Ann

Ann
TERLEPAS



JULIA DENGAN AKALNYA


kali ini majlis diadakan di panama,ahli bisnis tertentu datang untuk saling kenal dan berurusan di majlis yang anjurkan oleh keluarga Oris,Julia juga dan Danial tiba di panama lebih awal,dia meninggalkan mangsanya kepada Lewis.Julia merasa puas sebelum dia meninggalkan canada,dia sudah menyiksa Ann dengan keras,Ann di pukul hingga berdarah² dan pingsan berapa kali.Julia mengunakan cambuk dan menhentakan wajah Ann mengunakan pangkal senjata api hingga kepala Ann terhantuk dengan kuat di dinding tambok,tubuh Ann dulunya berisi semakin mengecil karna terlalu kurus tidak mendapatkan zat yang mencukupi,sudah beberapa bulan Ann menjadi tahanan di kediaman Julia,tampa sesiapa ketahui.Julia sangat pintar mengatur jadwalnya di antara beijing dan Canada.Setelah mendapat jemputan dari keluarga Oris,Julia menberi Lewis tanggujawab untuk menjaga Ann.


"hari ini aku akan pergi,kamu menjaganya dengan baik."bilang Julia.


"baik nona."jawab Lewis


"bagus!berhati²,kalau ada yang mencurigakan cepat beritahu aku nantinya."


"iya nona."


setelah Julia pergi,Lewis kasihan melihat Ann tidak berdaya di kurungan.Lewis menbantu Ann ke kamar mandi,Lewis menolong Ann untuk menbersihkan tubuhnya,Ann berasa sangat sakit saat tubuhnya terkena air,bekas luka di punggung terlalu ngeri dan berparut,kalau saja Julia tahu Lewis menolong Ann,pasti dia akan di marah.


"maaf,aku menolong kamu menbersihkan tubuh dulu,selepas itu aku sapu obat."Lewis menbuka baju Ann.


"lepaskan aku...


"maaf nona,aku berhutang budi yang banyak kepada nona Julia,nyawa aku miliknya sekarang."


"dia akan menyesal,kalau aku masih belum mati,"


"sudah sejauh ini,nona masih bisa bertahan,semangat kamu untuk hidup sangat kuat,aku sangat kagum melihat nano."


"aduh,aduh...air ini sangat menyakiti tubuhku...ha,ha,ha...Ann tertawa menahan siksa.


"ini air obat untuk menbantu kulit kamu dari terkena jangkitan."bilang Lewis.


"mengapa kamu pilih bos yang kejam?"bisik Ann ingin tahu.


".....takdir."Lewis menjawap pelahan.


Ann memerhatikan Lewis dengan pandangan mata yang tajam,Ann tidak menbenci Lewis,Ann hanya merasa kagum kepada Lewis,Lewis berani menbantunya,bererti Lewis masih ada sifat yang baik dan kasihan,Ann sekarang bukan lagi Ann yang lemah masih punya simpati,pada saat Julia menghentak pangkal senjata api di wajahnya,pukulan kuat itu menberi impak yang keras hingga kepala Ann terhempas,darah yang mengalir banyak dari hidungnya menbuat Ann pingsan tidak sedar,pada saat itu Lewis menahan Julia.


"nona!jangan pukul lagi,bagaimana kalau dia mati cepat?"


"bagus dia mati cepat,aku bisa menberi anjingku makan."


"nona,dia mati cepat,apa kamu puas?siksa dia pelahan²,aku mendengar orang yang di siksa perlahan² dia bisa hidup puluhan tahun dan trauma...bagaimana?"


"bagus juga idea kamu,"


"iyakan,biar dia bergini siksa."


"piuh!kamu beruntung hari ini."Julia menludah wajah Ann yang terlantar di lantai kotor dan menyepak tubuhnya.


di panama Julia dan Danial pergi bersama ke acara majlis ini,mereka berdua juga terkenal di dunia bisnis karna suka merampas project orang dan menpunyai banyak musuh,kebanyakan yang tahu tentang mereka tidak akan dekat apa lagi berbisnis,mereka bersaudara sangat merepotkan dan banyak masalah,suka menundakan sesuatu hal yang kecil bisa jadi besar dan rumit terutama hal uang.


