
Kantor hokage ke-5.
Tsunade sedang mengerjakan dokumen dan berhenti, dia melihat Anbu sedang duduk hormat kepadanya untuk melapor.
"Ada apa..?"
"Lapor, Hokage-sama. Kami menemukan Makhluk aneh sangat banyak dengan Tinggi Antara 20 sampai 10 meter."
Tsunade bingung mendengar ini, makhluk aneh?.
"Bagaimana penampilan nya? Seperti hewan kah?"
Anbu yang memakai topeng rubah itu menjawab. "Mereka tidak berpenampilan seperti hewan Hokage-sama.... Tapi mereka seperti manusia, mereka juga tidak mempunyai jenis kelamin!"
Tsunade mengkerut Kening, dia sebagai hokage dan salah satu Sennin legendaris tentunya saja sudah melihat begitu banyak hewan atau makhluk aneh. Tapi ini pertama kalinya dia mendengar Makhluk hidup tanpa jenis kelamin?.
"Bagaimana dengan kekuatan nya? Apa kah itu bisa membahayakan ninja?"
Kapten Anbu itu menjawab lagi. "Setelah kami menemukan Makhluk aneh ini, perintah pertama ku adalah menyuruh salah satu dari Anbu kami untuk mencoba berkomunikasi, hasilnya... Nihil, mereka tidak bisa memahami kami sama sekali, mereka bahkan menangkap salah satu Anbu yang aku kirim. dan memakan nya. Untuk Kekuatan nya kami telah mencoba berbagai cara tetapi setiap bagian tubuh makhluk ini yang terpotong atau hancur, mereka akan beregenerasi sangat cepat."
Tsunade mendengar ini mengelah nafas, dia belum pernah mendengar makhluk seperti ini sebelumnya. Dengan regenerasi sangat cepat? Tinggi?, Memakan manusia?. Ada apa dengan dunia ini?.
"Baiklah, aku akan segera kesana untuk melihat spesifik nya."
Kapten Anbu itu menghilang dari ruangan hokage.
Tsunade mengelah nafas. "Bencana satu belum selesai, ada lagi bencana baru.. suzune panggil Tim tujuh kesini, aku Ingin melihat Kekuatan baru Naruto..."
"Baiklah, Tsunade-sama." Suzune berjalan keluar sambil memeluk babi pink nya.
"Jika makhluk itu mempunyai Regenerasi yang sangat cepat, dan kita belum mengetahui kelemahan makhluk itu.. maka satu-satu nya jalan keluar adalah menghancurkan seluruh tubuh makhluk itu sampai tak tersisa atau disegel dengan fuinjutsu..." Ucap Tsunade sambil memandang kearah Utara yang di mana lokasi Para Titan berada
Sementara itu Naruto yang sedang berjalan bersama sakura menuju gedung hokage, karena mereka diberitahu oleh Anbu untuk Pergi ke gedung hokage untuk menemui hokage ke-5 untuk melakukan misi khusus, jadi Naruto sekarang sangat bersemangat.
"Nee, Sakura-chan misi khusus apa yang kita akan jalankan? Mungkin pergi desa lain?"
Sakura yang berjalan disamping Naruto, mengelah nafas. Dengan kelakuan si bodoh ini. "Mana aku tahu bodoh, atau misi khusus yang dimaksud oleh Tsunade-sama adalah mungkin melihat perkembangan Kekuatan baru kita."
Naruto mendengar ini memegang dagunya seolah sedang memikirkan sesuatu. "Mungkin... Sudahlah..."
Sesampainya di gedung hokage, mereka hendak masuk, tetapi di hentikan terlebih dahulu oleh penjaga, karena kejadian 2 bulan yang lalu keamanan di sekitar gedung hokage di perketat. Mereka berdua di periksa terlebih dahulu.
Setelah itu Naruto dan sakura berjalan masuk kedalam gedung hokage.
Sakura mengetuk-ngetuk pintu.
Tok tok.
"Masuk, tidak terkunci."
Naruto dan sakura masuk, mereka melihat tampang serius dari Tsunade-sama.
"Ada apa, Nenek-Tsunade kenapa tampang mu serius seperti itu."
Sakura mendengar ini tak bisa berkata-kata. Lalu dia memukul kepala Naruto. "Dasar bodoh, jaga cara bicara mu sedikit."
Naruto memegang kepala sambil kesakitan. "Haduh, sakit Sakura-chan"
"Misi ini sangat penting untuk keamanan desa, tadi aku telah mendapat informasi dari Anbu bahwa mereka telah menemukan Makhluk Raksasa seperti manusia dengan tinggi beragam antara 10 sampai 20 meter, mereka mempunyai Regenerasi yang sangat kuat. Anbu telah mencoba berkomunikasi dengan mereka tetapi hasil nya nihil. Makhluk ini adalah makhluk kanibal, berarti mereka memakan manusia, kami belum tahu secara pasti bahwa mereka hanya memakan manusia atau juga memakan tumbuhan dan hewan. Anbu telah mencoba berbagai cara untuk mengalahkan Makhluk ini tetapi setiap bagian tubuh mereka yang terluka, mereka akan beregenerasi sangat cepat itu sungguh merepotkan. Maka solusi yang tepat adalah menyegel nya atau menghancurkan nya sampai tubuh mereka tak tersisa. Anbu telah menghitung Jumlah mereka semua, ada 500 makhluk seperti ini. Aku memberi nama makhluk ini dengan kode nama 'Titan'."
