
Ann masih lagi berada di panama,sudah sebulan dia masih mencari Adam,the geng dan Lucas memojok untuk berhenti dalam pencarian,Ann tetap tidak berputus asa,baginya... mungkin,Adam masih hidup lagi biar pun kapal itu meletup,kerusakan yang sangat besar menghancurkan kapal pesiar itu memang tidak ada harapan lagi sebenarnya,semua orang yang mengikuti dalam pencarian berkata perkara yang sama...tiada harapan,kiranya Adam tidak mati dalam letupan,sudah pasti mati dalam keadaan yang lain,karna manusia tidak akan hidup lagi kalau sudah lebih dari sebulan di dalam air.Ann tidak mahu mendengar kata-kata mereka,baginya semua prasangka itu hanya untuk memutuskan harapannya.
kali ini,Ann beralih mencari ke rumah sakit,mungkin saja Adam di selamatkan oleh orang lain,lalu menghantarkannya ke rumah sakit,oleh karna mereka tidak mengenalinya,dia terlantar di mana-mana rumah sakit,Ann pasti Adam berada di rumah sakit,demi untuk memuaskan hatinya yang masih berharap,Aheng dan Ann beralih ke rumah sakit mencari maklumat,mereka menyelidiki setiap maklumat dari perawat dan para doktor kiranya mereka menerima pesakit dari kecelakaan baru-baru ini,tapi tiada satu pun mendapat maklumat seperti yang Ann harapkan,biar pun begitu,Ann tidak berputus asa,dia akan mencari di setiap rumah sakit yang berada di panama satu persatu hingga berjumpa.
DI KELAB
Ann dan Aheng pergi di kelab,kejadian Adam hilang akhirnya di ketahui oleh Rosana dan Zavier,the geng datang menberi bantuan,mereka tidak menyangka Adam hilang sudah dua minggu,akhirnya baru di ketahui,demi mencari Adam the geng datang untuk menberi bantuan hingga sekarang,hampir sebulan mereka semua berada di panama,melihat Ann masih tidak menyerah,mereka juga tidak tega menbiarkannya sendiri,apa lagi team Lucas sudah pulang ke Thailand,tinggal mereka saja di sini,Daren terpaksa berulang-alik kembali ke syarikat menguruskan pekerja,dia dan Oskar berganti-ganti saat memerlukan tanda tangan Ann,mereka terpaksa pergi ke panama.
"Ann,sudah sebulan...apa kamu masih ingin berada di sini?"kata Zavier.
"kalian pulang lah dulu,aku tetap di sini sementara waktu."minum wain.
"Ann,bukan aku tidak setia kawan,tapi aku harus pulang besok,ada sedikit kerja."kata Joe.
"aku juga sama,tidak bisa mengulur waktu lagi."kata Alvin.
"kalian semua pulang lah dulu,aku dan Aheng menemaninya di sini."kata Zavier.
"aku juga harus pulang,aku harap kamu paham."kata Justin.
"kalian pulang,aku tidak apa-apa lagi,semua ini mimpi bagiku,besok semua kembali seperti sedia kala."Ann minum dengan banyak hingga tersedak dan mengalirkan air mata.
mereka tahu Ann sedih,melihat kesedihan itu sama seperti dulu di saat Zavier hilang,Ann sedikit tidak tentu arah,tapi tidak di sangka dia masih mengalami hal yang serupa lagi,hanya kali ini Zavier melihat sendiri kesedihan yang Ann lalui,dia bisa merasainya,saat dia hilang dulu,Ann juga seperti ini,mengapa Adam juga harus begini,mamanya sangat sedih dan kecewa mendapat khabar duka dari pengikut Ann,Adam kecelakaan di lautan dan Rosana mengutuk Ann penbawa sial.Rosana memaki Ann sebagai penyebab kecelakaan yang menimpa anaknya.Rosana sudah berkata sebelum ini kalau tidak menbuat dua saudara saling berlawan,pasti menbuat mereka hidup dalam kecelakaan.