ALBERT DI PANAMA


berapa bulan yang lepas Albert sudah menemui teman lamanya Jasiel Oris untuk menyelidiki kehilangan Ann,mereka mengira kalau adek Jasiel si Linda yang mencelakakan Ann,tapi dari hasil selidik Albert tiada kecurigaan.Linda tidak bersalah,kali ini Albert kembali lagi untuk memastikan,karna Albert masih berharap dia bisa menemukan Ann walaupun di mana².Majlis malam ini lumayan meriah banyak cewek cantik seperti yang di gemari oleh Jasiel.Albert di temani oleh Davis Stone temannya yang paling di percayai,Davis juga penasihat pinter Albert kalau Albert tidak menbawa Limin yang selalu menjadi penemannya.


"wah!banyak cewek dan makanan,bagus juga si Jasiel ya."bilang Davis.


"kita kemari bukan meihat cewek dan makan,tapi mencari maklumat."


"iya,aku tahu...tapi kita santai dulu,jangan menbuat kecurigaan orang lain."jawap Davis.


Albert tidak peduli dengan kata² Davis,hatinya resah semenjak Ann hilang tampa jejak,dia ingin cepat menemui Ann,kalau Ann mati bagaimana,dia masih belum menbalas budi sebelumnya.


di majlis ini juga mata Julia menliar mencari pria tampan untuk menjadi hiburan malam hari,pada saat dia pandang²,Julia melihat Albert,hatinya menjadi girang orang yang dia suka ada di majlis ini.


"kamu cari wanita lainnya sebagai teman,aku sudah melihat temanku malam ini."


"kamu ini tidak setia pada yang satu,brengsek!"marah Danial.


"jangan marah,nanti aku menberi project baru."


"benar...hey,siapa yang kamu kejar?"


"itu dia,pria yang aku inginkan."


"itu,aku mendengar dia itu teman baik si Jasiel,kamu berhati² Julia,pasti dia itu bukan orang baik."


"kamu tenang,aku hanya ingin mencicip tubuhnya,bukan hatinya."


"awas Julia,jangan pandang mudah,jujur aku tidak tahu latar orang itu,dia itu teman baik Ann,aku yakin mereka mencari Ann.


"Ann,mengapa dengan dia?"


"ada maklumat bocor,aku mendengar Ann hilang,dia di culik orang."


"wah...itu berita bagus,kita seharusnya menraikan saja,mungkin tidak lama lagi dia bakal mati."


"apa kamu ada mendengar maklumat tentangnya?"tanya Danial.


"tidak,aku baru saja mendengar dari kamu,oleh itu aku merasa senang,sekarang aku mahu pergi sana...


Julia tersenyum senang,semua orang masih mencari² di mana Ann berada,dia tidak percaya kepada Danial dengan rencananya,Julia ingin menikmati sendiri permainannya.Julia menuju ke arah Albert dan Davis berada.


"bro,lihat siapa itu,apa dia mencari kamu?"bisik Davis melihat Julia yang menuju ke arah mereka berdua.


"dia mencari kamu,karna kamu guru tarinya."


"oh iya atau karna kamu,kamu sendiri tahu kalau dia itu mengincar kamu."


Julia mendekati mereka berdua dengan menbawa wain di tangannya dan menberikan kepada Albert,Albert mengambil minuman itu lalu menberikan kepada Davis.


"maaf,malam ini aku tidak sihat,biar Davis saja yang tolong aku minum."kata Albert.


"kamu tidak sihat,apa sudah makan obatnya?"


"sudah,sebentar lagi aku pergi dari majlis ini."jawap Albert.


"sebelum itu apa kita bisa menari dulu?"tanya Julia.


"maaf,tubuhku juga sakit dan berasa lemah,mungkin Davis bisa menemani kamu menari."Albert menolak lagi.


"iya,aku sangat senang."jawap Davis tersenyum.


Julia berasa kecewa,dia di tolak lagi oleh Albert.Albert pula meninggalkan mereka untuk ke toilet,dia ingin menghindari dari suasana yang bising,saat dia menuju ke toilet dia melihat seseorang yang sangat mirip Adam di sambut oleh seorang wanita dengan mesra di luar kamar,hanya saja orang itu rambut berwarna kuning dan matanya biru.


UNDANGAN KE MAJLIS


para undangan di panggil untuk mendengar ucapan,karna tuan muda Jasiel akan mengumumkan pertunangan adek kesayangannya bersama Carlo Fausto.Pada saat Jasiel memanggil adeknya Linda dan Carlo beberapa orang sedikit kaget melihat tunangan Linda.


