
setelah 30 menit perjalanan kini zurra sudah sampai didepan rukonya. disana ada tukang yang mengecat dan membenarkan beberapa bagian yang perlu dibenarkan. didalam 4 santri itu sudah melakukan bersih bersih.
"aduh mbak ima.. ruko ku masih berantakan baget. cz baru dapet kemaren ini ada beberapa yang harus direnovasi. mungkin 1 minggu kemudian baru resmi q buka? " ucap zurra sambil turun dari mobil diikuti oleh ima. dan pak maman. zurra masuk ke dalam ruko dan disambut beberapa tukang dan 4 santri itu.
"gpp mbak... ada yang nampung saja saya sudah seneng kok? " ucap ima tersenyum.
"permisi bu zurra, ibu ruangan nya mau nya dicat warna apa ya? " ucap tukang yang menghampiri zurra yang berbincang bincang dengan ima.
"kalau bisa warna hijau ya pak. biar adem saya suka warna hijau soalnya? " ucap zurra dengan ramah
"baik mbak saya permisi? " ucap pak tukang yang diangguki oleh zurra.
"agus, aji, siti, binti kesini..." panggil zurra
"ada apa mbak? " tanya agus
"perkenalkan ini nama nya ima. dia juga akn kerja seperti kalian.? " ucap zurra. dan mereka kompak berkenalan masing masing.
setelah itu mereka semua bersih bersih masing masing. menata barang barang yang baru datang. mulai dari ngepel. nyapu, ngelap dan menata kursi dan meja. jam sudah menujukan jam 12: 30,zurra mengajak semua orang untuk sholat berjamaah. setelah itu makan siang sama sama. setelah selesai makan siang mereka bersih bersih kembali. renovasi sudah selesai karena hanya sedikit saja. jam sudah menujukkan jam 06: 00 sore. setelah sholat magrib mereka pulang semua. toko sudah rapi. dan zurra akan bertanya dengan abah untuk mencari hari baik. untuk membuka usahanya agar lancar.
"alhamdulillah..... ya Allah semua sudah selesai dan rapi. tinggal mencari hari baik? " ucap zurra duduk di salah satu kursi.
"alhamdulillah ya mbak? " ucap ima tersenyum.
"pak uang bayarannya sudah saya transfer ya? " ucap zurra tersenyum
"iya mbak.. terimakasih kalau begitu kami permisi? " ucap para tukang. zurra tersenyum dan mengangguk.
"yasudah kita semua juga harus pulang. sebentar lagi isya.. keburu petang nanti? " ucap zurra berdiri. diikuti semua orang. agus, aji, binti serta siti sudah pulang duluan karena memakai sepeda montor. sedangkan pak maman sudah menunggu dimobil tinggal ima dan zurra.
"mbak... apa tidak apa aku pulang kerumah. aku tidak enak dengan keluarga mbak zurra? " ucap ima.
MasyaAllah kamu ini mbak ima.. gak papa kok. pasti abah dan ummi malah seneng angota keluarganya bertambah, udah ayo buruan. ummi udah chat q terus nih dari tadi? " ucap zurra sambil mengetik diponsel nya. ima hanya menurut dan berjalan dibelakang zurra.
setelah keluar dari ruko zurra segera mengunci pintu ruko. dan masuk ke dalam mobil yang diikuti ima dari belakang. setelah dirasa masuk semua mobil segera berjalan menuju Kekediaman zurra. dan 1 jam kemudian mobil zurra sudah memasuki halaman rumah yang sangat besar. di depan nya ada masjid tak kalah besarnya. disamping kiri ada pesantren dan ada asrama yang cukup besar juga. ima melongo memandang semuanya membuat zurra terkekeh.
"ayo mbak turun dan masuk kedalam rumah? " ucap zurra dengan halus. ima tersenyum dan mengangguk. mereka berdua turun dari mobil dam menuju pintu utama.
"asalamualaikum....? " ucap zurra dan ima
"Walaikumsalam...? " ucap semua orang.
"sayang kenapa baru pulang.. ummi khawatir nak? " ucap ummi memeluk zurra. kini semua sudah duduk disofa ruang tamu.
"maafkan zurra ya ummi. zurra lembur biar cepet selesai dan alhamdulillah semua sudah selesai, dan tinggal mencari hari baik untuk memulai usaha, abah carikan hari baik untuk zurra oke? " ucap zurra
"iya iya....? " ucap abah tersenyum
"oh iya ini siapa....? " tanya kak Fatimah dengan ramah. dia berhijab tapi tak bercadar seperti zurra jadi senyumnya terlihat sangat cantik.