PENCARIAN DI RUMAH SAKIT
teman the geng yang lain sudah pulang,jadi tinggal Zavier dan Aheng menemani Ann,kadang si Daren juga ada bersama,tapi dia seperti angin di hempus ke sini sana saat di perlukan dalam urusan syarikat,hari ini mereka bertiga mencari maklumat di sebuah rumah sakit kecil yang berada di kawasan pantai,tempat ini agak sunyi tapi lumayan moden dan lengkap,tidak menpunyai banyak pesakit,saat mereka bertanya keadaan pesakit di sini,mereka adalah pesakit kenser tahap akhir yang melewati waktu yang tenang di sini,mereka menpunyai rumah persendirian di kawasan sekitar,kiranya ada sesuatu yang terjadi memudahkan mereka di rawat.
Zavier melihat seorang pesakit muda yang baru saja di tolak masuk ke rumah sakit,dia seperti mengenali orang itu,tapi siapa ya?Zavier juga sudah lupa dan tidak memikirkannya,karna misinya kali ini melihat kalau ada yang serupa kakaknya Adam saja,dia berkeliling melihat setiap pesakit yang berada di situ satu persatu,mana kala Aheng bertanya kepada doktor di dalam rumah sakit,Aheng dan Ann berpecah di dalam rumah sakit melihat penghuni di dalamnya,tujuan mereka di ketahui oleh ketua di situ.
"ada orang asing mencari seseorang di rumah sakit ini."kata doktor kepada pemilik tempat ini.
"mencari orang,kenapa?"
"katanya ada teman mereka hilang,mungkin hilang ingatan,jadi mereka ingin melihat satu-satu pesakit di sini."
"apa mereka tidak tahu di sini sakit apa?"
"tahu,tapi mereka masih berkeras mencari di sini."
"biarkan mereka,asal tidak menganggu pesakit di sini."
"bagaimana kesihatan kamu sekarang?"
"semakin buruk."
"maaf,aku sudah berusaha yang termampu."
"aku ngerti,tempat ini...aku serahkan kepada kamu sepenuhnya,tapi ingat janjimu...
"aku akan ingat,tapi apa kamu tidak mahu bertemu sesiapa kali terakhirnya?...
"aku tidak mahu menbuat sesiapa sedih,termasuk orang tuaku,tunggu saja aku pergi...
"kawan,semoga kita bisa berteman lagi di hayat lainnya."
doktor memyentuh bahu temannya dengan semangat menyerahkan kepada takdir,seorang pesakit yang sudah lama berada di pulau ini dengan harapan kembali sembuh,tapi semuanya akan berakhir....
DI RUANG KORIDOR
saat Ann ingin menuju ke kamar lainnya,dia melihat seseorang yang tidak asing baginya,lalu dia mendekati orang itu...ternyata sangkaannya tepat orang itu adalah Jason pembantu pribadi Ben Orland....
"Jason!"
teriak Ann,Jason kaget melihat Ann di rumah sakit ini dan bertanya mengapa Ann bisa sampai di sini.
"nona Ann,bagaimana kamu bisa sampai di sini?"
"aku mencari orang hilang...
"siapa yang hilang?"
"suamiku...
"suami?kapan nona nikah lagi?"
"kamu tahu kondisiku,di mana Ben?"
"tuan muda....
"pasti dia berada di sini,beritahu padaku!...
"tuan muda pasti tidak mahu kamu melihatnya,maaf!tolong jangan bertanya lagi."Jason meminta ampun dengan tangannya.
"Jason,di mana dia?!beritahu padaku sekarang atau aku menyuruh orang mematahkan tanganmu."
"jangan nona,baik aku beritahu...
Jason menjelaskan semua pekara kepada Ann,akhirnya Ann mengerti semua yang terjadi sebelum ini,dia merasa bersalah kepada Ben,apa lagi sekarang Ben sudah menyerah...
DI RUMAH BEN
pintu di ketuk,tapi Ben tidak mendengar suara,jadi dia menbiarkan saja,karna pikir nya apa itu Jason atau perawat lainnya.Ben menlukis potret kesukaannya wajah Ann yang tersenyum yang selalu menjadi bayangan dalam hidupnya,bayangan yang dia tidak akan lupakan biar pun jauh dan tidak bersama,Ben mendengar langkah kaki dan berkata...
