
Steven Gerrard Derktur BIP sampai di kantor Fuher.
Kantor ini ruangan nya di desain seperti ruang presiden Amerika sesuai permintaan Nagato.
Desain ini sangat berbeda dengan ruang kerja para kage di dunia saat ini.
Itu yang membuat arsitek kagum.
Di sebelah kanan adalah bendera Kerajaan dan di sebelah kiri adalah lambang elang Erlania.
Nagato saat ini sedang mengerjakan dokumen, gaya pakaian nya saat ini berjas hitam dengan dasi merah.
Nagato merasa dia terlihat seperti presiden Amerika saat ini.
Pain tendo untuk saat ini di biarkan istirahat dan melakukan rutinitas perbaikan tubuh.
"Sial, kita kekurangan orang. 5 juta populasi sangat sedikit untuk negara dengan luas 350rb km²." Nagato mendengar ada ketukan di pintste
"Masuk." Kata Nagato
"Fuher, aku mendengar Fuher memanggil ku." Jawab Steven.
Nagato menatap Steven di depannya lalu berkata. "Aku mempunyai misi khusus untuk mu, aku akan pergi ke dunia baru untuk sementara dan aku membutuhkan agen BIP untuk mencari informasi yang berguna untuk kerajaan. Aku akan membentuk Tim khusus yaitu bernama Delta.
Tim ini akan melakukan misi, pengintaian, pembunuhan, sabotase, dan Intel. Dan aku membutuhkan Lima Agen mu untuk memenuhi persyaratan ini.
Tim Delta akan pergi dunia baru bersama ku, aku hanya sebentar saja di sana."
Fuher ingin membuat sebuah Tim khusus? Tim ini mirip seperti Anbu seperti umumnya?.
"Ya, Fuher. Aku akan Carikan anggota yang cocok untuk tim Delta ini. Tetapi kenapa Fuher pergi ke dunia baru? Dunia baru sangat berbahaya. Aku dengar Fuher waktu pergi dunia baru sempet bertarung dengan Makhluk dunia tersebut" setelah mengatakan itu Steven mohon pamit.
Setelah melihat Steven pergi Nagato melamun sebentar. Sesungguhnya dia rindu Dunia baru.
Meskipun dunia ninja indah, tetapi tidak seindah dunia fantasi.
Udara di dunia baru sangat sejuk dan pemandangan yang indah itu membuat nya merasa sedang berada di surga.
Apa lagi dari dulu Nagato sangat menyukai novel genre isekai.
Ras yang berbeda dari manusia, sihir yang misterius, raja iblis, pahlawan. Dia harap hal seperti itu ada di dunia baru.
Nagato ingin sekali melihat Elf, yang sangat indah.
Tetapi sayangnya dia ditakdirkan menjadi musuh dunia, tujuan Erlania adalah menguasai dunia bahkan alam semesta.
Nagato terkadang berfikir bagaimana jadi nya ketika seorang dari bumi datang ke dunia lain, mengira dirinya adalah tokoh utama dan mengalahkan raja iblis dan happy ending.
Tiba-tiba pasukan dari dunia berbeda datang dengan teknologi yang ber abad-abad lebih maju.
Itu pasti menarik.
Nagato juga sedang memikirkan untuk membuat Mecha seperti di code geas.
Menurutnya Mecha code geas sangat lah bagus untuk militer, dari pada Gundam.
Ya ini hanya wacana saja.
Di sisi lain Steven Melihat 5 orang di daftar kertasnya.
5 orang ini adalah dulunya nya pernah bertugas di Anbu dan ninja Elite bawahan hanzo.
Masing-masing dari kelima orang ini akan menjadi tim Delta untuk menggali informasi.
Masing-masing indentitas mereka di rahasiakan dan mereka akan menggunakan kode name.
Keesokan harinya.
Pukul 10 siang, di pangkalan bawah tanah.
Nagato ditemani dengan Sekertaris militer nya yang cantik.
