
Satu bulan kemudian, dan hari ini adalah hari hari yang ditunggu tunggu oleh kedua keluarga, ya hari ini adalh hari pernikahan zurra dan Rayhan. Akad nikah akan digelar di masjid depan rumah zurra. Zurra saat ini baru saja dirias dia sangat lah cantik memakai baju pengantin berwana putih bersih dan berhias bling bling di bajunya. Memakai jilbb dan cadar kecil senada dengan baju nya. Satu kata untuk zurra sempurna guess. Zurra duduk dikursi didalam kamar sambil menunggu acara dimulai. Dia menerawang jauh. Entah apa yang difikirkan.
Keluarga Rayhan sudah datang dari 1 jam yang lalu. Dan calon penggantin pria juga audah duduk anteng didepan pak penghulu. Dan bebrapa saat kemudian zurra dibawa turun oleh kakak ipar Fatimah dan mbak ima. Semua mata memandang kearah zurra tanpa berkedip sama sekali. Terutama Rayhan sendiri.
Kecantikan zurra begitu terlihat dan terpancar walau pun tertutup dengan cadar. Zurra didudukkan disamping Rayhan dan ima serta Fatimah duduk ditempat masing masing.
"Masya Allah calon istri gue? " Ucap Rayhan dalam hati
"Brow... Netes tuh? " Goda Bobby, Rayhan reflek mengelap mulut nya membuat Bobby dan beberapa orang yang didekatnya terkekeh. Dan zurra hanya menunduk saja. Rayhan menatap Bobby dengan tatapan membunuh.
"Sialan lho? " Ucap Rayhan lirih. Dan hanya gerakan mulut saja.
Dan setelah semuanya lengkap, pak penghulu memulai ijab qobulnya.
"Nak Rayhan siap" Ucap pak penghulu
"Siap pak? " Ucap Rayhan mantap.
"Baiklah mari kita mulai.... Bismillahh Hirohmannirrohhim..... Saya nikahan engko RAIHAN MAULANA SAPUTRA BIN BAPAK ANTON MAULANA SAPUTRA. DENGAN PUTRI DARI BAPAK RAHMAN. YANG BERNAMA AZURRA AULIA RAMADHANI BINTI BAPAK RAHMAN RAMADHANI DENGAN UANG SEBESAR 10 JUTA DAN EMAS SEBERAT 10 GRAM BESERTA SEPERANGKAT ALAT SHOLAT DIBAYAR TUNAI" Ucap pak penghulu dengan lantang.
"SAYA TERIMA NIKAH DAN KAWIN NYA AZURRA AULIA RAMADHANI BINTI BAPAK RAHMAN RAMADHANI DENGAN DENGAN MASKAWIN TERSEBUT DIBAYAR TUNAI? " UCAP RAYHAN DENGAN LANTANG DAN SANGAT TULUS.
"Bagaimana para saksi SAH...?
" SAH
SAH
SAH.....
"Alhamdulilah...............? " Ucap pak penghulu dan dilanjutkan dengan doa.zurra menetes kan air matanya hingga membasahi cadar yang dia pakai. Serta ummi sudah menangis disamping ima.anak perempuan nya sudah sah menjadi milik orang lain.
Setelah itu pak penghulu mengarahkan kedua pengantin untuk bertukar cincin. rayhan lebih dulu memakaikan kepada zurra. Setelah itu zurra memakaikan ketangan Rayhan. Dan pak penghulu mengarahkan agar zurra mencium tangan Rayhan dengan hikmat setelah itu Rayhan mencium kening zurra dengan hikmat juga. Hingga jantung kedua nya berdetak lebih kencang. Setelah gitu zurra dan Rayhan sungkem keadaan orang tua masing masing. Tanggis haru terdengar sangat pilu. Ummi memeluk zurra dengan sayang. Setelah itu abah juga memeluk zurra dengan sayang. Abah berkaca kaca dan menetes kan air matanya. Abah mencium kening zurra sambil berucap.
"Berbahagialah sayang. Patuhi apa pun perkataan suami mu. Beliau adalah jalan mu menuju surga? " Ucap Abah rahman membuat tanggis zurra pecah. Zurra tidak mau melepas kan pelukan nya dia tidak mau berpisah dengan abahnya.Rayhan sediri diam dan meresapi ucapan abah azurra. ya dirinya menikah dengan kelurga terbaik dan terpadang dan penuh dengan bekal agama. apakah dia mampu untuk menjadi suami yang baik kelak untuk azurra.
Setelah itu ganti an Abah menasehati Rayhan.dan memeluk rayhan dengan sayang.
"Titip putri Abah yang nakal ini. Jagan sekali kali memukulnya. Jika dia salah tegur dan nasehati lah. Jika kamu bosan jangan sakiti dia. Kembalikan kepada Abah. Abah siap menerima nya kembali? " Ucap Abah sambil menangis. Rayhan hanya diam dan menangngguk. Zurra masih menagis dipeluk an ummi. Nya. Setelah itu sungkem kepada mama Sarah dan papa anton. Sama mereka juga mendapat nasehat. Setelah itu bersalaman dengan kakak dan kaka ipar. Zurra menangis dipelukan kakak Azzam.
"Kamu sudah menjadi seorang istri. Layanilah suamimu dengan baik. Jangan berani membantah ucapan suami. Ingat surga ada ditelapak kaki suami mu sayang? " Ucap kak Azzam. Lagi lagi tanggis zurra pecah. Rayhan hanya diam dan hatinya menjadi Damai.