"Albert,apa itu sepertinya mirip sekali?"Davis bertanya.


"mungkin itu saudaranya,nanti kamu menyelidiki latar belakangnya."kata Albert.


"benar mirip sekali."


selepas mengumuman itu semua orang menari dengan gembira,Linda dan Carlo juga kelihatan ceria menari di antara orang ramai.


"aku sangat gembira malam ini,kita akhirnya menjadi tunangan yang sah."kata Julia.


"hmm,kamu gembira aku juga sama."jawap Carlo.


Albert menemui Jasiel di kamar,Albert ingin bertanya tentang Carlo,apa si Carlo itu ada saudara lainnya.


"dia itu anak teman orang tuaku,dia masih sakit,sebab itu dia kelihatan lemah."


"sakit,sakit apa?"tanya Albert ingin tahu.


"aku hanya bercerita kepada kamu,karna aku percaya padamu,pada saat pertemuan ahli kami di tempat rahasia,orang tuaku dan orang tuanya di bunuh kejam oleh musuh kami,saat itu Carlo beruntung,tidak tahu bagaimana dia saja yang hidup saat itu,tapi dia hilang ingatan...ini foto dia dan keluarganya."


"tapi mengapa rambutnya kuning?"


"dia menjadi model,harus kelihatan tampan...jawap Jasiel tertawa.


"taniah,semoga keluarga kalian semakin besar."


"pasti²,kamunya kapan nikah,aku tidak sabar untuk minum hingga mabuk di pernikahan kamu."


"aku,biar adekku yang nikah dulu."


"aku dengar kamu semakin sukses sekarang,jangan lupa aku sentiasa di sini."


"aku tidak lupa,kamu teman baikku."


"ayoh,kita minum."


Carlo mencari tempat sunyi untuk beristirehat,dia ingin menenangkan jiwanya malam ini,dia sudah menjadi tunang rasmi Linda,tapi mengapa dia tidak berasa gembira,Carlo tahu dia hilang ingatan,mungkin karna ini dia tidak merasa perasaannya kepada Linda,pikirannya masih mengingati Ann,mengapa dia terpikir tentang Ann pada malam ini,Carlo minum wain di tempat sedikit gelap di taman,tidak lama dari itu Davis datang untuk merokok.


"maaf,apa aku bisa merokok?aku pikir tiada orang di sini tadi."


"silakan...mahu duduk?"tanya Carlo.


"bagus juga,bukan kamu tunangan adeknya si Jasiel?"


"iya...


"aduh...mengapa kamu minum sendirian di sini?"


"aku tidak suka pada keramaian."


"oh,jadi karna itu kamu di sini?"bilang Davis.


"sebenarnya aku merasa ragu,apa pertunangan ini bisa berkekalan...


Davis berdiam mendengar luahan Carlo,apa Carlo mabuk atau dia hanya ingin menluahkan isi hatinya,lelaki sudah mahu nikah mula merasa ragu karna masih belum bersedia,apa lagi tanggungjawab besar.


"kamu ragu mungkin kamu tidak cinta padanya?"Davis terlanjur kata.


"tidak mencintainya?...


"eh,bukan itu maksudku...tapi apa maksudku ya,"Davis juga tidak tahu apa yang dia bicarakan.


"mungkin benar kata²mu,aku lagi terpikir tentang gadis lain,insan yang aku tidak kenal tapi merasa sangat dekat,hanya dua kali melihatnya,sejak itu hingga sekarang,aku selalu teringat padanya."


"wah,beruntung...eh!!kamu itu sudah tunangan,lupakan saja gadis itu,apa kamu tidak tahu siapa Jasiel?kamu ini mahu cari mati...


"ah...ha...ha...benar kata kamu,aku hampir lupa,aku tidak mahu gadis itu mendapat masalah karnaku."


"eh,apa gadis itu tahu kamu suka padanya?"


"tidak...


"benar juga,tadi kamu bilang baru bertemu dua kali,lupakan saja bro,dia bukan milik kamu,pasti dia sudah ada yang punya."bilang Davis sambil isap rokok.


Davis dan Carlo minum berdua di taman hingga mabuk,tidak lama dari itu orang bawahan Jasiel menbawa Carlo kembali ke kamar.Linda menolong Carlo menukar bajunya,Carlo menolak Linda jatuh dari kasur.


"pergi,jangan ganngu aku mahu tidur."bilang Carlo.


