
MAJLIS KONGLOMERAT
Ann merasa bengong sendiri mikirkan kata-kata laki-laki tadi,tapi siapa...kalo Adam,sudah pasti dia lebih suka pamir kemesraan mereka di tempat terbuka,apa lagi ada Zavier.
"Ann,kok termenung,ada pekara yang menbuatkan kamu merasa sulit?"tanya Zavier
"tidak ada apa-apa...
"Ann,boleh kita menari?Danial datang mendekati Ann.
musuh yang sangat berani mendekati lawannnya.
"mengapa aku harus menari dengan kamu?"
"karna kita tidak pernah menari berdua,jadi aku ingin sekali menari dengan kamu,tolong berikan kesempatan buatku."
"aku merasa aneh,pada hal kamu mempunyai banyak cewek yang bisa di bawa ke majlis ini,tapi kamu tetap juga bersama saudara kamu."kata Zavier.
"kamu ikut campur untuk apa?aku cuma ingin menari bersama Ann."jawab Danial.
Ann lagi menatap Matthew masih tidak di lepaskan oleh Julia,sengaja Julia menari lama-lama bersama Matthew untuk memancing.
"baiklah"jawab Ann.
"Ann."Zavier cuba untuk menghalang.
"tenang saja Zavier,aku baik saja."balas Ann.
"silahkan puteri....tangannya di hulur dan di sambut oleh Ann,mereka berdua mula menari di ruang majlis,Danial berasa bangga dia tersenyum nakal.
orang asing tadi berada di sekitar memerhatikan Ann dari jarak selesa,dalam hatinya,apa Ann akan melihat senarai undangan tamu malam ini.
"dia malah menari lagi dengan orang lain."berkata pelahan.
"aku sungguh beruntung dapat menari dengan kamu malam ini."kata Danial.
"iya,aku juga...jawab Ann males.
"kamu sangat mengoda dan bau haruman tubuhmu menbuat aku pengen mencicip enaknya kamu nona Ann."bisik Danial.
Lalu merangkul tubuh Ann dengan erat dan sengaja memasuki tangan ke bahagian punggung yang terdedah,Ann berasa tidak nyaman dan marah,dia menolak tubuh Danial ,tapi Danial sangat kuat masih mendakap Ann,Ann keliatan bergelut ingin menlepaskan dari pelukan Danial.
Zavier datang mendekati setelah melihat Ann di paksa oleh Danial.
"Ann,kamu tidak apa-apa?"tanya Zavier
"tidak."jawab Ann
"bukan urusan kamu Zavier,nona Ann lagi salah faham,tanganku tersentuh ke bahagian dalam dressnya."kata Danial.
"tersentuh?"atau kamu sengaja mengambil kesempatan?bilang Zavier.
"kamu siapa,mahu ikut campur urusan kita?"
"aku temannya,apa aku cuma melihat temanku di perlecehkan?"
"mata kamu sudah buta,kapan aku perlecehkan nona Ann,aku seorang budiman tidak sebarangan menjatuhkan maruah wanita."
"cis!!hanya kamu saja yang tahu apa yang kamu lakukan."kata Zavier.
"udah Zavier,yok pergi...
malu di liatin orang banyak."bilang Ann.
Di sudut tepi ada yang melihat kekasaran Danial kepada Ann,Danial playboy yang mudah menperlecehkan para wanita,sebelumnya juga dia menginginkan Ann,tapi tidak dapat,sekarang dia masih pengen menrayu Ann.
"terima kasih Zavier"
"ngak apa-apa,kamu hati-hati dengan Danial itu,dia sangat licik."
"aku tahu,kasian Matthew kayaknya masih dalam pelukan Julia lagi."
"apa kamu cemburu melihat dia dalam pelukan orang?"tanya Zavier.
"gila,kamu sendiri tahu Julia itu kayak mana?"
"tadi siapa yang menari bersama kamu pake topeng?"
"aku juga tidak tahu,oh! iya...aku pergi dulu."
"mana kemana Ann?"
"kamar mandi sebentar."Ann berlalu pergi karna teringat kata-kata orang bertopeng tadi.
Ann segera pergi ke tempat pengurusan majlis untuk melihat apa yang di maksudkan oleh orang misteri itu.
ANN MENCARI ADAM
"maaf,apa saya bisa melihat nama-nama yang hadir malam ini?"
"nona Ann,mengapa,apa ada masalah?"
"tidak,sekadar ingin melihat tamu malam ini,mungkin ada rakan bisnesku yang masih tidak datang."
"baiklah nona,kamu bisa melihat di senarai ini,semua nama orang ada di komputer ini,karna ada vip yang tidak mahu sesiapa tahu keberadaannya di sini."kata pengurus majlis.
