
ANN TINGGAL DI KEDIAMAN ALBERT
Setelah mengetahui dirinya hamil,Ann segera mencari Albert di France,lagi berapa bulan dia akan melahirkan bayi mereka,Ann tidak mahu kehamilannya di ketahui oleh orang,apalagi anak luar nikah,saat Ann menghubungi Albert untuk menjemputnya di airport,Albert sudah merasakan Ann tahu tentang bayi dalam kandungannya itu,Albert sangat gembira dan segera menyuruh pembantunya menbersihkan kediamannya dengan bersih,kamar yang sebelumnya yang pernah Ann diami masih di jaga cukup rapi,kerana kamar itu memang disediakan untuk Ann,kamar bayi juga telah di sediakan bersebelahan kamar mereka berdua,saat menyambut ketibaan Ann,dia sendirian yang datang.Aheng tidak berada di disisinya kali ini,kerana Ann mengarahkan Aheng mengintip seseorang yang pernah Ann lihat secara tidak sengaja,orang itu sangat dikenali oleh Ann, tapi dia sangat misteri orangnya,latar belakangnya sedikit rahasia,yang paling Ann curiga mengapa orang itu bisa mendapatkan kalung yang pernah dia miliki,tapi kalung itu sudah hilang entah di mana.Ann sangat curiga dengan semua masalah yang di hadapinya dan orang disisi yang kelihatan sangat jujur,sebenarnya mereka seperti pisau dalam lipatan.Albert terlalu senang melihat Ann datang sendiri,Ann pasti akan mengharapkan bantuan darinya selalu,kalau saja Aheng di sisinya,maka Albert tidak berpeluang menolong Ann.
"kamu sendirian?"tanya Albert.
"iya,kita ada hal yang penting untuk di bincangkan."jawap Ann wajah datar.
"hmm,ayoh kita pulang dulu,kamu tidak menbawa barang?"
"untuk apa perlukan banyak barang,aku pikir di rumah kamu masih ada banyak pakaianku yang dulukan."
"iya,nanti aku tambahkan yang baru."jawap Albert senang.
mereka berdua menaiki mobil yang sama duduk di bahagian penumpang,terasa aneh udaranya tidak sesegar biasa,mereka berdiam tampa bicara lagi hingga sampai ke rumah Albert.
"bawakan barang nona ke kamarnya."bilang Albert.
"baik tuan."jawap pembantu.
"nona Ann,kamu istirahat dulu,sebentar lagi kita bicara,ini bibi Pony dia akan menjaga kamu."
"tidak perlu, aku ingin kita segera bicara sekarang."jawap Ann tegas.
"baiklah,kita ke kamar kerjaku."Albert berjalan dulu.
mereka berdua menuju ke kamar kerja,pembantu berdiam melihat keduanya serius, seperti ada sesuatu yang terjadi,sebelumnya masih baik² lagi,selepas itu pembantu mengetahui adik tuan muda Albert di pukul oleh orang nona Ann hingga parah,semenjak nona Ann pergi tuan Albert juga selalu berdiam diri dan berjam² di kamar nona Ann tinggal,entah apa yang dia lakukan,tuan Albert juga sering mengarahkan pembantu sentiasa menbersihkan kamar yang pernah nona Ann tinggal,kerana dia yakin nona Ann akan kembali lagi.
"aku yakin kamu sudah tahu aku hamilkan?"tanya Ann.
"iya,saat kita bertemu di restoran kemarin, kamu pingsan...aku memanggil doktor mengecek tubuh kamu saat itu."jawap Albert tenang.
"mengapa kamu tidak menberitahu kepadaku?"Ann sedikit marah.
"aku takut kamu tidak mahu bayi itu,aku juga takut kamu tertekan."Albert menjelaskan kalau dia takut Ann tidak menerima kehamilan luar nikah.
Ann berdiam,apa dia sejahat itu...tapi mungkin juga, kalau saja dia tahu dirinya hamil, pasti dia cemas,terganggu rencana yang di rancangkan,sekarang dirinya malah hamil lagi,sedangkan Ann sudah merancang untuk menjadi lebih kuat untuk masa depan keluarganya.
