Ann

Ann
Insan yang cemburu



Matthew mencari Ann di kediaman Roostell,tapi tidak menemuinya di sana,lalu dia menghantar pesan untuk bertemu,Ann menbalas pesan Matthew menemuinya di alamat yang Ann berikan,villa sederhana mewah yang menjadi tempat dia bersendirian dari keluarga nya.Ann tidak mahu apa yang di lakukan nya menjadi pertanya oleh sesiapa yang mengenalinya sebelum ini.


Ann sudah berubah dan sangat berubah dari yang dulu nya,dia tlah mendapat kembali sifat aslinya yang di penjarakan oleh ayah nya sebelum ini,Ann si pintar yang menakutkan si Dylan akan masa depan anaknya terlalu sukses sehingga lupa diri,kiranya Ann tidak di kawal dari kecil lagi.Dylan terpaksa bersepakat bersama temannya yang menjadi doktor untuk menbuat Ann hilang ingatan.


memang kejam Dylan berbuat bergitu tampa pengetahuan isterinya dan persetujuan Ann,semua itu terjadi sejak Ann terlalu mengerti apa yang sedang terjadi di sekitarnya dan merancang untuk menbalas dendam,Dylan tidak mahu anaknya menjadi jahat dan berakhir dengan penyesalan,Dylan mendapat peluang untuk menghilangkan ingatan saat Ann jatuh dari tangga pada malam Dylan di rayu oleh kekasih lamanya.


Ann sudah berapa kali melihat perempuan itu dan sangat menbencinya,Dylan pernah mendengar keluhan hatinya terhadap Wei Hong iaitu paman Ann,apa lagi pamannya sangat menyayangi Ann dan ibu Ann,sudah pasti Wei Hong juga menbenci perempuan yang cuba merosakan rumah tangga kakaknya,Dylan hanya ingin melindungi mereka semua tidak mahu sesiapa pun menjadi musuh.Dylan terpaksa menbuat Ann hilang ingatan...


DI VILLA ANN


Matthew sangat gembira dapat menemui Ann,pikirnya dia akan menghabiskan waktu bersama Ann hari ini,Ann libur satu hari,jadi dia bebas dari masalah kantor,kantor biasanya di serahkan kepada Leon dan Gary,mereka berdua yang terpaksa melayan karenah semua orang,untung saja gaji besar,kalau saja gaji kecil siapa yang sanggup bertahan dengan semua masalah,sekejap di marah bos,sekejap lagi di marah pelanggan,selepas itu harus berhadapan rakan kongsi yang merepotkan,semuanya terpaksa mereka lakukan demi uang.


Matthew tersenyum melihat Ann lagi santai di taman berjemuran di waktu pagi,Ann memakai bikini yang seksi,Matthew menyapa dengan lembut.


"secantik begitu senang hari ini?"


"Matt,kamu juga begitu senang mencariku hari ini?"


Ann berbaring,sebentar lagi dia akan berenang,selepas itu Ann akan sarapan.


"Dolce...cepat sapukan pelindung matahari di punggungku."


Matthew keliru,siapa yang di panggil oleh Ann,namanya Dolce,apa itu nama laki-laki?pikir Matthew.


"kamu panggil siapa Ann?"


"orang baru,nanti kamu bisa mengenalinya."


kemudian Dolce datang menghampiri Ann menbawa losen tubuh,lalu Dolce menyapukan krim di punggung Ann,Matthew blur seperti masa terhenti,dia bertanya-tanya siapa orang ini?Matthew harus bertahan,dia ingat apa yang di katakan oleh Tommy.Matthew tersenyum...


"Ann,kamu nakal...mencari pucuk muda."


"ha..ha..ha..kamu pikir apa Matt,ini Dolce Luis dia masih pelajar dan berkerja sebagai pelayan di klub untuk biaya keperluannya,karna dia juga tampan aku menolongnya,aku tidak mahu dia terjebak di tempat itu."


"Dolce,kamu beruntung...nona Ann memandang tinggi,sebagai pelajar...pelajaran kamu sangat penting ngerti."kata Matthew.