Namanya Zarin Vnomi.
Seorang manusia biasa tanpa chakra, tetapi mempunyai IQ yang tinggi dan mempunyai bakat di bidang militer.
Selain itu Zarin juga ahli dalam bela diri, meskipun tidak bisa di bandingkan dengan rock Lee yang mempunyai chakra.
Waktu itu kebetulan Kerajaan sedang merekrut tentara, zarin kebetulan melihat selembaran tersebut.
Zarin dengan bakat, IQ tinggi dan penampilan nya yang menarik dengan cepat di rekomendasikan oleh Shiba.
Sebagai sekertaris nya.
Karena Shiba di cabut dari jabatannya oleh Nagato.
Dan yang menjadi Menteri Pertahanan dan militer adalah Nagato, otomatis zarin menjadi sekertaris nya.
Zarin mempunyai warna rambut hitam dengan rambut pendek, dan kacamata dilengkapi tatapan tajam yang dingin sudah menjadi kecantikan gunung es.
Zarin saat ini memakai pakaian militer hitam Erlania.
"Bagaimana pendapat mu Zarin tentang orang-orang ini?" Tanya Nagato.
"Fuher, aku sudah membaca informasi tentang mereka. Itu sudah sempurna. Dari kekuatan, pengalaman. Sudah lebih dari cukup untuk mereka menjadi seorang inteljen." Jawab Zarin.
"Begitu, Ya, untuk menggali informasi dunia baru seharusnya cukup " jawab tegas Nagato, sambil mengangguk.
Nagato berjalan ke anggota tersebut.
Lima orang tersebut melihat kedatangan fuher segera hormat. "Hail Fuher" sambil mengangkat tangan kanannya.
"Mulai saat ini, aku akan memberikan kode name untuk kalian berlima. Kamu ghost, Azazil, Death, Hell, Lucifer. Mulai saat ini kalian akan menanggung misi penting. Ini adalah misi yang sangat penting, yaitu mengumpulkan informasi tentang dunia baru. Catat apa saja kebudayaan, struktur sosial, teknologi, sihir dan ras selain manusia.
Kamu boleh membunuh jika ada orang yang menghalangi mu, atau kamu merasa terancam. Jika kamu tertangkap musuh dan merasa tidak ada harapan bunuh diri. Jangan biarkan musuh mengetahui informasi kita, ingat anak, istri dan keluarga mu akan menjadi korban jika musuh mengetahui informasi kita.
Selain itu kamu boleh membangun organisasi untuk mempertahankan operasi mu di dunia baru, dan juga kalau bisa kendalikan penguasa dari balik layar.
Misi ini akan berlangsung 6 tahun. Setelah 6 tahun tersebut Kerajaan akan membangun koloni di dunia baru. Aku harap kalian menemukan ladang minyak di dunia baru untuk koloni kerajaan.
Dan juga peringatan penting, jangan coba-coba untuk berhianat. Atau aku akan mengubah mu menjadi Titan tak berakal." Jawab tegas Nagato dengan tatapan tajam.
Tim delta berkeringat dingin, mereka tentunya sudah tahu apa itu Titan tak berakal.
Bahkan mereka melihat dengan mata kepala sendiri.
Mereka tak menyangka bahwa raja mereka masih mempunyai kemampuan yang begitu mengerikan.
Mereka sebelum di beritahu informasi ini, mereka berlima di suntikan berwarna merah.
Mereka kira itu adalah semacam obat kuat, tetapi adalah obat yang bisa membuat mereka menjadi monster kapan saja atas kehendak raja.
"Ya Fuher." x5 teriak mereka berlima.
"Bagus, jam 12 kita akan berangkat. Sebelum itu siapkan peralatan dan persenjataan kalian." Setelah mengatakan itu Nagato berjalan keluar dengan zarin.
Tim delta segera menyiapkan persenjataan mereka.