"aku hanya kaget,tapi tidak kuduga hubungan satu malam bisa beruntung buat kamu,ingat Ye Hua pernah berjanji padaku,kalau aku bisa hamil,dia akan menjadi bawahan setiaku demi keturunan kalian selamanya."Ann serius ketika bicara.
Albert hanya bisa setuju dengan janji yang di buat oleh Ye Hua kepada Ann,tapi Ann juga tidak mahu rugi,malah masih menbuat kontrak beberapa syarat lagi bersama Albert,bayi yang bakal di lahirkan akan di berikan kepada keluarga Albert dan Ann tidak mahu ada hubungan lagi dengan mereka,pada mulanya Albert tidak setuju kerana dia mahu anaknya merasakan kasih sayang seorang ibu,tapi melihat ketegasan Ann,Albert memilih untuk menbiarkan dulu.
selesai bicara Ann kembali ke kamar miliknya,bau yang harum dari bunga mawar yang baru saja di letakan di lemari,suasana kamar yang bersih dan nyaman,ranjang yang rapi berwarna merah jambu seakan kediaman puteri.
"ah,dasar pembantu aneh...mereka pikir aku anak kecil merah jambu segala."keluh Ann.
Ann terbaring di ranjang,dia sedikit lelah dan terlelap,beberapa waktu hampir waktu makan malam.Albert yang memanggil Ann untuk makan bersama,pintu kamar di ketuk.Tapi tiada jawapan,langsung Albert menbuka pintu,Albert melihat Ann terbaring seperti anak kecil, dia tersenyum.
"pasti kamu sangat lelah tidak sedar aku masuk."Albert mengecup dahi Ann dengan lembut dan menyelimuti tubuh Ann dan keluar.
Albert tidak mahu mengganggu Ann istirahat,apalagi dia hamil,berapa bulan kebelakangan ini Ann sering sibuk dengan urusan kerja dan pribadinya,Albert tahu kerana dia menyuruh orang menlindungi Ann dari jauh.Albert tidak mahu Ann terasa dia mengawal kehidupan miliknya,Albert hanya khawatir terhadap Ann dan bayi dalam kandungan itu.
"tuan, hidangan sudah siap,apa nona Ann. tidak makan?"tanya bibi Pony.
"biarkan dia istirehat dulu,nanti menyiapkan masak baru untuknya."
"baik tuan,"
Davis datang setelah siap kerja untuk melihat Ann, dia juga tahu Ann sudah hamil.
"kamu sendiri,bukan kamu bilang nona Ann sudah datang?"kata Davis.
"dia lelah baru tiba,langsung ketiduran."
"ah...seri wajah kamu menandakan kesenangan,apa kamu rasa? "
"omong kosong."
"ha.. ha.. ha.. temanku,Arthur sudah kembali."
"mengapa dia tidak ke sini?"tanya Albert.
"ada kerja katanya, sudah selesai dia akan menemui kamu."
"kita makan dulu...
Albert dan Davis makan berdua sambil bercerita soal kerja mereka.Lewat malam Ann terjaga dari tidur kerana terasa lapar,dia pergi menbersihkan tubuh di kamar mandi,sudah siap dia melihat ada hidangan di mejanya.Ann berasa gembira melihat makanan yang ada.
"pintar juga,kamu tahu aku pasti lapar."fikir Ann sendirian.
Ann mengetik pesan kepada Albert supaya Albert datang ke kamarnya,tidak sekejap pintu kamar di ketuk,Ann lagi makan.Albert masuk melihat Ann makan, dia berasa senang,Ann tidak memilih hidangan,kalau saja Ann ingin merepotkan dia,Albert sudah sedia, dia banyak menbaca soal wanita hamil yang banyak keinginan dan sukar di layan,sedikit mencemaskan, tapi juga keuntungan buat Albert,apalagi Ann hamil anaknya yang mungkin satu²nya di dunia ini,demi mereka dia pasti akan berbuat apa saja.
"aku pikir kamu sudah tidur?....
"aku tahu kamu akan bangun lewat malam dan lapar, jadi aku sudah menyuruh mereka menyediakan hidangan buat kamu."kata Albert.
"terima kasih,aku tidak menduga kamu teliti sekali."
"wanita hamil tidak boleh lapar,harus banyak makan makanan yang berkhasiat dan gembira,baik untuk anak kita."bilang Albert yakin.
