
Ann harus kembali dengan segera ke England untuk menghindari masalah yang terjadi di Jerman,kali ini dia tidak sempat untuk melawat sepupu nya si Tommy.Ann dan Aheng menaiki pesawat yang di pandu oleh orang kepercayaan mereka sendiri,kali ini sedikit berjaga dan menbawa beberapa orang lagi bersama mereka.
di rumah kediaman Roostell Sister dan Taylor tidak sabar menanti ke pulangan nona mereka,Ann sudah menjadi pewaris sah keluarga Roostell dua tahun lepas,selepas terjadi sesuatu kepada mereka,tuan Roostell menlepaskan semua hartanya kepada Ann termasuk Roostell Company Group.
"Bryson,sebentar lagi mami kamu pulang,kamu pasti suka kan?tanya Taylor.
Bryson adalah anak milik Ann bersama Adam,usianya baru tiga tahun lebih,Bryson sangat imut seperti papanya,dia sedikit nakal dan suka ngambek.
"mami...mami..."Bryson berkata-kata.
"lihat,Bryson sudah tahu kalo mami dia bakal pulang."Sister semangat.
"iya,Sister...naluri anak kecil."jawab Taylor.
"hmm...kasian juga Bryson,dia juga tidak sering melihat nona Ann,nona Ann selalu sibuk dengan perkerjaan,apa lagi dia sudah menjadi pewaris Roostell."kata Taylor.
"kamu jangan bilang begini di depan Bryson,biar pun dia masih kecil...dia punya perasaan dan pendengaran,jangan sampai nona Ann mendengarnya,dia pasti kecewa dengan kata kamu."jawab Sister.
pada petangnya Ann dan Aheng telah sampai di kediaman Roostell,mereka di sambut oleh Sister.Ann tidak sabar untuk menemui cahaya matanya yang sudah seminggu di tinggalkan karna urusan di Jerman.Ann berasa sangat senang kali ini dia masih bisa lagi kembali melihat anaknya Bryson.
"Bryson...anak mami!"
"mami...mami..."
mereka berpelukan gembira,semua yang melihat juga turut senang,nona mereka kembali ke rumah,rumah lagi meriah dan sibuk.Walaupun Ann tidak seramah dulu bisa ketawa senang dan lucu.Ann sekarang sedikit beda,suka kemeriahan tapi juga cepat marah dan licik,jika dia tidak akan suka sesuatu,pasti ada yang terjadi dengan cepat.Tapi dia tidak turun tangan,melainkan orang yang menbereskan semua untuk nya.
"sayang mami lagi gemuk,tapi imut juga,kamu kangen mami?"
mencubit pipi gemuk anaknya dan mencium beberapa kali,Ann sangat menyukai bau anak kecil,bau anak kecil sangat harum dan menenangkan.
"bau kamu sangat wangi."di cium lagi hingga pipi Bryson kemerahan.
sedang mereka gembira berpelukan,Aheng muncul mengatakan ada panggilan kecemasan buat Ann di kamar kerjanya.
"bos,ada panggilan kecemasan."
"dari siapa?"
"mr Albert."
"Albert,mahu apa lagi dia padaku?"
"aku juga tidak tahu,katanya dia sendiri harus bilang kepada kamu."
"oke,Bryson...mami pergi sebentar ya,nanti kita main lagi ya."
"mami...
wajah Bryson sedih,dia baru saja bersama maminya sudah di tinggal lagi.
"sebentar saja sayang,mami mahu menjawab panggilan,nanti mami menemani kamu kembali."
lalu Ann menyerahkan Bryson kepada Taylor,Taylor orang yang di pilih oleh Ann untuk menjaga anaknya dengan teliti,tidak di benarkan ke mana-mana,Ann tidak mahu kejadian seperti Zackiel menimpa Bryson,dia cuma ingin melindungi anaknya dari musuh.
di kamar kerja Ann menjawab panggilan dari Albert,biar pun dia tidak suka.Ann terpaksa menjawab panggilan darinya,biasanya panggilan dari Albert pasti perkara yang penting saja.
"aku di sini,kamu memanggil untuk apa?"
"aku mohon kamu segera ke France."
"untuk apa,aku lagi lelah dan hampir mati di Jerman,sekarang aku ingin istirehat."
"aku ngerti,tapi Henry lagi sakit,kemungkinan darah kamu di perlukan."
"bergitu banyak darah orang yang mereka donasi,apa mesti darah aku juga?!"tanya Ann marah.
"benar,tapi darah mereka tidak sepadan,oleh itu,aku mohon...hanya kamu saja yang bisa menbantu dia."
