
Rizal melihat Dhira, ia berfikir sejenak.. "seperti nya sukma nya jauh dari sini" batin nya.. ia keluar menghampiri Ryan dan Sandy.. "Seperti nya sukma nya berada jauh dari sini.
kalian bisa membantu ku, untuk memanggil nya, tapi tubuhnya pun harus ada yg menjaga nya.. agar tidak ada yg merasuki nya, selain dia" ucap nya..
Leo menghampiri mereka... "Tapi.. apakah bisa sukma nya itu masuk ke dalam tubuh nya? atau kita Hanya memanggil nya saja?" tanya Leo.. Rizal terlihat berfikir... "Jika kita bisa memasukan ke dalam tubuh nya, aku akan mencoba nya dulu.. kita bertiga harus mengusahakan nya" jawab Rizal
Sandy dan Ryan setuju untuk membantu Rizal, mereka bertiga masuk ke dalam kamar Dhira.. Rizal melihat nya sekali lagi.. ia melirik pada Angel.. "Kau siap? kau harus masuk ke tubuh nya dahulu.., menjaga nya dan menguasai tubuh nya, agar kami gampang memanggil nya.. aku akan meraga sukma, untuk mencari nya, dan menarik nya masuk" ucap Rizal ..
Angel mengangguk setuju.. "baiklah aku mengerti, aku harap kita bisa bekerja sama membantu adik ku.. tapi zal, jika kau tidak bisa, panggil saja aku!!" jawab nya.. Leo terdiam.. "Lalu bagaimana dengan ku..? apa yg aku lakukan.. untuk membantu mereka?!" tanya nya...
Rizal memperhatikan Leo.. "Ilmu supranatural mu belum terlalu tinggi.. kau bisa membantu kami dengan menjaga kondisi tubuh nya.. kau bisa memantau kesehetan nya, kau itu seorang dokter kan? yg aku takut kan adalah di saat kami semua menarik nya, kondisi nya menurun dan saat itu lah aku membutuh kan bantuan mu!!" jawab Rizal..
Leo mengangguk setuju.. "Baiklah jika sudah mengerti kita bisa mulai saat tengah malam tiba" ucap nya lagi.. Sandy mengangguk setuju.. Rizal termenung melihat dan mencoba memanggil Dhira.. "Aku akan coba untuk menolong mu.. karena itu permintaan Fany pada ku, aku tidak bisa membiar kan mu berubah seperti diri nya" batin nya..
Venus melihat nya dari kejauhan.. "Rupa nya mereka bertiga memiliki ilmu supranatural yg tinggi, aku fikir mereka bisa dengan mudah menolong anak itu.. aku akan memperhatikan nya dari sini, jika mereka tidak bisa aku baru akan membantu mereka" ucap nya..
Angel menatap nya, ia terbang melayang menghampiri Venus.."Kau bisa membantu kami.? sudah hampir tiga hari Dhira menghilang.. kami tidak bisa membiarkan nya mati begitu saja.." ucap Angel..
Venus hanya diam.. "Hidup nya memang panjang dan rumit.. kalian bisa membantu nya.. tapi bukan kah bagus jika dia menghilang lalu dia mati .. kau bisa dengan mudah nya merasuki tubuh Nadhira,dan mengganti kan dia..!! kau juga bisa hidup kembali, dan bahagia bersama Rizal?!" tanya Venus.
Angel terdiam.. "Itu tidak mungkin aku lakukan... aku tidak bisa melakukan itu... sekalipun aku ingin hidup dan kembali ke dunia ini lagi. tapi aku tidak bisa mengorban kan adik ku..! aku tidak bisa,. aku tidak mau menjadi orang yg jahat.. dan aku tidak bisa se'egois itu.." jawab nya..
Venus tersenyum.. "Tapi di antara mereka bertiga, ada yg ingin kau hidup kembali, nanti nya dia akan melakukan segala cara untuk membuat mu hidup kembali.. dan membawa pergi Nadhira" jawab Venus..