Helm militer, Kacamata anti debu, baju militer anti peluru, pistol p80 di lengkapi dengan peredam, pistol Magnum, Senapan MP40 dengan peredam serta senapan sten MK 2, pisau militer, kar95 untuk senjata jarak jauh, headphone radio untuk berkomunikasi antar Tim. Serta tas besar dan peluru yang banyak, serta sebuah segel ninjutsu untuk memanggil Nagato jika peluru habis, dan jangan lupa masker wajah tengkorak.
Seragam tentara khusus delta adalah berwarna hitam pekat.
Nagato yang sudah menunggu di luar, dan melihat tim delta seperti ini, sudah sangat mirip dengan pasukan khusus modern bumi.
Tetapi tim delta ini, penampilan nya tidak seperti ingin melakukan misi pengintaian tetapi lebih seperti misi pembunuhan dan anti terorisme.
"Teleportasi" setelah mengucapkan itu mereka berenam menghilang.
Setelah melewati jarak jutaan tahun cahaya, mereka akhirnya tiba di dunia baru.
Setelah sampai, tim delta segera membuat formasi lingkaran di sekitar Nagato sambil melihat keadaan sekitar.
Tim delta sangat profesional.
"Baik, tidak ada apa-apa disini. Aku akan mengirim kalian ke kota terdekat." Nagato melihat langit sudah malam dan gelap, di hutan yang tidak diketahui sangat lah berbahaya.
Kedatangan Nagato ke dunia baru yang kedua, tidak ada yang tahu. Bahkan dewa pun tak tahu.
Pertama Nagato datang ke dunia baru karena lewat portal, portal tersebut mengandung energi sihir yang sangat besar dan juga portal tersebut menghubungkan antara dua dunia.
Para dewa tentu nya tidak tinggal diam.
"Kuchiyose no Jutsu." Nagato memanggil hewan Kuchiyose nya.
Nagato dan Tim Delta naik ke punggung burung, dan segera terbang ke arah selatan.
Dengan kecepatan 1000km/h.
Dengan kecepatan ini Nagato melihat keindahan dunia baru.
Ghost melihat pemandangan di sekelilingnya. "Sangat indah."
Nagato menanggapi pernyataan ghost. "Ya sangat indah, lebih indah dari pada dunia ninja."
"Pantas saja fuher ingin menaklukkan dunia baru ini, ternyata sangat indah." Jawab hell dengan nada bercanda.
"Jadi, apakah kalian akan memberikan kotak permata indah ini sebagai hadiah ke raja kalian?" Tanya Nagato.
"Kami akan memberikan kotak permata indah ini ke Yang Mulia Raja, biarkan bendera Erlania berkibar di seluruh dunia ini. Hail Fuher." Jawab Tim delta.
Nagato mendengar ini, tersenyum bahagia. "Ya, aku tunggu." Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya Nagato dan yang lainnya ke luar dari hutan dan segera memasuki dataran rendah tanpa pohon Tinggi.
Nagato melihat ada desa di depan. "Aku memutuskan untuk turun dan menanyakan informasi sekitar, kalian ikut aku di belakang."
Tim delta sudah bersiap-siap jika menghadapi pertarungan, mereka memegang senapan MP 40 nya dengan erat
Lucifer menatap desa di bawahnya.
Rumah kayu dan gubuk yang seadanya, dan jalanan yang sepi hanya penjaga patroli yang memegang pedang yang tampak lemah.
Penjaga patroli, memiliki rambut pirang dan pakaian yang lusuh.
Situasi ini mengingatkan nya ketika dia masih kecil dan negara nya di jadikan Medan perang.
Mereka berlima lompat dari ketinggian 20 meter dan jatuh di sekitar desa.
Agar tidak menimbulkan suara, mereka menggunakan chakra mereka untuk menyembunyikan suaranya Ketika jatuh.
Nagato melihat sekeliling dan sangat sepi, hanya ada kegelapan malam hari.