"Titan? Makhluk yang menyerupai manusia dengan tinggi 10-20 meter? Aku belum pernah mendengar nya? Dan juga mereka memakan manusia." Kata Naruto dengan ekspresi wajah serius.
"Tsunade-sama dari mana makhluk kanibal ini berasal, sungguh menjijikkan."
"Aku juga tidak tahu, tapi dari informasi yang Anbu kumpulkan, Titan ini tiba-tiba muncul dalam jumlah banyak dari arah Utara."
Sakura mendengar ini sedikit menyipitkan matanya. "Utara? Bukan kah itu tempat dimana pusat gempa terjadi?"
"Ya, saat ini kami belum menemukan informasi spesifik tentang Titan ini, dari mana mereka berasal, mengapa mereka memakan manusia, oleh karena itu aku menugaskan misi kelas S kepada Kalian Tim 7. Oh ya di mana sai?"
Naruto dan sakura saling pandang. Mereka lupa bahwa ada satu anggota lagi di antara tim mereka. "Soal itu...kami lupa untuk memanggil nya."
Tsunade mendengar ini mengkerut Kening. "Kalian cepat panggil Sai dan beritahukan dia tentang informasi ini, kemampuan ninjutsu yang dia miliki di butuhkan dalam misi ini"
"Oke, Nenek-Tsunade"
"Dimengerti, Tsunade-sama"
Mereka berdua pergi untuk menemui sai.
Sedangkan pelaku yang mengirim Titan itu masih melihat arah para Titan dengan santai.
Nagato, dalam tengkuk Titan nya bisa melihat semua yang Mindles Titan lihat, tampak nya mereka sudah sampai di kawasan konoha. "Nah, apa yang akan kamu lakukan Konoha!."
Nagato keluar dari tengkuk Titan nya, dia mulai melepaskan diri dari tubuh Titan. Jelas masih terlihat seperti urat merah di kedua pipi nya.
Konan yang berdiri di kepala Titan nagato, sedikit terkejut nagato akan keluar dari tengkuk nya. Dia sudah di beritahu sebelumnya, bahwa pengguna Titan Shifter mengendalikan bentuk Titan nya di antara tengkuk.
Tetap saja dia sedikit terkejut, ini adalah bidang baru dalam hidupnya.
Nagato yang mendengar ini mengkerut Kening, ada apa ini? Jelas aku baik-baik saja.
"Tidak, aku baik-baik saja konan, ayo kita segera pergi ketempat yang enak untuk berbicara terlebih dahulu, lalu diskusi kan tentang perusahaan yang akan kita buat."
"Baiklah, ayo pergi" mereka menghilang dari Titan yang akan menguap itu.
Mereka telah tiba diantara gang gelap, di depannya ada seorang wanita berambut oranye dengan banyak tindikan di wajahnya, sekarang Chikusodo pain tidak lagi memakai pakaian Akatsuki yang mencolok, tetapi memakai jubah hitam mirip Assassin.
Chikusodo pain segera menghilang dari hadapannya, kembali ke kerajaan.
Nagato dan Konan segera melepas topengnya,
Mereka berdua pergi ke arah toilet umum untuk berganti pakaian terlebih dahulu.
Nagato mengganti pakaian nya dengan pakaian jas putih, celana putih panjang, dengan dasi hitam di leher nya, dan juga sarung tangan hitam.
Sedangkan kan Konan sejak awal memakai jas hitam dengan celana panjang hitam pria, dasi merah tua, Di lengkapi dengan sarung tangan hitam.
Setelah mereka selesai berganti pakaian, Nagato, Konan pergi ke restoran terdekat.
Mereka memakai pakaian ini karena, agar terlihat seperti pengusaha.
Nagato, Konan sampai di restoran Jepang yang lumayan mewah, restoran ini adalah restoran terbaik di kota Kamaki ini yang terletak di wilayah barat negara api.
Nagato dan Konan berjalan masuk untuk mencari tempat duduk, setelah mendapat tempat duduk.
Nagato melihat seorang wanita berambut pirang berpakaian pelayan dengan warna hitam putih, dari penampilannya pelayan ini seharus nya berumur 18.
"Ada yang bisa aku bantu tuan?." Tanya lembut pelayan itu, dilihat dari dekat orang ini lumayan cantik, dengan bibir merah, payudara lumayan besar, ditambah senyum manis nya bisa membuat setiap orang meleleh, tapi ini tidak berlaku untuk nagato, walaupun dia mengakui bahwa wanita didepannya cantik.
