
pagi hari setelah sarapan papa dan Rayhan sudah berangkat kekantor masing-masing. mama Sarah duduk diruang keluarga sambil main HP tiba tiba mama mengingat temennya ummi Rinjani. tiba tiba mama segera menelfon sahabat nya itu.
tut.... tut.... tut... tut.......
📞: "hallo asalamualaikum....? "
📞: "Walaikumsalam... apa kabar rin? " mama Sarah
📞''alhamdulilah..... baik... kamu sendiri apa kabar. katanya telfon sudah satu bulan gak ngabari sama sekali " ummi Rinjani
📞 " hahaha iya iya maaf bestie, aku sibuk sekali," mama Sarah
📞: iya tidak apa.. ada apa tumben nelfon? "ummi Rinjani
📞" nanti siang sibuk gak ya bestie? "
📞: sepertinya tidak ada apa Sarah? "
📞''aku mau ngobrol serius sama kamu, bisa gak, ayo ketemu. sekalian kangen kangenan? "
📞oh.... iya bisa... ketemu dimana? "
📞" habis sholat dhuhur di restoran islami? "
📞'' oke baik lah.... aku akan kesana setelah sholat duhur? "
📞''oke sampai ketemu nanti ya.... asalamualaikum....?
📞"iya..... Walaikumsalam....? "
telfon pun dimatikan. mama Sarah senyum senyum sendiri. membayangkan zurra akan menjadi menantu nya. perempuan sholehah dan baik hati.
siang hari setelah sholat duhur. mama Sarah berangkat ke restoran islami. karena sudah janji ketemu bersama ummi Rinjani.
"pak antarkan ke restoran islami? " ucap mama Sarah.
"baik nyonya besar? " ucap pak budi sangat supir.
setelah 25 menit kemudian mama Sarah sudah sampai di restoran islami. setelah mobil diparkir kan mama Sarah segera turun. dan berjalan menuju pintu. setelah masuk kedalam mama Sarah menengok kesana kesini mencari keberadaan bestie nya itu.
" Sarah disini? " panggil ummi Rinjani sambil melambaikan tangannya kepada mama Sarah. mama Sarah tersenyum dan mendekat.
"asalamualaikum... bestie... maaf ya agak lama menunggu? " ucap mama Sarah bercipika cipiki dengan ummi Rinjani.
"Walaikumsalam... ah tidak apa apa Sarah q juga baru datang kok? " ucap ummi Rinjani tersenyum. lalu mereka duduk sambil menunggu pesanan. mereka sedikit mengobrol mengingat masa masa putih abu abu itu. menceritakan bahwa ummi Rinjani adalah bungga sekolah an. banyak yang suka dengan nya tapi dia lebih memilih dijodohkan oleh kedua orang tuanya karena menurut ummi pilihan kedua orang tuanya adalah tebaik. mama Sarah juga menikah hasil perjodohan juga. pesanan mereka sudah datang mereka hanya memesan makanan ringan dan minuman saja karana baru selesai makan siang dirumah tadi. mereka memulai berbincang bincang seriuss.
"maaf ya rin tiba tiba aku menelfon mu dan ngajak kamu ketemu mendadak seperti ini. sebenarnya ada yang mau aku bicarakan sama kamu rin. ini sangat penting menurut aku? " ucap mama Sarah dengan serius
"ih kok aku jadi deg.. deg an gini kamu mau bicara apa sar,? " ucap ummi Rinjani membuat mama Sarah terkekeh.
"anu bestie.... pertama tama aku mau tanya dulu sama kamu, zurra sudah punya pacar atau calon suami gitu belom? " tanya mama Sarah ragu ragu. mama Sarah berharap zurra belom punya semuanya. ummi seperti tau arah pembicaraan mama Sarah lantas tersenyum.
" kenapa kamu tanya kayak gitu sar, zurra dari kecil sampai dewasa seperti itu. tinggal dilingkungan pesantren ,dan dari kecil juga sama abahnya selalu dididik tentang agama. mana pernah dia pacaran itu kan dilarang dalam agama kita, ((huh padahal author sendiri suka gonta ganti pacar... pisss Jagan dibully bestie 😁😁)) apa lagi zurra tidak punya teman sama sekali sar, gak ada yang mau dekat sama dia karena tampilan dia katanya aneh. padahal dia memakai cadar hanya melindungi dirinya sendiri. dia bilang dia gak mau pacaran sar, kalau sudah ketemu jodoh mau langsung nikah saja?...tapi......." ucap ummi Rinjani.
"tapi kenapa bestie....,? " ucap mama Sarah memotong ucapan ummi Rinjani.
"tapi sampai umur 21 tahun. ini dia belom ketemu sama jodoh nya. gak pernah ada laki laki yang mau dekat dengan dia sar. katanya zurra aneh. seperti tetoris memakai baju syar'i dan cadar, apa lagi cuma keliatan matanya. katanya buruk rupa lah katanya cacat. banyak banget hinaan buat anak ku itu makanya dia agak pendiam sama orang luaran kecuali sama keluarga.? " ucap ummi Rinjani sedih.
astagfirullah.... jahat banget sih orang orang. itu tidak tau saja dibalik cara berpakaian zurra ada berlian yang tertutupi. dan alhamdulillah kalau anak kamu itu belom ada pacaran atu jodoh. dan kamu sabar aja itu ujian buat zurra rin,? " ucap mama Sarah sambil tersenyum dan ngasih semangat buat ummi Rinjani.
"iya sar, dan kenapa kamu tiba tiba nanyain tentang zurra udah punya pacar apa belum. sar? " tanya ummi Rinjani. melihat sahabat nya yang masih senyum senyum itu.