
Akhirnya malam telah tiba, nagato. pergi ke kamar nya, kenyataan nya bahwa kamar dan ruangan kantor nagato berada di gedung yang sama.
Ya kamar raja Nagato. hanyalah sebuah apartemen. Mau bagaimana lagi, sistem negara nya saja belum berjalan, masa dia harus membuang-buang uang demi membuat kastil nya sendiri.
Nagato bukan tipe orang seperti itu, raja yang tidak mementingkan rakyatnya, bukan lah seorang raja, melainkan diktator.
Nagato tidak mau, kalau dia akan anggap diktator oleh rakyatnya. Tapi dia juga bukan tipe raja yang naif, dia pernah mendengar. ada seorang raja kastria yang hidup kembali dan menjadi Servant. dia mengikuti perang ritual 7 orang untuk merebutkan benda yang katanya Mahakuasa.
Keinginan nya adalah untuk mengulangi masa lalu. Sungguh lelucon, seorang raja tidak akan menyesal mengambil setiap keputusan. raja akan menanggung beban baik atau buruk nya keputusan yang dia buat.
Seorang raja yang hanya bisa melakukan kekerasan atau bertarung. tapi tidak tahu selak beluk politik atau ekonomi negara dan tidak tahu cara membahagiakan rakyatnya. bukan lah seorang raja. Melainkan sampah yang menjadi raja. Jika negara terus dipimpin oleh orang seperti itu. Lama-kelamaan negara tersebut akan hancur.
Nagato berjalan masuk.
Lalu dia berbaring di kasurnya yang empuk. nagato teringat sesuatu yang penting. dia mengingat hari itu. Hari dimana semuanya dimulai. dia yang memulai cerita ini.
Nagato menatap langit-langit, lalu berkata dengan wajah muram. "Sial, aku lupa untuk meminta 10 keinginan, aku baru menggunakan 5 keinginan." Dia lupa untuk meminta 5 keinginan lainnya. waktu itu, dia terlalu bersemangat untuk meminta 5 keinginan lainnya.
Dia ingin menggunakan sisa keinginan nya. Andai saja dia bisa menggunakan nya. Nagato hendak menutup matanya. Tapi ....
Tiba-tiba terdengar suara serak di dalam ruangan kamar nya. "Apakah kamu menyesal?"
Nagato yang mendengar ini wajah nya tiba-tiba berkeringat dingin. Dia selalu mengingat suara ini, karena suara ini lah yang mengubah hidupnya.
Nagato hendak berdiri, tapi tubuhnya tidak bisa mengikuti kemauan nya. Dia melihat jam di dinding. Tampaknya waktu telah berhenti.
Nagato tahu sekarang posisinya, dia mengelah nafas, yang bisa dia gerakin sekarang hanya lah mulut dan matanya saja.
Nagato berkata dengan suara bergetar. "Kenapa kamu ada disini?"
Suara itu menjawabnya dengan terkekeh. "Kenapa? Ya karena aku bosan, aku selalu memperhatikan mu selama ini. lalu aku melihat mu menyesal, tidak menggunakan sisa keinginan mu?"
Sial, dia selalu mengawasi ku, aku tak tahu makhluk apa dia ini, tapi menurut ku makhluk yang berbicara dengan nya itu mahakuasa.
"Kenapa kau begitu gugup? santai saja, aku datang kesini untuk memberikan mu 5 keinginan lagi"
Nagato yang mendengar ini tak bisa menahan gembira, tapi dia mengendalikan emosi nya lagi.
Mata Nagato tertutup, tapi dia membuka nya lagi. Dia mengelah nafas. Lalu dia berkata.
"Hmm, keinginan ku yang kelima ini, adalah memiliki kekuatan gerbang Babilonia gilgamesh."
V, merenung lalu dia berkata. "Baiklah, aku akan memberikan mu Kekuatan itu, tapi ini akan sedikit berbeda, nama skill ini adalah gerbang Erlania, sesuai nama kerajaan mu, gerbang Erlania memungkinkan seseorang untuk menampung seluruh harta umat manusia. Tapi aku memberikan mu Kekuatan ini dengan kekurangan. Yaitu bahwa gerbang Erlania masih kosong. Tapi jangan khawatir kamu bisa mengisinya. Jika rakyat mu mempunyai barang baru, otomatis barang tersebut akan ada di gerbang mu, tapi tidak seperti gerbang Babilonia yang memungkinkan dia secara otomatis untuk mengumpulkan seluruh harta di dunia. kelemahan gerbang ini, kamu hanya bisa mengumpulkan seluruh harta rakyat mu sja. Gerbang Erlania juga di lengkapi dengan Sihir Proyeksi. kamu tak perlu lagi khawatir untuk menyalin senjata dengan syarat kamu harus memahami struktur nya. Karena kamu tak perlu hal seperti itu, kamu hanya melihatnya dan kamu bisa menyalin nya, ini karena Sihir Proyeksi yang dimiliki gerbang Erlania sangat spesial. Karena kamu tak mempunyai energi sihir, jadi sihir proyeksi bisa di ubah namanya menjadi chakra proyeksi."
