AZURRA.

AZURRA.
GB 6



sore harinya...


tok... tok... tok...


"bu... boleh saya masuk? " ucap ima dari luar.


"iya mbak ima masuk saja? " jawab zurra yang duduk di kursi kebesarannya sambil mengecek pemasukan bulan ini. karena dia akan segera membeli bahan bahan kue yang sudah menipis.


ceklek.....


" bu ini aku bawakan teh hangat..,? " ucap ima yang sudah masuk kedalam. memberikan teh hangat untuk zurra. dn setelah itu ima duduk dikursi depan zurra.


"oh iya mbak, mbak pulang sekarang bareng aku apa nanti? " tanya ima..


"Terima kasih mbak ima, memangnya...yang lain sudah pulang semua ya mbak? " ucap zurra sambil meminum tehnya ya zurra tidak memakai cadar nya.


"sudah mbak... dan toko juga sudah aku Tutup.. kue sudah banyak yang habis hari ini Alhamdulillah... dan ini uang hasil hari ini? " ucap ima memberikan uang diamplop yang sangat tebal.


"alhamdulilah..... bahan bahan juga sudah banyak yang habis ya mbak.. kita pulang sekarang terus kita kesupermarket beli bahan kue mbak. mbak ima sudah nyatat kan apa aja yang habis? " ucap zurra sambil memasukkan amplop tebal itu kedalam tasnya.


"sudah... catatan nya sudah saya masukan kedalam tas. kalau kita pulang sekarang ya ayo" ucap mbak ima


"ya sudah ayo kita pulang,? " ucap zurra berdiri memakai cadar setelah itu. mengambil tas dan keluar dari ruangan nya diikuti oleh ima dari Belakang. setelah mobil berjalan mereka menyuruh pak supir untuk menuju supermarket terlebih dahulu mereka berbelanja sangat banyak untuk setok ditoko. setelah selesai belanja mereka berdua kembali ke mobil sambil memasukkan belanjaan nya. kedalam mobil setelah itu. mobil berjalan lagi menuju kekediaman zurra. tiba tiba perut ima berbunyi membuat zurra tersenyum di balik Cadar nya.


(kruyuk..... kruyuk.....)


"hah... mbak ima lapar.. perutnya bunyi gitu? " ucap zurra terkekeh


"hehehehe iya mbak... dari siang belom makan sama sekali aku" ucap ima salah tingkah.


"MasyaAllah mbak... kenapa gak makan siang.. kalau sudah waktunya makan? " ucap zurra geleng geleng kepala.


"kan mbak gak keluar dari ruangan. mbak zurra juga gak makan siang kan? " ucap ima.


"astagfirullahhal'adzim...... mbak ima... zurra puasa.... tadi sudah berbuka sama air saja saat selesai sholat magrib tadi? " ucap zurra tersenyum di balik cadar nya.


"MasyaAllah mbak zurra saya lupa... maaf mbak, maaf.. bisa bisa nya q lupa....? " ucap ima memukul pelan kening nya. membuat zurra terkekeh.


"mbak ima kalau tidak puasa. kalau sudah waktunya makan ya makan. nanti kalau mbak sakit gimana.... jangan seperti saya. saya dari kecil sudah terbiasa puasa mbakk... " ucap zurra


"hehehe iya mbak maaf? " ucap ima terkekeh


"ya sudah gpp... pak lebih cepat lagi ya... biar cepet sampai rumah? " ucap zurra kepada pak maman.


"baik mbak zurra? " ucap pak maman.


"kenapa kita gak cari makan diluar saja mbak. bukannya orang rumah sudah makan malam semua. ini sudah jam 9 mbak.apa lagi kita gak pernah makan di luar kan mbak " ucap ima.


"aduh mbak ima... maafkan saya ya. saya tidak bisa makan diluar karena tidak bisa sembarangan membuka cadar ditempat umum. makan dirumah saja ya? " ucap zurra


"oh iya lupa... hehehe iya mbak gpp kok santai aja" ucap ima tersenyum.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


tak terasa sudah 2 tahun toko milik zurra berdiri. toko makin ramai dan makin bertambah. toko yang diberi nama TOKO ZURRA BAKERY itu. makim terkenal dimana mana. selalu banyak yang memesan untuk acara hajatan, pengajian dan pernikahan. dan apa lagi toko itu sudah sah menjadi milik zurra. dan toko itu sudah beralih nama menajadi. AZURRA AULIA RAMADHANI.


Hari ini adalah hari minggu. dan zurra tidak datang ke toko. semua tanggung jawab sudah diserahkan kepada ima Amalia. dan hari ini zurra sedang bersantai bersama keluarga besar nya. sedangkan kak Fatimah dan kak Azzam pergi kerumah mertuanya. bersama anak mereka. Sofia.


"nak ayo ikut ummi kerumah bude suti " ucap ummi yang duduk disamping abah yang membaca buku tebal itu. entah buku apa yang dibaca. kalau menurut zurra sih kitab mungkin.


"ngapain ummi " ucap zurra sambil memakan kue sambil kepala disandarkan dibahu abah.


"arisan sambil mendengar kan tausiah dari ustadz khalid? " ucap ummi tersenyum


"ya sudah... zurra siap siap dulu ya mi? " ucap zurra berdiri dan menuju ke lantai atas.


"iya jangan lama lama. jam sembilan sudah mukai" ucap ummi


dua puluh menit kemudian zurra sudah siap. ummi dan zurra mencium punggung tangan abah setelah itu berangkat.


"ayo jalan pak? " ucap ummi


"baik ummi" ucap pak maman.


45 menit kemudian ummi dan zurra sudah sampai dikekediaman bude Suti. rumahnya cukup besar. sudah banyak tamu yang datang. seperti nya acaranya cukup besar. karena banyak orang yang datang, ummi dan zurra segera turun dari mobil. dan pak maman akn menunggu diparkiran. zurra mengadeng tangan sang ummi. mereka jalan masuk kedalam rumah dan mengucapkan salam.


"asalamualaikum...? " ucap ummi dan zurra.


"Walaikumsalam...? " ucap semua orang didalam sambil tersenyum ramah.


"sayang ayo duduk disamping bude Suti? " ucap ummi


" ummi duluan saja zurra mau izin ke toilet? " ucap zurra dan ummi menangguk. ummi memanggil sepupu zurra anak dari bude Suti untuk mengantarkan ke toilet. sampai ditoilet. sepupu zurra meninggalkan nya.


"mbak.. q tinggal sendiri gak papa kan? " tanya sepupu zurra


"gak papa dek... makasih ya? " ucap zurra dan masuk kedalam toilet. setelah keluar dari toilet. zurra berjalan sambil menunduk karena ponsel nya berbunyi ada pesan dari ima. dan tiba tiba...


bruk....... zurra bertabrakan dengan seseorang hingga mebuat dirinya terpental dan terjatuh dilantai.


"aduh..... sakit..? gumam zurra memegang pinggang nya


" astaga ... maaf maaf saya tidak sengaja nona? " ucap seseorang yang menabrak zurra. zurra mendongak... dan....


deg


deg


deg


deg....