Zevius

Zevius
Pesan dari Mimpi



•Via:"Ibu...{Tidur dipangkuan ibu}"


•Ibu Via:"Ya.. Anakku? {Mengelus kepala Via}"


•Via:"Apakah besar nanti aku bisa memiliki teman yang selalu disamping ku?"


•Ibu:"Jika kamu berusaha, Ibu yakin kamu bisa memilikinya, Ingat apa yang ibu katakan?"


•Via:"Iya ibu."


•Ibu Via:"Pinter.."


•Gea:"Hey-hey lagi ngobrolin apa?"


•Via:"Oh kaka!, Bagaimana mainnya kak? asik? hehe."


•Gea:"Apa? gak ada yang asik. teman kaka semua kayaknya gak suka main sama kaka"


•Ibu Via:"Memangnya kenapa mereka sampai gak mau main sama kamu? {mengelus kepala Gea}"


•Gea:"Gea juga gak tau.., katanya si. Gea anak lemah, gampang nagis, dan juga.. eum.. anak Sialan,"


•Ibu Via:"?! Kenapa kamu sampai di panggil anak seperti itu?, Kamu anak ibu yang baik jujur dan berani."


•Gea:"Karena... Ayah..kita seorang *******"


•Ibu Via:"{Sedih} {memeluk Via dan Gea} Maaf ya nak.. maafkan ibu..Kalau, Kalau saja ibu bisa memilih ayah yang berhati hangat. Nasib kalian tidak akan seperti ini"


•Via:"Ibu.."


•Gea:"Tidak apa apa ibu... yang lalu biarlah berlalu...Yang penting kita hidup bersama selamanya"


BRAKK!!


•Ibu Via:"??!!"


•Via:"Kakak, siapa itu?"


•Gea:"Tunggu disini. Biar kaka periksa {pergi memeriksa suara}"


•Via:"Hati hati kak"


•Ibu Via:"Via, kamu tunggu disini ya.. jangan kemana mana."


•Via:"Ibu jangan ibu!."


•Ibu Via:"Tidak apa apa. Ibu akan baik baik saja,"


•Via:"Tapi bu!-"


•Ibu Via:"Sudah-sudah, Sekarang Via duduk manis aja ya {Senyum}"


•Via:"..."


•Ibu Via:"{Pergi menyusul Gea}"


•Via:"...(Aku.. Aku benar benar tidak berguna! aku selalu dilindungi kakak dan ibu. Andai saja aku memiliki kemampuan skill menyerang)"


•Gea:"Kalian! (para Goblin Merah!) Apa yang kalian inginkan?!, Cepat pergi dari sini!"


•Goblin:"Kami ditugaskan tuan kami untuk mencari Ibu kalian! Serahkan Ibu kalian pada kami!!"


•Gea:"Jangan Harap!! Kau makhluk Jelek!!"


•Ibu Via:"Ada apa Gea?!"


•Gea:"HAh?!!, Ibu! jangan keluar bu!, mereka ingin menangkap ibu!"


•Goblin:"Hahaha!! tanpa di cari ternyata dia keluar sendiri!!, Cepat ikut Kami!!"


•Gea:"LARII BU!!"


Pada saat Ibu Via mencoba melarikan diri ternyata Ibu Via di beri 2 keputusan.


•Goblin:"Hey Kau! Kau lebih baik menyerahkan dirimu atau mengorbankan nyawa anak mu? {Sambil mengarahkan pisau ke leher Via dan Gea}


•Via:"Ibu~"


•Gea:"Jangan pedulikan kami ibu.. sekarang ibu lari! yang penting ibu selamat!"


•Ibu Via:"Tidak!. Baiklah.. kalian boleh bawa aku, tapi lepaskan kedua putriku!"


•Goblin:"Hehe!, dengan senang Hati"


•Via:"Tidak ibu!"


•Gea:"Ibu?!"


•Ibu Via:"Jaga diri kalian. Carilah Laki Laki yang berhati hangat sebagai pasangan hidup kalian {Senyum}"


•Goblin:"Ayo! {Merantai kaki, tangan dan leher Ibu Via}


•Ibu Via:"Ibu sayang kalian.."


•Via&Gea:"IBU!!!"


...


