
DI KAMAR TUAN
"Ini gambar Ann,aku mahu kamu selidiki latarbelakang Ann di China,Selidik seluruh anggota terdekat dia,dan jangan sampai dia tahu,aku tidak mahu dia marah."kata tuan melalui telefon.
"apa bapak benar² suka kepada Ann?"anak tuan bertanya.
"Sudah tentu,kamu dan dia sangat cocok!
akusangat gembira sekali,kalau Ann bisa jadi ahli keluarga kita,kamu juga harus berusaha,jangan aku yang kelihatan mengincarnya."kata tuan.
"tapi kita tidak tahu apa keinginannya,lagi aku pikir ini salah,kalau tuan menyelidiki latarbelakangnya."
"kalau kamu tidak suka dia,aku mahu menjadikan dia anak pungutku,dia bisa berkerja di syarikat kita."kata tuan.
DI RUANGAN TERBUKA
"hari ini,kita berkumpul di sini kerana ulang tahun tuan Roostell tidak lama lagi akan di adakan,jadi kita akan merancang untuk persiapan majlisnya,aku berharap kalian semua akan menjalankan tugas dengan baik,sebelum itu aku akan perkenalkan anak tuan kita untuk menyertai rencana hari ini,Adam Roostell!."kata Sister.
Semua orang kagum melihat seorang lelaki yang tinggi muncul di hadapan mereka,pemuda tampan bisa menbuat suasana siang bertenaga,hanya Ann saja seperti tidak percaya siapa yang dia lihat itu sebenarnya anak angkat tuannya.Ann hanya bisa berdiam diri tidak mahu nanti di katakan besar kepala,sudah baik sama tuan,kenal pula sama anaknya,jadi perbincangan itu berlangsung dengan baik di rancang dengan teliti oleh semuanya.
Sekarang Ann sama Matthew lagi kelihatan akrab semenjak mereka selalu berkerja bersama.Matthew mula memberi perhatian kepada Ann,semua menyedari perubahan Matthew,tidak tahu bila Matthew mula menyukai Ann dalam diam,bit² asmara bakal bermula tanpa Ann sedari,pada petang itu Matthew mengajak Ann keluar jalan² di padang,kebetulan waktu mereka sudah tamat,Ann fikir apa salahnya kalau mahu jalan sebentar,tanpa fikir panjang Ann mengikuti Matthew keluar,mereka tidak sedar ada mata² yang memerhatikan.
Ann memang mudah tergoda dengan alam semulajadi,sifat kegembiraannya jelas terlihat setiap kali Ann mendekati alam semulajadi mereka bersantai di padang sambil melihat langit petang itu.Matthew tersenyum melihat Ann sangat gembira.Ann cepat marah tapi cepat juga baiknya.Matthew mencari peluang untuk meluahkan perasaan kepada Ann.sememangnya Matthew takut kalau Ann menolak perasaannya,tapi lebih baik menluah dari memendam fikir Matthew,jadi dia cuba beranikan diri untuk menluahkan rasa yang terbeku dalam hatinya...
"Ann...aku sebenarnya suka kepada kamu."Matthew bilang perlahan tapi jelas.
"apa?"Ann shock saat mendengar luahan hati Matthew.
"aku bilang,aku suka kepada kamu,
apakah kamu bisa menerimaku?"tanya Matthew lagi.
"hmmm....aku lagi kaget sekarang,oke...
aku suka kepada kamu Matthew,tapi tidak lebih dari sekadar teman biasa,kamu ngerti maksudku?"kata Ann.
"tapi,kamu masih tidak punyai pacar kan?"
"iya...mungkin tidak."Ann tidak pasti.
"selagi kamu belum bernikah,aku akan terus memikat kamu,bagaimana?...kerana aku benar²sudah jatuh cinta kepada kamu,apa itu bisa?"tanya Matthew.
canggung sekali rasanya petang itu,Ann berdebar saat mendengar lauhan hati Matthew, dia nggak yangka,Matthew sediam itu punya hati padanya...ya ampun,ini mengapa Ann takut berteman demgan mudah dengan laki²,hati meraka mudah tergoda,kalau berteman dengan cewek,lama² mereka iri melihat apa yang Ann ada,Ann merasa pusing dengan semua yang terjadi.
