A N G E L

A N G E L
bab 44: Flash back (di rumah sakit)



Sudah satu minggu Dhira tidak muncul di hadapan Leo dan juga Sandy, sekalipun mereka memeriksa Nadhira yg terbaring Koma.. tapi Sandy ataupun Leo tidak pernah melihat lagi Dhira si Arwah yg penasaran itu..


Entah dia pergi kemana, padahal Sandy sudah memperingatkan agar dia tidak terlalu jauh dari tubuh nya.. tapi kini dia malah menghilang .. ada rasa khawatir di benak Leo.. mungkin kah Dhira sudah benar-benar pergi..


Sementara itu.. Dhira sibuk mencari cara membalas dendam pada Cindy, sudah berulang kali dia ingin mengerjai Cindy, tapi dia masih tidak bisa juga..


Dia hanya bisa membuat Cindy merasakan merinding bila dia meniup leher belakang Cindy ..


Hari ini Dhira diam di kelas nya sendiri.. dia termenung sediri, dia ingin menakut-nakuti Cindy, tapi dia tidak bisa berbuat Apa-apa.. "Gimana gue bisa balas Cindy, jangan kan membuat nya takut.. menyentuh dia pun aku tidak bisa..!!" Fikirnya..


Tiba-tiba saja keluar lah wanita dengan wajah seram.. dan rambut yg berantakan mendekati Dhira..


Dhira sudah terbiasa dengan Wanita itu.. orang-orang menyebutnya kunti.. atau mba kun..!!


"Agh.. sudah lah mba kun.. jangan datang hanya untuk mengagetkan aku..!!" ucap nya.. Lalu mba kun itu hanya tertawa membuat semua yg mendengar nya merinding ketakutan.. terkecuali Dhira yg mulai terbiasa, dengan dunia baru nya.


"Kau itu, hanya bisa tertawa saja.. bisakah kau ajarkan aku, untuk menampakkan diri.. atau paling tidak, aku bisa menyentuh Cindy dan bisa membuat nya takut ..!!" ucap Dhira..


Tiba-tiba saja mba kun itu berubah wujud, menjadi wanita cantik.. walaupun pakaian masih terlihat lusuh dan kotor.. "waah... mba kun kau bisa berubah cantik sekali..!!" ucap Dhira.


Mba kun itu lagi-lagi tertawa.. tiba-tiba saja mata nya berubah menjadi merah.. dia melangkah dan menjauh dari Dhira.. dan berdiri di ujung bangku kosong di depan Dhira, dia menjulurkan tangannya.. dan dia bisa menyentuh bangku itu.., bangku itu bergerak dan terlempar sangat keras..


"Waaah... kau hebat mba kun...!!"ucap Dhira dia bertepuk tangan.. wajah mba kun itu tersenyum, dan mata nya kembali lagi seperti biasa.. bukan hanya satu bangku.. tapi ada beberapa bangku yg di buat berantakan oleh mba kun..


Dhira terlihat berfikir, "mungkin jika aku marah.. maka kekuatan ku akan lebih besar, dan aku bisa menyentuh atau menggerakkan barang yang ada di depan ku.. itu yg mungkin tadi di ajarkan mba kun..!! baiklah akan ku coba besok.. , sekarang aku harus kembali ke rumah sakit.. aku tidak bisa meninggalkan tubuhku terlalu lama" fikir nya..


"Mba kun.. terimakasih.. aku mengerti, besok akan ku coba.. sekarang aku harus pulang dulu..!! besok aku kembali lagi..!!" ucapnya..


mba kun itu hanya tertawa.. "Apa kunti ga bisa ngomong.. dia cuma bisa tertawa saja..!!" fikirnya..


Dhira pun kembali ke rumah sakit.. dia melihat dari kejauhan Sandy dan juga Leo.. yg berjalan bersama..


"Ah, syukur lah, Dokter Leo tidak apa-apa.. gara-gara aku kemarin hampir saja dia jadi hantu..!!" gumam Dhira..


Sementara Sandy dan Leo telah sepakat menolong Dhira, mereka ingin membantunya, agar bisa kembali hidup.. dan bangun dari koma nya.. tapi karena Dhira merasa bersalah, dia sengaja tidak muncul di hadapan mereka berdua.


"Kira-kira kemana si hantu gila itu ya San..? sudah seminggu lebih kita tidak melihat nya di sini!!" tanya Leo. "Entah.. gue juga nyari dia, tapi ga ketemu..!!" jawab Sandy..


Dhira mengikuti mereka, yg ternyata mereka ke kamar Dhira, untuk mengecek tubuh nya.. "agh, mereka rupanya Akan memeriksa aku..!!" batin Dhira..


"kalau begitu aku, harus tunggu di sini..! aku tidak ingin mereka melihat ku..!!" Ucapnya.