"oh iya.... abah, ummi, kak Azzam dan kak Fatimah, perkenalkan ini namanya mbak ima Amalia, dia bakalan bantu bantu aku di toko nanti. menemani 4 santri itu,? " ucap zurra senang dan memegang tangan ima. membuat ima tersenyum canggung.
"terus kenapa kamu bawa pulang dek? " tanya Azzam.
"kak sudah waktunya sholat Isya. nanti setelah sholat bakalan zurra ceritakan semuanya.? " ucap zurra
"ya sudah ajak sekalian ima. beri dia baju milik kamu sementara. nak ima anggap saja rumah sendi ya nak? " ucap ummi rinjani.
"terimakasih nyonya? " ucap ima.
"tidak usah panggil nyonya panggil ummi aja nak? " ucap ummi Rinjani
"ba.. baik ummi? " ucap ima agak canggung.
setelah itu zurra menuju kamar dengan ima. mereka Melakukan sholat berjamaah zurra sebagai imamnya.saat zurra melepaskan cadar nya, ima sempat terdiam karena zurra sangat cantik natural dan alami.kulit mulus dan putih.sungguh maha karya Tuhan yang sangat sempurna.dan melakukan sholat isya dengan kusuk. setelah sholat mereka duduk sebentar sambil ngobrol. setelah itu karena sudah waktunya makan malam. mereka berdua keluar dan turun kebawa menuju meja makan. semua keluarga sudah berkumpul waktunya mereka makan malam bersama.
"asalamualaikum.... semuanya kesayangan zurra? " ucap zurra dengan ceria
"Walaikumsalam...? " ucap semuanya menatap zurra dengan tersenyum.
"lama banget sih dek. kakak keburu laper tau gak sih" ucap Azzam
"hehehehe.... maaf kakak ku sayang, keasikan ngobrol aku nya tau, maaf ya.. sudah ayo buruan mulai sarapan ? " ucap zurra duduk sambil cengar cenggir. hingga mereka semua makan malam bersama. ima sangat beruntung bisa masuk keluarga ini. keluarga baik dan harmonis.
"dasar? " ucap Azzam.
"ima ayo nambah makannya jangan malu malu? " ucap ummi Rinjani
"Terima kasih ummi? " ucap ima tersenyum.
setelah itu mereka mulai makan dengan tenang. dan setelah acara makan malam selesai. seperti biasa mereka berkumpul diruang keluarga. setelah dirasa semua sudah siap mendengar langsung cerita zurra. zurra mulai menceritakan semua kejadian yang menimpa ima dan sampai bisa bertemu dengan dirinya. dan zurra berinisiatif mengajak tinggal bersama.
"MasyaAllah kasihan sekali kamu nak? " ucap ummi sedih.
"gak papa kok tinggal disini biar tambah rame? " ucap mbak Fatimah.
"abah dan kak Azzam gak keberatan kan jika ima tinggal disini? " tanya zurra.
"gak kok nak " ucap abah dan Azzam hanya mengangguk saja.
"oh iya.... tapi mbak sarankan mulai besok ima berhijab ya. kan kita tinggal dilingkungan pesantren. besok mbak kasih baju mbak. kan gak mungkin pakai baju zurra heheheh? " ucap mbak Fatimah membuat semua orang tertawa.
"secara semua baju zurra kan seperti Ninja Hatori? " ucap Azzam terkekeh.
"seperti kartun kesukaan Sofia ya abi? " ucap Sofia.
"hooh sayang? " ucap Azzam tergelak membuat zurra mendengus sebal.
"Azzam... bisa tidak tidak membuat adikmu marah. seharusnya kamu bangga adik mu menutup aurat, bukan nya membully? " ucap abah menegur.
"hehehe maaf abah cuma bercanda kok? " ucap Azzam.
"huh... kakak apa sih... itu kan baju syar'i, tau buat nutup aurat.? " ucap zurra sambil Memonyongkan bibirnya dan disambut gelak tawa oleh semua orang.
"Terima kasih ya semua nya... sudah mau menerima saya dikeluarga ini, saya sangat beruntung bertemu keluarga yang sangat harmonis seperti in" ucap ima berkaca kaca.
"iya nak kamu tenang saja. anggap saja kami semua ini keluarga kamu ya sayang? " ucap ummi Rinjani. ima mengangguk dan meneteskan air matanya.
jam sudah menunjukkan jam 9 malam. waktunya semua orang kembali ke kamar masing masing. dan untuk ima sudah disiapkan kamar sendiri dilantai bawah. samping kamar kak Fatimah dan kamar atas hanya di tempati oleh zurra saja. karena ummi dan abah kamarnya juga dilantai satu.