
Leo menatap marah
pada Angel. Ia memaling kan wajah nya.. dengan kesal ia keluar dari kamar itu..
Angel hanya menatap aneh pada nya, ia tidak mengerti yg terjadi.. mengapa Leo
harus marah pada nya. Sandy menghampiri nya.. “Ada apa Le..? kenapa kau marah.?
Angel sudah datang dan membantu kita.” Ucap Sandy.. Leo terdiam.. ia mendengus
kesal. “Coba kau fikir, jika saja, saat itu dia tidak pergi. Jika saja saat itu
dia mau menganti Dhira, dan dia diam saja di tubuh nya, Dhira tidak akan
menjadi begini.. mahluk itu tidak akan merasuki nya, dan sukma halus Dhira
tidak akan menghilang..!!” jawab nya kesal.. Sandy menepuk bahu nya.. “kita semua tidak ada yg tahu, jika akan
terjadi hal ini.!! Kita seharus nya bersukur, karena Angel datang dan menolong
nya.. kau tidak boleh bicara begitu.!! Kau lihat tadi, Angel Nampak sangat
marah pada mahluk itu. Dia berusaha keras untuk mengusir nya, dia kini berbeda
dengan kita.. Le.. dia itu arwah. Dan kita manusia.. tentu nnya, kekuatan nya
terbatas, aku tahu pasti, terjadi sesuatu pada nya, yg membuat dia tidak bisa
mmerasuki tubuh itu. Keputusan nya dan resiko yg dia akan ambil nanti nya,
pasti sangat besar.. kita semua, harus bisa mengerti dia.” Jawab Sandy. Leo hanya terdiam.. ia pergi meninggal kan
Sandy.. Sementara itu, Rizal menghampiri Angel, yg kini ada di tubuh adik nya
itu. “jadi.. keputusan apa yg telah kau buat..?” Tanya nya.. Angel hanya
terdiam.. “aku akan merasuki nya,, aku akan membuat nya sembuh. Dan kembali
menjadii dirinya lagi.. aku akan berusaha membahagia kan dia.. dan membuat dia
Tasya dan ayah..” jawab nya.. Rizal tersenyum.. “aku akan membantu mu.. tapi
Fan.. di mana sukma aslinya berada..? apa diia berada juga di sana, atau dia
masih menghilang..?” Tanya Rizal.. Angeel menatap nya.. “dia berada bersama
seseorang yg tepat aku yakin dia bisa
menjaga nya, nanti jika sudah waktu nya pun, dia akan kembali ke sini.. dan
saat itulah aku pergi dan juga mungkin aku akan menghilang..” jawab nya
menunduk.. Rizal terdiam.. “kalau begitu, kita harus menghabis kan waktu
bersama… agar aku dank au tidak akan pernah menyesali nya.. Fan.. kau harus
berjanji. Jika suatu hari nanti kau akan pergi lagi.. kau harus memberi tahu
ku..” ucap Rizal.. Angel hanya mengangguk.. “sudahlah.. sekarang kau
harus beristirahat.. aku yakin, kau lelah.. dan emerge mu belum pulih kembali. Tidur
lah.. jika membutuh kan sesuatu kau bisa panggil aku..” ucap Rizal.. Angel
tersenyum. “aku mau kau juga di sini menemani aku..? temani aku tidur..!! ku
mohon..!!” rengek nya.. Rizal tertawa.. “kau masoih saja manja seperti dulu..
ingat kini kau berada di tubuh yg berbeda..” ucap nya.. Angel tertawa.. “aku
harus memanfaat kan waktu ku bersama mu Zal..” jawab nya.. Rizal mendekati nya
dan memeluk nya.. “aku akan di sini.. hingga kau tertidur” jawab nya..
Angel tersenyum. "baiklah.. jangan pergi dulu.. sebelum aku terlelap.. kau tahu, jika aku seperti ini, aku tidak akan mudah untuk tertidur.. terlebih ini kali pertama ku, menjadi manuusia kembali.. walau pun dengan tubuh yg berbeda.." ucap Angel.. Rizal hanya mengangguk..
bersambung