•Via:"IBU!!!, HAH! {Bangun dari tidurnya} Hah~ hah~. Mimpi ku.. Waktu itu.., Aku jadi teringat kata kata ibu waktu itu. Laki laki itu..(Aku.. Aku harus tau sebenarnya pria itu) {Pergi menuju penjara bawah tanah}"


•Gea:"Via!, Kamu mau kemana malam malam gini?"


•Via:"Kakak?, Aku mau bicara dengan laki laki itu"


•Gea:"Raja?, Tumben kamu mau bicara sama dia. Biasanya kamu jijik sama dia"


•Via:"Memang aku jijik sama raja itu!, Aku ini ingin bicara dengan laki laki yang di penjara itu"


•Gea:"APA?! yang benar aja kamu!"


•Via:"ya. Aku akan bicara dengannya"


•Gea:"Tunggu dulu Via"


•Via:"Apa kak?"


•Gea:"Kamu tau kan kalau raja kita melarang kita untuk berbicara dengan laki laki itu!"


•Via:"Aku tau itu"


•Gea:"Kamu juga tau kan Resikonya?!"


•Via:"Ya. Aku tau, kalau aku sampai melakukannya maka aku akan dihukum mati"


•Gea:"Kalau begitu kamu jangan kesana!"


•Via:"Maaf kak aku tidak bisa tenang sebelum tau laki laki ini sebenarnya, aku berencana akan kabur dari istana ini, Kakak ikutlah dengan ku... aku mohon.."


•Gea:"Maaf Via.. kakak tidak bisa pergi, Ibu bilang kita harus tetap patuhi perkataan para goblin itu"


•Via:"Tapi kak! kalau laki laki itu memang memiliki hati yang hangat dan baik, kita bisa memiliki peluang untuk menyelamatkan ibu dari penjara iblis!"


•Gea:"I-Iya si~."


•Via:"Tuh kan... ayo kak!"


•Gea:"Tapi tetap maaf dik. Kaka tidak bisa melanggar apa yang dikatakan ibu"


•Via:"Kakak... Kalau gitu jaga diri kaka baik baik ya.."


•Gea:"Via juga ya... Tetap ingat ini. Kaka akan selalu melindungimu"


•Via:"Iya Kak.."


Dalam perjalanan Menuju penjara bawah tanah, Via melihat Raja Trovos memukul mukuli Zevius menggunakan tongkat besi yang di milikinya.


*BAK!* *BUK!*


•Trovos:"Gimana rasanya Sampah HaH!!"


*Bak!!*


•Zevius:"..."


•Via:"Laki laki itu tidak bisa melawan..{Mengintip dari balik dinding penjara} Kenapa aku ini?!, Hatiku rasanya tidak suka melihat laki laki itu dipukul, dan aku juga merasa bersalah"


•Trovos:"Hah~ hah~... kita lanjutkan lagi esok pagi OK, Aku ingin senang senang dulu dengan gadis gadis ku. Sampai jumpa lagi Boy! Hah!"


•Zevius:"Tcih..(Sabar.. Zev... kau akan serang dia sekali tapi menyakitkan)"


•Trovos:"*Pok* *pok* {menepuk tangan} Gadis ku nyalakan sistem Gas perangsang kembali!"


•Succubus?:"Baik Rajaku."


PROGRAM SISTEM GAS PERANGSANG KEMBALI DINYALAKAN


•Zevius:"H..H...(Gas ini lagi!!)"


•Via:"!! (Dia!, diberi gas perangsang!, ini akan sangat berisiko buatku!, Semua orang yang telah menghirup gas itu maka dia akan memiliki nafsu tinggi terhadap semua orang yang dilihatnya!. aku harus bagaimana?!!)"


•Trovos:"Hah lelahnya.."


•Via:"!!(Dia mendekat!) lilith tak kasat mata. {bersembunyi menggunakan skill yang dimilikinya)"


•Trovos:"Hah.. Lain kali aku pukul dia menggunakan kapak"


•Via:"Hi!"


•Trovos:"{Balik badan} Siapa itu?!!"


•Via:"!!..{menutup mulutnya dengan kedua tangannya} (ups!)"


•Trovos:"hmm..(apa aku salah dengar?!) Yah~ sudahlah, mungkin perasaan ku saja. Na nana.."


•Via:"fuh~ (Hampir saja, Dia itu kakek kakek, tapi pikirannya sadis juga ya) aku harus fokus pada tujuanku ini!"


