A N G E L

A N G E L
bab 27: Dia bisa melihat ku..



Dhira kembali ke kamar nya.. dia berdiri menatap tubuh nya yg seperti tertidur, dia tidak tau cara bagaimana dia bisa kembali.. dia bisa bangun . bukan keinginan nya seperti ini..


Dia ingin memberitahu pada Mai, dan ibu nya jika dia ada di sini.. di sekitar mereka.. dia tidak pergi jauh . dia pun ingin hidup .. tapi dia tidak tau, bagaimana cara nya dia bisa kembali..


Dia selalu sedih, jika melihat Mai menangis.. dia selalu merasa bersalah jika Mai bersama Dhira..


dia pun tidak ingin melihat ibu nya yg harus bekerja..


"Mai.. jika aku harus mati, aku tidak apa-apa.. aku tidak ingin melihat kalian menderita seperti ini" ucap nya..


hari itu Dhira seorang diri.. dia diam di kamar perawatan nya . ibu dan Mai tidak datang untuk menemani nya.. dia menatap hampa tubuh nya,


"Kau itu.. hidup.. tapi seolah-olah kau telah mati!! matilah Dhira.. kau menyusah kan ibu dan Mai..!! apa yg mambuat mu menahan ku di sini?! aku tidak tau, aku berada di dunia atau aku ada di mana..!! kau menahan ku di sini, terombang-ambing.. aku hidup.. tapi kau mati... !!" teriak nya.. aku ini masih hidup atau sudah mati..!!" batin nya..


Ceklek... seorang dokter masuk kedalam kamar perawatan Dhira bersama seorang suster yg membawa nampan obat-obatan.. "entah sudah berapa kali tubuh ku di suntik oleh cairan itu..!!" gumam Dhira.


"Sudah berapa lama sus dia koma..?!" tanya Dokter itu.. "Ehm... kira-kira satu minggu Dokter.." jawab nya..


"kenapa dia bisa koma!!" tanya nya lagi.. kali ini dia tidak diam.. tangan nya mulai memeriksa keseluruhan.. "akibat benturan dan pukulan benda tumpul dok.. mengenai kepala bagian belakang..!!" jawab nya..


"hmm.. dia bisa bertahan selama itu, pasti dia sangat menderita..!!" batin Dokter itu.. "Baiklah, pantau terus, kita harus memperhatikan dia, jangan sampai dia mengalami kejang" ucapnya.. "baik dok..!!" jawab suster itu..


Suster itu pergi lebih dulu meninggalkan Dokter, yg masih sibuk memeriksa Dhira..


Dhira yg dari tadi memperhatikan Dokter itu, "seperti nya aku kenal dia!!" batin nya.


"Dok.. bisakah kau buat aku mati saja..!!" ucap Dhira


"Aku tidak tahan seperti ini..!!!" ucap nya lagi..


"agh, palingan dia tidak bisa mendengar ku.. !!" gerutu Dhira.. dia tertunduk sedih..


Dhira yg kaget, dia tidak menyangka, bahwa Dokter itu dapat mendengar nya bicara..


"ah gue halu nih..!! ga mungkin Dokter itu bisa dengar gue..!!" gumam Nadhira.. dia lalu mendekati Dokter itu, daan mulai bertingkah aneh... dia menjulurkan lidahnya keluar dan membuat mimik muka yg sedekian lucu di depan dokter itu..!


Lalu dia tiba-tiba berhenti.. "nah kan.. Dokter itu benar-benar tidak bisa melihat ku.. !!" ujar nya.. dengan wajah kembali sedih.. dengan lesu dia kembali ke sisi sofa dan termenung sendiri..


"Aku sudah bilang.. Lepaskan dendam mu.. jika kau ingin mati.. tubuh mu terikat dengan dendam yg ada di hati mu..!!" ucapnya..


Nadhira, melihat ke arah nya.. "Sudahlah.. aku halu lagi . dokter itu tidak bisa melihat ku..!!" ujar nya..


tiba-tiba saja dokter itu menghampiri nya .. dan menatap wajah nya..


"Hei hantu gila.. bagaimana kau bisa bodoh, kau dapat melihat ku.. dan aku pun dapat melihat mu... kau mampu mendengar ku . aku juga dapat bicara pada mu.. kau tidak tau istilah indigo..!! gue salah satu orang indigo, gue udah sering bicara pada mahluk halus seperti mu..!!" ucap Dokter itu..


"jadi nama mu Nadhira..!! dengar Nadhira.. jika kau ingin lepas dengan dunia fana ini, kau harus melepaskan dendam mu..!!" ucap nya..


Nadhira yg masih tidak percaya dengan apa yg terjadi, dia hanya terpaku melihat wajah Dokter itu dari dekat... dia terdiam.. mencoba menerima ucapan demi ucapan dokter itu..


"Ah, kau ini.. sudah lah percuma saya bicara pada mahluk halus seperti kau..!!" geram nya...


dokter itu pergi meninggalkan Dhira yg masih termenung..


Dhira berlari mengejar.. "Dok tunggu aku... tunggu...!!" teriak nya.. tapi orang yg ada di depan nya tidak mau berhenti.. dia malah bersembunyi dari Dhira.. "Kenapa hantu itu mengikuti ku terus!!" batin nya..


Dhira mencari Dokter yg tadi bicara pada nya.. "Dendam..? dendam Apa.. aku bisa menerima keadaan ku.. aku tidak menyimpan dendam pada siapa pun.." batin nya.. tapi Dia tidak bisa menemukan dokter tadi.. dengan kecewa dia kembali ke kamar nya..


Angel menatap tubuh itu.. dia menunggu Dhira datang ke sana.. "Bisa kah aku merasuki tubuh ini..? dia jelas adik sedarah ku? dan dia juga memilki kemampuan yg sama dengan ku..!!! ah Venus kau di mana..? ada banyak pertanyaan yg ingin aku tanya kan pada mu.." ucap nya sendiri


**bersambung**