang satu ini terlihat begitu takut padahal jika dirinya menghapus namanya dari daftar selir dia akan terbebas dan dapat menjalani hidup yang lebih baik.


" kalau nggak salah dinovel tertulis kalau dia ini termasuk Selir yang Celestia sayang kan? ah.. benar-benar merepotkan. " batin Celestia mulai merasa kesal kembali.


" Master.. tolong jangan tinggalkan saya.. saya rela melakukan apapun untuk anda.. " ucap Henry dengan air mata yang mulai menetes dari mata nya.


melihat nya begitu Celestia mengangkat dagu Henry dengan satu telunjuk nya sembari berkata..


" apapun hm? tapi bagaimana jika aku sudah bosan dengan mu Henry? jika hal itu terjadi bukankah aku bisa menggantikan posisi mu dengan pria yang lain? " ucap celestia sambil menatap lekat mata Henry.


" Master.. saya mohon.. tolong jangan gantikan saya.. anda adalah satu-satunya Master bagi saya.. " ucap Henry sambil mengambil tangan kiri Celestia dan menempelkan nya di pipi sebelah kiri.


agar mendapatkan cinta dari Celestia kembali ia pun mencium telapak tangan Celestia dengan lembut dan melirik ganas Celestia.


" Hem, menarik sekali.. Henry kau telah berhasil mendapatkan cintaku kembali, jadi berhentilah menggoda ku.. " ucapnya sambil mengecup kening Henry dengan lembut.


" Hem.. senang rasanya dicintai oleh master kembali.. " ucapnya sembari memejamkan matanya menikmati kecupan dari orang yang ia cintai.


...****************...


di paviliun Harem.


sudah seminggu aku berada di dalam novel dan selama seminggu ini aku menyadari bahwa..


" ternyata, semua Selir Celestia sangat bucin padanya.. hah.. " ucapnya lelah sembari melihat keluar jendela dengan memangku dagunya dengan menggunakan satu tangan.


" ngomong-ngomong, aku juga tidak menyangka kalau ternyata Celestia yang terkenal sebagai antagonis jahat dinovel ini sangat disayang oleh semua penghuni rumah ini, bahkan oleh para pekerja nya.. ternyata antagonis pun bisa berbuat baik ya.. " batin nya sembari melihat pemandangan taman miliknya lewat jendela.


" Nona Celestia, kenapa anda terlihat lelah begitu? " tanya seorang pria dengan nada lembut.


mendengar pertanyaan itu Celestia langsung menoleh kearah sumber suara, dan disana ia menemukan delapan pria tampan dengan berbagai pakaian dan wajah yang berbeda-beda. mereka semua tersenyum manis kearah nya.


salah satu dari pria itu datang menghampiri nya lalu berlutut dihadapan nya, melihat itu tangan Celestia langsung membelai pipi pria tersebut dengan lembut.


" nona, apakah ada sesuatu yang mengusik hati anda? "tanyanya sembari menikmati sentuhan tangan Celestia.


" Hem, tidak ada Karan. bagaimana mungkin ada yang mengusik hatiku saat ada kalian para selir ku yang manis lagi rupawan? " ucapnya sembari tersenyum kearah semua selir nya.


mendengar itu para selir yang lain pun datang menghampiri nya dan mengelilingi Celestia lalu tersenyum manis kearahnya. melihat wajah wajah rupawan mereka yang tersenyum pikiran Celestia langsung tersembuhkan.


" ah~ sekarang aku mengerti kenapa Celestia sangat mencintai semua pria tampan.. itu karena mereka adalah hadiah dari surga.. " batin nya merasa bahagia.


ditengah-tengah kebahagiaan nya seorang pelayan mengetuk pintu dan segera masuk sambil membawa sepucuk surat.


" ini Nona. " ucap salah seorang selir nya sembari memberikan surat tersebut.


" terimakasih Karlein. " ucap Celestia yang hanya dijawab dengan senyuman manis.


Celestia pun segera membaca surat tersebut dan ternyata itu adalah undangan pesta dansa dari keluarga Marquess Squirrel untuk merayakan kesuksesan nya dalam bisnis baru miliknya yang berkembang pesat.


" Pesta dansa.. " gumam nya.


" apakah Anda akan pergi nona? " tanya Jerry selir Celestia yang sedang duduk dibawah kaki Celestia sembari memangku dagunya menggunakan paha milik Celestia.