"benar,aku sangat berterima kasih kepada nona Ann yang sudi menberi pekerjaan kepadaku."jawap Dolce.


tapi Matthew merasa tidak senang melihat keadaan sekarang,apa lagi Dolce bisa menyentuh tubuh Ann,Matthew tidak pecaya biar pun masih pelajar,Dolce adalah lelaki juga yang menpunyai nafs*,apa lagi jarak umur mereka juga tidak terlalu jauh.Matthew berasa cemburu...


selepas Ann selesai berenang,Ann menbersihkan tubuhnya sebelum sarapan,tinggal Matthew dan Dolce saja di bawah,bisa Dolce rasai tatapan dari mata Matthew mematikan,tapi dia tidak bersuara untuk bertanya atau menberi amaran,karna di dalam hati Matthew,dia lagi cuba untuk bersabar,dia tidak mahu kali ini dia gagal untuk mendekati Ann,pikirannya masih kosong...lalu Matthew mendekati piano dan bermain dengan santai,hanya dengan itu dia berasa tenang...


Ann dari atas mendengar alunan merdu piano itu dan segera turun ke bawah,wajah Ann sangat senang sudah lama dia tidak mendengar piano yang Matthew mainkan,mereka saling tersenyum bertentangan mata,saat itu Dolce juga merasa tidak suka melihat pandangan itu,Dolce juga dapat merasai perasan Matthew terhadap Ann,dari sinar mata Ann juga sangat mengamati kebolehan Matthew.


Matthew berhenti bermain,lalu Dolce berkata"aku juga bisa bermain piano"lalu menperlihatkan kebolehannya saat itu,tidak di duga Dolce juga bisa bermain piano,malah juga sangat bagus,Dolce hanya ingin menbuat Ann juga kagum padanya,tapi dia silap...hanya menbuat Ann lebih curiga padanya.


"wah...Dolce,kamu sangat bagus!tapi masih tidak bisa menentang Matthew,mungkin kamu masih tidak kenal denganya?"kata Ann.


"aku tahu mr Matthew hebat,aku masih belajar lagi,kalau saja kamu bisa mengajarku,aku pasti lebih bagus nantinya."kata Dolce.


mendengar kata Dolce,Ann merasakan pria ini angkuh dan bercita tinggi,dia tidak sedar siapa yang ingin di tandinginya,benar-benar tidak matang.


"hmm...aku tidak menduga,kamu suka belajar piano,kalau Matthew menerima kamu,kamu sangat beruntung."kata Ann.


"mr Matthew,apa kamu bisa menerimaku sebagai muridmu?"


Matthew berdiam,sukar untuk dia menerima murid,apa lagi Dolce yang hidung tinggi berani dia menentang nya tampa berpikir,hanya untuk mengoda Ann,Matthew mendapat akalnya...


"kalau benar kamu ingin belajar,kamu harus tinggal bersamaku,lagi aku tidak berjanji untuk mengajar kamu sepanjang masa,aku ada kerja.Ann,aku juga ada hal yang ingin aku diskusikan kepada kamu sekarang."


"okey,Dolce kamu tinggal bersama Matthew mulai sekarang,Matthew yok kita ke kamar bacaan."


Dolce tidak sempat untuk bicara lagi,dia tidak mahu tinggal bersama Matthew,dia ingin tinggal bersama Ann,dia tlah menbuat keputusan yang salah,hanya untuk menyenangkan hati nonanya,Dolce terasa di usir dari kediaman Ann,dia kecewa melihat Ann dan Matthew sungguh mesra.


di kamar bacaan,Ann dan Matthew bicara,Matthew pada mulanya ingin menbuka perusahaan,tapi melihat Dolce tadi dia merubah rencananya,kali ini Matthew ingin berkerja di bawah Ann saja,agar dia bisa mengikuti Ann kemana saja dan tidak perlu bersusah payah menjaga perusahaan yang dia sendiri tidak mahu,Matthew bisa mengunakan alasan sebagai belajar dulu,sebelum benar-benar menbuka sebuah syarikat.


"kamu serius ingin berkerja di tempatku?"


"iya,aku sangat serius."


"aku okey saja,aku lagi suka kita masih bisa seperti dulu."


"aku juga,tapi Ann...Dolce itu siapa?"


"tadi sudah aku bilang,aku hanya menolongnya saja."


"dia pasti orang yang baikkan?"tanya Matthew


"itu aku tidak pasti,aku serahkan dia kepada kamu sekarang,jadi kamu bisa tahu sikapnya nanti bagaimana?"


"Ann...dia bukan guy kan?aku takut kamu menjual aku."


"hahaha...ada-ada saja,tapi bagus jugakan,kamu masih lagi belum punya pacar."


