Ananta And Aera

Ananta And Aera
PART 02#



''Saya minta maaf atas apa yang sudah di lakukan oleh Aera anak saya Bu Pak! dan saya mohon jangan keluarkan Aera dari sekolah ini''ujar Lena mama nya Aera.


''Tapi ada hukumannya kan Pak?''tanya Bu Rena yang belum merasa puas.


''Tentu ada hukumannya sesuai peraturan di sekolah ini dan saya akan memberikan kesempatan lagi untuk anak Ibu semoga kedepannya lebih baik lagi''ucap Pak Marwan.


~Di Luar Ruangan Kepala Sekolah~


Aera sedang mengambar gambar papan pengumuman sekolah dengan rapih dan indahnya.


''Itu teh gambar orang yang main bola ya Th?''tanya Ananta tiba-tiba.


''Ohhh balon iyah balon''kata Ananta yang sudah lebih jelas melihat gambarannya.


Aera pun menaruh sepidol yang di pakai mengambar tadi dan duduk menuju kursi tunggu di depan ruangan kepala sekolah.


''Ada masalah apa sampai di panggil ke ruang sekolah kelihatannya dia marah sekali ya Th''ujar Ananta tanpa sungkan.


''Th Th Th!! emang gue teh celup''ucap Aera dengan kesalnya.


''Ehh! Th itu teteh''kata Ananta sambil ingin menoel Aera tapi tidak jadi karena keburu menggalak si empunya.


''Kurang ajar jorok banget sih, gak sopan''ujar Aera dengan garangnya padahal belum kena.


''Teteh pake H, teteh teh kakak dalam bahasa sunda''ucap Ananta menjelaskan.


''Aera''kata mama Aera memanggil.


Aera pun beranjak dari tempatnya dan berjalan menghampiri mama nya. Sampai menghiraukan lelaki yang berbicara Th Th pada dirinya. Lelaki itu pun di panggil oleh petugas sekolah.


''Ananta Prahadi silahkan masuk''ujar petugas TU (Tata Usaha) yang mempersilahkannya.


~Rumah/Kamar Aera~


Tok...tok.....tok.....


''Aeraa''ucap kakak Aera memanggil-manggil.


Tok...tok....tok.....


''Aera''kata kakaknya memanggil lagi.


''Aera...!!''ujar kakak nya memanggilnya lagi dan lagi tetapi tidak ada sahutan dari dalam.


''Heuh''kakaknya pun hanya bisa menghela nafas.


''Mas biar sama Bibi''ucap Bi Mela.


''Tolong ya Bi''kata kakak lelaki Aera yang bernama Rama.


Tok...tok....


''Non Aera nasi keraknya non''ujar Bi Mela.


Tok...tok....tok.....


Tak lama pintu pun terbuka dan muncul lah Aera di balik pintu dengan piring yang kosong dan menyodorkan nya pada Bi Mela dan langsung menerima piring yang sudah berisi nasi kerak yang dibawakan oleh Bi Mela.


''Tuh kan''ucap Bi Mela menoleh ke arah Kak Rama.


''Terimakasih ya Bi''kata Kak Rama.


Di dalam kamar Aera menyuapkan nasi kedalam mulutnya hanya dua suap. Aera langsung menyimpan makanannya kembali ke pinggir meja karena Aera ingin melanjutkan gambaran nya yang tertunda tadi.


''Kamu dah gila ya mama sakit gara-gara mikirin kamu mau kamu apa sih lima hari gak sekolah ngurung diri di dalam kamar jenguk_''ujar Kak Rama terhenti.


''Suuttttt! Biru, Angin, Burung aha''ucap Aera yang melanjutkan mengembarnya dan menghiraukan ucapan Kak Rama.


''Aeraaa!! Stop bercanda kalau kamu begini terus kamu akan menyesal kamu gak cuman bikin kecewa mama tapi kamu juga bikin kecewa papa''kata Kak Rama dengan menekan kalimat papa nya dan beranjak pergi dari kamar Aera.


~Di Sekolah~


-Di Dalam Kelas.-


Di kelas yang tadinya ramai terhentikan dengan datangnya Aera dan yang di dalam kelas pun melihat ke arah Area dan berbisik-bisik.


Aera menelusuri kelasnya dengan ekor matanya. Area langsung melihat di bangkunya ada pria yang kemarin.


''Eh Th Rara kemana aja selama ini Th?Eh say_''ujar Ananta terhenti.