Ananta And Aera

Ananta And Aera
PART 07#



''Boleh gak?''izin Ananta pada Kak Hera.


''Ayo-ayo''ucap Kak Hera.


~Di Dapur~


''Kamu pacarnya non Aera yah''tanya Bi Mela.


''Ehhh si bibi mah meuni menghina mana mungkin Th Rara mau sama saya, saya mah cuma cowo udik yang bisanya masak nasi kerak''kata Ananta.


''Alhamdulillahh ahahaaa berarti bener dugaanku gak mungkin kamu pacarnya non Aera, non Aera kan cantik walau suka aneh tapi seaneh-aneh nya juga gak sembarangan milih cowo yang beda gitu ia kan?''tanya Bi Mela.


''Beda teh jelek maksudnya teh Bi''tanya Ananta.


''Jelek sih ngak sih ahahah tapi pas-pasan ehahaha''kata Bi Mela tawanya.


''Sama sajah atuh Bi''ujar Ananta.


Dari kejauhan Aera melewati dapur dan sedikit melihat juga mendengar pembicaraan Ananta dan Bi Mela.


''Ehh tapi saya sebener nya bahagia liat kalian itu akrab orang disini semua pada takut sama non Aera cuman aku aja sendiri yang berani deket sama non Aera''ucap Bi Mela.


''Wahhh berarti kita teh mempunyai misi yang penting di dunia ini Bi''kata Ananta.


''Misi apa?''tanya Bi Mela.


''Melestarikan mahluk tuhan yang paling langka yaitu Th Rara di dunia ini teh hanya ada satu jenis Bi makannya kita harus jaga baik-baik biar gak musnah''ujar Ananta.


''Ehahaha bisa aja ahaha dinus saurus kali''ucap Bi Mela sambil mencubit gemas tangan Ananta.


~Di Ruang Makan Keluarga~


''Sok mangga nasi kerak rendang telor sok silahkan di cicipi''kata Ananta tanpa sungkan pada keluarga Aera.


Semua menyuapkan nasi kerak ke dalam mulutnya masing-masing dan merasakan masakan buatan Ananta yang pertama kalinya bagi mereka.


''Enak juga yah''ujar Lena.


''Heem enak yah Mah''ucap Kak Hera ikut berkomentar masakan Ananta.


''Ta gue boleh nambah lagi gak?''izin Kak Rama yang ke tagihan lagi masakan Ananta.


''Oh iyah mangga-mangga''kata Ananta.


''Udah habis''ujar Aera.


''Udah gak papa nanti Anta bikinkan lagi ya''ujar Ananta.


''Ahh iyah iyah''ucap Kak Rama.


''Aera sebentar lagi kan kamu mau lulus sekolah jadi rencana kamu mau ngapain?''tanya Lena lembut.


''Mamah kok pake di tanya almarhum papa itu sudah berpesan kalau dia harus kuliah jadi saat di sekolah dia akan masuk akademi seni''kata Kak Rama.


Dalam obrolan itu Bi Mela datang membawakan buah-buahan dan air putih yang berada di atas nampan.


''Makasih Bi Mela''ujar Kak Rama.


''Silahkan den Rama''ucap Bi Mela.


''Makasih Bi''kata mama Lena juga menambahkan.


''Kalau kamu Anta apa rencananya setelah lulus?''tanya Lena.


''Kalau sa-saya euhh_''ujar Ananta terhenti.


''Dia kerja sama aku''ucap Aera.


''huhhh''hela nafas Lena.


''Jadi makelar lukisanku''kata Aera lagi.


''Anta akan tinggal di papion bawah dari pada kosong lebih baik di isi sama orang udik ini''ujar Aera lagi.


''Ehh tapi kamu gak bisa loh memaksa ke inginan kamu untuk orang lain''ucap Lena.


''Aku gak maksa dia mau kok''kata Aera.


''Lo mau kan?''tanya Aera sambil menendang kaki Ananta di bawah meja makan.


''Iyah tante mau''ujar Ananta takut-takut.


''Tapi tetep aja gak bisa apa kata orang kalau ada pria asing di dalam rumah''ucap Kak Rama.