"sorry,aku tidak mahu...aku masih laki- laki sejati."kata Matthew.


mereka berdua ketawa,Dolce juga bisa mendengar suara ketawa itu,dia berasa iri terhadap Matthew,biar pun dia baru saja mendekati Ann,dia sudah menanggap Ann sebagai insan yang baik terhadapnya,karna Ann sanggup menerimanya,dia ingin buat yang terbaik untuk mengambil hati Ann,Dolce harus berkerja keras untuk lebih bagus dari insan lain yang di kenali Ann.


pada waktu makan tengahari,Ann dan Matthew gombrol terus di hadap Dolce,seolah-olah dia tidak ujud lagi,Dolce berdiam menahan diri melihat wajah Ann ketawa setiap kali Matthew bercerita sesuatu yang lucu padanya,perubahan sikap Dolce juga dapat mereka berdua sedari,tapi mereka biarkan...


setelah siap makan,Dolce juga ingin bicara kepada Ann,dia takut setelah tinggal bersama Matthew dia tidak bisa lagi menemui Ann lagi,Dolce menluahkan perasaan khawatir kiranya dia tidak bisa menbalas budi penyelamatnya.


"nona Ann,aku benar tidak tega meninggalkan kamu sendiri,bagaimana aku bisa menbalas budi kamu nantinya?"


"aku tidak perlu budi kamu Dolce,yang penting kamu bisa menjadi orang yang berjaya nanti,itu sudah cukup."


"tapi aku ingin tinggal bersama kamu nona Ann."


"kamu tolol yang kiut,apa kamu sudah jatuh cinta padaku Dolce?"Ann mendekatinya.


Dolce kemerahan malu,dia terpaksa menundukkan wajahnya,dia tidak pasti dengan perasaannya,tapi dia juga merasa senang bersama Ann,apa lagi sering di goda.


"kamu harus mentaati guru,Matthew sudah bilang tinggal bersamanya,dia juga tinggal sendiri,pasti bosan...aku jarang tinggal di rumah itu."


"nona,apa kamu juga tinggal di rumah mr Matthew,apa dia juga?"


"bodoh,dia temanku...jangan pikir aneh."


Dolce terpaksa tinggal bersama Matthew,Matthew berasa sedikit aman setelah selesai satu masalah,Dolce berasa kesal terpaksa mengikuti Matthew sebagai pelajar piano,pada hal dia bisa bermain piano dan tidak suka piano sebenarnya.


"hey,kecewa?"Matthew bertanya.


"kecewa apanya?"jawap Dolce.


"siapa kamu sebenarnya?kamu bisa bermain piano seperti Profesional,tapi masih berpura-pura."


"apa kamu punya niat mendekati Ann,kamu akan menyesal kiranya menpunyai niat jahat."


"biar pun aku masih muda dari kamu,tidak bererti aku bisa di buli,nona Ann penyelamatku,sudah pasti aku harus menbalas budinya."


"kamu sendiri tahu,dia sudah bilang tidak perlu menbalas budi."


"kamu siapa ingin menentangku?"


"aku tidak menentang kamu,yang pasti aku adalah orang yang berbuat apa saja kiranya dia di sakiti lagi."jawap Matthew.


mereka saling berlawan mata,mata yang tajam kemarahan ingin melindungi seorang insan yang mereka kasihi.


pada waktu siang Matthew akan ke syarikat Roostell mula berkerja,Dolce pula akan pergi ke uni untuk belajar seperti biasa,pada sebelah malam mereka di kamar sendiri,tidak bertemu dan menyapa.


pintu kamar di ketuk,Dolce tidak tahu siapa yang datang lalu menbuka pintunya,dia kaget Ann lagi di hadapan kamarnya sedikit mabuk,Ann masih datang mencari Dolce,Dolce berasa senang,dia cepat-cepat menutup pintu kamar,Dolce takut Matthew merampas Ann dari tanganya.


"nona,kamu mengapa ke sini?"


"apa tidak bisa,ini kan rumahku."


"rumah nano?"


"iya...aku rindu kamu...


"nona,kamu mabuk,biar aku ambil air minum."


Dolce ke dapur untuk mengambil air minuman,dia lagi kaget di dapur ada Aheng sedang minum air juga,melihatnya dengan tajam,Dolce menbiarkan saja mata Aheng merenungnya dari belakang.


"awas kamu,kalau macam-macam pada nona."Aheng bersuara.


Dolce pergi tidak menghiraukan amaran Aheng,Aheng sangat dingin,lagi menakutkan dia menpunyai parut x di tulang wajahnya,kesan yang di lakukan oleh Ann,gara-gara dia gagal dalam tugas,tanda amaran nyawa jadi taruhan.


Matthew turun ke bawah,dia juga kaget melihat Aheng di dapur,Matthew tahu pasti Ann juga berada di sekitar,Matthew terpaksa mendekati Aheng dulu untuk mengetahui Ann di mana.