"Jason,kamu diam saja?putus cinta lagi?"
tapi orang yang berada di belakangnya masih berdiam tidak menjawap,menbuat Ben berasa kesal dan berhenti menlukis...
"kamu ini...aku bicara tidak di jawap."
Ben berpaling ke belakang dan terdiam,melihat wajah yang di rinduinya dengan air mata yang menbasahi di pipi merah muda itu...
"Ann....
"Ben!....
Ann memeluk Ben dengan erat,mereka sudah lama tidak bertemu karna Ben menghindari darinya,tapi kali ini Ben tidak sangka mereka bertemu lagi.Ann menangis dan menangis melihat Ben semakin kurus dan tidak mempunyai rambut lagi,tapi Ben tidak pernah melupakan Ann,di kamar ini di penuhi potret wajahnya yang tersenyum ceria,Ann tahu wajah ini yang menbuat Ben bertahan hingga sekarang,Ann benar tidak menduga pertemuan mereka di sini,saat Ann kehilangan yang lain,Ann dapat yang hilang kembali,tapi mengingati kata-kata Jason.Ann lagi sedih,dia tahu ini mungkin yang terakhir,jadi Ann memutuskan untuk berada di panama lagi sambil mencari Adam.
jadi Ann menemani Ben di rumah kecilnya di sini,Zavier dan Aheng juga di sekitar ini bersama Jason,mereka tidak boleh tingal banyak orang di rumah Ben.Ben tidak dapat menerima bau asing yang banyak menbuat dia tidak berhenti batuk.
"Ben,kamu ingat aku kan?"tanya Zavier.
"sudah tentu aku ingat,bocah yang sering menggangu Ann dan kuat cemburu."
"itu dulu,sekarang aku sangat kuat."
"iya,aku tahu...kamu sangat kuat."
"Ben,maaf karna kesalahan sebelum ini...bilang Zavier.
"kamu tidak salah apa-apa padaku,aku gembira saat mendengar kamu bernikah sama Ann,tapi kemudian kalian cerai...aku sedikit marah kepadamu."
"ada sesuatu yang terjadi kepadaku...
"kamu ada masalah?"
"ini rahasiaku,aku tidak bisa menberitahu kamu,maaf."
"Zavier,aku harap kamu masih sayang dan setia padanya,biar pun menjadi teman.Ann tiada sesiapa yang dia perlukan saat sulit."
"hmm...aku akan."jawap Zavier.
mereka beristirehat di taman yang di penuhi tanaman hijau yang menberi udara segar buat Ben.Zavier dan Ben berbicara seperti orang dewasa yang sudah matang,tidak seperti dulu saling menentang.
"ini masakan yang aku buat untuk kalian,sayur rebus dan buah-buahan...nasi untuk kamu dan kamu."
"ke mana Aheng dan Jason?"tanya Zavier.
"mereka pergi mencari maklumat lagi."jawap Ann.
Zavier dan Ben saling pandang,biar pun Ann kelihatan ceria,tapi hatinya masih tidak dapat menlupakan apa yang terjadi dan masih berharap Adam selamat,tapi dia masih ingin menemani Ben.Ann tidak mahu Ben merasa sunyi di saat akhir hayatnya,tapi Ben tetap saja tidak mahu melihat kedua orang tuanya,dia tidak mahu merasa terlalu seksa dan tidak rela melihat mereka sedih.
"aku oke,aku sudah sedia dengan dugaan ini."
"Ann,kamu seorang insan yang kuat!pasti baik-baik saja."kata Zavier.
"hem!"
pada paginya Ann menolong Ben mencuci wajah dan mengelap tubuh,sedih hati Ann melihat tubuh yang berisi sekarang kurus sekali,wajah Ben yang tampan menjadi ceking tiada isi.Ann mengelap sambil tersenyum melihat Ben,dia sangat tenang dan tidak banyak bicara lagi,tapi saat ini Ben sangat senang dia masih bisa bertemu dengan Ann,seperti tuhan tahu isi hatinya selama ini,mereka bertemu tidak di rancang.
