Because A Diamond Ring

Because A Diamond Ring
Point Of View



POV Daisy Jordi White ( Daisy)


Bagiku, setiap hari rasanya sama saja. Kemaren, sekarang maupun besok mungkin sama saja. Tidak ada yang istimewa, semuanya membosankan. Di ikuti pengawal kemana-mana, tidak boleh bekerja, kerjaku hanya duduk manis saja dan menunggu uang jajan dari Daddy, shopping, ke salon, bertemu teman. Ahhh...bagiku semuanya membosankan.


Aku hidup dengan bergelimangan harta,meski itu bukan jerih payahku. Tapi tetap saja itu semua milikku, karena Daddy mencari uang hanya untukku. Mommyku sudah lama meninggal, saat itu umurku masih 9 tahun, aku juga tidak memiliki saudara. Aku anak satu-satunya Daddy dan yang paling berharga baginya, maka itu Daddy selalu memanjakanku.


Daddy memberikanku 2 orang bodyguard yang selalu mengikutiku kemana pun aku pergi, jika aku butuh sesuatu tinggal hubungi Asistennya Daddy.


Asistennya Daddy berguna bukan untuk mengikuti kemana pun Daddy pergi, tapi untuk memantau kegiatanku. Padahal sudah ada 2 orang bodyguard yang menjagaku, tapi tetap saja. Daddy merasa kurang percaya akan keamananku, karena musuh Daddy banyak dan mungkin saja sedang mengincarku yang merupakan kelemahan Daddy.


Aku termasuk orang yang susah untuk bergaul, dan tentu saja pilih-pilih teman. Semua temanku rata-rata berasal dari kalangan atas, tak mengherankan banyak orang yang selalu menyebutku gadis sombong dan angkuh, karena mereka bilang aku tidak mau bergaul dengan orang kalangan bawah.Tapi aku tak menanggapi ucapan mereka. Toh! aku tak akan mati mereka bilang seperti itu, anggap saja burung yang sedang berkicau.


Sebenarnya, bukan aku tak ingin berteman dengan Mereka, orang kalangan bawah itu. Tapi karena Daddy melarangku untuk bergaul dengan mereka, dan mengatakan bahwa mereka tidak tulus, mereka mau berteman denganku karena aku anak orang kaya yang bisa mereka manfaatkan.


Dan aku percaya apa yang dikatakan Daddy, karena dulu aku pernah memiliki teman dari kalangan bawah. Ketika kami berteman aku yang selalu memberikan apa yang ia mau, ia sering meminta sesuatu yang ia suka padaku dan saat itu aku tak mempermasalahkannya, karena aku sayang dan peduli padanya.


Tetapi tanpa di duga, Aku mendengar percakapannya dengan pacarnya saat aku mampir ke rumahnya.Dia menjelek-jelekkan ku ,mengatakan bahwa aku gadis kaya yang bodoh dan berkata, jika ia berteman denganku hanya untuk memanfaatkanku saja.


Dan mulai saat itu aku memandang rendah orang kalangan bawah, dan berpikir bahwa mereka tak pantas berteman dengan orang sepertiku.


Pada suatu hari, terjadi hal yang tak pernah terbayangkan olehku. Selama aku hidup di dunia , baru kali ini aku merasa sangat sial. Masalah yang aku hadapi itu sangat rumit dan susah untuk diselesaikan, biasanya kalau aku mau menyelesaikan suatu masalah mudah saja, tinggal melemparkan segepok uang, masalah langsung selesai. Ini malah aku mendapatkan ancaman akan di penjara, dan orang tersebut tak mau diimingi dengan uang. Aku benar-benar prustasi saat itu.


Kejadian berawal ketika aku tanpa sengaja menabrak seorang pria saat aku berlari dikejar orang gila, sehingga mengakibatkan cincin berlian pria tersebut hilang entah kemana.