"jadi,tidak semua ada di buku senarai itu?"tanya Ann.
"iya."
"oke,terima kasih..biar aku liatin dulu nama temanku."
pikir Ann,siapa orang itu?berani dia mahu pukul pant*tku,sedang Ann mencari-cari nama yang ada di senarai itu...tertera nama seseorang Hazawa Osaki.
"keluarga Hazawa?ah...Osaki!"
Ann barlari keluar majlis,dia buru-buru mencari cintanya,tapi di mana...lalu Ann melihat ponselnya mencari nama Adam.
tut..tut..tut..
"sayang mencari aku?"tanya Adam.
"Adam!kamu nya di mana?!tadinya kamu kan?"
"iya sayang,aku mennggu kamu di shangri-la hotel,paling atas..aku menunggu kamu di sini,segera datang ya."
sebelum pergi,Ann menberi pesan kepada Daren untuk menghantar Matthew pulang ke rumahnya dengan alasan dia ada kerja yang harus di bereskan.
Ann menyetir mobilnya menuju ke shangri-la hotel yang terkenal di beijing,hatinya berdebar-debar bagaimana dia tidak bisa mengenali suaminya sendiri,langsung dia tidak tahu siapa laki-laki yang menari dengannya itu adalah Adam.
"jahat!kamu permainkan aku!"Ann berteriak marah sendiri.
sampai di bawah hotel langsung mobil nya di tinggal mulu pada joker di tempat itu,ternyata Leon menunggunya di ruang lobby menyambut Ann datang.
"bos kamu terlalu senang permainkanku?dia benar-benar buat aku merasa sebel dan marah."
"saya sudah bertanya pada bos,apa mahu menberitahu nona,kata bos jangan."
"oke,bos kamu ingin bermain denganku,nanti aku akan menbalasnya."
habis..kayaknya nona Ann benar-benar marah,pikir Leon dalam hatinya."sudah ku bilang tadi ini seru katanya."
"seru?"Ann melihat ke arah Leon.
Leon menjadi serba salah,dia sudah tersalah bilang sehingga Ann mendengar katanya.Ann juga mendapat akal liciknya.
"Leon,kamu temani aku,kita kelab sekarang...aku terasa pengen minum malam ini."
"minum?tapi nona Ann,tuan muda menunggu kamu di kamarnya,katanya dia ingin beristirehat dengan kamu."
"oh ya?sekarang kamu ikut aku,jangan berani-berani memanggil dia!biarkan dia menunggu selamanya."
Leon terpaksa mengikuti Ann menuju ke kelab malam di hotel itu untuk minum.Adam yang bersemangat menjadi hilang semangatnya,yang di tunggu tidak kunjung datang,dia bosan menunggu lalu memanggil Leon.
"apa nano Ann masih belum sampai lagi?"
"tuan,tolong...nona marah di bawah,nona memesan banyak alkohol,dia juga sudah minum banyak sekali."
"tambah satu tin soda lagi."teriak Ann
"mengapa kamu tidak membawa dia ke atas?!"
"tuan,aku di paksa olehnya."jawab Leon.
"tunggu sebentar aku segera datang,jangan biar dia banyak minum lagi."kata Adam.
JULIA DAN MATTHEW
Julia sangat gembira berada dalam dakapan Matthew,matanya meliat wajah Matthew terus hingga Matthew merasa bedebar takut dia memikirkan apa yang di pikir oleh Julia,Julia orang mesum.
"mengapa kamu keliatan cemas,apa aku bergitu menakutkan?"
"aku tidak cemas,mungkin sedikit lelah terlalu banyak urusan sekarang."
"Matthew,aku pengen kamu menjadi model tokoku lagi,apa kamu mahu?"
"tapi aku lagi banyak kerja nona,bukan aku tidak mahu,tapi Zavier terlalu memaksaku."
"kamu bisa menolak dia,aku bisa menolong menbayar ganti rugi kiranya kamu ingin menjadi model tokoku."
"maaf nona,kita harus menempati janji,lagi aku sangat mengikuti peraturan."
"apa kalau kamu sudah tidak mempunyai kontrak dengan orang lain,kamu mahu bekerjasama denganku lagi?"
"mmm..."
"ingat ya,aku masih menunggu kamu Matthew,karna aku benar-benar suka kepadamu."
Matthew diam menbisu,dia tidak bisa berkata apa biar pun merasa geli tubuhnya di peluk oleh Julia.dia terpaksa menahan derita tubuhnya di sentuh oleh orang yang tidak dia sukai,Matthew merasa tidak nyaman.
"Daren,apa kamu tahu Ann kemana?"
"oh ya Matthew,tadi Ann bilang aku menghantar kamu pulang,dia lagi tetiba ada urusan katanya."
