Another World Dominaton

Another World Dominaton
Chapter 38 : Tentang Dunia



Nagato melihat ruangan di sekitarnya.


Lantai hanya dilapisi tanah, meja makan kayu. Peralatan yang sederhana.


Pokoknya Abad pertengahan banget.


Nagato dan tim delta mencari kepala desa.


Nagato membuka pintu kamar di sebelahnya, dan melihat seorang wanita yang tampaknya berumur 18 tahun berambut pirang cantik untuk orang desa biasa.


Nagato menutup pintu kamar tersebut.


Death membuka pintu kamar satu lagi dan melihat seorang pria paruh baya sedang tertidur bersama istrinya.


Death memberi kode kepada yang lainnya.


Nagato dan tim delta mengangguk.


Hell masuk untuk menyekap istri kepala desa agar tidak berteriak.


Sementara itu azazil masuk untuk menutupi mulut kepala desa.


Dalam hitungan ketiga, mereka semua beraksi.


Hell menyekap istri korban.


Istri kepala desa yang terbangun hendak berteriak tetapi mulut nya segera di tutupi kain.


Istri kepala desa segera melihat situasi depannya.


Dia melihat 3 orang aneh berpakaian baju aneh hitam sedang menodongkan tongkat besi kepadanya?.


Dia tidak bisa melihat wajah pelaku karena menggunakan semacam topeng.


Death sebagai seorang eksekutor menebak langsung istri kepala desa.


Istri kepala desa mati tanpa mengetahui apa gang terjadi.


Hell melepaskan mayat istri kepala desa.


Kepala desa baru terbangun dari tidurnya, dan melihat ia telah di sekap.


Ketika bangun dia melihat mayat istrinya yang telah berceceran darah di kepala.


Ia segera berteriak. "Hmmmmn" ia lupa mulutnya di tutupi kain, ia menangis.


Death berkata. "Bawa dia, kita akan mengintrogasi nya di tempat lain."


Nagato yang di sisi pintu kamar kepala desa. segera keluar dari rumah kepala desa.


Operasi tersebut hanya di butuhkan waktu 2 menit.


Nagato dan tim delta membawa korban ke hutan untuk di interogasi.


Anak kepala desa masih tertidur pulas tanpa mengetahui bahwa orang tuanya telah terbunuh.


Tim delta menyeret kepala desa yang pingsan ke sekitar dataran rendah di pinggir desa.


Setelah sampai, Nagato memberi perintah. "Bangunkan dia."


Ghost segera menyiram kepala desa dengan air.


Kepala desa segera terbangun.


Setelah kepala desa terbangun ia melihat sekeliling nya.


Lucifer membuka kain di mulut kepala desa.


Setelah kain di mulut terlepas, kepala desa segera melancarkan kata-kata kotor. "Dasar Assassin sialan, kau berani sekali membunuh istri ku didepan mata ku."


Nagato tidak peduli dengan ucapan kasar kepala desa. "Maafkan kami soal itu, kami hanya ingin tahu sedikit informasi. Kamu pasti nya tahu?." Tanya Nagato.


"Aku tidak tahu informasi yang kalian inginkan, bahkan jika aku tahu aku tidak akan menyerahkan kepada bajingan seperti kalian bangsat." Jawab kepala desa dengan penuh emosi.


Nagato melihat ini tampaknya pembicaraan akan sia-sia, tadinya dia akan mencari tahu informasi dengan baik-baik tetapi karena sudah seperti ini.


Tidak ada pilihan lain kan.


Nagato memegang kepala desa.


Kepala desa curiga dengan tindakan orang di depannya, jangan-jangan orang ini adalah penyihir? Dia akan menggunakan sihir pencari ingatan?.


"Tidak, tidak kau tidak boleh melakukan itu pada ku." Kepala desa berteriak histeris.


Tampaknya kepala desa tahu bahwa aku akan menggunakan kemampuan penggali ingatan.


Nagato semakin penasaran sama sihir dunia ini, apakah dia bisa mempelajari sihir dunia ini?.


Tetapi Nagato penasaran sama informasi apa yang di sembunyikan kepala desa botak ini.


"Hei, botak. Aku penasaran sama rahasia yang kau sembunyikan." Nagato menyentuh kepala desa botak ini.


Dan mengaktifkan Kekuatan Ningendo.