"tukar dulu bajunya...


"tidak mahu,kamu merepotkan."marah Carlo.


"dasar laki²,anak kecil saja baik,"


"pergi...


"aku tidak pergi,tukar bajunya dulu."


Linda memaksa Carlo menukar pakaian,tubuhnya berbau arak yang kuat,tapi Carlo tidak suka orang menyentuh tubuhnya.


Davis di bawa pulang oleh Albert ke hotel tempat mereka menginap,di mana hotel itu juga Julia dan Danial tinggal,tapi malam ini kedua saudara itu sibuk melayan model yang di pilih tadinya.Jasiel sudah tidak sedar diri selepas minum,dia pikir bisa menlawan Albert,ternyata dia masih saja tewas kepada Albert.Albert tidak tidur dia terlalu banyak berpikir hingga otaknya menjadi sangat segar.


DI KEDIAMAN JULIA


Ann sangat kesakitan pada waktu ini,tubuhnya tidak bisa bertahan lagi selepas di sapu obat,Ann merasa sangat tersiksa dan merintih sakit hingga air matanya mengalir tampa sedar,lalu merentap kalung yang di pake di lehernya dan menghempas kuat di lantai hingga pecah,kalung itu mengeluarkan cahaya merah berkelip².Ann pingsan saat itu,tiada siapa yang tahu,kebetulan Lewis juga sudah keluar pergi minum di bar.


beberapa jam kemudian di sekitar rumah Julia di kelilingi cahaya berputar²,untung hari ini Lewis keluar minum,jadi saat Ann di temui terlantar pingsan di penjara bawah tanah rumah Julia,dia di selamatkan oleh seseorang,saat Lewis mendapat tahu rumah Julia di kepung polisi dia cepat menberitahu Julia apa yang terjadi.


"nona polisi mengepung kediaman kamu."Lewis menberitahu di telepon.


"apa!apa mereka sudah menemuinya?"


"aku tidak tahu,aku lagi berada di luar saat terjadi."


"sial!kamu bikin apa di luar?!"


"aku keluar minum...


"kamu setan!lari jangan menunggu lagi,nanti aku akan mencari kamu."


"baik nona."


Julia panik saat mendengar rumahnya di serbuk polisi,tidak mungkin Lewis mengkhiatinya,tapi yang penting bagaimana dia ingin lari dari Ann,sudah pasti Ann akan menbalas kembali perbuatannya setelah Ann sembuh.


"sial,apa yang terjadi hingga polisi bisa menyerbu ke rumahku."Julia bicara sendiri.


setelah mendapat berita,Danial pergi ke kamar Julia,dia juga mendapat maklumat dari Dean Mark,rumah Julia di serbuk polisi.


"Julia,apa kamu mendapat berita rumah kamu di canada di serbu polisi."


"kamu tahu dari siapa?"


"Dean,mendapat tahu dari penjaga kediaman kamu."


"sial,mengapa mereka menyerbu rumahku,untuk apa?!"


"Julia,pasti kamu ada menrahasiakan sesuatu dariku?"


"rahasia apa?"Julia masih berpura tidak tahu.


"baiklah,kamu tidak mahu berterus terang...


Danial meninggalkan kamar Julia,selepas itu Julia dengan cepat meninggalkan hotel itu untuk menyembunyikan diri,dia pasti tidak akan terlepas kalau Ann menbuka mulutnya.


sedang lena Davis tidur,phonenya berbunyi berkali²,lalu dia menjawap.


"pergi menangkap Julia sekarang!"arah Albert.


"menangkap Julia,untuk apa?"


"pergi cepat,jangan tanya lagi."


"iya²,aku sekarang pergi."jawap Davis.


Davis dan orangnya pergi ke kamar Julia,mereka masuk secara paksa,pintu kamar di buka,tapi orangnya sudah tiada,Julia sudah melarikan diri.


"bajingan,dia sudah menlarikan diri."Davis menelefon Albert.


"kamu cuba mencari dia di mana,tangkap dia."


"baiklah,tapi mengapa?kamunya di mana?"


Albert sangat serius menberi arahan kepada Davis setelah mereka tahu Julialah orang yang menculik Ann,untung Ann masih hidup.Tapi mereka terpaksa menyembunyikan Ann lagi dari pengetahuan sesiapa oleh seseorang,Ann di berikan kepada Albert untuk menjaganya secara rahasia di france.