
Rizal kembali ke apartemen nya.. ia menatap hampa pada bangunan itu..ia mulai memasuki nya.. membuka pintu nya secara perlahan.. Angel sudah berdiri di depan nya.. "Rizal..!!" ucap nya terbata.. Rizal melewati nya begitu saja, ia tidak melihat Angel yg ada di depan nya. Angel mengikuti nya ia berdiri di belakang Rizal.. sementara rizal terus saja berlalu, ke ssebuah kamar yg ada di sana..
ia membuka nya perlahan.. Rizal mengambil salah satu foto yg ada ddi sana. ia memeluk nya.. "aku merindukan mu..!!maaf aku baru kembali ke sini.. aku masih belum bisa melupakan mu..!!"ucap nya.. Angel menangis melihat nya. "ini sudah terlalu lama zal.. kau masih seperti ini.." jawab nya.. Angel menyentuh bahu Rizal.. tiba-tiba saja tangan nya bisa bersentuhan denga nya. Angel terkejut melihat nya..
Rizal menoleh pada nya ia melihat wanita itu berdiri dii samping nya.. "Fany.. kau benar-benar masih di sini..?" tanya nya tidak percaya.. Angel menangis melihat nya. ia mengangguk.. "ya aku mash di sini aku masih menunggu mu.. kenapa kau pergi terlalu lama.. aku tidak bisa pergi, dan meninggal kan mu sendiri di sini.." jawab nya . Rizal menghampiri nya ia ingin sekali memeluk Angel.. tapi aneh nya ia tidak bisa menyentuh nya.
Angel muncul beberapa langkah. "kau tidak bisa menyentuh ku. aku bukan lagi manusia sekarang. aku roh, aku tidak bisa pergi meninggal kan dunia ini.." ucap nya. Rizal terdiam.. ia tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia mengingat ucapan orang yg di temui nya di makam tadi. "jadi benar apa yg di ucap kan oranf itu. kau masih tertahan di sini, karena aku.. karena rasa bersalah ku.." ucap nya..
Angel menggeleng. "Apa maksud mu.. ini sudah menjadi jalan ku.. bukan salah ku, atau salah mu.;. perasaan kita yg masih terikat, yg masih menahan ku,.. dan itu bukan karena mu.. aku juga yg tidak bisa melepas kan mu.. aku juga yg tidak bisa melupakan mu.. itu semua sudah garis kehidupan ku.. bukan karena mu.." ucap Angel. Rizal menangis mendengar nnya..
Angel terdiam ia memperhatikan Rizal, yg mengurung diri nya.. "setidak nya aku sudah melihat mu, baik-baik saja punn aku sudah bersyukur..aku di sini sekarang, bersama mu.. walau dengan wujud ku yg seperti ini.. tapi dia jugga bisa melihat ku.." ucap nya sendiri.. Angel menghampiri nya.. ia langsung masuk ke kamar itu, menembus tembok itu..
"aku akan menghilang, jika pagi menjelang.. karena aku ini hantu.. aku tidak bisa berkeliaran pada siang hari..!! aku harus menolng adik ku. dan juga aku ingin bbersama mu.." ucap nya.. Rizal terdiam.. "jadi aku bisa bersama mu, hanya pada saat malam saja..? siang nya kau akan menghilang begitu..?" tanya nya.. Angel hanya mengangguk..
"baiklah tidak apa-apa.. aku bisa menghabis kan waktu ku dengan mu.. padasaat malam tiba.. siang nya aku akann tidur.." jawab nya..
"Tapi Zal.. itu akan mengganggu kesehatan mmu..? memang nya kau tidak bekerja..?" tanya nya.. Rizal menggeleng.. "perusahaan sudah ada Ryan yg mengurus nya.. kau tidak usah khawatirkan itu.." jawab nya.. Angel terdiam..
besambung