Nagato mendengar ini berkata dengan ekspresi bahagia. "Sungguh luar biasa, dengan ini aku tak perlu khawatir lagi dengan serangan jarak jauh.."
Suara V terdengar lagi. "Lalu apa lagi yang kamu inginkan?"
Nagato merenung, lalu dia berbicara lagi. "Aku menginginkan world class item yang memungkinkan ku untuk mengubah aturan dunia."
Suara itu terkekeh. "Apa yang ingin kamu lakukan dengan item ini, ya terserah aku akan memberikan mu item ini. tapi item ini hanya bisa digunakan sekali, setelah digunakan, item ini akan menghilang."
"Lalu apa lagi yang kamu inginkan?" Tanya V
Nagato merenung lalu dia berkata lagi. "Aku menginginkan world class item bernama Armageddon Evil, yaitu efek nya bisa memanggil pasukan Iblis tak terbatas ke dunia. Pasukan Iblis ini mampu menutupi seluruh dunia."
V merenung lagi. "Baiklah aku akan memberikan mu Item ini, item ini juga sama setelah digunakan akan menghilang. Ngomong-ngomong ini permintaan kamu yang terakhir."
Nagato mendengar ini mengelah nafas, dia tahu dia tak bisa lagi meminta 3 permintaan yang tersisa. Tapi ini sudah cukup, dia sudah puas dengan kekuatan nya saat ini.
Suara V bergema lagi. "Kamu tahu? Dunia ini sangat berbahaya loh!. Walaupun ini adalah dunia Naruto. Tetapi dunia ini berbeda yang kamu kenal? Jadi aku peringatkan untuk mu, lebih berhati-hati saat melawan musuh mu, itu akan sangat membosankan jika kamu mati."
Nagato memikirkan saran V ke dalam hatinya. memang benar dunia ini agak berbeda dengan dunia Naruto yang dia kenal. mungkin Madara di dunia ini level nya setara dengan Kaguya di time line utama atau Kaguya di dunia ini kekuatannya melebihi Kaguya di time line utama.
Nagato berkata ragu-ragu, tapi dia memutuskan untuk berbicara. "Bisakah kau menghancurkan tembok yang menghalangi antar dunia Shinobi dan dunia luar?"
V, berkata dengan nada dingin. "Aku tak bisa melakukan itu, karena aku telah membuat perjanjian dengan seorang raja. 10.000 tahun yang lalu, bahwa tembok itu akan terus ada sampai hari kiamat tiba. walaupun tembok itu sudah berumur 10.000 tahun tetap saja masih kokoh, makhluk sekelas dewa juga takakan bisa Menghancurkan nya. tembok itu akan hancur dengan sendirinya atau di hancurkan oleh orang yang sudah di takdirkan"
Nagato yang mendengar informasi ini, rasanya dia pernah mendengar cerita seperti ini di bumi tempat dia tinggal dulu. Tapi dia tidak ingat apa itu.
Bahkan makhluk sekelas dewa tidak bisa menghancurkan nya?. Dari kata-kata V tadi, Nagato bisa menyimpulkan bahwa V telah membuat perjanjian dengan seorang Raja. untuk membangun tembok itu sampai hari kiamat atau sampai suatu hari ada orang yang ditakdirkan datang untuk menghancurkan nya. nagato tahu bahwa V pernah datang ke dunia ini lebih dari satu kali. tapi dia juga tidak tahu alasan raja misterius itu untuk membangun tembok ini? Kenapa raja itu membangun ini? Apa yang dia lihat di benua Shinobi ini, sampai dia memutuskan untuk membangun tembok ini?.
V melanjutkan omongan nya lagi. "Tapi kamu bisa menunggu orang yang ditakdirkan untuk menghancurkannya atau kamu hancurkan tembok itu dengan kekuatan mu. tapi aku takkan memberikan mu, kekuatan untuk menghancurkan nya. kecuali hasil kerja keras mu sendiri."
Nagato berfikir sejenak. "Baiklah, Terimakasih V. Aku tak tahu apa tujuan mu, memberikan ku Kekuatan ini, tapi aku berterimakasih."
V mendengar ini, terkekeh. "Ya, seperti kata pepatah ‘Tidak ada yang gratis di dunia ini.’ tapi jangan khawatir aku takkan meminta apapun kepada mu."
Lalu V menjentikkan jari nya. seketika sekumpulan informasi yang sangat banyak memasuki benak nagato.
Dia terengah-engah, karena tak sanggup menopang terlalu banyak informasi.
