
Sandy terlihat memeriksa mereka berdua.. nampaknya Sandy tidak menemukan keanehan yg ada pada Diri Angel.. karena semua yg melihat nya yakin jika itu benar-benar Angel.. tidak ada yg mengingat jika sebenar nya Angel yg sesungguh nya sudah meninggal, hanya Rizal yg tahu itu..
"Baiklah, kalian sudah bisa pulang.. dan. Apartemen mu juga sudah bisa di tinggali zal, apa kau dan Angel akan tinggal bersama?!" tanya nya.. Rizal terdiam.. ia tidak menjawab nya.. ia juga tidak memberitahu siapa pun apa yg di lihat nya.
Siang itu Sandy sudah memperbolehkan mereka pulang, Angel mengikuti Rizal di belakang nya.. mereka pergi dan pulang bersama.. Rizal hanya menatap Aneh pada nya.. "Kenapa kau mengikuti ku ke. sini!!" ucap nya..
"Aku akan tinggal di sini bersama mu..!!" jawab nya. Rizal terdiam ia berbalik dan mata mereka beradu.. "Kau bukan Fany!! aku tidak mengenal mu.. wajah mu memang dia!! tapi aku bisa merasakan nya, kau bukan dia, kau bukan Fany... pergi.. jangan ikuti aku" ucap nya..
Rizal Masuk ke dalam Apartemen nya, tapi Angel terus mengikuti nya dari belakang.. Rizal hanya mendiam kan nya.. "Aku memang sudah mati.. tapi aku kembali lagi.. Aku kembali untuk mu!! aku tidak mau kau terpuruk karena kehilangan ku!!" ucap nya..
Rizal hanya mendelik, "Zal lihat aku..! tutup mata mu dan coba rasakan aku..!! Rasakan dari hati mu jika aku ini wanita yg kau cintai.. aku mungkin mati di ingatan mu.. tapi aku di beri kesempatan, untuk menghibur mu dan hadir lagi di sini" ucap nya..
Rizal terdiam, ia mengikuti apa yg di suruh Angel.. ia menutup mata nya, dia mencium wangi tubuh wanita yg dia cintai, dan seketika membuka mata nya .. ia terkejut melihat wanita di depan nya adalah Fany...
Rizal memeluk nya.. "Aku tidak mau lagi kehilangan mu Fan..!! jangan pergi lagi... apa aku bermimpi? jika aku bermimpi aku tidak akan bangun lagi, aku ingin terus berada di sini.. bersama mu..!!" ucap nya
Angel menggeleng.. "Tidak ini bukan mimpi.. ini kenyataan nya, tapi waktu ku hanya sebentar, aku di sini, hanya sampai kau benar-benar bisa melepas aku!! menerima kematian ku.. dan tidak merusak diri mu sendiri" jawab nya..
Rizal tidak bergeming.. "Mana bisa aku menerima wanita ku mati di depan ku! aku tidak bisa melihat itu semua.. jika aku bisa menggantikan nya, lebih baik aku yg mati.. bukan dia!!" ucap nya..
Angel memeluk nya.. "Tidak ada yg bisa menyalahi takdir Rizal, sekarang aku di sini pun sudah menjadi takdir ku!! Tuhan memberi kita kesempatan lagi, untuk memperbaiki apa yg belum kita perbaiki.. dan agar aku bisa dengan tenang pergi meninggal kan mu, jika akhir nya kau sudah menerima takdir kita..." ucap nya..
Rizal terdiam.. ia tidak menjawab nya, hati nya tidak akan pernah siap untuk menerima kenyataan itu.. terlebih kehilangan wanita dan kekasih hati nya, Ia tidak mampu menerima nya dengan mudah...
bersambung