"Sungguh keluarga yang sangat luar biasa pikir Rayhan. Acara dilanjutkan dengan makan makan. Setelah selesai makan makan mereka melakukan sholat berjamaah di masjid. Setelah selesai semua orang diboyong ke hotel mewah. Karena acara resepsi akan diadakan dihotel mewah itu. Zurra dari tadi hanya diam membuat Rayhan menjadi sebal.
" Kalau tidak suka dengan pernikahan ini harus nya kamu menolak tidak diam seperti ini? " Ucap Rayhan
"Hah tidak tidak... Maafkan saya? hanya saja saya belom terbiasa berdekatan dengan laki laki mas,maafkan saya " Ucap zurra gelagapan.
deg...
Malam hari jam sudah menujukkan jam 7 malam. Banyak sekali tamu yang datang dari tamu Abah teman kerja kak Azzam. Dan rekan bisnis papa anton dan Rayhan. Hampir ribuan tamu yang datang. Zurra malam ini memakai gaun yang lebih bagus dan gaun lebih berkilau. Dia dan Rayhan duduk diatas pelaminan.menjadi raja dan ratu semalaman, Disisi kiri ada mama dan papa dan disisi kanana ada Abah dan ummi. Tamu yang hadir bergantian memberikan selamat. Mereka kaget karena pengantin perempuan tidak membalas ukuran tamu laki laki. Dan Rayhan segera menjelaskan nya. Setelah jam menunjukkan jam 10 malam. Pesta sudah selesai tamu sudah pada pulang hanya ada keluarga inti saja yang masih ngobrol. Rayhan melihat kearah zurra dan seperti nya dia sangat lelah. Bobby tiba tiba menghampiri mereka.
"Selamat bro. Akhirnya lho nikah juga. Oh iya siap siap malam pertama ya.. Pasti lo kaget istri lo cantik dan masih perawan? " Ucap Bobby.
"Gue belom mau menyentuhnya lo tau sendiri kan gue ini dijodohkan, mana bisa gue langsung menyentuhnya? " Ucap Rayhan enteng.
Deg....
" Lo bakalan menyesal? " Ucap Bobby meninggalkan Rayhan dan tersenyum kearah zurra lalu dia pamit pulang kepada semua keluarga.
"Mas saya mau izin kekamar dulu? " Ucap zurra dengan suara gemetar. Rayhan kaget. Ternyata zurra ada dibelakang nya dan bisa jadi mendengar ucapan nya. Tapi Rayhan bodo amat.
"Abah, ummi, mama, papa, zurra izin naik ke kamar dulu? " Ucap zurra pelan
"Kamu pasti capek banget ya sayang ya sudah. Rayhan antar dong istri mu kekamar. Mana tau dia kamar hotel ini yang dijadikan kamar pengantin kalian? " Ucap mama Sarah
" Ya sudah.. Kami pamit kekamar... Asalamualaikum..? " Ucap Rayhan
"Walaikumsalam..? " Ucap semua orang tersenyum.
"Zurra dan Rayhan berjalan menuju lift. Dan akan naik kedalam kamarnya. Yang sudah disiapkan oleh pelayan hotel. Setelah sampai didalam kamar. Rayhan duduk disofa. Dan menyuruh zurra mandi lebih dulu.
" Mandilah lebih dulu ra.. Mungkin kamu lelah" Ucap Rayhan dengan datar.
"Mas Rayhan saja duluan. Aku masih mau melepas baju ini? " Ucap zurra menunduk
"Baik lah? " Ucap Rayhan tanpa menunggu lama langsung masuk kedalam kamar mandi. Zurra menetes kan airmatanya.
"Dia sangat dingin terhadap ku ya Robb? " Ucap zurra dalam hati.
15 menit kemudian Rayhan sudah keluar dari kamar mandi memakai piama lengan panjang dan celana panjang. Dia melihat kearah zurra dengan heran. Zurra belom melepaskan baju dan jilbab serta cadar.
"Kenapa belom dilepas semuanya ra? " Tanya Rayhan membuat zurra kaget karena melamun.
"Eh... Maaf biar saya lepas dikamar mandi saja? " Ucap zurra langsung masuk kedalam kamar mandi. Beberapa menit kemudian. Zurra sudah kelaur dari kamar mandi. Dia sudah memakai piama yang senada dengan Rayhan karena mama yang menyiapkan nya tapi yang membuat Rayhan heran zurra belom melepaskan cadar dan jilbabnya padahal mereka sudah sah menjadi suami istri tapi Rayhan bodoamat. Dia langsung memejamkan matanya. Zurra menyusul tidur disamping suaminya. Dia hanya melepaskan cadarnya saja. Tidak menunggu lama zurra langsung terlelap. Rayhan membuka matanya dikala melihat zurra yang sudah tidur. Dia Melihat kearah zurra.
Deg
Deg
Deg....
"What... Dia ternyata sangat cantik masya Allah selama ini aku mengatai dia buruk rupa. Ternyata dibalik cadarnya dia sangat cntik. Oh Tuhan.. Kenapa jatung ku berdetak seperti ini. Apakah ini mimpi. Apakah dia benar benar istri ku sangat beruntung nya aku menikahi bidadari syurga. Dia menutupi kecantikannya hanya untuk diperlihatkan kepada suaminya. Q sangat beruntung? " Ucap Rayhan dalam hati. Dia terpesona oleh kecantikan zurra. Diam diam tanpa sepengetahuan zurra Rayhan mencium kening zurra. Dan tersenyum.
"Aku akan berusaha mencintai mu? " Ucap Rayhan pelan. Dan dia tidur lagi. Tanpa diketahui oleh zurra dia tersenyum kecil. Dan tidur nyenyak lagi.