"Hei,kamu...lama tidak bertemu,apa khabar?"mereka bersalam.


"baik,kamu juga semakin tampan Matthew,bagaimana kerja di Roostell?"


"banyak cewek cantik,apa Ann sengaja meletakan aku di tempat banyak cewek?"


"Bos,bilang pelaburan."


"pelaburan apanya,semua cewek mendekatiku dan banyak tanya,aku benar-benar runsing."


"bos bilang kamu masih baru,harus belajar banyak daripada cewek di situ,sebelum bisa menjadi manejar di sesuatu bahagian."


"Ann di mana,aku ingin bicara padanya."


"mungkin bos sudah tidur,aku lagi ada kerja yang belum beres,esok kamu menbawa bos ke kantor."


"okey."


Matthew pikir Ann di kamarnya,dia juga kembali ke kamar sendiri,dia juga harus bangun awal pagi bersenam dulu sebelum pergi berkerja,agak melelahkan berada di tempat banyak cewek,Matthew ingin berpindah tempat di mana tidak terlalu dekat orang yang banyak,tapi kali ini dia juga terpaksa menuruti Ann,Ann sengaja menhantarnya di bahagian banyak cewek untuk Matthew lebih mengenali di bahagian hikmat pelanggan,supaya dia lebih peka terhadap banyak orang dan mudah berkomunikasi.


dikamar Dolce,Ann terbaring lemah,Ann baru selesai menghadiri majlis makan malam bersama syarikat besar yang baru melabur di England,dia juga menemui orang itu,orang yang di sangka mati,tapi masih hidup lagi,biar pun Ann telah berubah,jauh dari sudut hatinya merasa kepedihan yang Ann tidak sadari masih bisa menbuat dia hilang akal.


"nona,ini airnya...


"mmm...terima kasih...


"nona,kamu mengenali aku?"


"sudah pasti aku kenal,Dolce...so sweet dessert."


"nona tidur di ranjang,aku di sofa aja."


"takut?"


"tidak...nona perlu rehat."


"nggak mahu...


"esok,aku lagi mahu ke uni."


"aku tahu...


"jangan nakal,nona tidur dulu."


"Dolce,kamu suka padaku?"


"aku suka."


"benar,kamu suka?"


"iya,aku sudah suka,nona sering mengoda terus,aku kan lagi masih muda dan nona juga cantik serta kaya..."berterus terang.


Ann mencium Dolce di bibirnya,Dolce tidak menolak lagi dia menbiarkan Ann menciumnya,Dolce jatuh dalam nikmat cinta yang selalu dia hindari,takut akan wanita,tapi demi menolong seseorang Dolce beranikan diri untuk mengenali Ann,dia akhirnya jatuh dalam godaan.Ann mencium pelahan-lahan dan meraba tubuh Dolce,Dolce masih kaku bagaimana dia harus melayan wanita yang lebih berpengalaman darinya,Dolce kepanasan tidak bisa bertahan lagi lalu mimisan.


Ann menyedari hidung Dolce berdarah,Ann berhenti dari mengoda Dolce,Dolce cuba menutup hidungnya dengan tangan,tapi darah masih mengalir lagi...


"bosan!baru begini sudah mimisan."kata Ann.


dari tadi Ann berpura mabuk untuk mengoda Dolce,Dolce lagi keliru,Ann mabuk atau tidak,sikap Ann tiba berubah terus.Ann duduk di sofa dan mengisap merokok,lalu asapnya di hembus...


"nona,kamu tidak mabuk?"


"tidak,aku hanya ingin menikmati kamu."


"apa kamu berasa senang menpermainkanku?"tanya Dolce.


"apa maksudmu?!"Ann sedikit marah.


"aku berasa di permainkan,kiranya nona benar ingin meniduriku,aku pasti bersedia!bukan berpura mabuk."jawap Dolce tegas.


"hahaha...Dolce,kamu suka atau tidak saat aku inginkan kamu,aku bisa berbuat apa saja."


"nona,aku benar mencintai kamu,aku tidak mahu berasa di permainkan,tolong memahamiku....


"cis!...


lalu Ann meninggalkan kamar Dolce,Dolce berasa sakit hati,sakit terasa di permainkan oleh Ann,Dolce sudah lupa kedatangannya untuk apa,Ann menjadi liar saat kondisi hatinya berasa pedih,Ann tidak tahu lagi bagaimana untuk menghilangkan rasa pedih di dalam hatinya setiap kali melihat orang itu,orang yang pernah di cintai,musuh yang sama juga memiliki ikatan darah bersama orang itu,orang yang ingin di bencinya seumur hidup...


.......................next