"Ann,kiranya aku mati,apa kamu akan merindukanku?"
"Ben,jangan bicara sebarangan...kamu tidak akan mati."
"Ann,aku tahu keadaanku sekarang,aku hanya ingin tahu perasaan kamu kepadaku."
"Ben,kamu adalah orang yang paling aku sukai saat kecil,begitu juga sekarang...jangan mati Ben demi aku."Ann duduk di sisinya.
luluh hati Ben mendengar kata-kata dari Ann.Ben memeluk Ann,Ann tidak sanggup lagi melihat ada yang mati,tapi takdir tuhan bukan dalam kawalan manusia,kita sebagai manusia harus kuat dan berani dengan dugaan yang di berikan tuhan,jangan sesekali merasa lemah dengan dugaan yang datang bermacam cara.
SEBELAH MALAM
selepas Ben tidur,Ann menbuat panggilan kepada Taylor untuk menghantar sesuatu kepadanya,kemudian Ann seorang melihat pandangan laut sendiri dalam kegelapan malam,dia tidak sedar Zavier datang dari belakang.
"kamu tidak tidur lagi?"tanya Zavier.
"Zavier,kamu juga masih tidak tidur?"
"tadi aku melihat kamu berjalan ke mari sendiri,aku khawatir kamu sendiri...
"di sini kan aman,bahaya apa yang ada?"
"iyalah aman,tapi sekadar berhati-hati itu harus..Ann,...paman kamu tidak tahu Adam hilang?"
"aku tidak dapat menghubungi lagi sekarang,katanya pekerjaan dia terlalu sulit,terpaksa mengikuti arahan orang."
"paman kamu kerja apa?"tanya Zavier perlahan.
"katanya mengikuti teman lamanya,selalu travel di berapa tempat,aku pernah ingin mengikutinya,tapi dia menlarang."
"jadi berapa lama kalian sudah tidak berhubung?"
"sejak paman ke luar negara,aku juga merindukannya,kalau saja dia bersamaku sekarang...dulu saat kamu hilang paman juga yang menbangkitkan semangatku...
"semuanya pasti baik-baik saja,aku juga tidak percaya Adam mati dengan mudah,dna kami berdua sangat kuat!lihat contohnya..aku juga masih hidup lagi."
"benarkan...sebab itu aku masih di sini...
mereka tertawa,mereka tahu Adam juga bukan seorang yang lemah,tidak mudah mati biar pun dalam lautan api,Ann pasti mereka akan bertemu lagi.
PAGI YANG INDAH
Ann menyediakan sarapan buat Ben,bubur putih karna selera Ben semakin kurang,dia tidak bisa menelan lagi,makanan habis di keluarkan semula,bisa di lihat keadaannya semakin hari semakin buruk terpaksa mengunakan alat saluran makan menlalui lubang hidungnya,dia bisa meminum air susu saja melalui alat itu...
"Ann,aku pengen makan manisan buatan kamu,apa bisa kamu menbuatnya?"pinta Ben
"tapi kamu lagi sakit,tidak bisa makan manis...jawap Ann.
"boleh saja,itukan pintaannya...kata doktor teman Ben.
"tapi dok...
melihat wajah doktor,Ann mengerti maksud doktor Hans,dia sering datang melihat keadaan Ben dan tidak bisa berbuat apa lagi selain berserah,baginya apa saja pintaan Ben tunaikan saja,agar dia berasa senang.
"baiklah,kamu tunggu sebentar,aku pergi menbuat cookies kegemaran kita."lalu pergi.
"Ben,apa nona ini yang kamu ceritakan kepadaku kemarin?"
"hmm...dia lah orangnya."jawap Ben.
"biar pun dia baru kehilangan orang tersayang,dia masih pentingkan kamu lagi."
"aku sedikit menyesal meninggalkan dia dulu,aku pikir dia sangat menbenciku sekarang,ternyata aku salah."