Pria itu meminta pertanggung jawabanku, tapi saat aku menanyakan berapa harga cincin itu. Ia bilang ia tak mau diganti, ia hanya ingin aku mencari cincin itu sampai dapat, karena cincin itu pemberian dari bangsawan Inggris yang merupakan sahabat ayahnya, dan cincin itu satu-satunya didunia, Katanya.


Awalnya aku tak percaya karena ayahnya berteman dengan bangsawan inggris, dilihat dari penampilan pria itu seperti orang desa yang tersesat,mana mungkin kenal dengan bangsawan. Bangsawan ingris pula~pikirku tak percaya.


Setelah ia melihat reaksiku, ia langsung marah-marah dan menatapku dengan tajam dan menujukkan sebuah foto Ayahnya dengan pria elegan sebagai bukti bahwa ia tak berbohong, entahlah aku tak tau siapa pria elegan itu. Mereka saling merangkul dan Ayah dari Pria desa tersebut tampak menunjukkan sebuah cincin berlian yang sangat cantik kearah kamera. Baru aku percaya akan perkataan pria desa itu.


Ia memintaku membantunya untuk mencari cincin tersebut sampai dapat, kalau aku tidak mau. Dia mengancamku akan melaporkanku pada polisi. Dan tentu saja aku takut, aku si gadis manja yang elegan dan terkenal sombong akan di penjara?


Oh No! Apa kata dunia. Seorang Daisy akan dipenjara? Bisa hancur reputasinya dan itupun pasti juga berdampak pada Daddynya.


Dengan terpaksa Aku menyetujui permintaan Pria desa yang baru aku kenal beberapa menit itu.


________________________


POV Franky Raken Drag (Franky)


Hari ini aku berniat melamar seorang gadis yang selama 1 bulan lebih aku taksir, gadis tersebut adalah gadis kota yang cantik dan entah gadis keberapa yang membuatku jatuh cinta. Karena dulunya aku punya banyak pacar, Hehehehe.


Gadis tersebut tinggal di desa sementara selama 1 bulan, karena merawat neneknya yang sakit di desa tempatku tinggal. Dan seminggu yang lalu dia balik ke kota karena neneknya sudah sembuh.


Aku sudah berusaha menahannya untuk tidak pergi, tapi tetap saja dia pergi. Dia bilang, pekerjaannya di kota tak bisa ia tinggal dan dengan terpaksa ku biarkan dia pergi.


Aku jatuh cinta padanya, karena dia gadis yang lembut, baik dan juga sangat menyayangi neneknya, tak lupa pula parasnya yang cantik yang juga membuatku terpesona. Saat ia di desa, aku selalu berusaha mendekatinya dengan sering-sering main ke rumah neneknya. Kadang-kadang aku membawanya jalan-jalan keliling desa.


Aku menyukai gadis itu, tapi tak tau apa dia juga merasakan hal yang sama. Hingga suatu ketika aku sudah tidak tahan lagi memendam perasaanku padanya. Sebelum dia pergi ke kota, aku mengungkapkan perasaanku. Ku bilang bahwa aku mencintainya dan ingin dia jadi istriku, tapi dia terlihat ragu-ragu.


Setelah lama menunggu jawabannya, akhirnya ia berbicara juga, dan berkata.


"Aku mau jadi kekasihmu, asalkan kau nanti menyusulku ke kota. Dan membawakan aku sebuah cincin berlian, namun jika kau tak membawa yang aku minta. Jangan harap aku akan menerimamu!" Ucapnya, yang membuatku terkejut akan permintaanya. ' cincin berlian itu kan mahal, pakai apa aku membelinya?aku saja belum panen susu sapi perah!' ucapku membatin.


"Oh iya ingat! Aku tidak mau cincin yang murahan,yang banyak dipakai wanita lain, apalagi KW." Ucapnya lagi yang membuatku semakin gelisah.


Sesulit itukah syarat untuk mendapatnya? pikirku.


Dan sekarang aku sudah siap untuk melamarnya, karena cincin berlian yang diinginkannya sudah ada di tanganku. Lalu bagaimana bisa aku mendapatkan cincin berlian tersebut? Eitsss tenang....aku tidak mencurinya tau merampok bank untuk membeli cincin tersebut.


