
Sudah seminggu waktu berlalu,Ann masih tetap menjalankan tugasnya dengan baik,walaupun tuan Roostell menghukumnya setiap hari,Ann sudah bisa telan semuanya bulat²,seperti makan nasi putih,hari ini Ann di panggil untuk menlayan tuan Roostell,dia berasa sedikit nyaman dari menbuat pekerjaan berat,bukan dia tidak mahu,hanya saja Ann sendirian.Ann merasa lelah,jadi hari ini Ann akan bersabar biar pun apa yang tuan Roostell katakan,dia tidak mahu ikut campur lagi.Ann ingin bertahan hingga waktu Uni bermula.
DI KAMAR TUAN
Ann bercerita kepada tuan,bunga di padang kediaman ini,tepi pesisiran pantai mekar sangat indah dan banyak rama-rama yang berterbangan,sekarang seharusnya waktu musim panas,bukan manusianya.Ann pengen sekali melihat dari dekat untuk merasai sendiri cuaca panas di ENGLAND ini.Ann bilang kepada tuan Roostell...
"aku dari China,seharusnya aku pulang menemui pakcikku yang bersusah payah menjaga aku,kerana aku tidak punya orang tua,
tapi aku memilih untuk berkerja di sini,jadi
aku sedikit menyesal."keluh Ann.
TUAN ROOSTELL hanya berdiam diri saat mendengar Ann bicara,tuan berpura membaca bukunya,tapi dia merasai kesepian di hati Ann,hanya saja tuan besar egois.
"kamu,bukakan tirai jendela itu."kata TUAN ROOSTELL.
"apa!buka tirai jendela,apa aku salah mendengar kata tuan?"tanya Ann.
"iya,tirai itu,apa kuping kamu punya masalah
bukakan tirainya,biar cahaya masuk."kata tuan.
"baik tuan!bergini tuan biar sihat,segala virus kabur dan kebahagian masuk,cahaya bisa buat kita tenang."Ann berkata.
Ann sungguh gembira dapat membuka tirai di jendela kamar tuan,selama ini tuan melarang orang menbuka tirai di kamarnya,tuan merasa benci pada sinar cahaya.
"TUAN!lihat indah sekali cuaca hari ini,apa kita bisa keluar jalan²?aku bisa menbawa tuan berkeliling di padang rumput."tanya Ann.
Tuan mendekati jendela,tuan mengelamun seketika,tuan teringet saat dia masih muda,ketika tuan jatuh cinta kepada seorang gadis Asia sebelum ini.Ann bersuara...
"tuan...kamu tidak apa-apa kan?"
"tidak,nanti kamu bawa aku keluar sore ini
aku sudah lama tidak merasai angin di luar rumah."bilang tuan.
PADA WAKTU PETANG
Saat Ann mendorong kerusi roda keluar dari lift,menbawa tuan bersamanya menuju ke luar,semua orang kelihatan kaget,mereka semua tidak percaya,hanya melihat tampa suara,semua orang tidak mengerti bagaimana Ann bisa menbuat tuan mendengar katanya,selama ini tuan benci untuk keluar dari kamarnya semenjak dia jaruh sakit.
"sister,Ann bisa bawa tuan keluar dari kamarnya,semua orang di depan tadi telah melihat Ann mendorong tuan keluar menuju ke padang."bilang Taylor kepada Sister.
"apa benar Taylor?Ann bisa membawa tuan keluar dari kamarnya,bukan tuan sangat benci keluar dari kamar."kata Sister.
"masa aku bohong!aku tidak sangka Ann sehebat itu,wah!...keren juga si Ann bisa menjinakan raja singa."kata Taylor.
"aku pikir Ann dan tuan akan terus bertengkar,ternyata semakin baik."
"iya,aku juga pikir Ann pasti menyerah atau di pecat sama tuan,hei,tidak ku duga Ann benar² keren."
SEWAKTU DI LUAR DARI KEDIAMAN
Sepanjang jalan Ann dan tuan berdiam diri,mereka berdua menikmati indahnya sore,Ann mendorong tuan dan berhenti di sebuah bangku yang ada di padang,Ann duduk dan bertanya kepada tuan...