Via mengendap endap masuk kelorong dan perlahan membuka pintu penjara.


•Via:"Hey kamu..(Bagaimana ini?! sepertinya dia sudah terpengaruh gas itu. Apakah aku harus membiarkannya melampiaskan nafsunya itu padaku?)"


•Zevius:"H~ H~ H~"


•Via:"..(AH! masa bodo! yang penting aku harus tau siapa dia ini sebenarnya)"


Via pun melepaskan Rantai yang terpasang di leher, tangan dan kaki Zevius


*Bruk*


•Zevius:"{wajah merah, mata kunang-kunang, badan terasa panas dan lemas, pikiran setengah sadar} H~ H~ H~"


•Via:"Kalau kamu ingin melampiaskan nafsumu boleh saja, asalkan ceritakan asal usul mu kepada ku {Perlahan melepas baju yang dikenakannya}"


•Zevius:"Hentikan {Menahan tangan Via}"


•Via:"H? (dia.. apa dia tidak terpengaruh dengan gas itu?, Hangatnya...)"


•Zevius:"Aku ini bukan orang sebejad itu. Wagalax Repeat {Sambil memegang dadanya}"


•Via:"..."


•Zevius:"H.. (dengan skill repeat ku ini semua gas yang ada didalam tubuh ku keluar semua) Dengar ini..., kalian Suka atau tidak suka. Aku akan tetap mengakhiri hidup Raja Harem itu.{berjalan keluar penjara}"


Zevius akhirnya bebas dan dia lalu berjalan ketengah istana menemui Raja harem tersebut.


•Zevius:"Wagalax.. Summon Aladdin!"



dalam sekejap muncul sekumpulan asap yang sangat tebal. asap itu membentuk seorang sosok misterius.



•Zevius:"Temanku Aladdin"


•Aladdin:"Ya. ada apa?"


•Zevius:"Saat pertama kali kita bertemu di istana piramid, tepat saat aku menyelidiki energi gelap, aku bertemu dengan mu yang sedang melawan para cylope saat itu ya?.


•Aladdin:"Ya. Tepat sekali... entah kenapa saat itu, diriku juga terbagi menjadi dua bersamaan dengan kedua jin ku, lalu bayangan itu masuk sendiri kedalam tubuhmu itu. Dan setelah itu kita bisa saling berkomunikasi didalam hati, Sungguh fenomena yang luar biasa"


•Zevius:"Kalau begitu ini sudah saat nya untuk kita saling bekerja sama disini."


•Aladdin:"Memangnya ada apa?"


•Zevius:"Disini ada seorang raja harem yang bisa dibilang kategori orang jahat"


•Aladdin:"Memang apa yang sudah dia lakukan?"


•Zevius:"Yang pertama dia hanya mementing kan dirinya saja, egois, dan tidak adil. dan yang kedua... hanya karena aku memberikan alasan atas satu jawaban yang aku ucapkan, dia langsung memenjarakan dan memukuli ku!, padahal dia sendiri juga yang memintanya."


•Aladdin:"Wah Jahat itu!, anak muda kah? kaya seorang pangeran lagi kah? seperti pangeran diistana piramid?"


•Zevius:"Dia kakek tua"


•Aladdin:"Hm?"


•Zevius:"Mungkin kalau dikira kira umurnya 90 Tahunan lah.."


•Aladdin:"Yah... kalu gitu mah gak usah di apa apain juga bentar lagi mati"


•Zevius:"Makanya dari itu, aku ingin menangkapnya dan menceramahinya sebelum dia mati"


•Aladdin:"O..OK Akan ku coba. Bang Jin.. O~ Bang jin!"


*WUSH!*



•Jin:"HaHaHaHa, Oek! Ya. ada apa tuan boss?"


•Aladdin:"Kita bantu Zevius untuk menangkap Raja Harem"


•Jin:"Siap tuan boss.."


•Zevius:"Kita harus buat rencana dulu!"


•Jin:"Yah! ngapain pake buat rencana segala?"


•Aladdin:"Kamu ada cara lain bang jin?"


•Jin:"Ya pasti ada dong~.., ngomong-ngomong muka rajanya kaya gimana?"


•Zevius:"Hmm... {melihat sekitar istana} Ah itu dia!"


Zevius menemukan sebuah lukisan yang sangat mirip dengan wajah Raja harem itu.