"Albert,kamu sudah tahu perjanjian kitakan?aku tidak akan ikut campur dalam urusan keluarga kalian."
lalu Ann mematikan panggilan dari Albert,kepalanya terasa sakit dan leher juga menjadi tegang.
"sial,mengapa kepalaku tiba-tiba sakit?apa yang terjadi pada malam kemarin."
Ann kembali tersenyum,pikirannya melayang memikirkan Matthew,sekian lama tidak bertemu,mereka berjumpa secara kebetulan lagi,apa yang menyedot perhatiannya terhadap Matthew.Matthew masih seperti dulu,kali ini pasti menjadi permainan yang mengasyikan.Ann akan mengoda sesiapa yang dia suka dengan kejam meninggalkan mereka,baginya laki-laki tidak boleh di percayai.
"Aheng!!...
"iya,bos."
"bersiap,nanti malam kita ke France!"
Ann menbersihkan tubuhnya di kamar mandi,dia melihat di cermin ada sedikit tanda merah di dadanya,dia mabuk saat bersama Matthew,tapi kalo saja mereka melakukan itu,tubunhnya pasti tahu,apa lagi sudah lama dia tidak berhubungan dengan seorang laki-laki.
"aku tahu dia tidak senakal itu,kali ini kamu tidak akan lepas dari gengamanku."mengigit bibirnya.
sebelum Ann pergi ke France dia menemani Bryson tidur dulu,kalo saja tiada kejadian buruk menimpa hidupnya,pasti Ann bisa menjadi seorang ibu yang lebih baik lagi dari sekarang dan menpunyai banyak masa untuk nya.
"sayang sekali."Taylor terlepas kata.
Taylor mengintip Ann menemani Bryson,mereka tahu apa yang telah terjadi dalam tiga tahun ini,menbuat Ann tawar hati dan berubah.
"shh!!,nanti nona dengar."Sister menberi amaran.
"itu Aheng,kita bisa bertanya padanya."Taylor teruja.
"Aheng,kamu dan nona mahu ke mana?"tanya Sister.
"mungkin ke France."
"France!jangan-jangan."Taylor menduga.
"shh!,Taylor,aku sudah bilang jangan banyak bicara."marah Sister lagi.
"benar kata Sister,jangan terlalu ikut campur urusan nona."lalu meninggalkan mereka berdua.
mereka semua sudah lama mengenali,tapi tidak terlalu erat,apa lagi orang seperti Aheng,dia tidak bergosip tentang majikannya,perkerjaannya bukan bergosip tapi melindungi dan lebih kejam lagi,orang-orang yang suka bergosip secara tidak sengaja akan menjual maklumat gratis kepada orang luar,hukuman berat buat mereka,di buang atau hilang begitu saja.
"Aheng itu benar-benar serius,tidak bisa bertanya."kata Taylor.
"Taylor,kamu harus menjaga mulut kamu,jangan sampai menbuat nona Ann marah."
"iya...iya...aku tahu."
lalu Ann keluar dari kamar,dia kembali ke kamarnya,Sister datang menemui nya seperti biasa,pasti ada perintah dan pertanyaan.
"Sister,aku dan Aheng akan pergi ke France,aku mengharap kamu menjaga rumah dan semuanya dengan baik."
"berapa lama nona berada di sana?"
"tidak pasti,apa Grandpaku ada menghubungi kamu?"
"ada,katanya mereka tidak puas bermain,semua urusan tuan memerintahkan Leon dan Gary menolong kamu."
"sial,aku lagi ada urusan di France,semakin banyak kerja dan masalah sekarang."
"nona...
"cepat pulang,Bryson dan RCG menanti kamu."
"aku tahu,tapi kali ini sangat serius,melibatkan nyawa yang tidak berdosa."
Sister mengerti apa yang di katakan oleh Ann,mereka juga tidak berani untuk bertanya lagi tentang satu perkara rahsia yang pernah mereka lihat,rahsia yang di ketahui oleh tuan besar saja apa yang terjadi kepada Ann saat itu,selepas dia melahirkan Bryson dan menghilangkan diri hampir setahun,akhirnya dia muncul menjadi Ann yang sekarang.