WAKTU MAKAN MALAM
Makan malam seperti biasa,banyak cerita menarik tidak lepas juga Ann sama Matthew
Ann cuma senyum pasrah tidak mahu banyak bicara,perubahan Matthew terhadap Ann ketara,seperti yang lain jelas melihat kemesraan mereka,pasti bakal bermula api cemburu disekitar gara² Ann mendapat lebih banyak mendapat perhatian,walaupun dari tuan juga.
"aku sedih,aku saja tidak laku...sudah lama berkerja di sini,tiada yang mengodaku,apa aku tidak cantik?"kata teman sekerja.
"bukan tidak cantik,aku pikir kamu tidak pinter mengoda."
"ah...kalian iri melihat Matthew bermesra sama Ann iya kan?"bilang Taylor
"kami tidak iri,hanya benar saja,aku tiada pacar."
"kalau mahu orang menyukai kamu,kamu harus menjaga mulut dan keperibadian,cantik saja tidak guna,kalau akal tidak ada."bilang Taylor.
"udahlah Taylor,mereka bercanda,tidak perlu ambil hati."kata Ann.
"kamu mahu menbiarkan,maka mereka akan sering mengosipkan kamu lagi."jawap Taylor.
"apa yang mereka bilang ada benar juga,aku dan Matthew akhir² ini sering berdua menlakukan pekerjaan."Ann meniyakan saat berpikir.
"kamu ini Ann,seorang gadis harus jauh dari gosip,agar terjaga kehormatan kita."
"iya²,sekarang kita kembali ke kamar,duduk di sini juga ribut,untuk apa?"
Ann dan Taylor kembali ke kamar mereka untuk beristirehat,tiba² lewat malam itu Ann di panggil secara rahsia ke kamar anak tuan,Ann agak khawatir,mengapa tuan muda memanggil Ann malam² sebegini,Ann harus pergi juga untuk mengetahui apa yang anak tuan inginkan.Ann mengetuk pintu kamar tuan muda.tok...tok...
"masuk...tutup pintunya tidak di kunci."kata tuan muda.
"tuan muda panggil saya?"ini orang wajahnya muram terus,apa mahunya?pikir Ann.
"di sini tidak ada orang lain,panggil saja saya nama saya."
"tapi tuan,aku keliru mahu panggil apa?"
"ikut kebiasaan kamu."
"kalau saya panggil prof,nanti apa orang pikir,tuan muda saja di sini."bilang Ann.
"apa kamu punya hubungan sama Matthew?"tanya tuan muda.
"tidak tuan,hanya sekadar teman...tapi petang tadi dia baru saja menluahkan perasaannya kepadaku."Ann tersenyum malu.
"kamu suka Matthew?tanya tuan muda.
"sebagai teman,saya memang suka
kerana Matthew agak baik dan pendiam."
"saya harap kamu mesti ingat,kalau kamu masih belum habis belajar."
"iya tuan,itu pasti."aneh ini orang mengapa prihal aku ikut campur,padahal dia cuma anak pungut tuan Roostell saja.
Adam tidak mahu Ann terjebak dalam cinta,karna mengaharapkan Ann menumpukan soal masa depannya nanti,apa lagi tuan juga mengharapkan Ann menjadi menantunya,tapi Adam agak sulit mendelati oramg dengan mudah,biar pun kalau dia suka kepada Ann,tidak semestinya Ann akan suka kepadanya,Adam sedari jarak umur antara mereka juga sedikit jauh.
MENBUAT PERSIAPAN UNTUK MAJLIS TUAN
Hari yang sangat memlelahkan semua orang,mereka menbersih dan menhiaskan ruang legar rumah untuk menyambut ulang tahun tuan lagi berapa hari,semua orang terburu² menlakukan kerja agar semuanya cepat selesai,setelah siap menghiaskan ruang majlis,tempat ini kelihatan sungguh indah,apa lagi di malam saat majlis tarian,mereka juga telah menbuat kabus palsu untuk kelihatan seperti di alam fantasi.
"wah...indahnya,seperti majlis nikah."
"untung jadi orang kaya,"teman sekerja berasa kagum.