Saat melihat lukisan itu sontak saja membuat jin tersebut kaget.


•Jin:"AAAAAAA!!!!!"


•Aladdin:"?"


•Zevius:"Hei berisik! nanti kita ketahuan!"


•Aladdin:"Tenang Zev... dia ini jin.."


•Zevius:"Oh iya.."


•Aladdin:"kenapa bang jin? Sampe teriak kaya gitu?"


•Jin:"Aku tidak menyangka tuan boss. Orangnya udah kaya kerangka gini!"


•Aladdin:"Hish!, Gak baik ngomong kaya gitu bang jin!"


•Zevius:"Ji~.."


•Jin:"Iya iya maaf tuan boss."


•Zevius:"Jadi gimana udah gini?"


•Jin:"Tinggal panggil aja dianya kesini"


Sementara itu...


•Trovos:"Hahaha {duduk disinggasana}"


•Succubus?:"Hihi. Buka mulutnya, A.. {menyuapi anggur}"


•Trovos:"A...Am. Mmm.."


•Succubus:"Enak?"


•Succubus:"Ini dia rajaku A.."


...


•Jin:"Lihat ini."


•Zevius:"?"


•Aladdin:"?"


•Jin:"Yangtiadamenjadiada! {menjentrikkan jari} *Trek!*"


...


•Trovos:"A.."


•Succubus?:"A..."


•Trovos:"A...."


•Succubus:"A....."


*CRING!*


•Succubus?:"He?! Raja?! RAJA!!, Teman teman! Raja menghilang!"


•Succubus-Succubus:"APAaaa!!!?, Kenapa bisa gitu?!"


•Succubus:"Aku juga ngak tau. Tadi aku lagi nyuapin Raja anggur, lalu tiba tiba WUSH! menghilang!"


•Succubus-Succubus?:"Ayo kita cari Raja!"


•Succubus?:"Ayo!"


...


*CRING!*


•Trovos:"A....."


•jin:"Nah tu dia!"


•Zevius:"Kenapa dia mangap gitu?"


•Jin:"Iya, Udah kaya Buaya aja. AHA!"


•Aladdin:"Jangan bang jin!"


•Jin:"Yangtiadamenjadiada! {Menjentrikkan jari} *Trek!*"


Tiba tiba seekor cicak masuk ke mulut Trovos dan secara tidak sengaja tertelan Trovos.


•Trovos:"Uhuk Uhuk!, Waduh! apa itu?! anggur kok menggeliat saat aku telan?"


•Jin:"Hahaha! Udah ah tuan boss, aku ada urusan lain! Oek!"


*CRING!*


•Aladdin:"Bang jin...Bang jin"


•Zevius:"Yang kau telan itu Cicak"


•Trovos:"Apa! Uhuk uhuk. Ueee...! Uhuk uhuk!"


•Zevius:"Sudah cukup sampai disini dulu Aladdin. Makasih"


•Aladdin:"Ah.. tidak apa apa, saling membantu adalah kewajiban setiap orang"


•Zevius:"Wagalax Crush Summon.."


•Aladdin:"Sampai jumpa"


•Zevius:"{Senyum} (Terimakasih)"


...


•Zevius:"Ya.. Gimana Trov Rasanya menelan cicak?"


•Trovos:"Kau! Bagaimana kau bisa keluar dari penjara!?, Siapa yang mengeluarkan mu?!!"


•Zevius:"Kau tidak perlu tau siapa dia. Yang jelas sekarang adalah waktu yang tepat untukku membalaskan semua kelakuan mu itu!"


•Trovos:"Kau pikir aku takut?, Gadis gadis ku akan segera mencariku dan menangkap mu kembali!"


•Zevius:"Apakah itu solusimu?....Aku harus berkata apa..{memegang kepalanya}"


•Trovos:"Apa kau takut... Haha!, "


•Zevius:"Kenapa... Kenapa..."


•Succubus-succubus?:"Raja! dimana kamu?!"


•Trovos:"Kau dengar itu?? Larilah sebelum Gadis gadisku datang Hahaha!!"


•Zevius:"Begitu ********?"


•Trovos:"apa?"


•Zevius:"Kau sampai membuatku waspada pada mainan mainan mu itu?"


•Trovos:"Mainan(?)"