"oke,"sedikit kecewa di wajahnya,bisa di lihat oleh yang lain.
mereka juga tertanya-tanya urusan apa bisa menbuat Ann kabur dari majlis besar begini,pada hal Ann tidak akan meninggalkan majlis yang besar ini,karna tempat ini bisa menbuat dia menemui rakan dagangan baru dari mana-mana.
DI CANADA
untuk melarikan diri dari masalah skandalnya,Dean Mark telah mencari seorang wanita untuk menjadi tunangannya,jauh dan misteri.seorang wanita yang bisa menbuat dia keliatan baik di mata orang.
"jadi gadis ini yang bakal menjadi tunanganmu?"
"iya,dia calon yang tepat."
"hmm...aku hanya menjalankan tugasku,yang penting kalian menbayarku,ada uang semuanya pasti selesai.selamat untuk pertunangan kamu."
"ha..ha..ha..terima kasih karna sudi menolong aku."kata Dean Mark.
"aku Den Ning,apa saja masalah pasti selesai!yang penting ada uang...
mereka ketawa gembira,satu ketawa dapat uang mudah,satu lagi ketawa skandal selesai.mereka saling bersulang minuman di atas kejayaan yang di aturkan oleh Den Ning.
MOBIL DANIAL DI ROSAKAN
selesai majlis semua orang mahu pulang dan menuju ke mobil masing-masing,kali ini Danial marah besar lagi,mobil miliknya di simbah dengan air kotoran manusia,dia menjerit kemarahan.
"setan!bajingan mana merosakan mobilku?!air kotoran manusia?!ha!!kemana pasukan pegaman di sini?"teriak Danial kayak orang gila.
Julia menbantu Danial untuk bertenang,Julia tidak mahu mereka mendapat malu menjadi perhatian dari orang,apa lagi dari wartawan.
"sabar Danial,jangan menarik perhatian banyak orang,ini pasti kerja mereka."
"siapa?!siapa yang berani menbuang najis pada mobilku?siapa?!"Danial bertanya dalam keadaan marah pada Julia.
"nanti kita menyuruh orang kita menyiasat soal ini,kita tunggu Lewis menbawa mobil ke mari,sabar ya...
"siapa...kalo aku tahu siapa yang berani menghinaku,akanku bunuh mereka!"
"Danial,jaga percakapan kamu,jangan sampai menjadi fitnah kalo ada yang mendengarnya."
saat Danial dan Julia menunggu Lewis menbawa mobil,Albert dan Davis melalui ruang yang sama,mobil mereka di tempatkan tempat yang sama.
"maaf,apa aku boleh bertanya,apa kalian dalam masalah?"tanya Davis.
"tidak,kami menunggu orang kami datang."
"oke,kami pikir kalian dalam masalah,jadi kami pergi dulu."
tapi mata Julia sudah tertawan melihat Albert Wang yang pendiam dan tidak bersuara,Albert keliatan jaguh di mata Julia...Julia jatuh cinta pada yang pertama.
"Danial,mungkin Lewis masih lama untuk sampai,kita ikut mereka dulu.
"kalo nona tidak keberatan,kami bisa menghantar kalian pulang."bilang Davis.
"Danial,yok ikut mereka,dari menunggu di sini...bau."
"baiklah,terima kasih merepotkan kalian."
Danial dan Julia menumpang mobil Albert,Davis dan Danial duduk di hadapan,mana kala Albert dan Julia di bahagian penumpang.mata Julia tidak lepas dari melirik ke arah Albert yang lagi menbatu kaku seperti monumen.
"apa kalian berdua bersaudara?"tanya Davis semesranya.
"iya,ibu-bapa kita saudara...kami sepupu."
"oh begitu...kalian terkenal juga di sini ya?"kata Davis.
"apa kalian bukan orang dari sini?karna aku baru saja melihat kalian di sini?"tanya Danial.
"kami baru juga di sini,tidak sampai setahun,baru mengenali orang sekitar dan berurus niaga."jawab Davis.
"apa kalian teman nona Ann?"tanya Danial.
"boleh di bilang begitu,kami megenalinya saat di Dubai kemarin,jadi...
Albert sakit kerongkongan lagi,menberi amaran kepada Davis agar jangan seenaknya bila berkata,si Davis saat bicara semuanya sudah lupa.
"apa kamu juga mengenali nona Ann?"tanya Davis kepada Danial.
"si janda yang popular,bukan saja cantik dan berjaya...malah mengiurkan...mana-mana laki-laki pasti tertawan melihatnya.
mereka berdiam saat mendengar Danial berkata begitu,lalu Julia bersuara untuk mengetahui tentang Albert.