Angel terkejut mendengar nya.. "Si.. siapa dia..? tidak mungkin itu Rizal?!" tanya nya penasaran.. Venus terdiam.. "Aku tidak bisa memberitahumu..!! kau akan tahu nanti .." jawab nya... Angel terdiam.. "kalau begitu,aku harus waspada, dan memperhatikan semua nya" batin nya..
Rizal melihat Angel.. "Dari mana saja kau? apa kau bertemu dengan hantu pria yg tampan.. jadi kau bersama nya dulu tadi?!" tanya Rizal menyelidik.. Angel menahan tawa nya . "Mana ada hantu pria tampan Rizal..!! aku baru saja menemui Venus tadi.. seperti nya dia akan membantu kita malam ini" jawab nya .
Rizal terdiam... "Venus!! siapa dia? apa dia manusia sama seperti kita? atau arwah seperti mu? seperti apa bentuk nya?!" tanya Rizal, Angel terdiam.. "Aku juga tidak tahu Venus itu apa... terkadang dia bisa berubah menjadi manusia..! dan juga dia terkadang sama sepertiku!!" jawab nya..
Rizal terdiam.. "Mahluk yg terkadang berubah menjadi manusia..!! dan terkadang sebagai Arwah..!! berarti dia bisa menjelma seperti apa pun yg dia mau ..!! semacam siluman...!!" batin nya..
Venus tertawa mendengar nya.. "Dia menganggap ku siluman... aku bahkan lebih baik dari siluman. aku bahkan bisa mengambil nyawa nya sekarang, jika aku mau!!" ucap nya terkekeh..
Rizal melihat jam tangan nya.. "Baiklah sebentar lagi waktu nya.. kau harus bersiap .. ketika aku memulai nya, kau harus merasuki tubuh nya lebih dulu" ucap. Rizal.. Angel mengangguk mengerti..
Para ke empat pria itu menunggu Nadhira di dalam kamar perawatan nya.. Rizal memulai memanggil sukma Nadhira, ia duduk bersila dan memulai Ritual pemanggilan arwah . ia menutup mata nya.. mulai menarik nafas panjang.. dan dunia nya labgsung berubah menjadi gelap.. ia melihat ke arah Angel, lalu mengangguk kan kepala nya...
Angel mengerti yg di maksud Rizal.. ia langsung merasuki tubuh Dhira, Sementara Rizal mulai meraga sukma, membagi tubuh nya menjadi roh dan mulai mencari Dhira... Ia berjalan keluar dan mulai mencari nya.. sementara Venus mengikuti nya dari belakang..
Ia menghampiri Sukma Rizal .. "Butuh bantuan ku..?!" tanya nya.. Tizal menoleh pada nya.. "Siapa kau? Aku tidak mengenal mu!!" jawab nya.. Venus tertawa.. laki-laki berjas putih itu tersenyum simpul pada Rizal, wajah nya yg putih bersih menampilkan ketampanan pada nya..
"Aku Venus.. aku yakin Angel sudah mengatakan nya pada mu.. aku bukan siluman dan bukan juga jelemaan seperti yg kau fikir kan selama ini .. aku yg membantu Angel untuk bertemu dan tetap bersama dengan mu..! sekarang kau sudah tahu aku kan!! bisa kan aku membantu mencari Nadhira?!" tanya nya..
Rizal hanya mengangguk.. ia menyetujui ucapan Venus.. ia berhenti pada satu jalan yg bercabang.. Venus menautkan jari jemari nya,.. "NADHIRA DATANG LAH.. NADHIRA DATANG LAH.. NADHIRA DATANG. LAH.. aku memanggil mu untuk datang dan kembali pulang" ucap nya..
Tiba-tiba saja Angin berhembus, sesosok wanita yg berdiri mematung datang menghampiri Rizal dan Venus.., Venus tersenyum.. "Mudah saja bagiku untuk memanggil arwah yg pergi menghilang lalu tersesat.." ucap nya.. Rizal terdiam.. dalam hati nya ia mengakui kehebatan Venus..
bersambung