Dia melihat ingatan kepala desa.


Desa ini bernama desa Green.


Dinamakan sesuai nama pendiri desa ini, desa green terletak di pinggiran hutan Jura. Desa ini sering di serang berbagai monster tingkat rendah.


Karena desa ini sering menjadi tempat serangan monster, para petualang pemula sering datang kesini untuk meningkatkan level mereka dan pengalaman bertarung melawan monster.


Desa green cukup makmur di bandingkan dengan desa-desa sekitarnya, di karenakan pembayaran yang di lakukan oleh petualang.


Desa Green berada di kekaisaran Francis suci.


Kekaisaran terbesar kedua di benua Atalanta Utara setelah kekaisaran Britania.


Di sebelah Utara hutan Jura adalah kekaisaran Britania.


Di sebelah timur adalah kekaisaran Lionel.


Di sebelah selatan adalah kekaisaran Amoros.


Di paling selatan benua adalah Negara Teoxraksi Gereja cahaya.


Di tengah-tengah benua Atlanta yang memisahkan antara Atalanta Utara dan Selatan terdapat 3 kerajaan yaitu kerajaan naga, kerajaan Malaikith, kerajaan Baharud.


Kerajaan naga sesuai namanya di pimpin oleh ras naga dan half-dragon, kerajaan Malaikith di pimpin oleh ras half-elf, kerajaan baharud adalah di pimpin oleh ras demi human half-demi human.


Kekaisaran Elfa-Elfi adalah sebuah negara dengan monarki ganda seperti Austria-Hongaria di bumi.


Kekaisaran Elfa-Elfi adalah kekaisaran bangsa Elf,  Kekaisaran Elfa-Elfi tercipta karena keinginan ras Elf untuk bersatu, tanpa memandang mereka dari etnis Elf apa.


Mayoritas penduduk Kekaisaran Elfa-Elfi adalah dari etnis Dark Elf dan Elf Verlon.


Elf Verlon adalah gambaran umum tentang elf yang di ketahui Nagato.


Lalu di selatan kekaisaran Elfa-Elfi adalah kerajaan Ardestia yang terkenal dalam kebudayaan, pendidikan, teknologi, sihir, karya seni, dan multietnis. Dikatakan Kerajaan Ardestia adalah negara termaju di benua Atlanta.


Kerajaan Ardestia dibilang sangat demokratis, karena memberikan kebebasan bagi warganya untuk memeluk agama, kebebasan berbicara dan tidak peduli dari ras apa kamu asal kamu tidak membuat kacau disini itu tidak masalah.


Selain itu Kerajaan Ardestia sangat mementingkan pendidikan, ini karena Raja pertama Ardestia sangat mementingkan pendidikan.


Raja pertama juga dikatakan adalah seorang pahlawan seribu tahun yang lalu.


Oleh karena itu kerajaan Ardestia adalah pusat ekonomi benua Atlanta, semua pedagang di seluruh dunia berkumpul di situ, lalu menyebarkan nya ke seluruh dunia.


Karena kerajaan Ardestia memberikan perlindungan bagi pedagang yang ingin berjualan di kerajaan, serta memberikan tarif pajak rendah.


Di katakan bangsawan di kerajaan Ardestia sangat berbeda dengan bangsawan di seluruh dunia.


Di sebelah timur kekaisaran Elfa-Elfi adalah kerajaan bangsa Dwarf yang terkenal dalam teknologi, industri, dan persenjataan nya dan di sebut sebagai negara Anggur.


Karena tiap hari dwarf selalu meminum anggur.


Di sebelah timur benua Atlanta adalah sebuah benua melayang.


Benua tersebut bernama Avant Heim, Tempat tinggalnya Ras malaikat dan ras terbang lainnya.


Untuk negara dan pemimpin negara, tidak diketahui karena kurang nya pengetahuan kepala desa.


Di Utara benua Atlanta adalah benua iblis, ini juga tidak diketahui.


Tetapi dari pengetahuan kepala desa ini adalah Aliansi telah menang melawan iblis.


Benua di dunia ini hanya tiga? Atau masih banyak benua yang belum ditemukan?.


Dan sisanya adalah kehidupan sehari-hari kepala desa Erwin Gutawa.


Dan apa yang di sembunyikan bajingan botak ini? Kenapa aku tidak melihat hal yang mencurigakan.