" hm.. Henry, seperti apa Marquess squirrel itu? " tanya Celestia penasaran karena nama keluarga itu belum pernah ia lihat di Novel.


" menurut yang saya tahu, mereka adalah salah satu orang yang cukup berpengaruh di dunia perdagangan dan merupakan anggota Faksi bangsawan yang mendukung putra mahkota sama seperti Master." ucap Henry.


" begitu.. tapi mengapa keluarga seperti mereka ingin mengundang anggota Grand Duke untuk menghadiri pesta dansa? " ucap Celestia curiga.


" nona menurut saya mereka hanya ingin mengundang anda karena mereka ingin berbincang dengan anda dan membuat anda berteman dengan putri nya. karena setahu saya mereka memiliki seorang anak perempuan yang 2 tahun lebih muda dari anda. " ucap salah seorang selir berpendapat.


" begitu, ya.. " ucap Celestia berpikir.


" apapun itu semuanya berada di tangan anda nona. mau anda pergi atau pun tidak, tidak akan ada yang berani memprotes anda. " ucap Roy sambil berdiri dan tersenyum kearah Celestia.


" Hem, kau benar. kalau begitu haruskah aku tidak pergi dan bermain dengan kalian? " ucap celestia sambil tersenyum.


para selir pun ikut tersenyum karena itu juga yang mereka harapkan. saat suasana sedang hangat-hangatnya tiba-tiba saja seorang pria berawakan tinggi dan rupawan masuk kedalam ruangan mereka sembari berkata..


" menurutku sebaiknya kau datang kesana Celestia. " ucapnya sambil berdiri didepan mereka semua.


mendengar hal tersebut mereka semua langsung menoleh kearah sumber suara, dan ternyata pria itu adalah satu-satunya kakak laki-laki Celestia yang terkenal dingin itu. merasa penasaran dengan maksud kakak nya Celestia pun langsung berdiri dan segera menghampiri nya sembari bertanya..


" kenapa menurut kakak aku harus pergi? apakah mereka memiliki pengaruh yang besar untuk keluarga kita? " tanya Celestia yang sudah berada di depan William.


mendengar itu William terdiam sebentar hingga akhirnya menjawab..


Celestia cukup terkejut dengan jawaban dari sang kakak, tidak hanya dia saja para selir nya pun ikut terkejut. setelah terdiam sejenak ia lalu menjawab..


" kak, apa kakak berbicara begitu karena mengira kalau aku masih sedih sebab gagal mendapatkan incaranku semalam? kakak tau kan kalau kakak baru saja mengatakan hal yang tidak sopan didepan para selir ku. " ucap Celestia dingin dan menatap tajam William.


William hanya terdiam karena apa yang Celestia katakan itu benar adanya. namun, sebenarnya ia hanya khawatir dengan kondisi adiknya karena Celestia menangis dengan begitu histeris dipelukan nya sepulang dari pesta. walau ia juga tahu kalau itu adalah efek mabuk dari alkohol yang Celestia minum.


" dia memang bukan kakak kandung ku yang asli di dunia sebelumnya namun, sekarang ia kakak ku lalu untuk orang yang terkenal dingin, bukankah sangat keterlaluan mengatakan hal itu tepat saat aku sedang bersama dengan para selir ku? rasanya kan aku seperti seorang penggila pria tampan.." batinnya merasa kesal.


" ...kalau tidak mau, juga tidak apa-apa. aku hanya ingin kau punya teman yang sepantar. " ucapnya masih dengan ekspresi yang sama.


terkejut? tentu Celestia sangat terkejut. setelah dipikir-pikir ternyata Celestia sama sekali tidak memiliki teman yang benar-benar sebaya dengan nya, karena hidup sebagai kesatria wanita dia jadi lebih sering berlatih pedang daripada mengikuti kegiatan sosialita.


melihat reaksi Celestia, William merasa lucu lantas tersenyum lembut dan membelai pucuk kepala Celestia dengan lembut.


" aku menyayangimu. kau adik ku karena itu aku tidak pernah sekalipun berharap kalau kau terluka barang seujung helai rambut mu. " ucap William masih dengan senyum lembut nya.


melihat itu Celestia langsung mematung dan hati nya merasa sangat bahagia ia bahkan rela mati sekarang juga, karena dapat melihat secara nyata senyuman dari pria yang dikenal sebagai pangeran Es dari kutub Utara yang sangat irit bicara dan tersenyum itu saja merupakan sebuah anugerah yang mungkin tidak akan ia dapatkan lagi dikehidupan selanjutnya.