"aku pengen nikah di tempat seperti ini."
"Ann,cantikkan?"tanya Taylor.
"hmm,sungguh indah."jawap Ann.
"nanti di majlis,kamu mahu menari dengan siapa?"
"tidak tahu."
"tidak tahu,aku pikir sama Matthew atau tuan muda."
"kemarin tuan muda memanggil kamu untuk apa?"
"bagaimana kamu tahu?"
"aku sudah lama kerja di sini,pasti aku tahu segala yang terjadi."
"sebenarnya,tuan muda mengajar aku di Uni,dia itu prof kami."
"benar,aku tidak bohong."
"jadi kamu sudah tahu prof kamu adalah tuan muda di sini?"tanya Taylor.
"soal ini,aku sendiri kaget saat dia muncul kemarin,aku juga pikir kalau pekerjaan ini pasti prof juga yang menberikan padaku."
"hmm,benar² tidak menduga,kamu ini beruntung,mungkin tuan muda melihat kamu bagus,jadi dia menghantar kamu menlayan tuan Roistell."
"Taylor,tolong jangan beritahu sesiapa,hanya kamu saja yang tahu soal ini."
"iya,aku bukan seperti orang lain suka menyebarkan gosip."
tiba² Matthew muncul mendekati mereka yang sedang asyik bicara...
"kalian bicara apa?"Matthew muncul.
"kami bicara piano itu,siapa permainnya,apa kamu tahu Matthew?"Ann menukar topik.
"aku mengharapkan seorang pria tampan seperti kamu yang main piano itu."kata Taylor.
"aku juga tidak tahu,nanti saja melihatnya baru kita tahu."jawap Matthew tertawa.
"hmm,rahasia lagi,tadi aku mendengar orangnya sudah di pilih oleh tuan kita."bilang Taylor.
"siapa² Taylor,kamu tahu namanya nggak?"tanya Ann.
"maaf,aku tidak tahu,ah...mungkin Sister tahu."kata Taylor.
"aku pikir Sister juga tidak tahu."
"Matthew,jadi kamu tahu siapa orangnya?"tanya Ann lagi.
"mmm iya...
"katakan atau aku mahu menbunuh."kata Taylor.
"serem hingga mahu menbunuh orang."bilang Ann.
mereka bertiga ketawa merasa lucu,segala penat lelah sudah di lupakan,karna mereka suka bercanda.
ANN DI KAMAR MANDI
"habis majlis ini aku harus berhenti,aku tidak mahu tertekan lagi,pasti masalah datang sedikit demi sedikit,lihat saja mata yang tidak puas hati denganku,aduh....mengapa aku bisa dekat sama Matthew,kalau tidak pasti tidak jadi begini ...
Ann keluar dari kamar mandi,Taylor menunggunya untuk bicara,seperti biasa sebelum tidur mereka suka bercerita...
"kamunya lama sekali di dalam bikin apa?"
"bersih² tubuh,aku suka berendam di dalam bak mandian,rasanya segar."
"eh,tadi saat kita bicara,kamu menyedari ada cewek yang melorot pada kita?"
"yang pastinya padaku,mereka pikir aku dan Matthew benaran pacaran mungkin."
"akhirnya kamu sedar juga?"
"ah...aku merasa stress."
"biarkan mereka,kalau kamu pikir iya stress jadinya."
Malam majlis
Di majlis yang meriah itu,ramai sekali tetamu yang hadir,tuan Roostell sangat gembira dengan kehadiran para tetamu jemputan yang untuk memeriahkan ulang tahunnya yang ke enam puluh sembilan tahun,tuan kelihatan sangat bertenaga walaupun kondisi masih sakit.Ann memandang sayu kepada tuan, sayangnya tuan sebatang kara,kalau saja tuan ada keluarga,saat ini pasti dia gembira dengan kehadiran anak cucunya.