DI FRANCE
Biar pun merasa tidak suka,Ann terpaksa datang juga kerna ini kecemasan,perkara yang melibatkan nyawa bukan hal yang di pandang mudah bagi nya,si kecil tidak bersalah,yang salah adalah orang dewasa yang pentingkan diri.Ann masih waras,dia tahu bedakan baik buruk sesuatu hal,biar pun dia semakin angkuh dan kejam,orang lain tidak merasa apa yang di rasakan olehnya,orang hanya memandang sifat buruk nya saja.
di rumah sakit parah,kondisi Henry sangat lemah tapi tidak bahaya,cuma sakit biasa yang menbuatkan papanya cemas.Albert papa tunggal yang penyayang terhadap anak kesayangan tidak sanggup melihat anaknya sakit biar pun cuma deman biasa,dia menjadi tidak tentu arah kerna takut akan kehilangan anaknya.
setelah Ann sampai dia tidak menberitahu kepada Albert,Ann langsung menemui doktor pribadi keluanga Wang.Ann lebih senang saat mengetahui semua perkara dari mulut yang lebih mengetahui dari penyampaian yang tidak pasti.Ann dan doktor berdiskusi tentang penyakit Henry yang di pikirkan parah hingga perlu darah darinya,ternyata deman biasa.
"sial,deman biasa saja bergitu cemas."marah Ann.mereka sedang menuju ke kamar sakit Henry.
"bos,mr Albert terlalu khawatir,dia panik oleh itu dia terpikir kamu."
"dia kan biasa beritahu deman biasa,mengapa harus donasi darah segala?"
"kalo dia tidak bilang begitu,bos pasti tidak datang."suara Aheng pelahan.
Ann terdiam mendengar kata-kata dari Aheng,Ann juga mengerti,Albert terlalu menyayanggi anaknya itu,dia juga tiada pengalaman menjaga anak kecil,apa lagi mereka semua laki-laki yang mengharapkan nenek tua yang menjaga Henry.
sampai di kamar sakit Henry,Ann melihat dari cermin kaca pintu,Albert sangat khawatir terhadap keadaan Henry,Albert sanggup tidak kemana-mana demi anaknya,apa lagi sedang sakit,Henry anak yang di manja oleh Albert seperti menatang minyak yang penuh.
di pintu kamar,Li Min datang menyapa Ann yang lagi mengintip dari luar kamar,Li Min baru selesai menbeli makanan untuk Albert.Albert tidak mahu meninggalkan kamar walaupun seminit.
"nona Ann,mengapa anda tidak masuk ke dalam?"
"oh,kamu Li Min...Albert lagi tidur,aku tidak mahu menganggu dia."
"tuan Albert tidak makan siang,ini aku lagi bungkus makanan untuk dia,mmm...apa nona bisa menbantuku?"
"katakan."
"ini makanan,berikan pada tuan,aku yakin tuan pasti makan,Aheng kita pergi minum kopi yok."
dengan cepat Li Min menberi makanan kepada Ann dan menghilang bersama Aheng.
"sial,aku jadi pembantu kamu."
lalu Ann masuk ke dalam kamar,menbuka pintu dengan perlahan,takut Albert tersedar dari tidur,melihat kedua insan yang lemah di matanya,Ann berasa tidak tega,dia merasa kasihan juga,kedua insan ini saling memerlukan,mereka juga ada masalah sendiri yang memerlukan dukungan dari orang yang optimis.
Ann menyentuh dahi Henry kepanasan lagi dan menukar kain basahan,menbuat Henry tersedar,dia melihat wajah Ann yang tenang,rasanya nyaman merasa sentuhan tangan insan di lihatnya.Henry bersuara...
"mami...mami..."suaranya tidak jelas.
Ann mengusap lembut wajah Henry,Albert tersedar dari tidur saat mendengar suara sayu anaknya,dia terlalu cemas.
"Henry,kamu baik kan?Henry...
"shhh,jangan khawatir"dia lagi lemah,kamu istirehat,biar aku yang menjaganya sekarang."
"Ann,terima kasih...aku benar-benar gembira kamu datang,aku lagi takut kalau Henry tidak kuat."
"kamu keterlaluan,Henry hanya deman saja,kamu bikin jantungku copot mendengar minta darah segala,ini kan cuma deman biasa."
"maaf,ini dia lagi pertama kali demannya,aku tidak boleh berpikir dengan tenang saat melihat dia sakit dan lemah."
Ann berasa marah dan tertipu,Albert menbuat dirinya terikat lagi dengan mereka,Ann ingin menjauhi dari mereka,dia tidak mahu terkait rapat dengan setiap masalah keluarga Wang atau Dion.
"nah,ini makanan...kamu siang tidak makan?"
"aku tidak lapar."
"Albert,jangan sampai kamu juga sakit,siapa akan menjaga Henry kalau kamu sakit?aku sudah bilang tidak akan ikut campur urusan kalian."
