
Venus berhasil menemukan Dhira.. ia membawa nya ke dalam.. dia melihat Angel yg sedang menjaga tubuh Dhira.. "Kau kembali lah masuk ke dalam tubuh mu?! kita akan mulai memasukan nya pada tubuh nya.. suruhlah Dua pria itu masuk dan membantu kalian.." ucap Venus..
Rizal mengangguk.. "Baik lah aku akan memulai nya sekarang.." jawab nya.. ia kembali masuk ke dalam tubuh nya. membuka mata nya perlahan.. ia menatap Angel lalu mengangguk... dan memulai Ritual nya..
Beberapa menit kemudian, Sandy datang.. "oke kita mulai.. San. aku Fany dan Dhira akan masuk kedalam.., jika terjadi sesuatu.. segeralah masuk..!!" ucap Rizal.. mereka mengangguk..
"Kau ingat yg kita lakukan dulu .?" tanya Rizal pada Fany.. , "iya, aku ingat.. kau akan melakukan nya.. bukan kah itu berbahaya ..!!" ucap Fany..
"kita ga akan tau, sebelum mencoba nya...!!" ucap Rizal, "baiklah.." Jawab nya.. "dampingin aku fan..!!" ucap Rizal.. Fany mengangguk ..
Rizal memulai ritual nya, dia mulai mencoba keluar dari tubuh nya, agar dia bisa menarik Dhira masuk ke dalam tubuh nya, ketika dia membuka mata nya, dia melihat sekeliling nya, di sana Ada Fany dan juga Dhira.. "Kau berhasil Zal..!!" ucap Fany..
"Ayo kita mulai..!!" ujar nya.. Rizal menarik tangan Dhira.. "berbaring lah..!!" ucap nya.. Dhira mengikuti perintah yg Rizal ucap kan.. dia berbalik di atas tubuh nya.. "tarik nafas mu.. lalu hembuskan perlahan.. fokuskan fikiran mu, untuk satu tujuan..!!" ucap Rizal..
Dhira melakukan semua yg Rizal katakan, perlahan dia mulai merasakan kehangatan.. merasuki tubuh nya, dan mulai melihat titik cahaya terang.. di mata nya.. namun sesuatu terjadi pada tubu nya..
"Tidak... ku mohon jangan lakukan itu.., Hentikan ayah.., Hentikan...!!" sebuah bayangan kejadian yg Dhira alami.. terlihat jelas ketika Arwah Dhira merasuki tubuh nya.. perlahan tubuh nya mengalami kejang.. detak jantung Nadhira tidak seimbang.. Rizal menarik tangan Dhira untuk keluar.. Dia berhasil keluar dari tubuh nya kembali.. seketika tubuh nya kembali tenang...
Arwah Dhira terduduk lemas.. dia menangis sejadi-jadinya.. dia mengingat semua yg di lakukan ayah nya, "aku kotor... aku hina... hiks.. hiks... aku ga berharga.. aku pantas untuk MATI...!!" isak nya..
"Matilah saja kau Dhira .. kau tidak berharga, tidak berguna..!!" teriak nya sambil menangis.. dan marah.. Dhira berdiri, dia sengaja menyentuh alat pacu jantung yg terpasang di tubuh nya.. dan dia berhasil melepaskan nya..
"Apa yg kau lakukan..!!" teriak Leo... ketika Leo memaksa masuk, dan melihat sendiri, perbuatan Dhira.. "tubuh ini pantas MATI..!! teriak nya, suara nya memekikan telinga bagi siapa saja yg mendengar Nya.. "Dhira... hentikan.. kau akan menyakiti semua yg ada di sini..!!" ucap Angel.. ketika tiba-tiba saja, aura Dhira berubah menjadi sangat merah dan menyeramkan..
"HENTIKAN... kau akan membuat tubuh mu benar-benar mati!!" teriak Leo.. Sandy dan Ryan mencoba untuk mengunci Dhira.. agar dia tidak bisa pergi kemana pun.. "Aura ini.. , ini sangat berbahaya" ucap Ryan.. "Kita harus Hentikan ini Yan..!!" ucap Sandy.. "bagaimana cara nya..!!" tanya Ryan..
Rizal mendekat pada Dhira...
"berhenti.. lihat kau akan menyakiti orang yg kau cintai..!!" bisik nya.Nadhira mencekik Leo.. ."lepaskan Leo.." ucap Rizal.. seketika setelah melihat Leo di tarik okeh Dhira.., dan Leo mulai kehilangan kesadaran nya..
"PERGILAH... KEMBALI LAH KETIKA KAU SUDAH LEBIH TENANG..!!" Ucap Rizal..
Tiba-tiba saja Dhira menghilang.. dan Leo terjatuh dan kehilangan kesadaran nya..!!