Nagato melepaskan tangannya dari kepala botak Erwin.


"Bunuh dia" perintah Nagato.


Erwin yang mendengar bahwa dia akan di bunuh segera berteriak. "Kau tidak bisa membunuh ku, aku adalah kepala desa kekaisaran Francis suci. Apa kau tahu apa yang terjadi ketika aku terbunuh, Ksatria kekaisaran akan membunuh mu. Bagaimana? Jika kau lepaskan aku sekarang dan memohon ampun kepada ku kau-" sebelum Erwin menyelesaikan kata-katanya.


Ia segera terbunuh dengan lubang di kepalanya.


Nagato menatap dingin kepada mayat Erwin botak sialan ini.


"Ayo, segera pergi dari desa ini. Di selatan desa ini ada kota manusia terdekat, kita akan menetap di sana untuk sementara." Kata Nagato.


"Ya, fuher." Mereka berenam naik ke punggung burung.


Tak selang berapa lama ketika Nagato dan tim delta pergi, warga yang mengikuti jejak kaki yang di tinggalkan oleh Nagato dan tim delta.


Menemukan mayat kepala desa. "oy, aku menemukan nya."


Kembali beberapa waktu lalu.


Gadis kecil tersebut memutuskan untuk memberitahukan kepada orang tuanya.


Gadis kecil mengetuk-ngetuk kamar orang tua nya. "Ayah ibu."


Pintu nya terbuka, keluar seorang perempuan paruh baya. "Ada apa Alana? Malam-malam begini?" Tanya lembut ibunya.


"Bu, kakak telah mati."


Ketika dia mendengar ini, mata yang tadinya mengantuk tiba-tiba menjadi segar. Dia memegang erat-erat pundak anak nya. "Apa maksudmu Alana? Aku tak suka ya kamu becanda seperti itu."jawab marah ibunya.


"Aku tidak becanda, aku melihat dengan mata kepala ku sendiri bahwa kakak telah terbunuh oleh assassin. Selain itu paman Hans juga terbunuh, sekarang para assassin tersebut telah menunju rumah pak kepala desa!." Jawab serius Alana.


Ketika dia mendengar ini, seketika air mata menetes dari matanya.


Putra satu-satunya telah mati.


Tetapi melihat putri nya yang masih kecil, ia tahu bahwa ia harus tegar.


Dia mengusap air matanya. "Baiklah Alana, kau tinggal di kamar jangan kemana-mana. Aku akan beritahu Ayah mu."


Setelah itu sang ibu memberi tahukan ke suami nya.


"Begitu, Renhard telah mati." Setelah mengatakan itu ayah Alana pergi untuk memberi tahukan tetangga nya.


Bella melihat suaminya begitu, pasti sangat sedih.


Suami nya menaruh banyak harapan kepada putranya, tetapi sekarang telah meninggal.


Setelah kabar bahwa Renhard dan Hans mati, warga desa green segera berkumpul di depan rumah kepala desa.


"Hati-hati semua nya, orang yang kita lawan adalah seorang assassin. Dari jejak kaki yang kami lihat, pelaku pasti enam orang." Setelah mengatakan itu Ayah Renhard melangkah hati-hati ke rumah kepala desa.


Dia melihat pintu kamar terbuka dan pintu kamar Alice masih tertutup.


Di belakang Ayah Renhard ada 5 orang warga desa green mengikuti nya.


Ayah Renhard  melihat Alice masih terbaring di kasurnya.


Ayah Renhard menepuk-nepuk wajah Alice. "Hey, Alice bangun!. Nafas nya masih ada? Orang ini beneran tidur. Berarti yang diincar assassin hanya kepala desa dan istrinya saja."


"Edward ambil kan aku segelas air."


Edward memberikan segelas air kepada Elon.


Elon menerima nya, dan menyiramkan air tersebut ke Alice. "Bangun Alice."


Seketika Alice bangun. "Banjir-banjir." Sambil mengatakan hal konyol.


Dan ia melihat jelas pemandangan didepannya. "Paman Elon? Kenapa kau ada di kamar ku?" Tanya Alice dengan curiga.


Sebelum Elon menjawab, salah satu warga berteriak.


"Demi Dewa Cahaya, Istri Kepala desa telah terbunuh."