
''Non Aera kan gak mau pernah punya hp''ujar Bi Mela.
''Yaudah kalau gitu hp bibi''ucap Aera.
''Gak ada pulsa non''kata Bi Mela setelah menyerahkan hpnya pada Aera.
''Hah''ujar Aera merasa kesal setelah Bi Mela mengatakan tidak ada pulsa di hp Bi Mela, Aera pun beranjak dari tempatnya.
''Kok marah yah, bo ya diisi''ucap Bi Mela dengan melanjutkan sapu menyapunya di ruang tamu tersebut.
~Di Meja Belajar Kak Hera~
''Pinjem hpnya Kak''kata Aera yang langsung merampas hp Kak Hera yang di mana Kak Hera sendiri sedang tlponan dengan Mama Lena di serbang sana.
''Hey aku lagi bicara sama Mama''tegur Kak Hera.
''Hallo Ma, lanjut nanti tlponnya Aera lagi cari Anta''ujar Aera yang langsung mematikan sambungan di hp Kak Hera dengan Mamanya.
Aera pun menelpon nomor Ananta sedangkan Kak Hera mendelik sebal pada Aera adiknya.
''Duh tuh anak kemana sih nyebelin banget''ucap Aera karena nomor Ananta tidak bisa dihubungi.
''Kabur kali, udah cape diperbudak sama kamu''kata Kak Hera.
''Ngak, dia gak pernah ngerasa gitu''ujar Aera.
''Ya dia gak mungkin ngomonglah sama kamu''ucap Kak Hera.
''Anta gak mungkin pergi karena itu orang aku kenal dia''kata Aera.
''Tapi dia buktinya gak ada kan?''ujar Kak Hera yang langsung beranjak dari tempat duduknya.
''Ya, ya bisa aja mungkin dia lagi sakit kali atau mungkin Anta kecelakaan gak mungkin kabur gak mungkin dia kabur''ucap Aera.
****
~Ruangan Papion Bawah~
~Diruang Tamu~
Aera tengah duduk sendiri diruang tamu dengan dagu bertumpu di lututnya.
''Non makan dulu non masa udah tiga hari perutnya gak di isi nanti sakit loh''kata Bi Mela yang khwatir melihat anak majikannya seperti ini.
''Anta gak akan kembali ya Bi''tanya Aera dengan lesu.
''Pasti kembali non mungkin dia ada urusan penting kan''ujar Bi Mela memberi pengertian.
''Kalau dia kenapa-napa gimana?''tanya Aera lagi.
''Jangan ngomong yang jelek-jelek dulu yang penting non jaga kesehatan''ucap Bi Mela.
''Tuhan itu ciptain Anta buat aku Bi kalau gak ada Ananta aku gak tau harus ngapain''kata Aera.
''Non jangan ngomong gitu''ujar Bi Mela memperingati.
''Cuma Anta yang ngerti aku''ucap Aera.
Sebuah mobil taksi masuk ke perkarangan rumah. Aera yang berada di dalam rumah mendengar deru mobil masuk di halaman rumahnya.
''Anta''kata Aera yang sudah melihat mobil taksi yang di dalamnya ada Ananta dengan teliti Aera melihat dari arah jendela lebih dekat lagi dan benar saja itu Ananta dengan segera Aera membuka pintu dan berlari tanpa memperdulikan Bi Mela yang hampir kejedot pintu.
''Hampir penyek kayak penyek aku non''kata Bi Mela.
''Antaaaa''teriak Aera setelah melihat Ananta masuk ke arah papion bawah.
''Th Tatan bagus yang mana Th?''tanya Ananta tanpa penjelasan dan langsung menunjukan lukisan-lukisan yang ada di tangannya.
Aera menatap sekilas ke arah Ananta lalu menuju sebuah barang yang terletak di arah pojok ruangan lalu melempar barang-barang itu ke arah Ananta.
''Th''ujar Ananta dengan kaget Ananta di lempari dengan barang-barang yang ada di papion tersebut.