Albert berpikir seketika,lalu dia mengambil makanan dan makan,dia juga harus kuat di depan Henry.Albert makan dengan cepat lalu terbatuk.
"ini air nya,kamu minum dulu."
"huh!hu!!terima kasih...
mereka berdua sedikit kaku lagi,Ann mengalihkan perhatian kepada Henry,Albert menghabiskan makanannya.
"aku mahu keluar menbeli air,kamu mahu minum apa?"
"aku tidak mahu,di sini sudah ada air hangat,cukup ini saja."
"aku keluar sebentar."
...Albert keluar dari kamar untuk menbeli makanan dan menemui kedua pembantu mereka di lobby dan menyuruh kedua pembantu pulang berehat.Albert pula pergi menbeli minuman kopi dan teh hijau buat Ann,setelah berapa minit Albert sampai di kamar,dia masuk dan melihat Ann tertidur di sisi Henry.Albert merasa senang melihat Ann masih menitik berat soal Henry lagi,lalu diam-diam Albert mengambil foto kedua ibu dan anak yang tertidur....
Ann lelah,tadinya dia menluahkan rasa yang ada dalam hatinya kepada Henry yang terbaring di ranjang,sedang mengenggam tangan Henry,Ann bercerita mengapa dia tidak mahu terlalu dekat dan seolah-olah menbenci Henry,kerna kesalahan yang di lakukan oleh Ye Hua,Ann berasa di khianati oleh keluarga Wang dengan mudah memandang rendah kepadanya.
"kelahiran kamu adalah satu perjanjian untuk masa depanku,maaf"aku pentingkan diri sendiri,tidak memikir baik buruk yang bakal kamu hadapi masa depan nanti,tapi aku juga yakin kamu tidak lemah,kamu pasti menjadi seorang laki-laki yang tangguh dan pintar suatu hari nanti,biar pun tampa aku di sisi."
Ann menerima perjanjian yang di buat selepas kesilapan yang terjadi di antara dia dan Albert,Ann memutuskan menberi apa yang di inginkan oleh keluarga Wang,apa lagi Albert juga mencintainya,bagi Ann ini kesempatan yang baik buat masa depannya,menbuat orang berasa bersalah dan mengikat dengan perhubungan,Ann tidak perlu bersusah payah mencari kesempatan lain.Albert ada lah salah satu orang yang terbaik mendukung di belakang Ann.
paginya saat Ann tersedar,dia sudah berada di rumah Albert,sedikit cemas mengapa dia bisa berada di rumah Albert,Ann tersedar dan mencari Henry,pembantu menberi tahu Henry sudah baik dan berada di kamarnya,Ann pergi melihat Henry di kamarnya,di situ Henry tetap saja di awasi oleh Albert yang lagi sedang menbuat kerja.
"mengapa kamu tidak menbangunkan aku?"
"kamu terlalu lelah."
"bagaimana keadaan Henry sekarang?"
"dia sudah sihat,tadi baru makan bubur."
"kalo dia sudah sihat,aku harus pulang ke England."
"apa kamu tidak mahu menemani nya dulu?"
"kerjaku lagi banyak,grandpa lagi kabur bersama grandma,semua kerja di serahkan padaku."
Albert berdiam,dia tidak bisa memaksa Ann untuk tinggal,dia tahu Ann juga khawatir kerja dan masalah lainnya.
"nanti malam aku pulang."
"ah,oke...nanti kita pergi menbawa Henry berjalan."
"tapi dia lagi baru sembuh."
"kalo begitu kita makan di rumah,bagaimana?"
"iya,itu bagus."
lalu Albert memangil bibi Pony untuk menyediakan makan malam,Albert menyuruh pembantu menyediakan bahan untuk menbuat steamboat,kerna Albert tahu Ann gemar steamboat,makan steamboat bersama banyak orang benar-benar enak,jadi pembantu rumah Albert juga dapat makan bersama mereka malam ini.Pada sebelah petang Henry sudah bangun dari tidur,dia lagi semangat saat melihat Ann,mereka bermain di kamar Albert hingga keduanya tertidur lagi.
Albert tersenyum senang,biar pun dia dan Ann tidak mungkin bersama,tapi Ann sekarang lebih berpikiran terbuka saat dia merasa senang dan mabuk,bagi Albert kalau ini menbuat Ann gembira dia tidak meminta lebih lagi,kesukaran yang Ann hadapi dari dulu hingga sekarang adalah lebih sulit buat Ann sehingga dia benar-benar berubah.
.........................next