A N G E L

A N G E L
bab 26: tubuh mu masih hidup



Angel dan Dhira berdiri berdampinan, mereka melihat tubuh Nadhira yg terkulai lemah. dengan berbagai alat medis yg terpasang di sana.. Dhira menatap sedih pada tubuh nya sendiri.  Angel memeluk nya. "Maaf kan aku, karena aku selalu datang terlambat datang, dan tidak bisa menolong mu.. aku bahkan mati sebelum mempertemukan mu, dengan Tasya dan ayah kandung mu.." ucap nya..


Dhira menatap Angel.. "aku  tidak menyalah kan kakak,. ini memang sudah jalan takdir ku.. aku menerima nya.. munggkin jika tidak ada kejadian ini, aku tidak akan bisa melepas kan diri ku, dari ayah, dan tidak bisa menolong adik ku.. mungkin saja, kami akan tetap menjadi bulan-bulanan ayah kami.. kak Angel tidak perlu merasa bersalah. aku mengerti keadaan kakak.." jawab nya


Angel menangis melihat Dhira yg begitu dewasa saat menanggapi kejadian yg menimpa nya, sementara dia, dia tertahan  di sini, mungkin karena dia tidak bisa melepas kan dendam, dan juga penyesalan tentang kehidupan nya di masa lalu..terlebih sekarang Rizal, mungkin juga sudah melupakan nya, dia tidak pernah lagi bertemu dengan nya, sejak dia di kurung enus.. dan saat Rizal pergi meninggalkan indonnesia.. sudah berulang kali ia mendatangi apartemen nya, tapi apartemen itu kosong, Rizal tidak ada di sana.


Angel merenung seorang diri, ia   menatap hampa pada orang-orang yg melewati nya, bahkan mereka bisa dengan mudah menembus diri nya, "Aku tidak bisa menjadi seperti Dhira.. dia bisa dengan iklas menerima keadaan nya, sementara aku.. aku tidak bisa menerima nya" ucap nya sendiri..


Dhira menghampiri nya, "Kak... apa aku juga akan mati? apa aku tidak bisa kembali ke tubuh ku?!" tanya nya.. Angel menatap hampa pada nya... "Tubuh mu masih hidup.. kau masih memiliki kesempatan untuk kembali lagi.. sedangkan aku tidak.. tubuh ku sudah terkubur di sana" jawab nya..


"Nanti aku akan mencari tahu cara nya, untuk sementara kau tidak boleh pergi dari sini.. kakak mungkin akan menampakan diri pada salah satu teman ku, tapi aku tidak tahu dia berada di mana sekarang.. Ra.. kau harus kuat.. kau harus bertahan hidup .. kau mengerti..?" ucap nya.. Dhira mengangguk.. "Baiklah kak.." jawabnya..


Angel menghilang, bila pagi menjelang.. dan Dhira pasti akan sendirian . siang itu dia berpapasan dengan seorang dokter Dhira berdiri di hadapan nya, tapi seperti nya dokter itu menghindari nya.. ia terkejut melihat nya..


Dhira mengikuti kemana Dokter itu pergi.. ia penasaran pada nya"mungkin nanti aku bisa minta bantuan pada nya.. jika benar dia bisa melihat ku" ucap nya sendiri.. "Aku harus memberi tahu kak Angel nanti.." fikir nya ..


"Mungkin Nanti kakak Bisa mengajak nya bicara, dan meminta bantuan nya untuk menolong ku" batin nya, Dhira terus saja mengikuti kemana pergi nya dokter itu.. pada satu ruangan, yg jauh dari kamar perawatan nya.. Dhira merasakan sesak di dada nya,


Angel menarik tangan nya.. "Kau mau kemana? kau tidak bisa mengikuti nya hingga keluar dari rumah sakit ini.." ucap nya, Dhira tidak menyadari, dia sudah mengikuti dokter itu dari siang hingga malam hari..


Dhira terkejut.. "Dia bisa melihat ku kak.. jelas-jelas dia menghindari ku tadi.." ucap nya.. Angel terdiam.. "mungkin kah itu Sandy? Sandy juga salah satu dokter di rumah sakit ini.." batin nya... ia hanya melihat punggung dokter itu, ketika dia sudah pergi berlalu..


"Aku akan mencari nya.. kau kembalilah ke kamar mu.. mungkin saja aku mengenal dokter itu?!" ucap Angel.. Dhira mengangguk.. "Baik lah kak.. aku akan kembali ke sana!!" jawab nya.. Angel dan Nadhira berpisah,Angel mengikuti kemana dokter itu pergi. sementara Dhira, ia kembali ke kamar perawatan nya..


bersambung