"hmm... Ann hanya bisa hmm mendengar Albert bilang anak kita,memang benar anak mereka, jadi harus bagaimana lagi jawapnya.
"sekarang kamu menanti untuk menlahirkan bayinya disinikan? tanya Albert.
"iya... apa aku menganggu?...
"tidak,aku hanya takut kerja kamu yang banyak dan kamu ke sana sini...
"aku sudah menyuruh orang² menyerahkan semua kerja kepada Aheng saat dia menemui mereka,dia orang kepercayaanku,hanya dia saja yang tahu aku hamil lagi."bilang Ann selesai menghabiskan makanan.
Ann bangun dan duduk di hadapan cermin untuk mengeringkan rambut yang sedikit basah,Albert melihat dan menawarkan bantuan.
"apa bisa aku tolong?"
"iya, bagus juga.. aku lagi malesan saat hamil,lagi kamu ayah anak ini, kamu harus melayan aku dengan baik."Ann menbuat muka imut.
"kayak keras orangnya sekarang malah imut, apa kerana kehamilan."pikir Albert.
"eh, mengapa kamu diam, tolong buka jubah mandi ini."bilang Ann.
Albert tersedar dari mengelamun,dia segera menbuka jubah Ann,Ann hanya memakai baju tidur yang nipis bertali satu,bisa terlihat lagi parut yang besar di punggung Ann,tidak sedar Albert menyentuh parut itu.
"apa kamu merasa jelik?...
"tidak!!aku hanya...
"benar tidak jelik?...
"iya... kamu sangat cantik biarpun ada parut."
"tapi aku tidak bercadang untuk menyimpan parut ini selamanya...
lalu Ann berdiri berhadapan dengan Albert dan mendekatinya,Ann menatap mata Albert yang tajam dan seksi itu,Albert tidak bisa bergerak dan canggung ,kelakuan Ann sedikit aneh.Ann menletakan tangan di dada Albert dan mendorong Albert kebelakang hingga dia terbaring di ranjang.Ann tersenyum melihat sosok pria yang keliru atau pura² saat di goda oleh wanita.
"aku tidak ingat waktu malam itu... bisik Ann di kuping Albert.
tubuh Albert terasa merinding seperti di rejat arus elektrik yang kuat, jantungnya berdebaran sangat kuat.
"Ann, kamu tidak apa²?...Albert khawatir Ann di beri obat,apa lagi Davis tadi bercanda lagi soal yang terjadi.
"tapi kamu hamil...
"itu tidak jadi masalah,apa lagi aku ibu yang sihat."jawap Ann duduk di atas tubuh Albert.
Ann juga masih keliatan lansing tidak seperti ibu² yang sudah pernah menlahirkan,tubuhnya masih utuh seakan anak gadis,mendengar kata Ann tiada masalah,hati Albert merasa kesenangan di pelawa asmara yang jarang dia dapati,waktu malam itu dia juga tidak ingat apa yang mereka lakukan.
"Ann, aku tidak sungkan lagi kalau masih mengoda,kerana aku sudah tidak tahan lagi...Albert menumbangkan tubuh Ann diranjang.
Albert mula mencium bibir Ann duluan,di leher dan di dada,menuju ke perut di cium dengan lembut serta bisikan "sorry"buat bayi di dalam rahim,kerana ayahnya sedang menganggu ibunya, pasti anaknya tidak lena tidur pikir Albert.Ann menbiarkan Albert berbisik di perutnya,dia tersenyum memikirkan bodoh sekali orang yang baru bergelar ayah,sama seperti suaminya yang lain,mereka juga takut menganggu anak dalam kandungan,tapi masih tetap meneruskan asmara.Albert dan Ann tidur bersama dari malam hingga pagi,saat Albert tersedar,pada mulanya dia berpikir kalau ini hanya mimpinya,dia berasmara bersama Ann,ternyata bukan mimpi,Albert memeluk tubuh Ann erat.
"mengapa kamu memeluk aku di pagi hari, apa kamu terangsang lagi?"tanya Ann nakal.
"tidak, aku merasa sangat senang,aku pikir sedang bermimpi."
"kamu bisa merasa kesenangan ini dari sekarang,sampai waktu menlahirkan anak ini,kita haluan masing²."bilang Ann lalu bangun ke kamar mandi.