"apa teman kamu tidak suka bicara dari tadi menatap tingkap luar terus?"
"maaf nona,temanku kurang bicara dan tidak suka bicara."
"ini kartu namaku,kamu bisa berikan padanya,aku suka orang yang jujur dalam urusan bisnes."kata Julia.
"ini kartu bisnesku,kalau kamu mahu kita berkerjasama,kita bisa bertemu lagi.kata Danial.
setelah sampai di rumah Julia,Julia menjemput mereka masuk untuk mencicip secangkir kopi,tapi melihat wajah Albert tidak senang,Davis terpaksa menolak perlawaan Julia.
"maaf,sudah terlalu lewat,kami pulang dulu nona."
"nanti,kalo kalian punya waktu,kapan saja bisa datang kemari,terima kasih menghantar kami pulang."kata Julia.
Davis menyertir meninggalkan perkarangan rumah Julia.
"jangan di liat lagi,mereka sudah pergi."kata Danial.
"Danial,aku pikir...aku telah jatuh cinta."
"oi,kamu bilang sebarangan?kalo Dee mendengar,pasti dia menbunuh orang itu."
"kamu juga jangan bilang macam-macam!"
"Julia,urusan kamu dan adiku,aku tidak ikut campur,tapi kamu tahu sendiri sifat Dee,dia ihklas dan setia pada kamu,aku cuma mengharapkan jangan pergunakan dia keterlaluan,dia masih adiku."
"kapan aku pergunakan adik kamu,aku juga jujur padanya,tapi cinta tidak boleh di paksa-paksa.kamu sendiri tahukan?!"
"sudahlah,aku mahu tidur."
Danial pergi ke kamar tidur,Julia masih berpikir bagaimana masalah pribadinya sekarang.dia ada hubungan dengan Dee sepupunya,crush kepada Matthew,sekarang jatuh cinta kepada Albert.
"sukar menbuat pilihan...baik aku putuskan untuk mendapatkan semuanya."Julia tersenyum bahagia memikirkan jalan penyelesaian yang cukup indah buatnya.
ANN DAN ADAM
Adam melihat Ann lagi minum,begitu banyak botol alkohol yang kosong di meja.Adam menjeling ke arah Leon yang tidak berbuat apa,tidak menghalang Ann dari minum.
"Leon,apa yang kamu pikirkan?kamu hanya melihat nona Ann minum saja?"
"maaf bos,nona marah sebenarnya..
"marah,kenapa?"
"aku terbilang apa yang tuan bilang soal seru."
"jadi dia marah padaku?"
"iya bos."
Adam mengendong Ann kembali ke kamarnya,Ann menolak tapi dia tidak bisa melawan tenaga Adam.Adam tidak peduli biar pun Ann marah padanya,Adam tahu melembutkan hati isterinya yang tidak puas itu.
sampai di kamar Ann di baringkan di ranjang,Adam tahu Ann tidak terlalu mabuk,dia masih lagi waras,cuma berpura untuk mendapatkan perhatian dari suaminya,Adam tahu Ann marah dia tidak menberitahu kehadirannya ke beijing.
"masih marah lagi?Adam memeluk Ann yang berpaling darinya.
"aku tidak marah."jawab Ann tegas.
"tidak marah...hmm,aku pikir isteriku sangat merindukan aku setelah tidak ketemu berapa minggu."
Ann bangun dan menuju ke kamar mandi,dia tidak mahu perdulikan Adam bicara.
"ops!benar-benar marah ya?Ann...pintu kamar mandi di ketuk.
Ann lagi menbersihkan tubuhnya tertawa sendiri,dalam hatinya "inikan seru,biar kamu rasakan."
"Ann,kamu bikin apa di dalam lama-lama?apa dia terlalu mabuk?Ann...keluar."
Ann keluar dari kamar mandi memakai handuk,lagi besar mata Adam yang melihat,Adam mendekati Ann,tapi Ann lagi jual mahal...menghindari dari Adam.
"Ann,kamu marah apa?jangan berdiam...aku takut kamu benci aku,aku minta maaf tidak menberitahu kamu...sorry ya."sambil memegang kedua kupingnya sendiri.
Ann tertawa melihat Adam kayak puppy kecil yang imut.
"ha...ha...kamu terlalu imut,aku tidak sampai hati menbiarkan kamu kecewa."
lalu memeluk Adam dengan kuat,Adam merasa tenang dan heran.
"kamu permainkan aku?"
"iya,kamu bilang ini seru kan?"
"ini tidak seru sayang,jangan main bergini lagi oke."
"oke..oke...
"nakal..mari kamu."menarik handuk yang di pake Ann.
Ann menjerit ceria,mereka saling usik mengusik sampai ke atas ranjang....
...........next