AZURRA.

AZURRA.
GB 11



beberapa menit kemudian mobil yang dikendarai oleh zurra dan Rayhan sudah sampai di depan rumah yang sangat besar berdiri kokoh dua lantai. itu adalah rumah yang ditinggal'i oleh zurra. zurra segera turun dari mobil dan tidak lupa mengucapkan terimakasih kepada Rayhan.


"terimakasih tuan, sudah mengantar saya sampai rumah, sekali lagi saya minta maaf sudah merepotkan anda tuan? " ucap zurra membungkuk kan tubuhnya dan tidak lupa menunduk.


"iya sama sama... saya juga minta maaf, saya tadi sedikit membentak kamu? " ucap Rayhan dengan ramah tidak lupa senyum nya.


deg....


"i... iya Tuan... tidak apa apa, kita saling memaafkan saja, dan musibah itu tidak ada yang tau kapan datang kepada kita? " ucap zurra tersenyum di balik cadar nya. hanya terlihat matanya yang indah dan teduh.


"oh iya sampai lupa.... tuan mau mampir dulu, mungkin kakak saya dan abah masih ada dirumah belom ke Masjid? " tawar zurra.


"ah tidak kapan kapan saja.... ya sudah saya pamit ya mbak zurra.... asalamualaikum...? " ucap Rayhan


"eh iya tuan.... Walaikumsalam.... hati hati dijalan? " ucap zurra tersenyum dibalik cadar nya. dan mata indah yang terlihat teduh itu.


deg


deg


deg


"matanya sangat teduh, pasti wajahnya sangat cantik,eh bicara apa aku ini ngaco, mana ada wajah cantik ditutup seperti itu. mungkin jelek iya? " ucap Rayhan terkekeh dan langsung menjalankan mobilnya. sedangkan zurra setelah pamit tadi langsung masuk kedalam rumah tidak menunggu Rayhan menjalankan mobilnya. betapa kagetnya zurra di balik pintu ada kakak ipar, ima dan ummi yang senyum senyum menatap zurra


"ehem... ehem.... siapa itu? " goda kak Fatimah


"wah... kayaknya aku mau punya kakak ipar lagi ini? " goda ima cengegesan.


"astagfirullahhal'adzim... kakak... mbak ima dan Ummi ngangetin zurra aja sih? " ucap zurra kaget. dia segera melepaskan cadar nya dan berjalan menuju sofa diikuti kak Fatimah, mbak ima dan ummi dari belakang.


"cieee.... tu muka napa merah.... siapa itu.. ganteng banget" ucap kak Fatimah


"kenalin dok mbak zurra. wah wah kayaknya ada yang gak Jomblo lagi ini nanti? " ucap ima cengegesan


"ummi seperti nya pernah bertemu, bukan nya itu anak dari tante Sarah ya nak? " ucap ummi Rinjani.


"ihhh apa an sih... tadi itu mobil zurra ban nya bocor, tambal ban jauh jadi pak maman telfon mobil derek buat derek mobil zurra. kalau minggu kan zurra kelapan,jadi dari pada menunggu akhirnya zurra berjalan mau nyari taksi. pas mau nyebrang mobil tuan Rayhan menabrak zurra ummi, alhamdulillah aku gak luka sih tapi kaki q agak nyeri ini. sampai dia marah marah tadi sama zurra, pas zurra mendongak dan tau kalau q zurra anak ummi, dia jadi berubah baik mau nganterin pulang juga" ucap zurra panjang kali lebar kali tinggi.


"MasyaAllah sayang... tapi kamu gak papa kan nak? ucap ummi


" gak papa... cuma kaki q ummi lecet sedikit, udah ya zurra mau kekamar mau mandi terus sholat, nanti turun saat makan malam, cup, cup cup...? " ucap zurra mencium pipi, kak Fatimah, mbak ima dan ummi. membuat mereka tersenyum bahagia.