"tuan,kamu lelah nggak?"tanya Ann.
"ternyata kamu yang malas mendorongku,berpura peduli padaku."kata tuan.
"Ya... aku malas dan berpura,sekarang aku mahu duduk dulu,lagi sebentar aku mendorong tuan yang gendut!aku lagi malaskan...sindir Ann kepada tuan.
mereka berdua berasa angin mula menyerang,jadi mereka berdiam cuma melihat pemandangan yang indah,tiba² Ann bertanya kepada tuan...
"tuan,apa kamu tidak menpunyai ahli keluarga? maafkan aku bertanya,aku cuma ingin tahu,kamu sakit begini tidak ada yang melawat."bilang Ann.
Tuan Roostell melihat ke wajah Ann
dan bertanya..."apa kamu ambil peduli padaku?"
Ann menjawab tegas..."iya!aku kasihan sama tuan,kelihatan sangat sunyi,kaya tapi sendiri,aku pikir tidak salahnya kalau aku bertanya?"Tuan berasa kagum kepada Ann.
"dulu saya ada seseorang yang sangat saya cintai,tapi hubungan kami tidak di restui oleh orang tua saya,mereka membantah saya bernikah dengan kekasihku,sewaktu itu saya masih muda dan tidak matang,terlalu bergantung kepada orang tua,dia gadis yang baik dari China,kami kenalan sewaktu kami belajar di Universiti yang sama."bilang tuan.
"jadi,di mana dia sekarang?"tanya Ann.
"dia terlalu kecewa dan meninggalkan saya
Selepas saya sudah berjaya,saya ada pergi mencarinya,ternyata dia susah mempunyai keluarga sendiri,mereka kelihatan sangat bahagia,anak perempuannya sangat imut
sama seperti ibunya,tapi lima tahun yang lepas dia sudah pergi meninggalkan dunia ini,saya tidak sempat untuk meluahkan perasaan menyesal saya kepadanya selama ini,semenjak dia pergi,Saya tidak pernah rasa gembira lagi,dia sudah tiada,tapi saya masih berasa kesal hingga ke hari ini,jadi Ann jangan jadi seperti saya,sekiranya kamu sudah mencintai seseorang berusaha demi kebahagiaan itu,jangan menyesal seperti apa yang saya lalui."tuan menluahkan rasa kecewanya.
"jadi kamu tidak punya siapa²,kasihan kepada kamu tuan,jadi aku ngerti mengapa kamu sering berasa marah."
"bukan begitu,aku punya anak pungut,dia sangat tampan sekali Ann,cuma dia itu kuat kerja sibuk terus,sekarang perusahaan saya di uruskan olehnya, keluarga kamu bagaimana Ann?"
"aku sekarang anak yatim piatu,orang tuaku terlibat dalam kecelakaan dan meninggal,aku tinggal bersama pakcik Hong dan makcik Mary lagi di Jerman mengikuti suaminya dan nenek kesayanganku sudah pergi beberapa tahun yang lepas karna sakit."Ann tenang menceritakan hidupnya.
"jadi,pakcik kamu kerja apa dan makcik kamu, apa kalian sering berhubung?"
"pakcikku menguruskan sebuah restoran kecil,aku lagi dekat sama pakcik saja,tentang makcik...aku fikir kami tidak terlalu erat lagi selepas mereka berpindah ke luar negeri,mungkin juga makcik sudah lupa padaku,lama tidak berhubungan atau mungkin mereka ada mencari aku,tapi aku juga tidak mahu menrepotkan mereka,makcik mary baik tapi kuat peraturan dia adik kesayangan papaku
dan pakcik Hong adik kesayangan mamaku."
"Ann,apa kamu sudah mempunyai teman lelaki?"tuan mengoda.
"nggak ada...aku takut pusing
lagi aku punya cita cita untuk menjadi...RAHASIA!!"kata Ann.
Tuan tersenyum dan berkata,"kalau kamu masih belum punya teman lelaki lagi,akan ku kenalkan kamu kepada anak pungutku,aku yakin kamu pasti suka."
"tuan,aku masih kecil untuk pacaran,nanti pakcikku akan membunuh aku!"