Para pekerja di benarkan menyertai majlis
semua orang bisa menari,Ann di jemput sama Matthew untuk menari,Ann agak malu menerima perlawaan Matthew kerana banyak mata memerhatikan,walau agak keberatan Ann menerima,disaat mereka berdua menari ada yang tidak senang melihat.
selepas itu tiba² bunyi piano dimainkan tidak sangka Matthew bisa memainkan piano yang sungguh indah dan romantik,semua yang melihat berasa kagum mendengar note² indah bergema di ruangan,mata Matthew tertumpu kepada Ann yang melihatnya juga saat ini,seperti mereka berdua saling bicara melalui pikiran.
"jadi dia orangnya."kata Taylor kepada Ann.
"iya,aku juga tidak sangka."jawap Ann.
Ann terpesona melihat Matthew bermain dengan asyik,dia kelihatan seperti seorang putra raja,tadi Ann dan Matthew sedang menari,Matthew ada bertanya kepada Ann,Ann suka melodi seperti apa...
"Ann,kamu sudah piano?"
"aku suka mendengar orang memainkanya,aku pikir mereka sangat pinter sekali,aku menyukai melodi yang indah dan romantis."
"nanti kamu dapat mendengarnya...bilang Matthew.
selesai bermain piano,semua orang menberikan tepukan besar padanya,Matthew sangat berkebolehan dan cekap sekali seperti profesional,ini menbuat hati Ann menjadi semakin tidak tenang,karna Ann tahu Matthew banyak pengemarnya.
Selesai majlis malam,Ann terus pergi bertemu tuan di kamarnya,Ann sudah nekad mahu meninggalkan tempat Roostell.Ann tidak mahu terlibat dalam masalah,apalagi dengan Matthew disini.Matthew agak famous di kalangan para gadis di kediaman Roostell,apa lagi semua sudah tahu dia seorang pemain piano.
"tuan,apa bisa saya bicara sebentar?"tanya Ann.
"masuk Ann,kamu mahu bicara apa?"tanya tuan yang semakin lembut padanya.
Kelihatan Adam juga berada di situ menemani bapanya,mungkin juga urusan bisnes keluarga atau bicara apalagi mereka berdua jarang bersama,mereka berdua memandang Ann dan saling memandang kerana rasa ingin tahu.
"besok,saya mahu pulang ke asrama."
"mengapa,libur Uni belum habis lagikan atau bayaran sedikit?"tanya tuan.
"bukan bergitu tuan,Universiti tidak lama lagi bakal bermula,aku mahu pulang cepat menbuat persiapan."jawap Ann.
"apa itu alasan sebenarnya atau kamu punya rahasia yang lainnya?"kata tuan muda.
"hmm...aku suka kamu berada di sini,tapi belajar juga penting,terserah kamu
tempat saya akan sentiasa terbuka untuk kamu bila² waktu saja,kamu bisa lagi kemari."kata tuan Roostell.
"terima kasih tuan,terima kasih kerana menerima kehadiran saya disini,saya tidak akan melupakan jasa baik tuan."
Ann keluar dari kamar tuan menuju ke tempat rehat para pekerja,Ann merasa lelah sekali,dia lansung menyiapkan semua barangnya untuk di bawa kembali ke asrama.
"tuan,percaya alasan itu,saya yakin,Ann sengaja menjauh dari skandal,apalagi romour Ann dengan pemuda itu."
"Ann itu pintar,berapa minggu bersama dia,aku seperti sudah mengerti sifatnya."
"saya tidak suka sikap pekerja lain yang jelas coba mendekati Ann,ada baik juga Ann pergi, saya tidak mahu Ann menjadi target buli,semakin lama semakin banyak masalah."kata tuan muda.
PAGI HARI
Pagi itu Ann pergi tanpa pengetahuan orang lain,selain Sister dan Taylor.Taylor agak sedih, tapi waktu tidak mengizinkan mereka berlama²,Ann di hantar pulang oleh Adam ke Universiti....
"Ann,jangan lupa nanti hubungi aku saat kamu tiba di asrama,nanti kita bisa sama² pergi Mall."bilang Taylor.
"iya,nanti aku call kamu."
"semoga kamu baik² saja,berlajar bagus² ya."kata Sister.
"iya²,terima kasih semua,tolong jaga tuan kita baik²,aku pergi dulu...bye!bye!bye!nanti kita jumpa lagi semua."Ann merasa lega pergi dari tempat ini,tidak ada gosip atau kebencian lagi padanya...