"kamu beruntung Ben,lihat dia masih menlayan kamu dengan baik...cemburu aku melihatnya."
"huh!..huh!..huh!..Ben batuk dan tertawa.
"eh,kamu okekan?"
Ann menbuat cookies kegemarannya dan Ben sewaktu dulu,cipmore...baunya sangat harum sekali menusuk hidung Ben,Ben tersenyum bau ini lah yang di rinduinya sewaktu dulu,anak kecil yang imut dan anggkuh,tapi masih bisa menarik hati orang sekitarnya,
bunyi loceng pintu berbunyi,Ann berlari menbuka pintu ternyata Taylor sudah datang menbawa barang yang dia inginkan...
"mana barangnya?"
"ini,nona tinggal di sini?"
"masuk,ini rumah temanku...
"nona buat cookies?"
"iya,untuk temanku,dia lagi sakit parah."
"siapa dia nona?"
"ssssit!...mari kita menemuinya
Ann menbawa cookies yang dia baru masak tadi,baunya harum menbuat air liur mengalir.Ann tersenyum menbawa cookies datang kepada Ben.
"Ben,cookiesnya sudah siap."
"wah,untung kamu Ben dapat makan cookies dari nona cantik,apa aku juga bisa merasakannya?"kata doktor Hans.
nah,ini untuk kamu,ini...untuk kamu Ben."kata Ann.
"Ann,apa kita bisa makan di luar,aku ingin sekali makan di taman sambil melihat lautan...pinta Ben.
"tapi di luar lagi dingin...
"tidak apa nona Ann,berikan Ben pakai baju lebih,mari aku mendorong kerusi roda kamu."
mereka pergi keluar dan duduk di kerusi empuk yang berwarna putih,Ben tersenyum manis melihat cookies di depannya,Ann menberi sedikit cookies kepadanya dan segelas susu hangat,Ben bisa makan sedikit dengan pelahan.
"enak,sama seperti dulu,rasanya tidak berubah."kata Ben.
wajah Ben semakin berubah menjadi pucat,dia mengajak Ann duduk di sisinya,Ben bilang dia dingin sekali,Ann mengajak Ben kembali di rumah,tapi Ben menolak,doktor juga bilang temanni saja Ben di luar,saat duduk berdekatan Ann memeluk tubuh Ben dengan kuat,seperti Ann juga dapat merasa ada yang tidak pasti saat ini,Ben semakin lemah.
"Ben,lihat ini...
"cincin pertunangan kita?...
"hmmm...aku masih menyimpanya,walaupun aku tidak pasti,aku sangat menghargainya."
"maaf,aku yang tidak baik padamu,maaf Ann."
"ti..tidak,aku tahu mengapa kamu pergi,aku tahu...maaf aku yang tidak mencari kamu."gementar menahan kesedihan.
"Ann,aku sangat mencintai kamu,jangan sedih jangan nangis,berikan aku semangat untuk meneruskan kehidupan seterusnya,aku akan menanti kamu di kehidupan seterusnya...hoh!..hoh!..biarkan aku menyarung cincin ini lagi di jarimu."
Ann menberi cincin itu di tangan Ben dan menyarung kembali di jari Ann,lalu Ben mengecup kening Ann pelahan,Ann menbalas ciuman Ben di bibirnya,Ben tersenyum...
(terima kasih Ann,kamu masih menyayangi diriku ini.pikir Ben dalam hatinya.)
"aku merasa lelah,aku pengen tidur sebentar...
"hmm...
air mata Ann hanya mampu mengalir tampa henti,Ben berada dalam dakapannya...doktor sudah menyedari kalau hari ini adalah hari yang terakhir buat Ben,jadi dia menbiarkan saja pemintaan Ben di tunaikan,doktor Hans dan Taylor hanya mampu berdiam melihat keadaan sedih,tidak lama Zavier,Aheng dan Jason kembali dari mencari maklumat,mereka melihat mengapa Ben dalam dakapan Ann,melihat Ann menangis terisak-isak mereka sudah tahu Ben sudah tiada lagi....
..........................next