"mengapa sampai pakcik kamu mahu membunuh,apa keluarga Roostell sebarangan?"
"bukan itu maksudku,pakcik sudah bilang pelajaran aku sangat penting untuk masa depanku,jadi aku harus belajar bersungguh² dulu,agar di masa depan nanti,aku bisa jadi penguasa dunia..ha..ha..ha...Ann tertawa.
"apa,kamu masih anak kecil lucu sebegini?"
"iya,aku cuma mahu tuan gembira,biar pun aku jadi bandut,aku rela di ketawakan demi tuan,tuan,hari sudah mulai petang,kita harus pulang sekarang."
"aku sangat senang sekali sore ini,lain kalinya kita bisa ke sini lagi,kamu harus temani aku lagi kelak."
"tuan,aku tidak bisa selalu menemai kamu,nanti aku harus kembali berlajar,di sini kan sudah banyak para perkerja,tuan harus bersikap baik,pasti mereka akan suka dan melayani tuan dengan gembira.
"kamu tidak tahu Ann,manusia tidak pernah jujur,kamu harus ingat,apa lagi kamu seorang perempuan."
"aku bicara soal tuan,bukan soal aku.Kita pulang dulu ke rumah,mungkin Matthew sudah menyediakan air mandian untuk tuan."
"kamu dan Matthew sanggup melayan saya dengan baik,sekiranya kalian berdua darah dagingku,saya sangat senang."
"bukankah tadi tuan bilang punya seorang anak pungut,apa dia tidak tanggungjawab?"tanya Ann.
"dia terlalu baik,hidupnya terlalu sibuk berkerja siang dan malam,mana punya masa menemani saya,apa yang dia lakukan juga saya tidak tahu,kalau tiada yang bilang."
"maksudnya,anak tuan lumayan keren,aku pengen ketemu dia,semoga kami bisa menjadi teman yang baik."
Setelah melihat pemandangan yang indah Ann mendorong kerusi roda tuan Roostell pulang ke kediaman sambil melanjutkan perbicaraan mereka...
MAKAN MALAM
kesemua pekerja makan malam bersama,mereka juga masih bicara soal Ann dan tuan,ada yang cuba menburukan Ann,mengatakan dia mengoda tuan sehingga tuan jatuh cinta padanya,ada pekerja yang iri melihat tuan baik kepada Ann dan mereka mula menabur sedikit fitnah,mereka berkata Ann menpunyai ambisi yang tinggi,demi mendapat kesenangan orang tua di goda.
gosip yang menlanda sampai di pengetahuan tuan,tapi tuan masih sabar,dia ingin melihat bagaimana Ann mengatasi masalah ini sendiri,tuan tidak boleh selalu menolongnya,tuan ingin Ann menjadi kuat sendiri tampa pertolongan.
DI KAMAR TUAN
"semua pembantu memang kurang hajar,ingin semuanya aku pecat."marah tuan.
"tuan tidak perlu khawatir,masalah ini saya akan selesaikan."kata Smit ketua pembantu lelaki.
"tidak perlu,kita biarkan Ann saja menyelesaikan masalah ini,aku ingin lihat sejauh mana dia bisa tahan,aku suka dia kroyok mulut siapa yang berbisa itu."
DI KAMAR PEREMPUAN
Ann tidak sedar ada yang mengosipkan dia bersama tuan Roostell,Ann baru saja menamatkan panggilan pakcik Hong,Taylor datang memanggilnya...
"Ann,ada yang ingin ketemu."
"aku,siapa?"
"kamu keluar saja lihat dulu."
"siapa?aku capek mahu tidur."
"Matthew ingin bertemu di luar."
"Matthew,mengapa?"
"keluar dulu,tanya dia sendiri,kamu tanya aku,aku mana tahu apa mahunya...
Ann keluar untuk menemui Matthew,walapun dia rasa malas,tapi Matthew di kira teman baik di sini.
"Matthew,kamu ingin menemuiku?"
"iya,kita duduk sebentar di sini."
kebetulan di luar asrama mereka ada kerusi duduk dan taman kecil yang di terangi cahaya samar².
"duduklah...sebentar saja."