•Zevius:"Kau ini memang laki laki tidak berguna"


•Trovos:"Cih, Gadis Gadis!! Kemarilah!"


•Succubus?:"Raja!, Hey kalian Raja ada disini!"


Para succubus lalu berkumpul dan mendekati Raja mereka. Seluruh Istana Castel di penuhi para Succubus yang berkumpul dan mengerumuni Raja mereka.


•Succubus?:"Kau!. Bagaimana kau bisa keluar dari penjara!!?"


•Zevius:"..."


•Succubus?:"pasti ada yang melepaskannya!"


•???:"Ya."


•Succubus-Succubus?:"?!"


•Trovos:"?!"


•???:"Aku yang melepaskannya"


•Succubus-Succubus?:"Via!??"


•Trovos:"Dasar penghianat!"


•Via:"Teman teman, apa kalian tidak sadar dengan perilaku raja kita?, dia tidak bisa adil terhadap kita!"


•Trovos:"Aku adil kepada kalian semua!"


•Via:"Lalu bagaimana dengan ku? bagaimana dengan teman teman ku yang hanya kau gunakan untuk pelampiasan nafsu mu saja!"


•Trovos:"Itu salahmu sendiri karena punya dada rata!, dan teman teman mu itu sendiri yang ingin hidup untuk makanan dan tempat tinggal. Wajar saja aku meminta bayaran!"


•Via:"Teman teman, apa kalian pernah dengar tentang TiHa?, Aku rasa laki laki ini adalah TiHa itu!"


[TiHa adalah singkatan dari hati hangat dengan kata lain, orang yang berhati hangat]


•Zevius:"..(Tiha? apa itu?)"


•Succubus-Succubus?:"Jangan ngarang kamu Via!, dia ini hanya makhluk biasa! tidak mungkin kalau dia itu TiHa!"


•Via:"Tapi aku sudah mengalaminya!"


•Zevius"...(Zev ini Resiko!, jika dia seperti ini, Dia akan dihukum dan disiksa di castel ini. Apa yang harus aku lakukan!??!)"


•Succubus-Succubus?:"Sejak kapan kamu mengalaminya??!!"


•Via:"Sejak aku mengantarnya ke penjara."


•Trovos:"Hei Via! jangan kira mereka akan mudah percaya padamu!, Kamu ini Dasar RATA!!"


•Zevius:"{Memeluk Via dengan satu tangan}"


•Succubus-Succubus?:"!!?"


•Zevius:"Hei kau Trov {menunjuk Trovos} Sekali lagi kau menghinanya dengan kata kata itu aku pastikan dadamu ku tusuk."


•Via:"Hah!(apa ini?, Nya-Nyamannya~, Dia juga membelaku, dan menyentuh ku, hati ku merasa sangat hangat dipeluknya.)


•Trovos:"Hahaha! Ngeri..~,"


•Succubus?:"Hei teman teman. entah kenapa Aku benar benar iri Via dipeluk laki laki itu."


•Succubus-Succubus?:"I-iya kami juga.."


•Trovos:"Tidak ku sangka kau ternyata suka dengan gadis Ra-"


•Zevius:"~Wagalax Pedang waktu, Langkah angin, Peningkatan kecepatan~"



•Trovos:"Ta itu"



*SREET!*


•Trovos:"GA! ,AAAA!!! (Serangan apa itu?!)


•Zevius:"Sudah kuperingatkan kau."


•Succubus-Succubus?:"Apa Itu?!!, Kekuatan apa itu?!!, Mengerikan..."


•Via:"...(Dia jelas bukan makhluk biasa)"


•Trovos:"A-awas kau! Gadis gadis ku Serang!!! Bu-Bunuh dia!"


•Succubus-Succubus?:"{Gemetar ketakutan}"


•Trovos:"ADA APA?!!, Ce-Cepat Bunuh dia!!"


•Succubus-Succubus?:"Babbabababaik Raja... {Gemetar ketakutan}"


•Zevius:"Hmm?!! {Menatap para Succubus}"


•Succubus-Succubus?:"AAAAA!!! Ma-ma-maaf Raja kami tidak bisa"


•Trovos:"CIH! Ku perintah kan kalian! Bunuh dia!! CEPAT!!! Dasar PENGECUT!"


•Zevius:"Mereka memang pengecut... Tapi kau Pengecutnya Melebihi mereka."