Rizal terlihat berfikir, ketika Sandy mencoba untuk menyelamatkan Dhira, dan membuat detak jantung nya normal.. sementara Ryan mencoba menolong Leo yg suhu tubuh nya berubah menjadi sedingin es, di bantu oleh Angel yg merasuki tubuh Ryan, dan memberikan Aura kehangatan untuk Leo..
"Aku rasa Dhira trauma..!!" ucap Sandy tiba-tiba...
Rizal menoleh, "kau sudah selesai.. bagaimana keadaan nya..?" tanya Rizal.. "Dia sudah kembali normal.. beruntung kita tidak telat untuk bertindak..!!" jawab Sandy.. "syukurlah.." ucap Rizal..
"tapi.. kenapa Dhira bisa sampai beraksi seperti itu!!" tanya Rizal.. "ku pikir, dia trauma.. dia mengalami hal yg tidak terduga.. sampai dia begini sekarang..?" ucap Sandy... "Hal ga terduga.! apa itu..?" tanya Rizal..
"Dia korban pelecehan oleh ayah nya sendiri.. setelah dia di lecehkan, dia di aniyaya oleh ayah nya .!! membuat nya berakhir koma.!!" jelas Sandy..
"dia banyak berkorban untuk adik nya.. tapi sekarang, adik nya ikut meninggalkan dia..!!" jelas Sandy..
"jadi.. itu yg membuat nya trauma.. sampai tubuh nya tidak mau untuk hidup..?" fikir Rizal.. Diam-diam Sandy melakukan tes DNA pada Dhira , ia ingin membuktikan ucapan Angel pada Tasya dan juga ayah nya.. Sandy terlihat berfikir.. "sebenar nya aku sudah melakukan Tes DNA pada tubuh nya, aku ingin membuktikan ucapan Angel dan memberi tahu Tasya." ucap nya..
"Tapi aku belum membuka nya.. aku takut itu Salah... Angel.. bagaimana bila kita buka saja?!" tanya nya
"Bukalah San, gue ingin tau..!! apakah benar Dhira adik ku.. walau pun gue udah mati, gue juga berhak tau..!!" ucap Angel tiba-tiba.. "kau sudah selesai.. bagaimana Leo..?" tanya Rizal.. "dia ga apa-apa.. dia hanya butuh istirahat saja, aku sudah memberi nya hawa murni!!" jawab Angel.. "lalu Ryan...?" tanya Sandy. "Dia tepar.. mungkin sudah lama tidak dia ga di rasuki, jadi dia seperti itu..!!" jawab Angel.. "cepatlah buka amplop itu, gue penasaran hasil nya!!" ucap Angel.. " baiklah.. sabarlah sebentar!!" jawab sandy..
Sandy membuka amplop itu, dan membaca apa isi dari kertas yg di pegang nya.. "hasil DNA Tasya dan Dhira memang cocok.. 99% cocok.. berarti mereka adik kaka.. Dhira benar adik mu Angel..!!" ucap Sandy..
"bunda benar-benar jahat.. dia meninggal Dhira, sama seperti dia meninggal kan dulu..!! dan sekarang Dhira sangat menderita.., San.. segera beritahu Tasya dan Ayah.. aku ingin Dhira tidak lagi kesepian.. aku ingin dia dekat dengan keluarga yg seutuhnya..!!" ucap Angel.. Sandy mengangguk .. "gue akan pulang sekarang.. dan memberi tahu ini pada Tasya..!!" ucap nya.. Angel mengangguk.. "aku titip Leo ya Zal..!!x ucapnya. Rizal mengangguk..
Sandy pun pamit pulang.. dia tidak sabar, ingin memberi tahu Tasya bahwa Dhira memang benar-benar Adik mereka yg hilang,
"Tapi.. kemana Dhira zal..?" tanya Angel.
"aku menyuruh nya untuk menenangkan diri!!" jawab Rizal.. "jangan hawatir.. nanti dia akan kembali ..!" ucapnya..
"Fan, kita harus, membuat tubuh nya melupakan trauma yg dia alami.. untuk sementara kau harus menguasai tubuh nya, dah hidup sebagai Dhira.. dapat kan dia kasih sayang dari Tasya dan ayah mu.. dia membutuhkan itu.. alasan kenapa kau mudah merasukinya karena, kau bukan dia.. dan kau tidak mengalamni hal mengerikan itu.. cara kita menyembuhkan dia , adalah mengobati trauma nya.. dan membuat dia melupakan kejadian yg lalu..!! kau sanggup fan?" ucap Rizal..
"Aku sanggup.. dan aku bisa membuat nya bangkit kembali.. !!" jawab Angel..
**bersambung**