"mengapa kamu mahu bicara di sini,aku lagi dingin."Ann mengeluh.
"mungkin Taylor masih tidak bilang gosip yang melanda kamu."
"gosip,gosip apa?"Ann tidak ngerti.
"tadi sewaktu makan malam banyak teman yang lainnya mengosip kamu dan tuan Roostell ada hubungan."
"hubungan apa?aku tadi makan bersama tuan di kamarnya,jadi tidak mendengar."
"ada orang iri dan menburuk kamu,kamu harus berhati² Ann."
"orang yang kuat bergosip sangat bodoh tidak mengunakan otak,biarkan mereka."
"Ann,kamu sangat keren."kata Matthew.
"ada saja...apa benar,kamu bicara begitu,aku sedikit merasa aneh."kata Ann.
"benar,aku maksudkan.Kamu jujur dan baik...aku pergi dulu,selamat malam."
"selamat malam,itu saja?"Ann blur,entah mengapa cowok pendiam ini,mulanya kurang bicara,tapi sekarang merasa mereka sudah mesra.
BEN ORLAND
walaupun dia menghilangkan diri dari Ann,tapi dia tidak lupa pada temannya Osaki Hazawa,dari Osaki juga Ben dapat mengetahui kehidupan Ann yang jauh darinya,Ben mengharapkan Osaki akan menolong Ann,Ann masih polos dan tidak kuat.Ben percaya Osaki akan menjaga Ann dengan baik saat Ben tiada bersama Ann.
"aku tidak ngerti kamu,kamu sayang padanya,tapi larikan diri darinya,dia sangat kecewa."
"aku tahu,tapi aku tidak mahu dia hidup dengan air mata,aku kapan saja akan mati."
"kamu pengecut Ben,kamu takut Semunya."
"benar kata kamu,aku pengecut,aku takut semuanya,aku tidak mahu semua orang menderita,biar akau saja menghadapinya."jawap Ben.
"jadi bagaimana perawatan kamu di sana?"
"adakala aku merasa baik dan tidak sakit."
"nanti aku akan datang melawat kamu."
"pastikan kamu sendirian."
"ahhh,Ben,masih belum terlewat lagi,kamu bisa mengubahnya."
"aku ngerti,tapi ini keputusanku,kamu berpura saja tidak tahu apa²."
"baiklah,"
Osaki mengeluh memikirkan temannya,tapi ini adalah keputusan yang Ben inginkan,Osaki mengalah,dia harus berpura tidak tahu kalau Ann bertanya tentang Ben.
DI TEMPAT BEN BERSEMBUNYI
di sebuah tempat yang indah dan tenang,di villa kecil ini,Ben bersembunyi dari orang tua dan Ann,dia mencuba untuk merawat sakitnya di sini dengan harapan untuk sembuh,walaupun tidak pasti pengakhiranya,Ben tetap bertahan melawan sakitnya di sini,dia tidak takut sendirian,tapi dia lagi takut melihat orang yang di sayangi hidup dengan air mata.
"tuan muda,bagaimana sekarang?"tanya Jason.
"kita masuk,aku ingin rehat sekarang."
"aku mendengar Ann berkerja."
"dia berkerja?"
"iya,di kediaman Roostell."
"di Roostell...
"aku mendengar dia tidak mahu pulang,karna di beijing ada Zavier."
"Zavier,Zavier bocah itu."
"iya."
Ben berdiam diri saat dia mendengar nama Zavier,Zavier adalah musuh cintanya,pada saat di sekolah antarabangsa,Zavier selalu saja mencari masalah dengannya gara² Ann,Zavier bocah kuat cemburu dan berbuat seenaknya,kalau Ann tidak dekat dengannya itu lagi bagus,Zavier suka memaksa Ann,biarpun Ann cuba menghindari,tapi nyalinya kuat dan Ann bakal terjebak dengannya lagi.
DI KAMAR
Ben berbaring di ranjangnya,di kamar yang sunyi,dia melihat potret Ann tersenyum manis,sejak dia tinggal di sini,waktunya adalah melukis wajah Ann yang paling dia ingati,saat mereka masih kecil,Ben sudah mula menyukai Ann semenjak mereka masih anak² lagi....