Ia sedikit gugup melihat situasi ini.
"Pakai Kacamata night vision" seru Nagato.
Tim delta segera mengganti kacamata anti debu nya, dengan night vision.
Selain itu, Nagato mengeluarkan MP 40 dan peredam serta masker wajah tengkorak dari tas nya.
Nagato tak perlu menggunakan kacamata night vision karena mata rinnegan bisa melihat di malam hari.
"Rencana nya seperti ini, kita akan menyelinap ke rumah kepala desa dan menanyakan informasi dari nya. Setelah itu bunuh. Keberadaan kita tak boleh terekspos oleh penduduk asli dunia ini.
Dan juga aku sudah kasih kalian kekuatan khusus untuk bisa berbicara dan mengerti dalam segala bahasa. Kalian mengerti." Tanya Nagato ke tim delta.
"Kami mengerti Fuher." Jawab tim delta.
"Baiklah kalau begitu ayo pergi." Setelah mengatakan itu mereka berenam pergi ke desa didepan nya.
Nagato melihat keadaan desa didepannya, desa abad pertengahan sekali. Jalan tanah yang jelek, rumah gubuk dan bata seadanya, pakaian yang dijemur compang camping.
Ini seperti abad pertengahan Eropa sekali.
Rumah kepala desa pasti yang terbagus di desa ini.
Nagato melihat dua penjaga yang sedang patroli.
Nagato memberi kode tangan ke tim delta.
Tim delta mengerti, lalu mengeker penjaga tersebut.
"Cut, cut." sfx.
Tim delta menarik mayat kedua penjaga tersebut ke pinggiran.
Mereka mati bahkan tak bersuara, sungguh menyedihkan.
Nagato tidak berbelas kasih, ini semua untuk Erlania.
Nagato mengambil pedang yang jatuh tersebut.
Nagato diam-diam menganalisis nya menggunakan skill nya.
Hasilnya cuman logam besi biasa.
Setelah menyingkirkan mayat.
Mereka semua pergi ke rumah kepala desa yang mencolok dengan pelan-pelan dan hati-hati.
Gerakan nya ala tentara khusus gitu.
Tanpa Nagato dan tim delta sadari ada seorang gadis remaja yang melihat perilaku tim delta.
Gadis tersebut bersembunyi di balik tembok rumah.
Wajah gadis tersebut panik dan berlinang air mata. Dia melihat kakaknya mati oleh sesuatu yang tidak diketahui.
Dan mayatnya di buang oleh mereka.
gadis tersebut tidak bodoh, dia tahu kekuatan nya tidak cukup untuk membalas dendam kakaknya.
"Siapa mereka? Penampilan mereka tidak seperti pasukan kerajaan manapun!, Dan juga senjata apa yang mereka pegang? Bisa membunuh tanpa suara. Dari postur tubuhnya mereka pasti adalah manusia. Ksatria kerajaan? Seharusnya tidak, ksatria tidak akan melakukan pembunuhan diam-diam seperti yang terlihat seperti pengecut. Seharusnya Assassin." Gadis kecil tersebut cepat menganalisis situasinya.
Dan arah yang diambil para assassin tersebut adalah rumah kepala desa.
Kepala desa dalam bahaya!!!.
Tetapi dengan kekuatan nya tidak mungkin untuk menyelamatkan nya.
Gadis kecil tersebut hanya bisa berdoa agar Dewa Cahaya melindungi kepala desa.
Gadis kecil tersebut masuk kedalam rumah lagi, ia tidak akan melakukan aksi heroik yang sia-sia. Sebaiknya menjadi saksi saja besok.
Tim delta sudah sampai di depan pintu rumah kepala desa, rumah kelapa desa ini cukup bagus jika dibandingkan rumah-rumah di samping nya.
Lucifer membuka kunci rumah tersebut, seketika pintu pun tidak terkunci.
Nagato dan tim delta masuk.
Bersambung....