Sandy merasakan sesuatu yg hadir di belakang nya.. "seperti nya dia di sini sekarang..!!" bisik nya pada Leo..


"Keluar lah Dhira.. ayo kita berteman.. kau tidak perlu lagi bersembunyi dari kami.. Leo sudah tidak marah lagi pada mu, tidak perlu merasa bersalah.!!" ucap Sandy..


Dhira mendengar Itu... dia terlihat berfikir akan kah dia keluar dan menemui mereka.. atau tetap bersembunyi seperti ini.. lagi pula mereka ingin berteman dengannya..


Dhira memikirkan apa yang di katakan Sandy.. tapi dia belum muncul juga di hadapan mereka.. " Mungkin bukan Dhira,San.. !!" ucap Leo..


"gak.. gue yakin itu dia ..hanya saja dia belum mau untuk bertemu dengan kita!!" jawab Sandy.


Dhira berdiri di depan kamar nya, dia bingung apa yg harus dia lakukan.. bertemu dengan para Dokter itu, Atau dia bersembunyi terus seperti ini.. "Ah.. baiklah.. ayo kita coba, mungkin para Dokter itu bisa membantu ku!!" fikir nya..


Akhir nya dengan segala pertimbangan, Dhira mulai muncul di hadapan mereka.. "sudah ku bilang dia ada di sini..!!" ucap Sandy.. Leo hanya mengangguk...


"Dari mana saja kau,kami baru melihat mu di sini!!" tanya Leo.. "iya.. kami mencari mu kemana-mana!!" balas Sandy.. "Untuk apa Dokter mencari ku..? apa aku melakukan kesalahan-kesalahan lagi..!!" jawab Dhira..


"Tidak, kami hanya akan membantu mu.. agar tubuh mu ini bisa Bangun kembali.. kau tidak kasian pada ibu dan Adik mu..!!" ucap Sandy.. "iya kami akan membantu mu.. mungkin sekarang kau harus ikut dengan kami..!!". ucap Leo..


"Ikut dengan kalian..!! kemana..? bukan kah aku tidak boleh jauh dari tubuh ku..!!" tanyanya..


Sandy memutar mata malas.. "Bukankah kau yg meninggal kan tubuh mu sendiri.., kau tau usaha ku menjaga tubuh koma yg hampir mati ini..!!" jawab Sandy.


"Aku menjaga tubuh mu ini, agar hantu lain tidak dapat merasuki mu.., tapi kau main-main saja dan berkeliaran sepanjang hari..??" ucapnya.. "Aku sudah bilang, jangan meninggalkan tubuh mu terlalu lama dan terlalu jauh..?! kau malah pergi sesuka hatimu!!" ucapnya lagi..


"Maaf dokter Sandy..!! a-aku hanya ingin membalas kan sakit hati ku pada mereka yg menindas ku.. dan aku pun ingin mencari ayah, ayah harus membayar perbuatan nya pada ku ..!!" Jawab Dhira menunduk..


"Dhira, dengar... kau bisa membalas mereka.. sesuka mu.. tapi tidak secara langsung.. kau harus bisa mengontrol dulu emosi mu.. kau harus bisa menguasai hati dan amarah mu.. sedikit demi sedikit nanti kau akan bisa.., kau harus banyak belajar dulu.. itu semua tidak langsung bisa kau lakukan..!! ingat kau belum benar-benar mati.. kau masih menjadi arwah.. bukan hantu.., kau masih memiliki tubuh, kau berbeda dengan hantu di luaran sana, tubuh mu, masih bisa bangun kapan pun... kau masih di beri kesempatan untuk hidup!!" ucap Sandy..


"Dengar arwah bar-bar.. kami akan membantu mu...!! tidak perlu kau fikirkan, aku dan dokter Sandy, akan bantu kau, kembali lagi ke tubuh mu..!! asalkan kau bisa di atur, dan tidak seenak nya lagi seperti ini..!!" ucap Leo..


"Dokter Leo, kau senang sekali menyebut ku sesuka hati mu.. NAMA KU DHIRA... N A D H I R A.. bukan arwah bar-bar atau hantu gila.." ucapnya..


"terserah pada ku, mau memanggil mu apa, bagi ku kau arwah, yg bar-bar susah di atur..!!" jawab Leo..


Dhira cemberut.. dia tidak menjawab.. "bagaimana.. kau setuju dengan ku Dhira.. kami akan membantu mu..!!" ucap Sandy..


Dhira Mengangguk.. "baik lah Dokter.. aku percaya pada mu.. aku pun ingin hidup, aku tidak ingin menyusahkan ibu dan adik ku" jawab Dhira.


"Oke.. sekarang kamu ikut dengan ku.. dan tinggal di rumah ku..!!" ucap Leo... "kita bisa mulai dan mencari cara, agar Dhira bisa kembali ke tubuh nya.." batin Leo.


**Bersambung**