"Boleh kah, aku melihat daftar menunya?" Tanya nagato ke pelayan itu.
"Silahkan." Pelayan segera mengeluarkan daftar menu yang di bawa nya dan memberikan nya ke pelanggan yang tampan itu. Jika di lihat dekat-dekat orang ini sangat tampan dan keren. Pelayan ini bernama Alice Norin, dia adalah warga sipil biasa yang tinggal di negara api, dia tidak punya bakat menjadi ninja atau bakat hebat lainnya. Tetapi keahlian memasak nya tidak perlu diragukan lagi, dia berkerja disini sebagai koki top.
Ketika Alice melihat nagato masuk ke restoran, dia memutuskan untuk melayani nya secara pribadi, dan itu juga membuat bos nya terkejut, biasanya dia akan selalu dingin dan Acuh tak acuh kesemua orang, Alice dijuluki di restoran ini sebagai Ratu Es.
Alice entah kenapa jantung nya berderak kencang setelah melihat nagato, dia juga tidak terlalu peduli dengan wanita yang berpakaian seperti pria itu, menurut nya wanita itu adalah asisten pria tampan di depan nya.
Alice melihat nagato yang duduk depannya, jantung nya semakin berdetak kencang dan wajah nya mulai memerah.
Konan yang melihat ini menyipitkan mata nya.
"Ada apa, Pelayan?" Nagato bingung melihat pelayan yang diam saja di hadapannya.
Alice akhirnya tersadar dari fantasi khayalan nya. "Oh tidak apa-apa tuan, maafkan aku."
"Oh begitu, lalu aku ingin memesan Jus Es coklat saja satu, lalu Konan kau mau pesan apa?"
"Jus Es vanilla saja satu."
Alice mencatat pesanan itu. "Kalau, begitu mohon tunggu sebentar."
Alice kembali ke dapur untuk menyiapkan pesanan itu.
"Nah, kalau begitu mari kita mulai pembasahan nya."
"Aku ingin membuat perusahaan Multinasional, bernama Umbrella, perusahaan ini mencakup banyak hal yang di butuhkan oleh kerajaan kita, baik itu teknologi, perdagangan makanan, senjata militer, sumber daya negara. Setiap bidang akan mempunyai anak perusahaan nya masing-masing. Perusahaan Induk Umbrella hanya akan memproduksi Teknologi Militer dan medis. Bagaimana menurut mu Konan?."
"Aku mengerti, tapi bagaimana dengan perusahaan teknologi kita yang baru di bangun? Dan juga diamana kita menemukan bakat yang dalam bidang teknologi militer dan medis?"
"Soal itu tenang saja aku sudah mempunyai solusi nya, dan aku ingin kamu mengubah nama perusahaan teknologi kita menjadi Umbrella Teknologi dan Medis, aku ingin kamu mengambil 90 saham dari investor, karena kita baru saja memproduksi bubuk mesiu tanpa asap, kemungkinan para investor tidak tahu kegunaan benda itu, jadi mereka akan tidak akan peduli jika kamu membeli saham nya kembali"
"Tapi kita kekurangan uang, perusahaan kita bahkan belum memproduksi barang sama sekali"
"Soal uang, aku akan memberikan mu beberapa batangan emas, agar kamu bisa menukarkan nya dengan uang dolar Erlania."
"Baiklah, aku mengerti,"
"Aku ingin kamu membuat perusahaan Umbrella perdagangan di kota ini saja, kota ini dekat ibukota negara api, dan tempat ini cocok untuk perdagangan, kamu tinggal membeli tanah seluas 100 hektar saja ke tuan tanah setempat, aku akan memberikan mu beberapa batang emas untuk menukar nya menjadi mata uang tael, untuk modal perusahaan."
"Baiklah, setelah ini aku akan menemui tuan tanah."
"Bagus, ngomong-ngomong pelayan itu kemana? Lama amat udah 10 menit ini"
Nagato melebarkan matanya, dia merasakan hawa bahaya yang mendekati tempat duduk dia dengan sangat cepat, Nagato menoleh kearah jendela terlihat benda hitam yang sangat cepat menuju kearah nya, apapun itu pasti nya sangat bahaya.
Nagato mengaktifkan Rinnegan nya dan berkata dengan suara pelan. "Shinra Tensei" seketika gelombang kejut yang sangat kuat menghancurkan jendela di sampingnya.
Benda hitam yang lumayan besar itu langsung terpental oleh gelombang kejut yang sangat kuat.
"Nagato, apakah kamu baik-baik saja, sial kenapa ada yang tiba-tiba menyerang kita."
"Aku melihat benda hitam yang mengarah kepada kita dengan kecepatan tinggi." Nagato membersihkan debu di baju nya.
Sedangkan pelayan, pelanggan, bahkan terkejut dengan ledakan tersebut. Mereka mulai panik berhamburan keluar dari restoran.