"hmmm.... Albert tidak mahu menbesarkan masalah ini,kerana ini kehendak Ann untuk tidak bersama,mungkin Ann sudah kesal dengan lelaki.
Albert seorang yang tegas dan keras kepala,tapi dia tidak kuat menlawan keinginan Ann,Ann pernah menyelamatkan dia dan Ye Hua dahulu,Ann saja yang bisa berbuat apa saja padanya kerana budi Ann sangat besar baginya, kalau bukan kerana Ann.Albert tidak berada di atas hari ini,walaupun dia mencintai dan ingin memiliki Ann,dia tidak bisa kalau Ann tidak mengizinkannya.
ANN MENBALAS RICKY RONG
Biar pun Ann tidak berada di beijing,niatnya untuk menbalas dendam kepada Ricky,ayah Mei Rong yang pernah menculik Zackiel bersama Bandi untuk mengancam Zavier berapa tahun yang lalu.Ann sudah mengaturkan permainan yang baik buat Ricky.Ann mengarahkan seseorang untuk menjebak Ricky menlalui kerjasama.Ricky pasti tidak berpikir banyak,Kalau ada orang ingin berkerjasama dengannya sekarang pasti satu keuntungan, apa lagi perusahaannya memerlukan banyak modal pelaburan dari orang,dia pasti tidak banyak berpikir kalau dia menjadi sasaran jebakan,Ann tahu kalau Mei Rong sekarang lagi menjadi penguasa di perusahaan itu,mungkin sedikit sukar untuk orang Ann menyakinkan mereka nanti.Jadi Ann harus berhati² menjalankan rencananya.Ricky dan Mei Rong berdiskusi kalau ada pelabur asing ingin menbuat pelaburan besar di beijing,mereka mendengar saat minum di cafe,orang asing bicara soal belum menemukan syarikat yang cocok,kedua beranak itu berasa sangat gembira kalau ini peluang mereka untuk mendapatkan pelabur baru.
"kamu dengar tadi,mereka bicara untuk mencari rakan kongsi."kata Ricky.
"iya, tapi sedikit curiga,mengapa mereka tidak di kenali."jawap Mei Rong.
"mereka masih baru,tapi di lihat dari penampilan mereka,mereka sangat kaya."
"bagaimana papa tahu?...
"pakaian dan barang milik mereka."
"papa,jangan terburu mahu mencari pelabur, kita harus berhati²,apa lagi sekarang banyak penipu."
"benar, nanti aku akan memastikan siapa mereka, sebelum mendekati mereka."
"aku pulang dulu pa,kantor masih banyak kerja yang perlu aku habiskan."
"iya, kamu nanti pulang ke mana?"
"mmm...aku pergi dulu."
"eh, ini anak sudah baik sama suami,orang tua di tinggalkan."
"sejak kejadian skandal Justin terbongkar,Mei Rong dingin kepada Justin, tapi setelah tahu dia di perangkap oleh Sara,Mei Rong memaafkan suaminya dan Ann,dia berasa bersalah kerana marah melulu,sekarang dia ingin menbaiki kekesalannya.
ZAVIER MASIH KAGET
Sejak pulang dari England Zavier mengelamun terus dengan apa yang terjadi,dia seperti tidak percaya apa yang yang lalui malam itu,dia bisa menjalinkan asmara bersama Ann,sedangkan dirinya sudah lama tidak merasa kekuatan batinnya,dia sudah berputus asa,tapi mengapa malam itu dia dan Ann bisa berasmara,benar aneh dia memikirkan keadaannya,Joe dan Alvin datang menemui di kantor.Zavier lagi terbaring di atas sofa tidak menyedari kedatangan temannya.
"Z!oi,kamu tidur?...tanya Joe.
"tidak, aku baring saja...
"aneh, kamu selama ini tidak pernah bergini lelah, ada apa?kemarin baru pulang dari England,pasti kamu menemui Ann?"
"iya, aku menemuinya dan kami berdua makan malam bersama...
"itu saja...tanya Joe.
"pasti terjadi sesuatu,kalau tidak kamu tidak bergini lemah."