•Trovos:"APA KAU BILANG!!! AWAS KAU!! {Berlari mendekati Zevius} *KREK!!* Aaaa!!! Punggung ku!!!!!"


•Zevius:"...(Raja Harem Konon..)"


•Trovos:"(Gawat ini!) Kubunuh Kau!!!*KREK!* AAAA!!!!!"


•Zevius:"Dengar ini para succubus... Akan ku beri hadiah Raja kalian ini"


•Via:"Hah?!! kenapa?! (Tadi dia menusuk Raja, Sekarang dia ingin memberinya hadiah. Dia itu kenapa sebenarnya?)"


•Zevius:"Hadiahnya. Adalah mempercepat kematianmu!"


•Via:"Hi! {Ketakutan} (Ternyata tidak sesuai dugaan ku)


•Succubus-Succubus?:Kami mohon jangan Tu-tuan! Kami mohon jangan lakukan itu! {bersujud} Maafkanlah dia. Dia itu adalah satu satunya pasangan kami!. Kami tidak bisa hidup tanpanya Kami mohon! {Menangis}"


•Zevius:"Kau lihat Trov? Mereka sampai seperti itu demi dirimu."


•Trovos:"HAH! Sudah sepantasnya Mereka seperti itu! Aku adalah raja disini!"


•Zevius:"...(Makhluk ini lama lama semakin membuatku kesal saja!) Baiklah..."


•Succubus-Succubus?:"Apa Tuan memaafkannya?"


•Zevius:"Maaf, Hadiah yang sudah aku siapkan ini tidak bisa ditarik. Hadiah ini Khusus untuk Raja kalian"


•Trovos:"Cih!"


•Zevius:"~Wagalax... Pedang Waktu, Langkah angin, Peningkatan percepatan~, Akhir.."


•Via:"JANGAN!!"


•Succubus-Succubus:"TIDAKKkk!!!"


•Trovos:"!!!"


*CEUB!* *KRAK!*



•Trovos:"GRAAAA...AAAA!!"


•Zevius:"..."


..Tamat Kamu..



•Via:"...(Dia membunuhnya)"


•Succubus-Succubus?:"RAJA!!"


•Zevius:"..."


•Succubus:"{Menangis}"


•Zevius:"{Melihat para succubus} aku juga punya hadiah untuk kalian"


•Succubus-Succubus?:"!!!"


•Succubus?:"Jangan tuan.. tolong jangan bunuh kami {menangis, Gemetar ketakutan}"


•Succubus:"Lari teman teman!"


•Zevius:"Wagalax Hentikan Waktu"


*ZAP!*


•Succubus-Succubus?:"(Tubuhku tidak bisa digerakkan!)"


•Zevius:"Kalian semua tidak bisa lari dariku! (Sepertinya energi ku sudah mulai habis, aku hanya bisa menghentikan pergerakan tubuh mereka saja)"


•Succubus-Succubus?:"Tolong Jangan bunuh kami tuan! kami akan melakukan apapun yang tuan minta!"


•Via:"Kau! Jangan lakukan itu! (Tubuh ku juga tidak bisa digerakkan) ingat! aku sudah membebaskan mu! Jadi jangan sakiti mereka!"


•Zevius: "(Ah~) Yang membebaskan ku Hanyalah dirimu... jadi aku tidak akan menyakitimu. Tapi sisanya akan aku beri hadiah!"


•Succubus-Succubus?:"Tidak tuan, Kami mohon jangan!"


•Zevius:"Baiklah baiklah... aku tidak akan menyakiti kalian. Tapi.. kalian tunjukkan aku portal untuk kembali ketempat asalku..


•Succubus-Succubus:"Baiklah akan kami tunjukkan."


Zevius akhirnya diantar para succubus ke portal tersebut. Tepat sebelum dia meninggalkan Istana Castel itu, dia...


•Zevius:"Terimakasih.. aku akan kembali ketempat asalku."


•Succubus?:"Kalau begitu kami Pergi"


•Zevius:"Tunggu!"


•Succubus:"!!{Kaget}"


•Zevius:"Kalian akan aku beri Hadiah"


•Succubus-Succubus:"Kami sudah memenuhi permintaan tuan!, Kenapa?! kenapa?! kami tetap akan dibunuh?!!"


•Zevius:"Bersiap lah.."


•Via:"Tidak! Tunggu!"


Bersambung...