" ah.. Dewi Athena, saya rela menjadi roh lagi sekarang. " batinnya merasa tersucikan.


...****************...


di butik Lily.


ting~


" selamat datang di butik kami, apakah ada gaun yang anda inginkan? kami siap melayani anda. " ucap seorang pegawai wanita dengan penuh hormat.


" cepat siapkan gaun terbaik yang kita punya. " ucap Karan memerintah.


" maaf? !!! "


pegawai wanita yang tidak sengaja melihat wanita cantik yang berada dibelakang tuan nya itu pun terkejut, karena tidak menyangka kalau Celestia wanita tercantik di seluruh kerajaan di benua ini datang ke butik tempat nya bekerja.


" No-Nona Celestia?!! " ucapnya terkejut yang hanya ditanggapi senyuman oleh Celestia.


setelah mengetahui keberadaan Celestia seluruh pegawai pun menyambut nya dengan penuh hormat ia diperlakukan bak tuan putri yang sangat Agung.


" si-si-si-silakan diminum teh nya No-Nona Celestia.. " ucap seorang pegawai wanita itu gemetar.


" terimakasih. " ucap Celestia sembari tersenyum ramah.


pegawai itu pun pergi dengan wajah yang memerah karena merasa sangat senang melihat wanita tercantik itu tersenyum padanya.


" Nona, anda sudah sangat berdosa karena anda baru saja membuat para pegawai di butik ini terkena serangan jantung. " bisik Oliver.


" pfft. mau bagaimana lagi? aku kan sudah terlahir begini. " ucap Celestia yang juga merasa lucu.


mereka berdua pun tertawa kecil atas lelucon kecil mereka.


" Nona Celestia, silakan dilihat katalog gaun yang kami punya. " ucap Karan profesional sembari memberikan buku katalog nya.


" saya menyarankan gaun di halaman 11. " bisik Karan lagi.


mendengar itu Celestia segera membuka halaman sebelas katalog tersebut, lantas tersenyum.


" gaun mermaid memang terlihat bagus karena memperlihatkan lekuk tubuh sehingga wanita tampak lebih seksi dan mencolok,


apalagi warna nya juga bagus. hem, selera nya boleh juga.. " batin Celestia menilai.


" Hem.. selera yang bagus Karan. " ucapnya merasa senang.


" hehe.. apapun untuk ratuku.. " ucapnya sembari kembali berdiri tegap dan menatap Celestia dengan penuh cinta.


" namun, aku juga ingin bertanya kepada selir kesayangan ku yang lain, menurut kalian gaun apa yang cocok untuk ku pakai malam ini? " tanya Celestia sambil menoleh ke tempat yang dimana terdapat para pria tampan yang sedang berdiri mengelilingi nya.


lalu para selir pun menjawab satu persatu, setiap para selir memiliki pendapat yang berbeda dan Celestia menghargai semua pendapat dari mereka.


" Nona, menurut saya anda akan sangat cantik jika memakai gaun ini. " ucap Karlien sambil menunjukkan halaman gaun yang ia maksud.


" namun, saya lebih ingin anda memakai nya ketika kita berdua sedang bersama di atas ranjang. " bisik Karlien yang membuat Celestia terkejut namun ia dapat menangani nya dengan baik.


" dia berbahaya.. " batin Celestia sedikit takut.


" Karlien, seperti nya aku harus mulai mendisiplin kan mu, karena kau mulai nakal. " ucap Celestia sambil tersenyum.


" dengan senang hati my Queen. " ucapnya sambil tersenyum senang.


setelah 30 menit memilih gaun akhirnya Celestia sudah memutuskan akan menggunakan gaun seperti apa yang akan ia pakai untuk pesta dansa nanti malam.


setelah memilih gaun Celestia pun mencobanya terlebih dahulu sebelum benar-benar ia pakai di pesta nanti malam


" bagaimana menurut kalian? " tanya nya sembari berjalan keluar dari ruang ganti.


semua orang yang berada di butik itu sangat tercengang karena Celestia sangat amat cantik.


" melihat reaksi kalian seperti nya aku sudah siap untuk pergi. " ucap nya sembari tersenyum.


bersambung..