Kebetulan Ayahku memiliki cincin berlian langka pemberian bangsawan inggris, yang kata Ayahku adalah sahabatnya. Ayahku juga memiliki foto saat dia dan bangsawan inggris tersebut berfoto dengan cincin berlian itu dan dipegang oleh ayahku.


Aku menceritakan semua keinginanku pada Ayah. Bahwa aku ingin melamar gadis yang aku sukai, dengan cincin berlian. Tapi aku tidak bilang bahwa itu adalah permintaan gadis itu, karena aku takut Ayah marah dan menyuruhku melupakan gadis itu.


Ayah hanya tersenyum dan berkata bahwa ia menyetujui keinginanku dan memberikan cincin berlian itu ke tanganku. Ia juga bilang, aku harus menjaga cincin tersebut. Karena itu adalah cincin kenang-kenangannya dengan sang sahabat, si bangsawan Inggris tersebut. Dan aku hanya menganggukkan kepala tanda setuju sekaligus berjanji.


Setelah aku menikah dengan gadis pujaanku itu, aku akan memintanya menjaganya karena itu adalah benda yang paling berharga milik Ayah dan hanya ada 1 di dunia~ ucapku dalam hati


Aku berangkat ke kota menyusul gadis pujaanku, dan berniat melamarnya dengan cincin yang sekarang berada dalam genggamanku.


Beberapa jam kemudian aku sampai, di kota tempat gadisku tinggal, lalu menelusuri jalan ke kediaman gadisku dengan berjalan kaki. Aku senang sekaligus tak sabar untuk menemuinya.


Namun tanpa di duga saat dalam perjalanan , ada seorang gadis kaya menambrakku dan mengakibatkan Cincin berlian yang aku genggam terlepas dan terpelanting entah kemana.


Aku gusar dan cemas, tak tau apa yang harus aku lakukan. Janjiku kepada Ayah untuk menjaga cincin itu musnah, akibat kelalaian ku dan tingkah gadis yang menabraknya. Aku benar-benar geram pada gadis itu, dan menyuruhnya mencari cincin berlian itu sampai dapat. Tapi dengan sombongnya gadis tersebut akan mengganti cincin berlianku, ia berkata dengan nada angkuhnya yang membuatku semakin marah. Gadis tersebut memang sangat cantik dan gayanya yang elegan, aku pastikan ia pasti anak orang kaya. Tapi sayang angkuh dan sombong.


Aku menolak mentah-mentah tawarannya untuk mengganti cincin berlianku, karena yang aku inginkan hanya cincin itu. Bukan uang ataupun cincin berlian yang lainnya yang aku inginkan.


Dengan tegas aku mengancamnya akan melaporkannya ke polisi, jika ia tak menuruti permintaanku. Dan aku pun berhasil! ia mau membantuku untuk mencarinya sampai dapat.


Aku tak tau kedepannya, yang akan terjadi padaku.


Apakah aku salah dengan keputusanku yang meminta gadis tersebut untuk membantuku mencari cincin itu? Hanya Tuhan lah yang tahu.


Dan mulai saat itulah kami sering bertemu dan bahkan aku juga mengajaknya ke desa tempat aku tinggal, aku memintanya untuk tidak jauh-jauh dariku,agar gadis kaya tersebut tidak kabur.


Bahkan karena gadis tersebut, aku sampai lupa niatku sebenarnya ke kota, semenjak hadirnya gadis Kaya tersebut dalam hidupku.


Author~ Selamat membaca ya readers! semoga terhibur. 🥰


Author akan kasih Visual Daisy dan Franky, semoga kalian suka😁



DAISY Jordy White (27 thn)





FRANKY Raken Drag (34 tahun)




Cantik dan Elegan kan Daisynya. Apalagi bang Franky, manis banget dengan adanya lesung pipit di kedua pipinya.....bikin author diabetes, Hehehehe.😄🤭


Author~ Selamat membaca ya readers! semoga terhibur. 🥰


Nantikan kelanjutan episodenya