"aku... Zavier tidak bisa menluahkan perasaannya pada kedua orang ini,mereka berdua ini sangat tidak boleh di percayai,kalau di cerita pasti mereka akan bertanya kembali kepada Ann,
"katakan,apa masalah kamu.Kami pasti bisa menbantu."kata Joe yang tidak sabar ingin tahu rahasia Zavier.
"tidak perlu,ini masalah kecil,nanti aku Pikirkan sendiri."
"aaahhh,benar² menyebalkan Zavier, kita teman masalah juga tidak mahu di ceritakan."kata Joe.
Zavier tidak mahu masalah yang dia hadapi di persendakan oleh temannya,dia juga harus menyimpan rahasia dia bersama Ann,kalau dia tidak menyimpan rahasia hubungan mereka, pasti Ann tidak akan lagi berbaik dengannya, ini satu permulaan baginya untuk kembali kepada Ann.
GINA DAN AIRMATA
Hampir menlahirkan,tapi Gina di kurung di penjara bawah tanah,biarpun dia di kurung dia di jaga dengan baik oleh teman seperjuangan,dia sendiri tahu kesalahan yang dia lakukan, tidak setia dan jujur dalam tugas yang di berikan oleh ketua mereka,wajar dia menerima hukuman,untung tidak di hukum berat kerana dia hamil, tapi selepas ini dia tetap akan di hukum setelah menlahirkan bayinya.
"kamu baik sajakan?"tanya teman yang menjaga.
"aku baik saja,tolong pastikan anakku di hantar pada ayahnya."kata Gina.Gina sedang sakit ingin menlahirkan.
"kamu jangan khawatir,aku tidak kejam seperti kamu,sanggup menlawan arahan ketua."
"maaf,aku sedar aku salah...
"gara² kamu,kami semua juga dihukum oleh ketua,kamu sangat di benci oleh teman kita yang lain,baik berhati²."
"kamu tidak marah padaku?...
"kita semua seperti saudara,di jaga dan di bantu oleh ketua saat memerlukan,wajar kita menbalas budinya,kamu pikir sendiri,bisakah aku marah?"
tidak lama,berapa hari kemudian,Gina telah menlahirkan anak lelaki,kemudian Gina menyuruh rakannya menghantar bayi itu kembali ke beijing,Gina juga menulis surat untuk Alvin,agar dia tahu itu adalah anak miliknya.
ALVIN MENDAPAT KEJUTAN
Pembantu tersedar pada malam hari saat loceng pintu berbunyi,pada saat pembantu menbuka pintu kerana terdengar suara tangisan anak kecil dengan kuat,pembantu yang kaget berlari ke kamar Alvin yang sedang lagi enak tidur,pembantu mengetuk kamar pintu berkali²,akhirnya Alvin tersedar dan marah.
"ah,jam sebergini ada apa lagi?"
Alvin bangun dan menbuka pintu kamar,terlihat pembantu sedikit panik.
"ada apa pak,sudah malam bergini?"
"ada bayi tuan muda...
"bayi apanya malam bergini...
"ada bayi yang di buang depan pintu rumah,tuan segera lihat."
"bayi...
Alvin berasa aneh, tapi dia juga ingin melihat bayi siapa yang di buang,tapi mengapa di depan rumahnya, sedangkan rumah telah di pagar,siapa yang berani menceroboh.
"ini dia tuan,bayi ini di tinggalkan bersama surat ini."
"surat...
setelah melihat bayi itu Alvin menbuka surat untuk di baca,dia kelihatan kaget dan gembira seperti tidak percaya,Alvin mengambil anaknya yang menangis,di belai² dengan lembut.
"ini anak milikku dan Gina isteriku,syukur dia masih selamat,cepat buatkan susu untuk bayi ini,dia sudah kelaparan."
"taniah tuan, siapa namanya?...
"Gabriel,baru berapa hari saja,syukur Gina dan kamu masih selamat,aku pasti akan menjaga kamu dengan baik sekali."
Alvin sangat gembira saat mengetahui bayi yang di hantar depan rumahnya adalah anak dia dan Gina,tapi Alvin juga berduka,Gina tidak bisa bersama kerana kesalahan yang dia lakukan.Gina berterus terang kepada Alvin mengapa dia di hukum di dalam surat itu,Gina juga mengharapkan Alvin tidak menyalahkan sesiapa dan menrahasiakan suratnya.