Akhirnya rasa sakit nya berakhir, dia juga bisa merasakan ada semacam Kekuatan baru di tubuh. Infomasi yang dia terima adalah bagaimana cara menggunakan kekuatan nya dan cara menggunakan World Class Item.
V berbicara lagi. "Nagato aku peringatkan, jangan terlalu bangga atas kekuatan mu. mungkin kamu akan mati akibat kebanggaan atau kesombongan mu itu." Setalah mengatakan itu, suara V sekarang benar-benar menghilang.
Nagato yang mendengar ini mengelah nafas, akhirnya waktu mengalir kembali, sekarang tubuhnya bisa di gerakan. "Aku tahu, aku tahu semua itu. Aku bukan tipe orang seperti itu."
Dia menutup mukanya dengan bantal. "Ahh kasur ini sangat empuk, membuat ku ingin tidur, sangat melelahkan."
Dia ingat adegan kemarin semalam, jadi nagato memutuskan untuk mengunci kamar nya. Kemarin malam dia lupa untuk mengunci nya.
Nagato menutup matanya, lalu dia tiba di dunia Pasir yang dipenuhi langit malam yang indah.
Nagato berdiri di Padang pasir yang tak terbatas, syal nya berkibar-kibar akibat angin.
"Ini paths, aku akan menggunakan dunia ini untuk berlatih. Ilmu pedang ku agak tumpul, karena nagato dulu selalu mengandalkan kekuatan Rinnegan."
Nagato teringat dia meminta World Class Item ke pada V, tapi dia tak melihat benda itu di kamarnya.
Mungkin ada di gerbang Erlania. Dia merenung, Nagato ingin mencoba Kekuatan baru nya. Dia berkata. "Gerbang Erlania." Seketika ada lingkaran kecil mirip riak air berwarna hitam gelap. Muncul di samping tubuh Nagato.
Nagato mengambil kubus ungu kebiruan seukuran telapak tangan bayi dari gerbang Erlania. Kubus itu mulai berkedip-kedip. Nagato melihat ini dengan sedikit takjub. "Apakah ini World Class Item Oroboros Yang memungkinkan sang pengguna untuk mengubah aturan dunia?... tampak nya mirip dengan kubus kosmik marvel"
Dia ragu apakah akan digunakan sekarang atau nanti? Tapi dia memutuskan untuk menyimpannya, nagato merasa di seberang Lautan ada bahaya yang sangat besar. Dia akan menggunakan Item ini untuk kartu As nya. Nagato menyimpan item itu ke gerbang Erlania kembali.
Dia mengambil World Class Item Armageddon Evil dari gerbang Erlania. Nagato mengambil benda itu, Armageddon Evil bentuk nya seperti patung Baphomet seukuran telapak tangan, warna patung ini emas kemerahan. Dia mempunyai sepuluh lengan memegang seperti dunia.
"Ini sedikit berbeda yang kubayangkan, kukira bentuk nya bakal mirip seperti Item Armageddon yang ada di Overlord." Nagato juga memasukkan nya lagi, dia takkan menggunakan benda ini sampai situasi mendesak.
Sekarang dia sendirian disini. Baik. Apa yang harus dia lakukan sekarang?. "Aku mempunyai 7 elemen chakra, tapi itu juga berkat Rinnegan. untuk elemen utama ku adalah angin dan petir! aku sudah hampir menguasai semua Ninjutsu
Angin dan petir. kecuali Chidori dan rasengan, apakah aku harus belajar dua Jutsu itu?." Nagato merenung dia memegang dagunya. lalu dia teringat sebuah jutsu yang daya Ledaknya nya mirip seperti Super Shinra Tensei!.
"Bukan kah itu...aku hampir lupa ada Jutsu sekuat itu. Ya dai rasenringu milik Uzumaki menma. Aku dulu sempat mengingat segel Jutsu nya, apakah mungkin untuk di praktekkan? Tapi dari yang kubaca di web dulu. Jutsu ini harus mempunyai elemen Yin dan elemen Angin." Nagato mencoba mengingat segel nya, dia memasang segel dai rasenringu, gerakan tangan nagato sangat cepat.
Terlihat sedikit cahaya gelap dan angin berputar secara bersamaan di telapak tangan nagato. Namun akhirnya bola kecil itu meledak di tangan nya.
Nagato melihat ini mengelah nafas. "Tampaknya tidak semudah itu kan?"
Nagato mulai duduk bersila, dia mengambil segelas air putih dari gerbang Erlania. Nagato tahu sejak dia mengaktifkan Kekuatan gerbang Erlania. Harta benda yang dimiliki rakyatnya mulai muncul satu demi satu di gerbang nya. Tentunya yang terbaik dari seluruh harta rakyat nya.
Nagato juga sedikit bingung kenapa dia bisa menggunakan kekuatan Erlania di dunia path, tapi itu tidak masalah.