_________________________________


disisi lain. Rayhan menyetir mobilnya sambil senyum senyum sendiri. sejenak melupakan masalah yang menimpa dirinya dan si perempuan iblis sikarina itu. kini Rayhan menyetir mobil sambil tersenyum mengingat zurra yang menurutnya lucu. kapan diajak bicara selalu menunduk saja.


tak berapa lama dia sudah sampai didepan rumahnya. turun dari mobil dan berjalan masuk kelam rumah.


"asalamualaikum...." ucap Rayhan dari luar dan masuk kedalam rumah.


"Walaikumsalam....? " ucap mama dan papa yang berada diruang keluarga.


"mama, papa... pacaran terus aku kan jadi iri" ucap Rayhan duduk didepan mama papa nya.


"ini lah enak nya menikah, makanya cepat menikah? " ucap papa


"huft......" hela nafas Rayhan dari mulut nya.


"kamu kenapa... kok lesu gitu, ada masalah dikantor? " ucap mama.


"gak papa ma semuanya baik baik saja. oh iya... ma aku mau mama jodoh'in lah. sama perempuan siapa pun. yang menurut mama baik dan cocok buat Rayhan? " ucap Rayhan pasrah dan lesu


"kamu serius, memangnya ada apa... bukan nya kamu menentang mama saat mama mau menjodohkan kamu,? " ucap mama Sarah.


"ray serius ma..? " ucap Rayhan


"memangnya kemana pacar j@l@ng kamu itu.bukan nya kamu sangat mencintai dia dan cinta mati sama dia..kenapa kamu tiba tiba mau dijodohkan? " ucap mama Sarah sinis


"mama." tegur papa


"huft iya pa? " ucap mama Sarah


"hah... udah lah ma... jangan pura pura gak tahu, mama dan papa pasti sudah dapat laporan dari Tomi kan? " ucap Rayhan malas. karena setiap ada kejadian apa apa tentang Rayhan Tomi selalu laporan kepada papa mama.


"iya iya... makanya dari awal mama sudah bilang sama kamu. karina itu perempuan tidak baik. tapi kamu selalu saja membantah ucapan mama. sekarang baru tau rasa kan kamu. dihianati apa lagi ternyata pacar kamu itu perempuan gak benar,? " mama ngomel ngomel. Rayhan hanya menunduk dia tidak melawan ucapan mamanya.


"sudahlah ma, yang penting sekarang anak kita sudah putus. lebih baik tau sekarang kalau tau nya setelah menikah kan bisa berabe, dan dia sekarang juga mau mama jodohkan sama temen anak mama kan? " ucap papa Rayhan.


"memangnya siapa perempuan yang akan menjadi jodoh Rayhan mah? " tanya Rayhan


"kejutan dong... " nanti kamu juga akan tau..." ucap mama cengegesan membuat Rayhan mendengus kesal.


"ya sudah... kamu mandi dan sholat ya nak. dan istirahat..? " ucap mama yang dianggukin oleh Rayhan. akhirnya Rayhan menuju kamarnya. untuk bersih bersih dan sholat.


setelah selesai sholat Rayhan merebahkan dirinya diranjang. dia mengingat ingat semua kenangan selama dia bersama karina. hatinya benar benar sakit.


"padahal aku sangat mencintaimu. bahkan aku tidak perduli dengan masa lalu mu. tapi kenapa harus seperti ini karina. aku sangat mencintai kamu bahkan kamu tidak berhenti bekerja seperti itu padahal aku sudah menuruti semua kemauan mu, aku tidak mau merusak mu karena aku menghormati kamu. tapi kamu malah mencari kepuasan diluar sana. aku jijik sekali sekarang dengan dirimu. aku tidak menyesal telah mengenal dirimu? " ucap Rayhan meneteskan air matanya. setelah itu dia memejamkan matanya. sebenarnya Rayhan sudah tau masa lalu karina Rayhan tidak masalah karena dia sangat mencintai karina. karena setau dia karina sudah berhenti ternyata masih berlanjut dibelakang nya.


malam hari setelah selesai sholat isya. Rayhan segera turun kebawa menuju meja makan. Rayhan makan malam bersama mama papanya. setelah makan malam selesai. mereka ngobrol diruang keluarga sambil ngobrol ngobrol ringan.