Nagato merenung. "Aku sudah tahu sejak ada tembok itu di dunia ini, bahwa dunia ini tidak murni dunia Naruto. Aku harus berhati-hati Mulai Sekarang."
Dia meminum air nya lalu berkata lagi. "ngomong-ngomong entah kenapa aku sangat muak melihat orang yang naif dan bodoh, setiap melihat orang seperti itu, aku merasa darah di tubuh ku bergetar akan rasa marah. Jika aku bertemu orang semacam itu di masa depan, aku kubunuh dengan rasa sakit yang amat dalam biarkan dia tahu bahwa Realistis dan kejam nya dunia ini."
Nagato berdiri.
Nagato ingin menggunakan kekuatan Erlania, dia tahu sekarang senjata yang ada di gerbang Erlania mulai muncul satu demi satu.
Nagato mengucapkan kalimat. "Gerbang Erlania." Seketika banyak lingkaran kecil di belakangnya berwarna hitam. Terlihat bermacam-macam senjata yang keluar dari lingkaran kecil itu. Kebanyakan dari mereka kunai dan katana. Ada 100 katana dan 100 kunai yang muncul.
Nagato meluncurkan senjata yang ada di gerbang Erlania dengan kecepatan peluru.
Sfx: dar dar dar.
Terdengar suara nyaring akibat benturan senjata ke tanah.
Nagato melihat ini dengan sedikit takjub, meluncurkan senjata dengan kecepatan peluru itu bisa di bayangkan bagaimana Kekuatan nya. Dan yang paling penting dia hanya menggunakan sedikit chakra nya.
Senjata yang tertancap di tanah mulai hilang satu demi menjadi butiran gelap, senjata nya kembali ke gerbang.
Nagato memegang wajah, lalu dia menunduk. Terlihat senyuman jahat. "Hahahaha bangsat, aku menyukai kekuatan ini." Nagato tertawa terbahak bahak.
Akhirnya dia menghentikan tawanya.
Dia mengambil gulungan besar dari gerbang Erlania di samping nya. bisa dibilang semua harta nya sekarang tersimpan di gerbang Erlania.
Nagato membuka gulungan terlarang. Terlihat banyak Rune hitam di gulungan itu.
Nagato yang melihat ini sedikit pusing. "Aku tak paham."
Time skip.
Akhirnya dia menghabiskan waktu 1 tahun di dunia Paths. Selama satu tahun itu dia mempelajari semua ninjutsu yang ada di gulungan terlarang.
Termasuk Edo Tensei.
Yang paling sulit adalah Dai Rasenringu, dia hanya bisa menselesaikan Rasenringu versi biasa. Mirip seperti rasengan Naruto. yang berbeda cuma hanya Rasenringu ini berwarna hitam dan ada cincin di sekelilingnya.
Daya ledaknya cukup bagus.
Di waktu ini juga dia mempelajari ilmu pedang, dia meniru ilmu pedang Sasuke.
Soal makanan, tak perlu khawatir, dia tak perlu makan di dunia Paths.
Ngomong-ngomong dunia ini mempunyai energi alam yang sangat besar, entah kenapa tapi nagato menggunakan ini untuk latihan senjutsu.
Mempelajari Senjutsu itu sangat sulit, oleh karena itu dia belum bisa menggunakan Senjutsu. Naruto mungkin berbakat di bidang ini jadi dia bidah mempelajari nya.
sekarang nagato sedang berlatih adu pedang dengan klon nya.
Terlihat hanya percikan api di udara, nagato berpindah-pindah tempat dari Medan perang utama.
Klon nya juga mengikuti nya. Ini bukan klon biasa, dia khusus menciptakan nya untuk berlatih adu pedang.
Trank Trank. Terdengar suara benturan pedang.
Nagato muncul kembali, dia terengah-engah. "Sudah cukup." Dia membentuk segel lalu menghilangkan klon nya.
Klon itu menghilang menjadi asap putih. Seluruh pengalaman dan memori klon masuk kepalanya.
Nagato duduk, dan dia mengeluarkan segelas jus dingin dari gerbang nya. Dia meminum nya.
"Ahh sungguh segar, aku sudah 1 tahun di Dunia ini, mungkin di dunia nyata hanya 1 menit. Aku harus kembali."
Nagato menghilang dari dunia Paths, dia membuka matanya kembali. Benar kata dia tadi.
Waktu disini hanya lewat 1 menit.
Tapi seluruh pengalaman dan Jutsu yang dia pelajari sudah ada di otaknya.
Tapi tubuh fisik nya tidak berubah. Mungkin karena di dunia path itu, nagato berbentuk jiwa. Makanya latihan fisik di path tidak mempengaruhi tubuh fisik nya.
Nagato tertidur lelap.
Sampai jumpa di chapter berikutnya bye bye 😳